Badgirl? Cuek? Most famous? Iyya. Itu semua julukan dari seorang gadis cantik, Keyla Arletta Alexandria.
Namun semua sifat itu harus lenyap, ia harus relakan dan digantikan menjadi sifat pendiam dan ramah. Fake Nerd?
Keyla merubah diri nya dari gadis berandalan menjadi gadis pendiam dengan kacamata bulatnya.
Hanya karena menjalankan satu misi dari sang ayah, Keyla rela untuk merubah dirinya.
Apakah seorang gadis berandalan mampu menjadi gadis pendiam, Fake Nerd?
•••••
Write by : yovvandzzam_
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Unknownnnnn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chap tigapuluh tiga #33
“Apa yang grandma gak tau sayang, bahkan daddy--mommymu memberitahuku bahwa Andra hanya kecelakaan kecil ternyata setelah grandma selidiki, Andra kecelakaan karena balapan yah?untung saja sudah sembuh kalau tidak mungkin daddymu sudah grandma marahi habis-habisan karena berbohong.”
“Hebat grandma.” Keyla tersenyum dalam diamnya.
“Kamu juga hebat! Oh iya, Raina udah dateng?” tanya Aliena dengan menunduk menatap Keyla yang sedang di elusnya.
“Udah grandma, lusa kemarin tante Raina dateng.” Aliena mengangguk, “Sudah sepenuhnya kamu mempercayai perusahaanmu dengan Raina?,”
Keyla mengangguk cepat, “Bahkan perusahaan grandma bagian jakarta tertangani semua! Gak ada yang di tunda, tante Raina handal banget!,”
“Wah hebat dong! Raina sudah grandma kasih fasilitas kok di jakarta lebih dekat dari kantor.” ucap Aliena, “Ko tante Raina di kasih fasilitas dekat sana?,keyla kok enggak,” Keyla mengerucutkan bibirnya.
“Rumahmu ke sana kan cukuo dekat! Kamu ini ada-ada saja.” Keyla menyengir.
“Andra, apa kamu sudah makan?,” kini Aliena beralih tanya kepada Andra. “Udah grandma,”
“Fara, Aqilla! Sini duduk jangan berdiri terus capek nanti.” Ucap Aliena menunjuk sofa kosong dihadapannya. Fara dan Aqilla mengangguk dan duduk di sofa tersebut yang berwarna Dusty pink.
Tak lama kemudian Gerald dan Viona datang membawa 2 kantung plastik makanan.
“Nih makan dulu, Fara , Aqilla ambil juga,”
“Nghh..bukannya mau nolak tante, Fara sama aqilla mau pamit pulang udah mau sore juga takut dicariin.” Ucap Fara, Aqilla pun menganggukkan kepalanya.
“Oh iyya gapapa, hati-hati ya.” ucap Viona, Gerald
>>><<<
“Dua hari lagi Andra udah boleh pulang.” ucap Gerald seraya tersenyum. Yang berada di ruangan itu pun mengucap syukur. Disana ada Raina dan Aliena yang sedari tadi belum pulang.
“Gerald di AIS ada yang korupsi ya?,” Gerald, Viona serta dua kakak beradik itu tertegun. “Ah, jangan kaget seperti itu muka kalian lucu!” Aliena terkikik begitupun Raina. Keluarga itu hanya mendengus sebal.
“Iya mom, darimama mommy tau?,” tanya Gerald hati-hati. “Gak usah pikirin dari mana mom tau, senin depan saat upacara ku ingin bongkar semua dan pecat Marvin yang menjabat jadi kepala sekolah.”
“Senin depan mom?,” Aliena mengangguk seraya menyesap minuman nya yang tadi dibeli oleh Viona. “Ah, Gerald rencananya mau ngebongkar itu 2 minggu sebelum ujian akhir semester.” Aliena menatap heran anak semata wayangnya. “Ya sudah terserah kamu, intinya jangan terlalu cepat bangkai itu mendiam di AIS!,” gertak Aliena tak terima.
“Garang nyeh!” Gumam Keyla mengikuti suara kartun kesukaannya, upin ipin.
“Keyla grandma dengar!” Aliena memberi tatapan tajam walaupun hanya bercanda. Yang ditatap pun hanya menyengir.
“Grandma ingat umur nanti tiba-tiba darah tinggi nya kambuh,” Andra melontarkan ucapannya dan di ikuti gelak tawa yang lainnya.
“Ish kalian ini!” Aliena mendengus sebal.
“Grandma kesel mulu lagi pms yah?,” tanya Keyla asal.
“Mana mungkin grandma sudah setua ini masih menstruasi, grandma sudah menopause.” Sudah di pastikan ucapan Aliena tadi mengundang gelak tawa lagi.
“Sudah-sudah jangan di ledek grandma mu! Nanti ngambek ribet lho!” Raina mengeluarkan suaranya.
“Iya deh grandma kalau merajuk kan seperti anak kecil,” Andra berhasil membuat Aliena mendengus ke sekian kalinya.
“Mogok makan!” Seru Gerald.
“Mogok ngasih uang jajan sama cucunya!” Seru Keyla.