NovelToon NovelToon
Suami Yang Di Tukar

Suami Yang Di Tukar

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:160.8k
Nilai: 4.8
Nama Author: devi oktavia_10

Di hari Pernikahannya Kayla Sanjaya 25th di paksa menukar calon suaminya dengan calon suami kakak sepupunya, Apakah Nayla menolak atau menyerahkan calon suaminya untuk kakak sepupunya... Yukkk... Kepoin Karya baru author...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon devi oktavia_10, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33

Nyonya Ara berjalan santai memasuki rumahnya dengan membawa banyak tentengan di tangannya.

"Dari mana saja kamu! " bentak tuan Santoso menatap nyala wanita paruh baya itu, dan dia tersentak kaget melihat perubahan sang istri, yang dari kucel menjadi cantik, yang biasa memakai daster rumahan, dan sekarang memakai dress elegan, membuat wanita paruh baya itu terlihat lebih cantik dan lebih fres dari biasanya.

Nyonya Ara hanya melenggang tanpa perduli dengan bentakan sang suami, dia justru berjalan menuju sofa berseberangan dengan sang suami, lalu nyonya Ara mendudukan bokongnya dengan elegan.

Tuan Santoso mengeram kesal melihat sikap acuh sang istri, yang tadinya terpesona kini mulai meradang lagi.

"Jawab saya! kau punya mulut kan, bukan diam saja! " pekik tuan Santoso dengan dada naik turun menahan emosi melihat tingkah sang istri.

"Apa kau tidak punya mata, kau bisa lihat kan, aku pulang dari mana, itu saja tidak mengerti." cibir nyonya Ara dengan santainya, kaki sengaja di silangkan dan mata menatap tatapan tajam sang suami tanpa rasa takut sedikit pun.

"Saya tau, tapi kenapa bisa bisanya kau menghabiskan banyak uang untuk membeli barang tak berguna itu haa... Kau pikir gampang mencari uang! " pekik tuan Santoso.

"Ohhh... Anggap saja itu sebagai bayaran saya selama ini yang mengabdikan diri di rumah ini tanpa di gaji, saya rasa itu juga masih kurang, berapa puluh tahun saya terkurung di rumah ini, harusnya saya menghabiskan lebih banyak lagi. " jawab nyonya Ara santai.

Tentu saja jawaban dari nyonya Ara membuat tuan Santoso terperangah, ada apa dengan istrinya itu.

"Ara, sudah cukup main mainnya, ok. Untuk kali ini saya maafkan, anggap saja sebagai permohonan maaf saya tadi malam, sekarang udah ya, jangan ngambek lagi, kembali lah seperti Ara yang dulu." akhirnya tuan Santoso melunak.

"Hanya kesalahan yang semalam saja yang kau ingat, yang kemaren kemarennya gimana? dan kembali seperi Ara yang dulu, yang kau injak injak harga dirinya, maaf. Saya tidak tertarik." ujar nyonya Ara dengan berani.

Deggg....

Tuan Santoso kaget melihat sikap sang istri yang berubah, sungguh tuan Santoso tidak pernah selama ini melihat sikap Ara yang seperti ini.

Kemana sikap lemah lembut dan penurutnya istrinya itu, yang ada sekarang hanya perlawanan yang di tampakan oleh Ara.

"Ara, jangan melawan sama suami, ingat surga mu terletak pada suami mu ini." ujar tuan Santoso berceramah.

Nyonya Ara terkekeh mendengar ucapan suaminya itu.

"Hahaha..... Jangan bawa bawa agama tuan, klau kau sendiri tidak paham tentang agama." kekeh nyonya Ara tersenyum sinis.

"Dah lah, saya capek, ingin istirahat." ujar nyonya Ara memungut semua barang belanjaannya, dan meninggalkan tuan Santoso yang terlihat marah.

"Ara, kau tidak masak untuk suami mu, jangan durhaka jadi istri! " pekik tuan Santoso kesal.

"Sorry saya bukan babu gratisan mu, klau kau mau makan silahkan pesan sendiri, atau tidak minta bibi pelayan yang menyediakannya." acuh nyonya Ara memasuki kamar tamu yang menjadi kamarnya sekarang.

"Pa, mama kemana? kok nggak ada makan malam di atas meja." tanya Dinar menyusul ayahnya ke ruang tengah.

"Mama mu masih merajuk, dia tidak ingin memasak." kesal tuan Santoso.

"Ck, apa apaan sih, pakai acara merajuk segala." ketus Dinar menghempaskan bokongnya di sofa.

"Pesan makan aja Din." ujar tuan Santoso memijit dahinya yang mendadak pening dengan tingkah sang istri.

"Biar bibi aja pah yang masak." ujar Dinar yang berteriak memanggil bibi agar memasak makanan untuk mereka.

"Terserah, yang penting bisa makan, papa sudah lapar sekali." keluh tuan Santoso.

Ceklekkk....

Pintu kamar tamu terbuka dari dalam, dan keluarlah nyonya Ara dengan pakaian rumahan yang tadi dia beli, baju tidur yang sangat kontras dengan kulitnya yang putih, dan jangan lupa rambutnya di kuncir kuda, uban yang tadinya terlihat memenuhi rambutnya, sudah berganti warna coklat, membuat nyonya Ara jauh lebih muda dari usianya.

Tuan Santoso dan Dinar melotot tidak percaya kalau itu adalah nyonya Ara yang buluk sudah ber metamorfosis menjadi wanita anggun dan cantik.

Nyonya Ara tidak perduli melihat anak dan suaminya melongo menatap perubahan dirinya, dia berjalan ke arah dapur untuk mengambil air minum, karena tenggorokannya terasa kering.

"Nyonya, ini nyonya kan? " tanya sang bibi yang sedang masak di kagetkan dengan kedatangan majikannya itu.

Nyonya Ara terkekeh melihat tingkah bibi yang sedang bengong melihat dirinya.

"Tentu saja saya bi, memang siapa lagi." kekeh nyonya Ara memukul lembut lengan bibi.

"Ya ampun Nya, nyonya cantik sekali, aku sampai pangling loh." pekik si bibi menatap nyonya Ara penuh binar.

"Benar kah bi? " kekeh nyonya Ara sambil meminum air dingin yang sudah dia tuang ke dalam gelas.

"Mmm.... Benar banget nya, kenapa nggak dari dulu nyonya seperti ini." ujar si bibi dengan suara sedikit takut takut.

"Benar bi, kenapa saya nggak dari dulu seperti ini malah menyibukan diri untuk orang orang yang tidak perduli dengan perhatian saya, rugi sekali hidup saya ya bi, tapi bibi tenang saja, mulai sekarang tidak ada lagi Ara yang buluk dekil dan bau bawang." kekeh nyonya Ara kembali menepuk nepuk pelan bahu si bibi.

Bibi pun mengangguk senang, karena dia juga merasa kasihan kepada nyonya nya itu, yang tidak pernah di anggap oleh anak dan suaminya, selalu di rendahkan, selama ini nyonya nya selalu bersabar, tapi mendengar pertengkaran semalam bibi pun ikut sakit hati mendengar hinaan dari tuan dan juga Anak majikannya itu.

Klau pun nyonya nya sampai berubah, itu bukan kesalahan dari nyonya nya semata, tapi dari keluarganya, orang sabar juga ada batasnya, klau saat ini dia sudah tidak perduli dan melawan, jangan salahkan nyonya nya, harap introspeksi diri sendiri.

"Ya sudah bi, saya ke kamar dulu." ujar nyonya Ara.

"Nyonya nggak makan malam dulu? " tanya si bibi.

"Nggak bi, saya sudah kenyang, saya hanya ingin istirahat, capek seharian keliling mall." kekeh nyonya Ara.

"Baik lah nya, Selamat istirahat." ujar si bibi dengan anggukan di kepalanya.

Di balas anggukan oleh nyonya Ara dan pergi meninggalkan dapur menuju kamar tidurnya.

"Ma, mama cantik sekali." puji Dinar tiba tiba.

"Terimakasih atas pujiannya." ucap nyonya Ara datar, lalu melenggang masuk ke dalam kamar tamu.

Dinar kembali melongo dengan sikap sang mama, biasanya akan berasa basi menanyakan keadaannya, tentang perkerjaan atau apa lah, tapi lihat lah sekarang, sang mama sama sekali tidak perduli dengan dirinya, jangankan bertanya, menatap nya saja, seolah sang mama tidak sudi.

Bersambung....

1
Heny
Maka nya pk su jng sakiti hati ibu negara susah merayu nya
Heny
Ternyata rangga orang kaya gmn y klau mantan nya tau
sumanto baik 🐊: pasti brab urusannya haha 😄
total 1 replies
Heny
Smg kayla dan rangga bahagia
Heny
Ada y mempelai ditukar sableng emang
Siti Maulidah
ceritanya menarik
Yuliati Soemarlina
pphnya Nia kan andre..ardi pphnya rangga..thor salah nulis mulu..jd pengertiannya juga beda...
Yuliati Soemarlina
bacanya harus fokus nih..banyak kata" yg salah ngetik jadi beda artinya
Yuliati Soemarlina
alhamdulillah nia sdh sadar...jd baik ke kayla
Yuliati Soemarlina
thor umur bayinya 3 bln kali bukan 3 thn...salah" aja nulisnya..
Yuliati Soemarlina
saran thor..mohon teliti dlm menulis..sblm ditayangkan cek kembali..ke balik" nulisnya harusnya ami jadi arum..
Yuliati Soemarlina
kel & calon suami yg ga punya perasaan..
THAILAND GAERI
kamu sama loe bedanya apa?
Aghitsna Agis
di bab 84 bilang nia dan juan nengok kayla dan bapanya nia j7ga sam nengok ibunya nia nga datang sakit terus dibab 85 kok tiba2 bapaknya nia datang sama ibunya terus juan jadi ngejar ita kan juan suaminya nia thor jadi gimana ini mohon penjelasannya
Aghitsna Agis
kok jadi pa ardi kan ayahnya nia pa andre dan ratih jadi ratna ad7h
Aghitsna Agis
kok jadi rayna bukannya ratih ya
Kasih Sklhqu
terimakasih Thor ditunggu karya berikutnya 🙏🙏
Aghitsna Agis
itu tuan aali aoa nga hapal ya.oengantijya.7tu saudaranya andre
Aghitsna Agis
rangga adain pesta besar aja biar nyesel tuh dikira misk8n
Aghitsna Agis
aih udah taman trs ita dan juan gimana akgir ceritanya jasi expart thor mks
kaylla salsabella
semoga cepet sembuh thor😍😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!