Menceritakan tentang seorang remaja berumur 17 tahun yang harus meregang nyawanya karena berusaha menyelamatkan seorang anak kecil yang hampir tertabrak oleh truk....
setelah kematiannya itu,
ia berada di sebuah tempat yang gelap gulita yang bernama ruang kehampaan.
Ia memutuskan untuk menciptakan sistem dengan menggunakan Ruang kehampaan yang dapat mengabulkan apapun.
bagaimana kelanjutannya?skuy....mampir😁
***************************
mohon maaf, novel ini sekarang resmi Tamat dikarenakan Author yang kekurangan Ide🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Z.D.S, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
29
[ Tuan tak perlu khawatir akan yang namanya tua... Karena,Tuan akan tetap awet muda karena Tubuh Agung yang tuan miliki. ]
......................
"kalau begitu,aku tidak perlu khawatir akan yang namanya tua dimasa mendatang."
ucap Rei berbinar bahagia.
"Ren.... bagaimana caranya agar aku keluar?"
tanya Rei kepada Ren.
[ tuan hanya perlu berkata 'keluar' maka seketika tuan akan keluar dari Dunia Jiwa milik Tuan. ]
"hmm...kalau begitu,aku akan keluar. tapi sebelum itu,aku ingin mereka menjaga istana ini dengan baik."
ucap Rei sambil memanggil Mikael lewat Telepati.
'Mikael,dalam 10 menit segera temui aku di ruang singgasana. jika terlambat,maka kau akan mendapatkan hukuman. '
ucap Rei lewat Telepati.
'baik'
balas Mikael kembali lewat Telepati.
Mikael langsung bergegas pergi menemui Rei.
"eh?!Mikael,kau hendak kemana?"
ucap Rafael kepada Mikael.
"aku disuruh menghadap Yang Mulia Agung dalam waktu 10 menit. "
jawab Rei.
"kalau begitu,segera temui Yang Mulia. jika tidak,kau akan mendapatkan hukuman."
ucap Rafael panik.
Mikael langsung mengeluarkan sayapnya,dan langsung segera melesat melewati lorong-lorong istana.
2 menit berlalu,ia telah sampai dihadapan Rei di ruang singgasana.
"hmm?lumayan,lebih cepat 7 menit."
ucap Rei memuji Mikael.
"terima kasih Yang Mulia Agung."
Balas Mikael karena ia mendengar pujian dari Rei.
"aku akan pergi ke dunia luar....jadi,jagalah istana dan planet ini beserta yang lainnya. jangan biarkan adanya pertengkaran di antara The seventh Deadly Sins dan The Seven Virtues. jika sampai aku mengetahui akan hal itu,aku akan menghukum kalian semua.paham?"
ucap Rei memberi tahu sambil tersenyum mengerikan.
"pa-paham.....Ya-Yang....Mulia Agung"
ucap Mikael terbata bata.
"jika kau memiliki masalah atau sesuatu yang harus kau laporkan,cukup pergi keruang singgasana dan sebutlah namaku."
ucap Rei memberi tahu.
"baik Yang Mulia Agung"
balas Mikael.
"dan,suruh yang lainnya berhenti memanggilku dengan embel-embel 'Yang Mulia Agung' . karena,aku masih 10 tahu."
ucap Rei ketus.
"anda telah berumur lebih dari 100 abad yabg mulia,jadi wajar jika saya memanggil anda seperti itu."
balas Mikael tertawa kecil.
"huh...kalau begitu aku pergi dulu."
ucap Rei kesal akan perkataan Mikael yang memberitahukan kalau Rei sudah Tua karena umurnya yang sudah lewat dari 100 abad.
"baik yang mulia.... hati-hati dimanapun anda berada."
ucap Mikael.
"hmm... terimakasih atas kepedulian nya."
ucap Rei datar.
"keluar"
gumam Rei.
kemudian,Rei pun langsung menghilang dari singgasana milik nya.
.
.
.
.
.
suwsh.....
seketika,Rei kembali ke dalam kamar miliknya.
[ Ding!Tuan akan mengalami Cobaan Petir Kesengsaraan Surgawi. harap mencari tempat yang aman. waktu Cobaan: 1 jam:2 menit:30 detik. ]
"cobaan petir kesengsaraan Surgawi?kenapa aku masih harus mencoba Cobaan itu? bukankah dengan kondisi ku yang sekarang,Surga akan tunduk kepada ku."
ucap Rei bingung. karena,ia merupakan eksistensi dari Dewa Penguasa. jadi,kenapa ia masih harus mendapatkan Cobaan dari surga.
[ meskipun Tuan dapat menghentikan Cobaan tersebut dengan Kuasa yang dimiliki oleh Tuan. tapi, Tingkatan tuan tidak akan pernah naik jika tidak melaksanakan Cobaan tersebut. jadi,mohon Tuan melakukan Cobaan tersebut. demi kepentingan Tuan . ]
"huft.... baiklah."
ucap Rei pasrah.
"Teleport"
ucap Rei membaca mantra.
Seketika,muncul lingkaran dibawah Rei dengan pola-pola yang aneh. setelah beberapa saat, Lingkaran tersebut langsung naik keatas untuk memindahkan Rei ketempat lain.
.
.
.
.
.
.
.
Di Hutan Kematian.
Swush....
muncul sebuah Lingkaran dari langit yang perlahan turun dan menampilkan sesosok anak kecil berusia 10 tahun. anak tersebut merupakan Rei yang berpindah dari kamarnya menuju Hutan Kematian.
"Ren.... berapa sisa waktu sebelum Cobaan dimulai?"
tanya Rei kepada Ren.
[ sisa waktu: 45 menit: 2 detik. ]
"kalau begitu,aku akan makan terlebih dahulu. aku lapar."
ucap Rei sambil menyentuh Perutnya.
"Ren.... apakah kau memiliki makanan di dalam toko?"
tanya Rei.
[ Ada Tuan. ]
[ Hamburger: 100 poin
Mie Ayam: 100 poin
Ayam Goreng: 100 poin
Ramen: 100 poin
HOTPOT: 100 poin
Sushi: 100 poin
Buah Persik: 100 poin
Buah Apel: 100 poin
Cocacola: 100 poin
Devil Springs Vodka: 1000 poin
Balkan 176 Vodka: 1000 poin
Teh: 100 poin
Kopi: 100 poin
>Scroll kebawah untuk melihat lebih banyak. ]
Uhuk....
Rei pun terbatuk darah saat melihat harga makanan dan minuman yang sangat besar.
"oi Ren?!kenapa harganya 100 poin,bahkan ada juga yang 1000 poin! apakah kamu mencoba memerasku?"
tanya Rei kesal.
[ itu karena... makanan dan minuman yang disediakan oleh Sistem merupakan makanan yang bermanfaat bagi si pemakan. contoh, Hamburger. Hamburger yang dijual oleh sistem dapat mencegah lapar selama 2 abad lamanya. Contoh lagi Teh. Teh yabg dijual sistem dapat membuat si peminum tidak pernah merasakan haus selama 250 tahun. ]
doenk....
Rei pun terkejut akan penjelasan dari Ren.
"meskipun manfaat mereka menguntungkan. tapi,kenapa juga terdapat Alkohol juga disini! bahkan,alkohol yang bernama Balkan 176 Vodka merupakan Minuman yang memiliki kadar Alkohol sampai 88%. kau ingin membuat ku mabuk sampai sekarat hah?!"
ucap Rei kesal, karena ada Minuman Beralkohol di dalam daftar.
[ Balkan 176 Vodka yang diproduksi oleh Polandia tersebut merupakan alkohol yang tidak memiliki warna,bau, maupun Rasa bahkan kadar alkohol yang mencapai 88% dapat mengakibatkan kematian. tapi, Balkan 176 Vodka yang dijual oleh Sistem merupakan Vodka yang berbeda. Balkan yang dijual oleh sistem memiliki warna,bau,dan Rasa yang nikmat. bahkan, kenikmatannya sama dengan kenikmatan Vodka dari surga. oleh karena itu, Vodka tersebut masuk kedalam jajaran di toko sistem. ]
"hem? seperti Vodka produksi dari Surga?kalau begitu beli."
ucap Rei membeli Balkan 176 Vodka.
[ membeli Balkan 176 Vodka. Poin dipotong sebesar 1000 poin. sisa poin 29.999.000. ]
seketika, muncul sebuah botol Vodka dihadapan Rei.
'aku penasaran... bagaimana rasa dari Vodka yang kata Ren mampu menyaingi Vodka milik Surga. '
batin Rei berpikir.
...----------------...
jangan lupa,
Like>Favorit>Komentar
najisnye...🤣🤣