NovelToon NovelToon
Kami Yang Kau Buang

Kami Yang Kau Buang

Status: tamat
Genre:Anak Yatim Piatu / Single Mom / Wanita Karir / Nikahmuda / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 5
Nama Author: Ummu Umar

Maya memiliki 3 orang anak saat dirinya diusir oleh suaminya karena pengaruh dari keluarganya, dia berjuang untuk membesarkan ketiga anaknya yang masih kecil hingga tumbuh menjadi anak-anak yang hebat dan berprestasi

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ummu Umar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mengambil Ibu

Setelah menelpon istrinya, Rasya menghubungi kakaknya, seperti yang dikatakan istrinya ternyata kakaknya itu sudah membuka blokir kartunya yang selama 3 tahun ini di blokirnya.

"Ya hallo sya". Ucap Rania dengan lembut.

" Dimana ibu tinggal, aku akan menjemputnya sekarang". Ucap Rasya tanpa basa-basi.

"Kamu tidak menanyakan kabar kami??

"Tidak perlu, beritahukan saja dimana ibu tinggal, aku kan menjemputnya sekarang". Ucapnya dengan dingin.

"Nanti kakak kirim alamatnya lewat pesan".

"Baiklah kalau begitu, kirim sekarang karena aku akan kesana". Ucap Rasya tanpa basa-basi.

Dia masih mengingat jelas bagaimana keadaannya ketika seluruh keluarganya kabur ditengah dirinya berjuang untuk perusahaannya.

"Kau harus mengembalikan semua uang kami pak Rasya, kami tak mau tahu".

"Tunggu pak, saya sedang berusaha membuat perusahaan membaik, tolong berikan saya waktu".

"Saya memberi anda waktu satu minggu untuk mengembalikan semua uang kami, jika tidak anda kami penjarakan".

"Terima kasih pak". Ucap Rasya menunduk memijit pelipisnya.

Sekarang dia harus berjuang untuk memulihkan perusahaannya, karena perbuatan keluarganya membuat Maya murka dan menarik semua saham dan kerjasama mereka ditambah lagi Marsya juga tak mau tahu dengan perusahaan Erlangga karena kebenciannya pada sang ibu.

"Aku harus kerumah, sapa tau mereka punya tabungan atau perhiasan yang bisa membantuku, jika rumahku dijual dan ditambah rumah Erlangga serta yang lainnya aku yakin bisa membuat perusahaan kembali". Dia bergegas berangkat menuju rumah keluarganya.

Saat Dia datang kerumah besar keluarga Erlangga untuk meminta bantuan, barangkali mereka mau membantunya untuk mengembalikan perusahaan tapi nyatanya dia malah ditinggal seorang diri.

"Kenapa kalian lakukan ini padaku??". Rasya menghempaskan meja di hadapannya.

"Kalian meninggalkan aku karena perusahaan bangkrut dan bahkan ibu yang kubela mati-matian selama ini memperlakukan aku seperti ini". Tangisnya pecah tidak percaya dan terpuruk.

Selama ini mereka lah yang menggunakan uang perusahaan dengan jumlah banyak tapi saat mengetahui perusahaan bangkrut mereka meninggalkan nya seorang diri.

"Ya Tuhan ini kah karma yang kudapatkan dari semua perbuatanku pada anakku selama ini, aku yang selalu menuruti perkataan orangtua dan kakakku sampai anakku membenciku malah meninggalkan aku terpuruk sendirian".

Rasya menghapus air matanya tiba-tiba menetes, penyesalan dan karma tak henti dia dapatkan, bukan hanya kehilangan perusahaannya, dia juga kini mengidap gagal ginjal dan harus segera mendapatkan ginjal yang cocok, Dibenci anak sendiri dan paling membuatnya menyesal karena dirinya ditolak kehadirannya oleh anak-anak nya sendiri.

Dia ingat kata-kata terakhir Rara waktu itu yang mengatakan jika kehadirannya hanya akan membahas luka pada anaknya lebih baik dia tak menampakkan wajahnya selamanya dihadapan mereka.

Itu sakit sekali, sebagai seorang ayah yang telah menyesal dan ingin memperbaiki segalanya, tolakan atas kehadirannya lebih menyakitkan daripada dihajar kedua anaknya.

Dia bergegas menaiki mobilnya dan menjemput sang ibu dan akan membawanya kerumah sakit untuk diperiksa agar mereka tidak membohonginya.

"Kamu sudah datang sya". Sambut Rania begitu melihat adiknya itu.

Rasya tidak menjawab dan langsung masuk kedalam rumah mencari keberadaan ibunya, dia bisa melihat ibunya duduk di kursi Roda dengan mulut miring habis terkena struk.

"Sya". Cicit bu Rana pelan matanya berbinar melihat anak lelaki yang begitu dia rindukan.

Rasya tidak menjawab melainkan mengambil seluruh pakaian ibunya dan membawanya keluar untuk ditaruh di mobil tanpa memperdulikan kehadiran ketiga saudaranya yang lain. kemudian dia masuk lagi mengambil ibunya dan mendorongnya keluar untuk segera keluar dari rumah itu tanpa sepatah kata pun, wajahnya juga datar dan menahan amarah.

Melihat sikap acuh tak acuh Rasya kepada mereka membuat mereka menelan ludahnya kasar, mereka tidak menyangka Rasya bahkan tak menganggap mereka ada.

Rasya masuk kembali kedalam dan akan bicara pada keluarganya untuk terakhir kali karena dia sudah muak kepada mereka.

"Sya kamu masuk lagi, ayo duduk dulu". Ajak Rania dengan senyuman melihat adiknya mendekati mereka.

"Saya tak mau basa-basi ini yang pertama dan terakhir aku berbicara pada kalian". Radya memandang mereka tatapan kebencian.

"Jangan gitu dong Sya, kami ini kakakmu loh". Ucap Rama tidak terima perkataan adiknya itu.

Rasya hanya menatap datar dan dingin kepada mereka.

" Dengarkan ini baik-baik jangan pernah kerumahku dalam keadaan apapun kecuali jika ibu meninggal karena sejak kalian pergi tiga tahun lalu meninggalkanku seorang diri tanpa belas kasihan maka itu juga membuat hubungan kita berakhir".

"Kami hanya menyelamatkan diri Sya, kan kami telah kembali dan bisa membantumu lagi, kami bisa kok bekerja di perusahaan lagi".

"Perusahaan yang mana kalian maksud??". Tanyanya dengan geram.

"Perusahaan yang kamu kelola dong sya, memang ada lagi". Ucap Rayanza

"Perusahaan Erlangga sudah tidak ada dan perusahan itu adalah milik Marsya, kalian pikir setelah semua perbuatan kalian Marsya menerima kalian??, Mimpi kalian ketinggian". Ucap Rasya dengan tatapan merendahkan.

"Jangan bicara seperti itu sya, biar bagaimanapun kami ini kakakmu, kau harus tetap memperhatikan kami". Ucap Rania todak terima.

"Terus saat aku terpuruk dan berjuang sendiri, kalian dimana??, Dimana kalian sialan, perusahaan bangkrut karena kalian selalu mengeruk uang dengan tidak masuk akal, dan setelah bangkrut kalian malah pergi tapi pernah kalian datang membantuku dan mengatakan kami ini kakakmu?? Ucap Rasya dengan sinis,.

"Aku kesini untuk ibu, lagian kalian hanya sodara seayah bukan sodara seibu ku, jadi jangan berharap aku menganggap kalian sodara, kedua adikku saja sudah berlepas diri dari keluarga ini sejak lama, jadi aku juga akan melakukannya". Ucap Rasya pergi meninggalkan mereka yang memandangnya dengan penuh amarah dan membanting pintu rumah itu dengan sangat keras.

Melihat anaknya membuka mobil dengan kasar menyurutkan bu Rana mengeluarkan suaranya, tadinya dia ingin berbincang-bincang dengan anaknya tapi melihat ekspresi anaknya itu, dia diam seribu bahasa.

"Jaga sikap ibu jika dirumah istriku, jika tidak akau akan mengirim ibu kembali kerumah itu". Ucap Rasya membuka pembicaraan pada ibunya.

"Maaf nak, jangan bawah ibu kesana lagi, mereka sudah mengambil semua milik ibu". Ucapnya terbata-bata dan tidak terlalu jelas karena keadaannya.

"baiklah, jadi jaga sikap ibu dirumah istriku, sudah bagus dia mau menerima ibu setelah apa yang ibu lakukan selama ini". Rasya mendengus kasar.

"Iya maafkan ibu nak". Ucapnya terbata-bata dan tidak jelas.

Tapi Rasya mengetahui apa yang akan dikatakan ibunya walau terbata dan tidak jelas.

"Aku tidak butuh permintaan ibu, yang kubutuhkan bukti dan pastikan ketiga orang itu tidak datang kerumah istriku, apalagi mengganggu keluargaku, sudah cukup apa yang kalian lakukan padaku dan kedua istri dan anak-anak ku". Ucap Rasya dengan dingin.

Dia memang harus menegaskan tentang segala hal pada ibunya, dia sekarang menumpang dengan keluarga Maya jadi sebisa mungkin ibunya harus menjaga sikapnya pada mereka.

1
Anonim
BUNUH SUAMI LAKNATULLAH... TAKBIR
Randa kencana
ceritanya sangat menarik
Zizie Malek
ceritamu memeningkan kepala aku Thor 😊😊😊. terlalu berantakan. moga kedepannya lebih hati-hati & moga success selalu ya.
💟노르 아스마💟
ini baru bener👏👏👏
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru menamatkan cerita berjudul : "In Between" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Mila tidak pernah menyangka kalau 'penghancur' masa remajanya akan kembali lagi jadi bosnya di kantor. Ini bukan cuma soal benci, tapi soal luka yang dipaksa sembuh saat pelakunya ada di depan mata.
total 1 replies
Yuliati Soemarlina
kenapa maya sbg ibunya blm mengobati ke 3 anaknya yg sakit jiwanya..dia punya rs internasional..jd malas juga lama" bc nya..emosi aja yg didahulukan ...
Yuliati Soemarlina
terlalu banyak pemeran..jadi berbelit..
Yuliati Soemarlina
teliti dlm menuls thor..masa sasya melakukan operasi..sedangjan rasya baru dibopong sama mahendra mau di bawa ke rs..
Yuliati Soemarlina
sasya seorang dr n anak jenius..kedua adikmu yg sakut jiwanya..n kamu juga sama mengalami trauma..kalian secepatnya terapi ke psikiateur..uang aja menggunung...thor..thor ..kok jd begini alur ceritanya...
Yuliati Soemarlina
kok maya tdk mengobati trauma anak" nya ke psikiater?..mereka sekarang org kaya..
Yuliati Soemarlina
kel erlangga kaya tapi tdk punya harga diri n mattabat..bisanya ngemis..mau uang dg instan tanpa mau bekerja..
Yuliati Soemarlina
ialah rasya ..ingat perlakuanmu pd anak" n mantan istrimu maya..diusir tengah mlm saat hujan tanpa kamu kasih uang..kamu suami n ayah yg kejam n tdk bertg jwb...
Yuliati Soemarlina
rasain tuh orang" sombong..jgn merehkan perempuan...maya n marsha udah bergerak kerasa kan ?
Yuliati Soemarlina
ibu n anak sama" durhaka
Yuliati Soemarlina
nah bagus marsya..mertua begitu harus diberi pelajaran...
Yuliati Soemarlina
masa thor usia 17 thn sdh kuliah S2 ?..umur brp tamat sma nya...
Sayekti 0519
akhirnya selesai jg terimakasih telah menghadirkan cerita apik dan indah.bravo...authoor.
Sayekti 0519
pamannya Rara kok g muncul ya,apa terlewatkan??
Nurjannah Haris
Cerita yang sangat bagus
Tamirah
Moga-moga Ini hanya ada didunia halu, kalau ada di dunia nyata betapa mengenaskan punya mertua dan kakak ipar yg serakah dan berhati iblis.
Nurain Bajuka
ceritanya memprihatinkan klo krakter bu maya aku tak suka lembek mau saja ingat anak ayahnya preet
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!