NovelToon NovelToon
My Sexy Wife

My Sexy Wife

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:47.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: DiAgaa

Baru kali ini Devan terpesona oleh tubuh seksi seorang wanita, dan wanita itu adalah istrinya.

Ini juga pertama kalinya Devan bisa kalah dihadapan seorang wanita.

Devan yang terkenal dingin dan cuek entah mengapa bisa benar-benar terpukau saat melihat badan seksi Prima. Dia ingin memiliki Prima, namun ia juga tetap ingin setia pada gadis yang disukainya sejak 5 tahun yang lalu. Devan ingin memiliki 2 wanita itu, tidakkah Devan terlalu serakah?

Pernikahan paksa ini benar-benar menyiksa Prima!
...
Setelah terjebak oleh temannya sendiri, kini Reyhan harus mencari siapa wanita malam itu. Dia juga harus menyingkirkan wanita yang hendak memanfaatkannya, ia juga harus waspada karena temannya akan membalas dendam kepada Reyhan akibat kematian seorang wanita.

#My Second Novel#

Ig: @diagaa11

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DiAgaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Suka

"kakak masa mau pake jas gitu ke mall? Mau dikira bodyguard kita?" tanya Zalfa

"iya lah mas, mending kamu ganti baju dulu. Ini kan acara santai" ucap Prima

Devan menurut dan pulang dulu untuk ganti baju.

///***///

Di Rumah Devan

"mau pake apa? Aku kan nggak pernah keluar, paling santai dirumah juga pake kaos sama celana pendek" gumam Devan

Tanpa sadar Prima mendengarnya, Prima masuk keruang ganti dan mengambil pakaian untuk Devan.

"nih pake ini aja" ucap Prima sambil memberikan baju

"yakin ini?" tanya Devan

"udah nurut aja lah" ucap Prima

Devan sudah memakai pakaian yang diberikan Prima. Prima merasa ada yang kurang, Prima menarik Devan untuk duduk dan sedikit merubah penampilannya.

///***///

Di Bawah

Zalfa yang sudah menunggu dari tadi dibawah akhirnya selesai menunggu.

"wuaahhhh... Ini kak Devan aku kan? Kok beda, kok rada bening gini?" tanya Zalfa saat melihat penampilan Devan

Devan memakai celana jeans warna biru yang sedikit terang, kaos putih, dan jaket levis warna biru terang. Tatanan rambut Devan juga berubah, Prima merubah tatanan rambut Devan menjadi sedikit mirip Cha Eun Woo aktor favoritnya.

"kak... Kamu..."ucap Zalfa sambil mengacungkan jempolnya pada Prima

Kalo dilihat-lihat, ganteng juga Devan. Eh aduh mikir apa aku ini - Batin Prima

"udah yuk berangkat" ajak Prima

///***///

Di Mall

Prima dan Zalfa mengajak Devan untuk makan es krim sejenak di McD.

"kak..." panggil Zalfa

"apa Fa?" tanya Prima sambil makan es krim

"kapan bikin ponakan? Aku udah kesepian nih?" tanya Zalfa

"uhuk... Uhuk... Uhuk.. Ka kamu bilang ponakan?" kaget Prima yang tersedak es krim

"kenapa? Kalian kan udah nikah?" tanya Zalfa

"kak Devan sih siap-siap aja, nunggu kakak iparmu itu loh" ucap Devan yang membuat wajah Prima semerah kepiting rebus

"kaaapaann... Kaappaannn... Kaapaann..." rengek Zalfa sambil menggoyang-goyangkan badan Prima

"iya, nanti setelah aku lulus kuliah" jawab Prima sembarang

"oke, aku mau kekamar mandi dulu. Jangan ingkar janji ya" ucap Zalfa

Sialan, ini mulut nggak berkah apa. Ngawur aja kalo ngomong - Batin Prima

"aku menunggunya sayang..." bisik Devan

"a apaan sih..." ucap Prima dengan wajah semerah udang rebus

Tak lama Joo keluar bersama seorang gadis dari sebuah toko baju, melihat Prima, Joo langsung melangkahkan kakinya mendekati Prima.

"woi mak, ngapain disini?" tanya Joo

"lo liat, ngapain?" tanya Prima

"Hehe, gue join ya" ucap Joo sambil duduk

Devan langsung menatap tajam Joo.

Ni kutu kumpret ngapain ikut-ikutan duduk, heran dimana-mana kok ada aja - Batin Devan kesal

"siapa?" tanya Prima

"aku pacarnya Joo" ucap gadis cantik disamping Joo

"ohh..." jawab Prima

Prima hanya mengode Joo dengan menggerakkan mulutnya tanpa suara.

"mulai lagi?" tanya Prima

"mubazir gadis cantik nggak punya pacar" ucap Joo

Tak lama Zalfa kembali dari kamar mandi, tak sengaja Joo melihatnya.

Di pandangan Joo... Zalfa datang bagai bidadari yang sangat bersinar, rambutnya melambai-lambai dengan indahnya dan Zalfa seperti menari dihadapannya. Joo hanya melongo melihat kedatangan Zalfa.

"sayang kita putus, nanti aku kabarin lagi kamu pergi sekarang. Aku udah bosen sama kamu, pergi sana" ucap Joo tak fokus

"apa? Kamu nggak bisa giniin aku Joo!" kesal pacar Joo

"halah balik sana, ganggu banget" kesal Joo

Gadis cantik itu lari sambil menangis meninggalkan Joo.

"kamu jahat hiks.. Aku benci kamu..." tangis gadis itu sambil pergi

"oke apa yang aku lewatkan?" tanya Zalfa

"Fa, ini teman baik aku dikampus. Namanya Joo, Joo ini Zalfa" ucap Prima

"Joo..." ucap Joo sambil mengulurkan tangannya pada Zalfa tak fokus

"Zalfa.." jawab Zalfa sambil tersenyum dan menjabat tangan Joo

Degg... Degg... Degg...

Hati Joo berdebar-debar seketika melihat Zalfa.

Ya Tuhan... Bisa melayang jiwaku melihat gadis ini... Serangan jantung aku lama-lama disini -Batin Joo

Zalfa berusaha menarik tangannya yang masih dipegang erat oleh Joo. Sedangkan Joo masih melongo tak fokus melihat Zalfa.

"kak lepasin..." ucap Zalfa sambil berusaha menarik tangannya

"haahh..." jawab Joo melongo

"kak lepasin..." ucap Zalfa sedikit keras

"oh iya maaf" gugup Joo

Zalfa duduk disamping Joo karena memang kursinya hanya ada 4.

"kamu cantik banget..." ucap Joo tak sadar

"makasih" jawab Zalfa

"udah punya pacar?" tanya Joo tak sadar

"ha? Belum kak" jawab Zalfa bingung

Joo terus memperhatikan Zalfa diam-diam. Prima yang melihatnya senyam-senyum sendiri. Sementara Devan semakin sengit kepada Joo.

"nonton yuk" ajak Zalfa

"oke aku yang traktir" jawab Joo langsung

Mereka berempat pergi ke bioskop, banyak yang mengajak kenalan dan sekedar minta foto karena mereka berempat sangat cantik dan tampan, dikira mereka itu model atau artis.

Mereka berempat menonton film romantis yang sedang tayang. Setelah selesai Joo mengajak Zalfa mengelilingi mall dan Devan mengajak Prima ketoko baju.

///***///

Di Toko Baju

"saya beli ini.. Ini.. Ini... Ini... Ini... Ini... Ini..." ucap Devan

Devan membeli banyak pakaian untuk Prima sampai Prima kewalahan.

"mau beli berapa banyak lagi sih Van? Capek aku! Dirumah juga udah ada banyak baju, mau punya berapa lemari sih?" tanya Prima

"ah iya, panggil aku mas.. Jangan panggil nama, kita ini udah nikah" ucap Devan dengan tegas

"haih iya iya.." jawab Prima

Setelah membeli banyak baju, Devan dan Prima menunggu disofa depan kasir. Devan bolak-balik menjahili Prima, Prima sedikit kesal pada Devan.

"yang beli tuan itu kah?" tanya seorang pegawai

"iya, ini belanjaannya" ucap pegawai lain

"sini biar aku yang kasih struk pembayarannya dan belanjaannya" ucap pegawai

Pegawai itu melepaskan tali rambutnya, membiarkan rambutnya tergerai dan sedikit membuka kancing pakaiannya. Ia datang pada Devan memberikan struknya sambil sedikit membungkuk dan memajukan dadanya.

Ngiiiiing....

Suara kipas angin elektrik menyala.

Prima menyalakan kipas yang ada ditasnya dan mengarahkan ke dada terbuka gadis itu.

"nona apa maksud anda?" kesal pegawai

"saya kira anda kepanasan mau buka-buka baju, ya sudah saya bantu kipasin lah" ucap Prima

Devan menahan tawanya melihat tingkah istri kecilnya itu.

"humph..." kesal pegawai itu lalu pergi

"kok marah sih? Kan aku bantu doang?" tanya Prima

Devan dan Prima menyelesaikan pembayarannya dan saat hendak pergi, Prima menahan tangan Devan.

"tunggu dulu..." ucap Prima

"apa lagi?" tanya Devan

"ada yang ketinggalan" ucap Prima

"?" bingung Devan

Prima menghampiri pegawai genit tadi.

"mbak nya mau genit kan ke suami saya?" tanya Prima

"kata siapa?" lawan pegawai

"kata saya barusan, mbaknya nggak tuli kan?" tanya Prima

"heuhh..." kesal pegawai

"lain kali kalo mau goda suami orang itu pake akal yang lebih pinter lagi dong" ucap Prima

Prima menyenggol badan pegawai itu dengan badannya yang super seksi itu hingga pegawai itu hendak jatuh, karena Prima memiliki tenaga yang besar.

"dan lihat sainganmu, mana yang lebih baik.. saingan mu atau dirimu... Byee" jawab Prima

Pegawai itu masih kesal dengan kelakuan Prima dan menatap Prima sinis, Prima tak perduli dan meninggalkan pegawai itu dengan menggandeng tangan Devan.

"ehem ada yang cemburu kayaknya" ucap Devan

"a apaan sih? Siapa yang cemburu?" gugup Prima

"kamu" jawab Devan

"hahaha aku cemburu? Nggak mungkin, mana ada?" gugup Prima

"ada, buktinya barusan" ucap Devan

"aku cuma nggak suka aja orang lain menyentuh apalagi mau merebut punyaku" ucap Prima

"oh jadi aku sudah kau akui punyamu ya" ucap Devan

"ng nggak gitu" gugup Prima

Cup...

Devan mengecup sekilas bibir Prima.

"ka kamu apaan sih?" malu Prima

"kenapa, istri sendiri kok" ucap Devan pd

"u udahlah" gugup Prima dengan wajah merah

"loh kenapa merah? Malu ya" goda Devan

"ng nggak kok" ucap Prima

Devan merangkul pundak Prima dan Prima diam saja.

"udah yuk nyari Zalfa aja" ucap Devan

"i iya" gugup Prima

"kamu nggak ngerasa gimana gitu dilihatin sinis sama pegawai tadi?" tanya Devan sambil berjalan

"nggak" jawab Prima

"kenapa?" tanya Devan

"aku hidup nggak minta beras mereka, aku sekolah nggak dibayarin mereka, aku bernafas juga nggak ngerugiin mereka. Jadi ya aku nggak perduli, lagipula mau dia sinis, sengit ataupun melototin aku sampe matanya lepas pun aku nggak bakal kekurangan oksigen kok" jelas Prima

"kamu emang pantes jadi Nyonya Muda Kalandra" ucap Devan

"u udah ayo nyari Zalfa aja" gugup Prima

///***///

Di Sisi Lain

Zalfa mengajak Joo kebeberapa tempat karena memang Zalfa itu orangnya friendly dan mudah akrab tapi susah percaya sama orang.

"Fa.." panggil Joo

"ya kak?" tanya Zalfa

"mau jadi temen aku nggak?" tanya Joo

"lo bukannya sekarang kita udah temenan?" tanya Zalfa

"Hehe iya, tapi biar lebih akrab lagi" ucap Joo

"iya deh... Btw kak Joo kenal kakak ipar sejak kapan?" tanya Zalfa

"sejak SMA. Kita sahabatan sejak SMA" ucap Joo

"lumayan lama ya, trus kak Joo nggak ada perasaan suka gitu atau gimana?" tanya Zalfa

"dulu suka, waktu kak Joo tembak Prima nya nolak. Tapi sekarang udah ada cewek yang kak Joo sukai" ucap Joo

"oh gitu ya.. Ah itu kak Devan sama kakak ipar, ayo hampiri mereka" ucap Zalfa

Yang aku suka itu kamu Fa... - Batin Joo

JANGAN LUPA LIKE, KOMEN DAN VOTE 🙏

1
Deistya Nur
keren, semangat terus ka 👍💪
Iis Istiqomah
betul
Iis Istiqomah
lu jg gk bisa jaga perasaan adikmu bang ,
Iis Istiqomah
pinter tp kok bodoh ya, nanya seakan nuduh , udah nuduh baru cari tau gmna sih rey
Iis Istiqomah
dih dasar aurel tukang nguping
Iis Istiqomah
🤣🤣🤣sabar tio
Iis Istiqomah
tunggu aja penyesalan devan
Ayu Wulansari
Luar biasa
Seger rianto Seger
terima,kasih thor ,cerita novelnya , bagus sy pribadi seneng banget klo baca tu makasih ya
Fauzia Citonggababeleang
cibinong dkat rmah aku thor,,jngan2 d pakan sari ya tanding prima..
Fauzia Citonggababeleang
Kecewa
Rosita Hendriyani
kok sempet²nya tidur ya Thor? pdhal di cerita lain kalo org tersayang diculik bakal gak bisa tidur, dan cari terus.
Rosita Hendriyani
Dilraba emang cantikkk
Rosita Hendriyani
kok segampang itu dibodohin???
Embunhan
eh, jaehyun ngpain disinii pulaaang ngga lo 😭
Noor Laila Khairul Isma
Baik
Musniwati Elikibasmahulette
karyamu ini ,bikin penasaran ,tiap mau tidur ,ga bisa selalu mikir kelanjutannya ,dan akhirnya tunda kerjaan dan tunda tidur 😂😍😍❤️❤️
Musniwati Elikibasmahulette
Galang lagi Galang lagi ,si Galang sering ikutin devina
Musniwati Elikibasmahulette
kamu tu yang patut di salahkan karna sering ngajak Devina keluar
Musniwati Elikibasmahulette
Galang yg salah di sini
udah tau pacar adiknya Mala dekat dekat dang ngajak nonton
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!