NovelToon NovelToon
I Love You Queen

I Love You Queen

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Kisah cinta masa kecil / Romansa-Teen school / Teen School/College / Diam-Diam Cinta / Cintapertama / Tamat
Popularitas:92.2k
Nilai: 4.8
Nama Author: mama uzda

Cinta tak pernah bisa dikendalikan

Queen yang baru berusia 5 tahun jatuh cinta pada Ryuuji—Sahabat Abangnya hanya karena bocah 10 tahun itu membelikannya es krim sambil menorehkan senyuman manis. Queen pun melamarnya, tetapi Ryuuji belum sempat menjawabnya, sedangkan bocah 10 tahun itu harus segera kembali ke Jepang.

10 tahun telah berlalu, Apakah Queen yang tengah beranjak jadi gadis remaja ternyata masih mengharapkan balasan dari Ryuuji?

Padahal di sisinya ada Awan—Sahabat masa kecil Queen yang setia dan selalu berada di pihaknya, kemudian ada Galang—Kakak Kelasnya yang terus berusaha menyatakan cintanya pada Queen, serta ada Jonas—teman sekelasnya yang diam-diam menyukainya.

Apakah Queen akan teguh pada cintanya atau berpaling?

Temukan jawabannya hanya di Novel I Love You Queen ...

Follow instagram penulis @sun_uzd

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mama uzda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 32

"aturan mainnya adalah, pertama, kalian harus beli bando telinga hewan yang sama sebagai identitas kalau kalian adalah couple."

"yang kedua, kalian harus datangin dan main di semua wahana yang sudah ditentukan di kartu kencan yang sudah Bi buat." Bianca membagikan kartu kencan kepada setiap pasangan dan sebuah pulpen.

"wahana ekstrim rata-rata..., dan bianglala raksasa?" Kata Awan membaca wahana di kartu itu.

"aduh.., Awan takut kalo ekstrim...," kata Awan manja sambil bersandar di pundak Sera.

"ututu..., tenang.., tenang..., ada Sera di sini...," kata Sera sambil mengelus pipi Awan.

"hadeeh.., oke lanjut !" kata Bianca.

"Bukan cuman datang dan main di wahana-wahana itu, kalian juga harus Selfi, kalo bisa pas lagi main kalian Selfi. Kalo enggak, juga gak apa-apa..., tapi poin akan lebih besar untuk yang Selfi pas lagi main." kata Bianca lagi.

"poin? Emangnya gunanya apa poin itu?" Tanya Galang.

"Tentu saja, buat voucher potongan untuk Dinner exclusive di Cafe Bunny-lovely...," kata Bianca sekalian mempromosikan cafe milik keluarganya.

"Diner sama pasangan sekarang ?" Tanya Gibran lalu ia melirik ke arah Liza yang masih cemberut.

"of course ! Yah, cuman permainan aja, kok ya.., jadi jangan baper. Tapi terserah, sih kalo mau baper...," kata Bianca sambil senyum-senyum sendiri.

"Oke..., jadi permainan akan berakhir ketika?" Tanya Ryu.

"Ketika jam enam sore. Kita berkumpul Di sini lagi untuk mengumpulkan kartu kencan dan bukti foto. hemm.., Siapa, ya pasangan yang beruntung?"

"Oke.., sebaiknya lebih cepat mulai, lebih baik." kata Queen.

"Oke. Kalau gitu, Game Nikmati Momen bersama Pasanganmu resmi dimulai !!!" Kata Bianca.

*

Liza berjalan dengan cepat setelah mendapatkan bando telinga singa, sedangkan Gibran berlari mengejarnya.

"Liza.., Tunggu !" Kata Gibran.

Liza tiba-tiba berhenti, membuat Gibran hampir menabraknya,

"kamu kenapa, sih ? Kalau mau berhenti, bilang-bilang, dong !" Protes Gibran.

Liza tidak menjawab dan berbalik, Ia lalu menunjuk dada Gibran dan menatapnya tajam,

"Baru kemarin lu bilang, lu benci sama gue, lu muak lihat muka gue, lu mau mengabaikan keberadaan gue ! Terus, ini apa?" Tanya Liza yang membuat Gibran tak bisa berkutik.

"Apa?!! Gak bisa jawab,kan lu ! Tiba-tiba datang dan mau jadi couple gue, ewh..., Plin-plan dasar !!!" Kata Liza.

"kepala lu kejedot WC kali,ya ?!!! Makanya lupa ingatan. Pura-pura gak berdosa dan sok-sokan deket sama gue.., ewh !!!" Kata Liza lalu mundur satu langkah, tetapi Gibran buru-buru menarik tangan Liza, membuat Liza maju dan tubuh mereka saling bersentuhan.

Mata Liza membulat, wajahnya langsung memerah karena kaget. Gibran langsung melepaskan tangannya,

"uhm.., maaf...,"

"ugh.., udah culun, licik, omongan nyelekit, mesum juga lu ya... !!!" Tuduh Liza emosi.

"MAAF !!!!" Tegas Gibran sambil menatap mata Liza dalam-dalam. Liza terpaku dan tenggelam dalam tatapan Gibran.

"Aku minta maaf..., Aku..., aku sadar kata-kataku sangat keteraluan padamu waktu itu..., aku..., aku hanya emosi__,"

Gibran terhenti saat telunjuk Liza ditempel di bibirnya.

"emosi? Helo ??? Terus lu ngelampiasin ke gue gitu ???" Tuduh Liza.

Gibran mengangguk pelan,

"wah gila !" Kata Liza sambil menyisipkan rambutnya di belakang telinganya,

"makanya aku minta maaf, Kata Galang, kamu sampai menangis, jadi itu berarti kata-kataku sungguh keteralua...," kata Gibran.

"Galang? hemm...," Tiba-tiba muncul sebuah ide di kepala Liza.

Liza melipat tangannya,

"Hem..., lu mau gue maafin?" Tanya Liza.

"yah.., mau.., Memangnya apa tujuan minta maaf selain dimaafkan?" Gibran balik tanya.

"Duuh..., udah, deh, jangan protes !" kata Liza jadi tambah kesal. Gibran bungkam.

"oke., gue bakalan maafin elu..., tapi ada syaratnya...," kata Liza.

"Apa?" Tanya Gibran.

Liza tersenyum lebar,

"bantuin gue, jauhin Queen dan Ryu...,"

"aduuh..., Kok bisa-bisanya pikiran dia dan Galang sama?" Gumam Gibran dalam hati.

*

Queen POV

Aku menggandeng tangan Ryu. Sesekali aku melirik ke arahnya sambil tersenyum lebar. Bukankah ini kencan yang sempurna. Ryu bahkan sesekali membalas senyumanku.

Aku bertekad. Pokoknya hari ini harus kuungkapkan perasaanku pada Ryu !

"uhm.., Queen..," Ryu memanggilku.

"ah,iya?"

"Apa kamu lelah?" Tanyanya.

"ah.., tidak juga."

"bukankah ini kencan?" Tanya Ryu tiba-tiba. Dia juga menyadarinya kalau ini kencan?

"i,i,ini hanya permainan, Ryu...," Kataku. Jaga image sedikit lah.

"permainan berkencan." kata Ryu lagi.

"uhmm.., i,iya...," Kataku.

"kalau begitu, kita bisa jadi pasangan sekarang " Kata Ryu lagi yang membuat jantungku hampir copot.

"uhm.., tapi...," belum selesai aku bicara, Ryu berhenti dan berjongkok,

"ayo naik ke punggungku, kita berselfi lalu kita berlari ke wahana Hysteria !" Kata Ryu.

"uhm.., tapi...,"

"ayo, jangan banyak tapi !!"

"i,iya...," Aku naik ke atas punggungnya. Aku sebenarnya tidak mengerti, kenapa Ryu bersikap begini. Apa dia juga senang dengan permainan ini?

"Ryu..., sebenarnya seperti apa perasaanmu padaku."

"hah? Kamu bilang apa, Queen?" Tanya Ryu tiba-tiba. Ya ampun, apa aku menyuarakan isi hatiku?

"uhm..., i,itu...,"

"Ayo.., lihat ke arah kamera...," Kata Ryu. Aku mengikuti arahannya.

"ayo, give me your beautiful smile...,"

CKREK !

Ryu, kenapa setiap kalimat yang keluar dari mulutmu begitu indah. Semakin sering kamu mengeluarkan rangkaian-rangkaian kata indah itu, semakin aku tenggelam dalam perasaan ini. Aku ingin sekali yakin bahwa kalimat indahmu sengaja kamu berikan untukku sebagai bukti bahwa kamu juga mencintaiku. seperti diriku yang mencintaimu.

Namun sayang, sering terbesit pertanyaan di hatiku, Apakah ini nyata? Apa mungkin kamu menjawab Ya? Memperhitungkan kemungkinan kamu menyukaiku lebih sulit dari menghitung peluang deret angka KTP yang ada di soal matematika.

Kini kami berdua sudah duduk manis di tempat duduk yang disediakan di wahana Hysteria. Petugas memasangkan sabuk pengaman.

"Queen, are you ready ?" Tanya Ryu.

Aku menatap wajahnya yang kini tidak mengenakan kacamata. Wajah aslinya begitu tampan, apalagi matanya yang begitu indah.

"iya !! Aku siap!!!" Kataku bersemangat, tetapi menggenggam pegangan dengan sangat erat.

"berdoalah...," Kata Ryu dan tiba-tiba bangku kami mulai naik perlahan ke atas. Pelan-pelan, hormon adrenalinku belum terpacu. Dan....,

"WAAAAAAAAHHHKKH !!!!!"

Tiba-tiba kami semua meluncur ke bawah dengan sangat cepat lalu berhenti tiba-tiba di tengah.

"Ahahaha...," Tawa Ryu puas.

"Queen..," Panggilnya, sementara kami turun dengan perlahan,

"ya?"

"coba teriakan isi hati kita masing-masing. Siapa yang bisa mendengar, dia yang menang dan harus traktir minuman yoghurt beku." Kata Ryu.

"Siapa takut !" Kataku.

"Oke, ungkapkan apapun yang mau kamu ungkapkan___," Tiba-tiba kami naik dengan sangat cepat sampai rasanya kepalaku membelah langit,

"AKU MENCINTAIMU RYUU !!!!!!" Teriakku dan lagi-lagi kami diturunkan dengan kecepatan melebihi sebelumnya, seolah nyawaku tertinggal di atas.

Tunggu, dari sekian banyak isi hatiku, tadi aku bilang apa?

1
Rantiiy Junita
tolong deskripsi nama tokoh utamany yang cwok dgnti, jngan bkin orang terlanjur baca jdi sia2, tlong ya untuk novel selanjutnya, jngan gni lgi, ini bisa jdi msukan kan
🎹Ma²Uzda: makasih kak atas sarannya😊
total 1 replies
Rantiiy Junita
g seru g sesuai deskripsi, mnding g usah adlh ryuny jjik dah, udah cpe2 baca
🎹Ma²Uzda: makasih kak, sudah baca
total 1 replies
Alika Azka
happy ending
Rantiiy Junita: g seru
total 1 replies
Alika Azka
langsung nikah
Alika Azka
Aturan sambil bilang I love you 😊😊😊
Alika Azka
Ngapain sih Ryu muncul lg thor,buat kesel aja😤😤
Alika Azka
Ternyata perasaan mereka sama😊
Alika Azka
itu tanda jatuh cinta queen😂😂😂
Alika Azka
Happy ending lah
Alika Azka
Duh bikin tegang
Alika Azka
semoga selamat
Alika Azka
Awan cepat tolong queen dong
Alika Azka
pasti jionas lah pelaku nya
Alika Azka
Duh siapa pun tolong queen😩😩😩
Alika Azka
Duh queen hati2 sama jonas😁😁😁
Alika Azka
queen hati2 sama jonas
Alika Azka
papa is love you pokok nya😂😂😂
Miyura Rajati
lanjoot dong thor...
Alika Azka
Ya karena queen suka awan lah😂😂😂
Alika Azka
Ya bilang aja sih,Ungkapin perasaan mu sama queen
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!