“Ternyata Meisya tidak pernah menikah lagi setelah kami bercerai!” Sebuah informasi yang Kenzo dengar hari itu menimbulkan semangat baru di dalam diri Kenzo setelah tiga tahun lamanya terpuruk dalam luka yag begitu dalam karena berpikir mantan istrinya sudah menikah lagi.
Mengetahui hal tersebut, lantas saja membuat Kenzo berencana untuk merebut cinta mantan istri yang masih ia cintai sampai saat ini.
Ya, meski sudah dua tahun berpisah dengan Meisya, besar cinta Kenzo pada Meisya masih saja tetap sama. Bahkan, setelah mendengar Meisya berencana menikah dengan pria lain, Kenzo masih saja sulit untuk melupakan rasa cintanya pada Meisya.
“Aku akan mendapatkan kamu kembali bagaimanapun caranya, Mei!” Kenzo ~
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SHy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
TCMI 33 - Berhasil
Kenzo tersenyum senang di dalam ruangan kerjanya setelah mendapatkan informasi tentang batalnya pernikahan Meisya dan Rendy. Sesuai keinginannya, kurang dalam waktu dua bulan dia berhasil membuat hubungan Meisya dan Rendy kandas. Ya, tak dapat Kenzo pungkiri, jika dirinya ikut andil dalam kandasnya hubungan mereka.
“Aku tak berniat jahat padamu, Meisya. Aku hanya ingin menyelamatkan kamu dari pernikahan yang gak kamu harapkan.” Gumam Kenzo.
Terlalu senang dengan informasi tersebut, membuat Kenzo tidak menyadari jika Shintya masuk ke dalam ruangan kerjanya. Pandangan mata Shintya nampak tajam menatap wajah Kenzo yang sedang tersenyum.
“Ehem.” Deheman Shintya yang terdengar cukup keras berhasil membuat pandangan Kenzo beralih kepadanya. Senyuman yang tadi terbit di wajah Kenzo pun pudar melihat keberadaan Shintya di dalam ruangan kerjanya.
“Kenapa kamu masuk gak ketuk pintu dulu?” Tanya Kenzo. Merasa tidak suka dengan keberadaan Shintya saat ini.
“Saya sudah mengetuk pintu beberapa kali, tuan. Karena tidak ada jawaban, jadi saya langsung masuk saja.” Jelas Shintya.
Kenzo menatap tajam wajah Shintya. “Seharusnya kamu gak sembarangan masuk ke dalam ruangan saya. Untuk ke depannya saya gak mau kejadian ini terulang lagi!” Tegas Kenzo.
Shintya terdiam. Dia merasa jika Kenzo sedikit berubah. Tidak lagi seperti Kenzo yang dulu yang tidak mempermasalahkan apapun tentang dirinya. meskipun sebal dengan perkataan Kenzo padanya, Shintya tetap mengangguk mengiyakan perkataan Kenzo.
“Kenapa setelah pindah ke sini sikap tuan Kenzo jadi berubah?!” Gerutu Shintya saat sudah keluar dari dalam ruangan kerja Kenzo.
Tak lama setelah Shintya keluar dari dalam ruangan kerja Kenzo, Kenzo nampak keluar. Karena masih kesal pada Shintya, membuat Kenzo pergi begitu saja tanpa memberitahu Shintya kemana ia akan pergi.
Shintya tentu tak diam begitu saja. Dia segera memanggil Kenzo hingga membuat langkah Kenzo terhenti. “Kalau ada yang mempertanyakan keberadaan saya, katakan saja saya ada urusan di luar.” Kata Kenzo sebelum kembali melanjutkan langkahnya.
Shintya meradang. Makin tidak suka saja dirinya dengan jawaban Kenzo barusan. “Kenapa tuan Kenzo makin acuh kepadaku?!” Rutuk Shintya. Dia jadi penasaran apa alasan yang membuat sikap Kenzo berubah pada dirinya.
Baru saja masuk ke dalam mobil miliknya. Senyuman di wajah Kenzo sudah terkembang saja karena mengingat wanita pujaan hatinya. Tanpa membuang waktu lama, Kenzo segera melajukan mobil miliknya menuju sebuah tempat di mana Meisya berada saat ini.
“Kenzo…” di tengah penampilannya siang itu, Meisya dikejutkan dengan keberadaan Kenzo di bawah panggung. Mengingat dirinya sedang bernyanyi, sebisa mungkin Meisya mengabaikan keberadaan Kenzo di sana agar kembali fokus dengan performanya di atas panggung.
“Kenapa dia bisa ada di sini?” Tanya Meisya usai bernyanyi.
Kenzo dari bawah panggung tersenyum melihat ekspresi wajah Meisya saat melihatnya. Dia tau Meisya kaget melihat keberadaannya di sana.
Meisya segera turun dari atas panggung setelah menyelesaikan tugasnya dengan baik. Tidak ingin bertemu dengan Kenzo lagi, Meisya segera mengajak mbak Elva pergi meninggalkan area panggung.
“Ehem.” Baru saja hendak masuk ke dalam lift yang akan mengantarkannya ke besement, Meisya dikagetkan dengan deheman Kenzo yang sudah berada di belakang tubuhnya.
Mbak Elva yang berada di belakang tubuhnya ikut kaget. Dia pun menjarak dari Meisya seolah ingin memberikan ruang untuk Kenzo berbicara dengan Meisya.
“Bisa kita bicara sebentar, Meisya?” Tanya Kenzo dengan senyum yang menghiasi wajah tampannya.
tapi terimakasih untuk karyanya.. semoga sukses 💪🏻
ditunggu launching novel terbarunya
kak shy jangan lama-lama ya, sehat selalu dan samangat selalu kakak....