NovelToon NovelToon
My Teacher My Mate

My Teacher My Mate

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:827.3k
Nilai: 5
Nama Author: Distinguish

Ayyas dipaksa menikahi perempuan pilihan orang tuanya. Padahal dia sangat ingin menikah dengan perempuan pilihannya sendiri.

"Kata mama Yuyun yang bakal nikah. Kenapa jadi Ayyas ma?"

"Itu cuman akal-akalan mama. Kalau mama bilang kamu yang nikah, kamu pasti sudah kabur duluan kembali ke rumah. Salah kamu juga, umur sudah 33 tapi belum menikah juga. Mama tidak mau tahu, pokoknya kamu harus menikah besok! Bisa malu kita sama tetangga kalau pernikahannya dibatalkan," ucap ibu pak Ayyas dengan tegas.

Akankah pak Ayyas bahagia dengan perjodohan itu? Atau justru berakhir bercerai dengan perempuan yang dijodohkan dengannya?

Ikuti terus untuk tahu jawabannya!

JANGAN LUPA DILIKE YA DI SETIAP EPISODENYA😁

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Distinguish, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bantuan Bersyarat

“Jul, rapat tadi bahas apaan sih?” tanya Nisa penasaran. “Besok ada study tour ke Benteng Rotterdam Makassar. Berangkatnya nanti sore.”

“Terus nginapnya dimana?”

“Di Baruga Somba Opu, Sa.”

“Keren yah, pasti yang boleh ikut cuman ketua organisasi dan anak OSIS?”

“Tadi kata Pak Burhan sih gitu Sa.” “Ya sudah, hati-hati yah Jul.”

“Nanti saya video-in deh Sa supaya kamu tidak penasaran.”

“Ok, ok.”

Belajar Kelompok hari ini juga ditunda, lantaran kebanyakan coach adalah anggota OSIS dan sebagiannya ketua organisasi.

Karena hari ini pulangnya cepat, Nisa pulangnya bareng Pak Ayyas.

“Kamu kenapa lagi? Muka ditekuk gitu,” tanya Pak Ayyas pada Nisa yang sedang duduk di sampingnya.

“Tidak apa-apa. Everything is okay.” Nisa berusaha menyembunyikan kesedihannya. “Pasti mau ikut study tour kan?”

Nisa tetap diam. Tidak menjawab pertanyaan dari Pak Ayyas.

“Saya bisa usahakan supaya kamu ikut, kalau kamu mau.” Pak Ayyas menawarkan.

“Mauuu. Mau pak,” ucap Nisa bersemangat.“ Tapi bagaimana caranya?” tanya Nisa putus asa.

“Saya kan pembina study tour nya. Saya bisa mengubah aturannya.”

Pak Ayyas mulai mengirim pesan ke masing-masing wakil organisasi untuk mengajak mereka ikut study tour ke Makassar.

“Saya sudah membantu kamu. Giliran kamu yang membantu saya.”

“Bantu apa?” tanya Nisa antusias. “Kamu siapkan perlengkapan saya. Saya kurang mahir menyusunnya di koper.”

“Gampang itu pak. Ayo buruan, balap! Kita harus cepat-cepat pulang. Supaya tidak ada barang yang kelupaan nanti.”

Sesuai perintah Nisa, kali ini Pak Ayyas mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi.

Tak lama mereka pun tiba di rumah. Pak Ayyas mengambil dua buah koper di atas lemari. Posturnya yang tinggi benar-benar berguna di saat-saat seperti ini.

Nisa membersihkan koper yang sedikit berdebu itu.

“Pak, barang-barang yang mau bapak bawa simpan sini saja. Nanti saya susun,” ucap Nisa menepuk tempat tidur.

Pak Ayyas mulai mengambil barang yang ia butuhkan. Nisa juga mulai menyusun barang yang akan ia gunakan di Makassar nanti di koper. Agar setelahnya ia bisa langsung menyusun barang Pak Ayyas juga.

“Sa, saya salat dulu yah.”

Pak Ayyas izin ke mesjid ketika adzan asar dikumandangkan. Nisa juga sudah selesai menyiapkan perlengkapan mereka berdua. Ia pun bergegas mandi, lalu berpakaian.

“Cepetan mandi pak! Sudah jam 03:35 ini,” ucap Nisa pada Pak Ayyas yang baru saja pulang dari shalat asar di mesjid.

Pak Ayyas bergegas ke kamar mandi. Mau tidak mau kali ini ia harus mandi bebek karena waktu yang mepet.

“Pak kita ke sekolah naik mobil bareng?”

“Oh iya juga ya. Kalau kita berangkatnya barengan, ketahuan sama yang lain dong. Pikir nanti saja!”

Pak Ayyas lalu mengangkat dua koper sekaligus ke luar rumah.

Pak Ayyas kembali melajukan mobil dengan kecepatan tinggi ke sekolah. Semua mata tertuju ke mereka. Saat melihat Nisa keluar dari mobil yang dikemudikan Pak Ayyas.

“Terima kasih ya pak atas tumpangannya. Untung ada bapak, soalnya jam segini sopir angkot udah pada pulang,” ucap Nisa dengan suara lantang. Dengan begitu, yang lain tidak akan curiga padanya.

“Sama-sama,” balas Pak Ayyas sedikit grogi.

Nisa dan Pak Ayyas segera menaiki bus. Hampir saja Pak Ayyas mengangkat koper Nisa. Beruntung ditegur oleh Juliana dengan menggelengkan kepala ke arah Pak Ayyas melalui jendela bus.

Pak Ayyas lalu duduk di kursi depan bersama dengan beberapa pembina yang lain. Sementara Nisa langsung saja duduk di samping Juliana.

“Loh Jul, itu kan lelaki yang diceritakan Zul kemarin. Kok bisa di sini?” tanya Nisa keheranan. “Dia wakil organisasi Sispala.”

“Tapi waktu Kemah Bersama kok tidak ikut ya?”

“Mungkin lagi nanjak di gunung Bawakaraeng Sa.”

“Ini pasti kerjaan kamu kan?” tanya Juliana seperti menginterogasi Nisa. “Kerjaan apa Jul?”

“Kamu pasti minta Pak Ayyas ubah peraturannya kan? Dari yang cuman ketua organisasi menjadi wakil organisasi juga boleh ikut.”

"Inisiatif dia sendiri Jul."

*Jangan lupa tinggalkan jejak kakak🤭🤭

1
Eliani Elly
Yasalam Nisa, nilai sich penting tapi gak harus smpe segitunya juga x, nyiksa diri sendiri banget itu mah
Eliani Elly
Ibunya Pak Ayyas juga salah, masak membiarkan Susan juga nginap
Raiiiuka AboIzozaksk
ll
Raiiiuka AboIzozaksk
a
Raiiiuka AboIzozaksk
osos
Randa kencana
ceritanya sangat menarik
novita suwandi
lah pak guru kok pacaran???kan paham klo itu haram...
Novi Lyani
manggilnya mamah apa ibu nisa tuh thor...agak bingung aku
AR Althafunisa
Alhamdulillah... smoga ga ujian yg berhubungan dgn ulat gatel 🤭
AR Althafunisa
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
AR Althafunisa
benar kata Nisa, ngapain lama2 nunggu ujung2nya ga berjodoh. kaya Iyyas yg bodoh 😭
AR Althafunisa
aku juga kecewa seperti Nisa 😭
AR Althafunisa
ah Nisa 😭😭😭
AR Althafunisa
ah Nisa 😭😭😭
AR Althafunisa
koq aku sedih ya, istri yg tidak dicintai malah mencintai wanita dimasa lalunya 🥲🥲🥲
Sidarmin Sidarmin
bagus ko novelnya semangat 💪💪 thoor y,, berkarya
Author SUPERSTAR: Ma kasih🤗🤗
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Mungkin pak Ayyas udah tau ya kalo Nisa itu yg di jodohkan dengan nya..
Ayu Wardhanii
.
Bunda satria
guru agama kok pelakor malu maluin aja
Author SUPERSTAR: Iya, pak Ayyas & bu Susan mmg akhlakless kak 🤦🤦
total 1 replies
Bunda satria
bener bisa Ama Syam aja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!