bijak membaca banyak ****** ******!!!
seorang gadis berparas Cantik terlihat berlarian di malam Hari yang dingin
gadis ITU menghindari sekelompok pria yang hendak menagih hutang kepada gadis tersebut.
gadis Cantik ITU bernama Luna yang berusia 25tahun,Luna cantika terlahir dari keluarga miskin orang tua Luna telah tiada,Luna yang yatim piatu menghidupi dirinya sendiri. karena Luna hutang ke rentenir yang sering di sebut mama yola,karena dia belum membayar mengakibatkan Dia di kejar segerombolan pria berotot,Saat Dia ingin sembunyi dari kejaran, Dia tidak sengaja menabrak pria yang sedang bersandar Dan merokok di sebuah ruko kosong,kemudian tanpa ABA ABA Luna memberanikan diri untuk membuka mantelnya Dan langsung mencium pria tersebut,pria ITU ternyata adalah Hansen wiliam sang CEO dari perusahaan gautama grop,perusahaan Dimana Luna bekerja,namun Luna tidak mengetahuinya karena 2 tahun sang CEO berada di luar negeri.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mom_nurul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
masih tentang gadis kecil
"Ayahmu meninggalkan kalian?kenapa?apa ada masalah?"Jimmy mencoba mulai mengorek menatap gadis yang tengah menikmati sarapan yang di hidangkan oleh luna
"aku tidak tahu,tapi kata ibu mereka sudah tidak cocok"hanya jawaban itu yang di keluarkan oleh gadis berambut hitam yang tengah di kuncir kuda dan poni di depan
Lalu kemudian gadis itu pun tersenyum dan anehnya senyumnya sama persis dengan senyuman mama hana yang terdapat lesung pipi sebelah juga.
"boleh tahu siapa nama mamu"tanya Hans mencoba mengakrabkan
"untuk apa menanyakan nama mama?"gadis itu seperti tersulut emosi
Luna yang melihat interaksi mulai agak menegang mencoba mencairkan suasana
"Alya maksut kak Hans itu jika berpapasan dengan mama mu di jalan bisa menyapa sayang,jadi kalau tidak tahu namanya bagaimana menyapa nya?"
Alya memang suka tersulut emosi jika berhubungan dengan sang mama,karena dia hanya tinggal dengan mamanya selama ini,dia akan selalu melindungi mamanya dari orang orang orang yang hendak mencelakainya begitu pemikiran Alya.
mendengar ucapan Luna gadis itu menunduk,kemudian dia berlari ke arah Luna dan memeluk nya
interaksi itu di lihat banyak pasang mata,terutama Hans yang merasa tak terima wanita nya di peluk peluk sembarangan,
Bukan!bukan karena cemburu,ya kali cemburu sama wanita apa lagi masih kecil,kini hans dia nampak memundurkan kursinya dan hendak menghampiri Luna
Dia takut jika Luna kenapa kenapa karena gadis itu dengan tiba tiba berlari memeluknya
Luna yang melihat Hans datang menghampirinya mengangkat tangan supaya menghentikan langkahnya dan meminta Hans untuk mundur,dia berkata tidak apa-apa dalam love language atau bahasa tubuh
Luna membelai rambut Alya memberi efek penenang untuk gadis itu
Luna yakin pasti ada sebab mengapa Alya menjadi sesuatu emosi ini bila menyangkut sang mama,pertama kali bertemu Alya pun sama namun saat itu Luna bisa meyakinkan jika dia tidak berbahaya dia tidak membawa apapun selain dirinya saat itu.
Mirna sama sekali tidak peduli dia hanya menonton dan sibuk mengunyah makanan di samping sang suami yang sudah lebih dulu ia layani dan kini hampir selesai dengan makannya
"kak aku minta maaf seperti nya aku harus segera berangkat,aku tidak bisa lama lama aku bisa terlambat kak?"Alya melepas pelukannya dia menggenggam tangan Luna seraya meminta izin
"kenapa buru buru,nanti saja biar kak Luna antar ya?mama tidak bisa antar kamu kan?biar kakak saja oke?"
"tidak..!"Hans lah yang menjawab dia langsung memutuskan ucapan Luna.
"kamu baru saja pulang dari rumah sakit Luna,aku tidak izinkan kamu pergi pergi dulu,jika dia ingin berangkat sekolah biar aku dan Jimmy yang antar,ayo Jimmy kita juga sudah kesiangan"ucap Hans kemudian meminta sang adik yang tengah menghabiskan makanan terakhirnya untuk segera pergi
Luna menatap alya"mereka mengajak mu,mau ya di antar calon nya kakak,mereka baik kok yang itu(dengan menunjuk Hans)dia memang terlihat menyeramkan namun dia sudah jinak,dan yang satu nya terlihat liar namun sudah ada pawangnya(menunjuk Mirna)jadi sudah tidak berbahaya, jika mereka sampai menurunkan mu di tengah jalan hubungi kakak"dengan mengambil ponsel Alya yang berada di saku seragamnya dan menuliskan nomor ponselnya disana.
Hans dan Jimmy saling memandang
"baiklah hati hati di jalan oke"dengan mengantar sang gadis kecil itu sementara Hans mengekor dan Jimmy yang sebagai sopir tengah meminta izin kepada sang nyonya besar dengan perut yang masih rata itu,ritual nya yang setiap pagi iya lakukan supaya sang istri tidak tantrum ketika dia pulang terlambat nanti.
Mirna yang melihat interaksi antara Luna dan Alya memperhatikan dengan mata menyipit "bagaimana bisa dia begitu akrab dengan itu bocah sejak kapan mereka kenal?"namun dia hanya lah membatin saja tak mungkin sekarang di tanyakan
"pak jaga adik ku,jangan di turun kan sembarangan tempat ya...awas ya kalau kalian bikin dia sedih"ucap luna memberi ancaman kepada dua laki laki jangkung yang tengah menatap nya tak tau saja jika Hans ingin sekali mencium bibirnya yang masih saja memanggilnya dengan formal itu
namun Hans hanya menatap sang pujaan saja,Luna yang sudah mulai nakal malah menggoda dirinya yang tengah menatapnya menggunakan kedipan satu mata milik Luna
Luna pun tersenyum mengejek ke arah Hans karena dia yang tergoda tak bisa menerkamnya haha!tawa terbahak bahak hanya dapat Luna pendam dalam hati saja
Melihat tatapan sinis dari sang kekasih,yang terus menyoroti tingkah nya kini
alya bocah smu itu seperti mengirim pesan terlihat dengan lincahnya jari mengetik kan sesuatu ke ponselnya dengan cepat
Cara dia memfokuskan dirinya sama persis dengan Hans ketika tengah fokus kepada sesuatu yang penting
Namun hanya sekelebat saja menatap bocah itu lalu kemudian melangkah keluar karena waktu terus saja berjalan dengan cepatnya
Sesampai di dalam mobil Hans nampak mengernyitkan keningnya kembali pasalnya gadis kecil itu tidak suka berada di belakang dia sangat suka berada di depan alasannya karena dia senang bisa melihat pemandangan di depan langsung dan pastinya bisa curi curi pandang mengemudi itulah alasan sesungguhnya
ya seorang gadis yang baru saja masuk SMA itu sangat menyukai mobil,setiap kali mamanya mengajaknya naik mobil dia begitu antusias
Hans merasa heran sebab tingkah nya persis seperti dirinya ketika sekolah dulu namun bedanya di umur yang belum menginjak 17 tahun dia sudah mahir menggunakan mobil
"sudahlah kak mengalah saja dari pada ni anak tantrum terus ngadu ke emaknya masalah kita kak?"
"siapa emang emaknya emang kamu tau?"tanya Hans
"kagak"Jimmy menggeleng
"cih!"
"sudah kak ayo buruan berangkat aku ga sabar ini pingin ngerasain mobilnya ceo"dengan begitu antusias
Jimmy yang menghidupkan mobilnya serta melakukan mobilnya nampak melongo melihat ekspresi bocah sebelahnya
"tingkahnya seperti anak pada umumnya sih,tapi bukannya dia tinggal di apartemen ya kenapa tingkahnya kayak ga pernah liat barang barang mewah ya terkesan norak gitu?"apa kah di omongin tentu saja tidak kedua laki laki beda usia itu hanya saling berbicara melalui bahasa tubuh dari Jimmy
Dan Hans nampak mengangkat kedua bahunya kemudian tidak lagi memandang sang adik yang memulai interaksi lewat spion dalam
Hening sejenak
Kemudian Hans mencoba berdehem mencoba untuk mencairkan suasana
"emmmm Alya bisa kau ceritakan bagaimana kau bisa mengenal Luna,maksutku bagaimana kalian bisa bertemu?"rasa penasaran sejak tadi akhirnya di tanyakan juga
Jimmy pun nampak antusias ingin mendengar pula
"aku bertemu kakak Luna di balkon apartemen saat malam hari kak,kak Luna mengetik pintu kamar ku yang ternyata bersebelahan dengan balkon apartemen kak luna"
"lalu???!"
"awalnya aku mengira kak Luna itu orang jahat tapi setelah aku beranikan diri dan membuka pintu kaca kamar ku kak Luna langsung mendekap ku,dia bilang jangan takut kakak orang baik"
"apa yang Luna lakukan pada saat itu?maksutku dia pasti punya alasan kan?tidak mungkin menerobos apartemen milik orang lain tanpa sebab!"seru Hans agak berteriak karena jam jam rawan macet sudah menjadi makanan di pagi hari untuk kaum pekerja sepertinya
alya yang nampak terintimidasi merasa sedikit takut dia nampak mengelus dadanya
"kak luna hanya ingin lewat dari pintu apartemen milik Alya saja kak,pada waktu itu katanya kak Luna terkunci dan lupa akan kuncinya yang entah di simpan dimana"ucap gadis polos itu dengan mengangkat kedua bahunya
Hans nampak memiringkan kepalanya dan memijit pelipisnya yang sedikit sakit,karena dia mengingat sesuatu saat itu memang dia yang mengurung Luna dan dia juga terkejut karena dia kehilangan gadis itu saat malam tiba
❤️❤️❤️
Maaf ya guys ceritanya Hans dan Luna nya pending dulu author mau bantu Hans buat nemuin mamanya Hana dulu,masih tetep seru kok kita lanjut besok ya...
semangat dalam karya terbarunya /Determined/
mudahan 3mommy ini mengerti di balik alasan mereka yang nikah diam2/Smile/
namun, kamu juga harus bisa bijak mengambil keputusan mana yang salah dan benar, bila ada keluargamu yang memberi nasehat untukmu, misal mamamu.
buktikan bersama dengan Ken, bahwa kalian bisa bersama dan kalian menikah.
dulu dia juga yang bentak adik-adikmu, sekarang malah sakitin orang yang kamu cintai.
dan kamu Hans, jadi orang ga usah paling suci. ga ingat kamu waktu ambil keperawanan Luna? meski itu memang keadaan genting.
Alya dan Ken berpisah bertahun2 juga karna ulahmu dan Jimmy.
apalagi Ken juga yg di jodohin dengan Alya sebelum Omamu meninggal.
siapapun ga bisa ngendalikan Ken, kecuali Alya.
mereka saling menyayangi dan mencintai.