NovelToon NovelToon
The God Ashura

The God Ashura

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Balas Dendam / Kebangkitan pecundang
Popularitas:11.1k
Nilai: 5
Nama Author: jazzy bold

Dianggap sampah karena kehancuran jiwa beladirinya, Keluarganya di asingkan dan bahkan hampir mati dengan tulang belakang yang hancur.

Namun tidak ada yang tahu…

Di dalam tubuhnya bangkit jiwa beladiri ganda legendaris yang belum pernah muncul di dunia ini.

Dengan kehidupan kedua di tangannya, dia hanya memiliki satu tujuan..

Menginjak semua orang yang pernah merendahkannya dan berdiri tak terkalahkan di bawah langit.

Tapi saat rahasianya perlahan terungkap, musuh yang datang untuk menghancurkannya semakin kuat…

Akankah dia menjadi penguasa tak terkalahkan, atau justru jatuh sebelum mencapai puncak?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon jazzy bold, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kedatangan Tamu

   Setelah sarapan, Zhang Tiangxia sedang termenung sambil menatap ke arah Gunung Tuanglin. Dia sedang memikirkan keadaan rubah roh miliknya.

    Karena semenjak dia pergi terakhir kali, rubah roh itu belum juga kembali. Meskipun mereka memiliki keterikatan setelah penyatuan darah dan dia tahu rubah roh itu masih hidup, namun dia merasa sangat penasaran apa yang di lakukan rubah roh di dalam hutan selama itu. Bahkan dia sudah masuk kedalam hutan sebulan lebih.

. . .

    Menjelang siang hari, rumah mereka kedatangan tamu.

    "Kakak, ada tamu yang mencari kakak, katanya dia adalah temanmu." Zhang Yuer berlari menghampiri Zhang Tiangxia.

    Alis Zhang Tiangxia berkerut, karena dia hampir tidak memiliki teman. Entah itu di keluarga Zhang atau orang-orang di Desa Cansu.

    "Yuer, orangnya seperti apa?" Zhang Tiangxia menatap adiknya penasaran.

    "Mungkin seperti ayah, sedikit tua." Zhang Yuer menjawab jujur.

     "Hmm baiklah, kamu bermain saja." Zhang Tiangxia berjalan keluar. Dia kira-kira bisa menebak siapa yang datang.

     Di Desa Cansu, satu-satunya orang yang terbilang akrab dengannya adalah Manager Wen, karena dia juga orang tua seperti ayahnya. Selain dia, Zhang Tiangxia tidak bisa memikirkan nama lain.

    Benar saja, saat Zhang Tiangxia membuka pintu, manager Wen sudah berdiri menyapanya. "Maaf tuan Zhang, aku harus menggangu waktumu." Manager Wen tersenyum ke arah Zhang Tiangxia.

     "Manager terlalu sungkan," Zhang Tiangxia tersenyum kecil, "Silahkan masuk, kita akan ngobrol di dalam."

     Dia memberi isyarat manager Wen untuk masuk, kemudian Zhang Tiangxia membawanya ke ruangan yang memang di sediakan untuk menjamu tamu.

     Dia menuangkan secangkir teh untuknya, lalu dia menyeduh untuk dirinya sendiri. "Manager Wen, kamu berkunjung seperti ini pasti bukan karena hanya ingin bertamu, kan?" Zhang Tiangxia menatap manager Wen sambil menyesap teh di tangannya. "Jika ada perlu, katakan saja."

     Bagi Zhang Tiangxia, manager Wen adalah orang yang sangat baik padanya, jadi setiap kali bertemu, dia akan bersikap baik padanya.

    "Benar," Manager Wen mengangguk. Lalu matanya menjadi serius. "Jujur saja, aku datang kesini karena perintah Nona muda balai perdagangan Yuan kami."

    Zhang Tiangxia merasa terkejut karena manager Wen datang karena perintah Nona muda mereka. "Oh, jadi apakah nona Yuan Mue ada perlu denganku?"

    Zhang Tiangxia juga merasa penasaran, karena dia tidak memiliki banyak kontak dengan nona balai perdagangan yuan. Dia tahu nona muda balai perdagangan Yuan yang ada di perbatasan antara desa cansu dan kota Linbao bernama Yuan Mue, dia adalah anak dari keluarga Yuan yang memiliki balai perdagangan Yuan, jadi dia merasa hal ini pasti ada tujuan lain.

    Manager Wen menatap Zhang Tiangxia yang wajahnya terlihat sangat santai, jadi dia bisa menebak kalau mereka belum tahu tentang kabar keluarga Zhang yang menjadikan mereka buronan.

    "Tuan Zhang, dari ekspresi mu yang santai, sepertinya kamu belum mendengar berita baru yang menghebohkan desa cansu dua hari ini?"

   "Aku memang belum mendengar berita Apapun, karena aku hanya berlatih disini sepanjang hari." Zhang Tiangxia menggeleng, karena dia memang tidak mendengar berita apapun.

    "Hmmm." Manager Wen menghela nafas, "Dua hari lalu, keluarga Zhang menyebarkan berita bahwa ayahmu adalah pelaku yang membunuh Zhang Ziyi, inilah yang di jadikan alasan kenapa kalian tiba-tiba pindah dari rumah tanpa ada penjelasan apapun."

   "Meskipun aku dan nona muda yakin bukan ayahmu yang membunuh Zhang Ziyi, tapi semua orang sudah percaya kalau ayahmu adalah pelakunya. sekarang keluarga Zhang sedang memburu kalian, mereka juga menawarkan imbalan lima ratus ribu keping perak untuk informasi kalian."

    Wajah Zhang Tiangxia membeku, karena dia tidak berfikir ada hal seperti ini. Kepindahan mereka kerumah baru justru di anggap keluarga Zhang karena mereka melarikan diri. Rasanya dia ingin memaki kepala keluarga Zhang saat ini juga.

   Jelas-jelas alasan mereka pindah bukan karena mereka melarikan diri, tapi karena rumah yang mereka tempati sudah seperti kandang ayam. Jadi saat dia punya uang, dia akan beli rumah yang layak untuk keluarganya, tidak ingin terus-terusan tinggal di rumah mereka yang lama.

   "Apakah ini perintah langsung dari Zhang Feng atau perintah dari Zhang Wugao?" Tanya Zhang Tiangxia dengan mata dingin.

   Manager Wen berkata," Itu perintah dari Zhang Feng." Dia diam sejenak lalu melanjutkan, "Kamu juga seharusnya tahu Zhang Ziwen bukan?" manager Wen menatap Zhang Tiangxia.

    "Tentu saja tahu, dia adalah kakak Zhang Ziyi." Zhang Tiangxia mengangguk, "Apakah ini ada hubungannya dengan dia?"

    "Bukan hanya ada hubungannya, tapi dia juga membuat pengumuman membawa nama akademi teratai putih." Manager Wen terlihat sangat serius. "Jika itu hanya keluarga Zhang, jujur saja kami tidak takut sama mereka sama sekali. Namun Zhang Ziwen bersama tiga rekannya itu berasal dari akademi teratai putih. Itu adalah keberadaan yang sangat tinggi. Bahkan Jendral Wei Changfeng saja tidak berani tidak memberi hormat pada pimpinan mereka."

    Hati Zhang Tiangxia tenggelam, namun wajahnya masih terlihat datar. Dia tahu bahkan meskipun dia tidak melakukan apapun, masalah itu tetap akan datang padanya. Hanya saja, dia tidak menyangka ini akan melibatkan murid akademi teratai putih.

    Pada saat ini, manager Wen yang awalnya terlihat ragu, kemudian berkata lagi, "Tuan Zhang, selain berita dari keluarga Zhang, aku ingin memberitahu berita penting lain." Kali ini wajah manager Wen sangat serius.

    Melihat betapa seriusnya wajah manager Wen, Zhang Tiangxia merasa pasti hal ini juga bukan masalah sepele. Namun dia tetap bertanya, "Berita penting apa?"

     "Tuan Zhang, apakah kamu akhir-akhir ini menyinggung orang?" manager Wen menatap Zhang Tiangxia, wajahnya tampak begitu tegang.

    Zhang Tiangxia tampak berfikir. Jika berbicara menyinggung orang, dia memang menyinggung beberapa orang. Dia termasuk menyinggung Zhang Wugao secara tidak langsung, menyinggung Zhang Fei karena dia memukuli anaknya Zhang Lei hingga cacat. Kemudian dia memiliki sedikit konflik pada anak kepala keluarga Shen dari desa Wuling, namanya Shen Yubai.

    Namun jika di sebut konflik berat tentu saja belum di tahap itu, konflik mereka hanya karena orang itu terus mencari masalah dengannya saat menghadiri acara lelang, jadi saat itu dia di tampar oleh manager Wen.

    Hanya saja masalah itu seharusnya sudah tidak ada lagi karena setelah mengetahui dia memiliki hubungan dengan walikota kota Linbao, Shen Yubai sudah meminta maaf saat itu.

     Zhang Tiangxia menjelaskan pada manager Wen, "Mungkin konflik hanya dari keluarga Zhang itu sendiri, jika pihak lain, tidak ada konflik berarti. Mungkin yang sedikit berat itu hanya konflik kecil dengan anak dari kepala keluarga Shen dari desa Wuling."

    "Maksudmu Shen Yubai?" Tanya manager Wen.

    "Iya." Zhang Tiangxia mengangguk.

    Namun manager Wen menggelengkan kepala, "Tidak mungkin Shen Yubai. Meskipun dia anak dari kepala keluarga Shen yang berasal dari desa Wuling, mereka sama sekali tidak mungkin bisa membayar organisasi bayangan. Orang itu pasti punya status lebih karena bisa menyewa organisasi bayangan untuk membunuhmu."

1
Abil Amar
ahhh konyol msak khidupn pertma g pham
Abil Amar
aneh alur ceritanya ko msih aj kaget pdhal khidupn sblumnya kultivtor tp msih aj kyk orang tolol bru ngerti kultvasi
Dewa Malaikat
lanjuut thor
Dewa Malaikat
Jangan mandek tengah jalan ya thor
Jojo Shua
🔥🔥
Jojo Shua
🔥
Ibad Moulay
Uraa 🔥🔥🔥
Ibad Moulay
Lanjutkan 🔥🔥🔥
syarif ibrahim
hmmm gitu ya🤔.... lanjut deh... 💪
Ibad Moulay
Roh
Ibad Moulay
Rubah 🦊
Ibad Moulay
Uraa 🔥🔥🔥
Ibad Moulay
Lanjutkan 🔥🔥🔥
Ibad Moulay
Uraaa 🔥🔥🔥
Ibad Moulay
Lanjutkan 🔥🔥🔥
Ibad Moulay
Uraaa 🔥🔥🔥
Ibad Moulay
Lanjutkan 🔥🔥🔥
Ibad Moulay
Uraaa 🔥🔥🔥
Ibad Moulay
Lanjutkan 🔥🔥🔥
syarif ibrahim
iya ayah betul, aku dibunuh oleh zhang zi yi dan ayahnya....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!