Mengisahkan seorang pemuda tampan yg sering dihina sama keluarga sendiri. Hingga suatu hari memutuskan untuk kabur dari rumah karena sudah capek dengan hinaan dari keluarganya, dan mendapatkan sistem yg akan merubah nasibnya.
Bagaiman kisah nya setelah mendapatkan sistem?
Ikuti Kisahnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KenzieAR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 24: Krisis Energi Global dan Awal Era Peradaban Baru
Beberapa minggu setelah Alviano resmi menjadi orang terkaya dunia.
Dunia mulai menghadapi masalah besar.
Masalah yang sebenarnya telah diprediksi oleh banyak ahli selama bertahun-tahun.
Krisis energi.
Di berbagai negara.
Permintaan listrik terus meningkat.
Jumlah kendaraan listrik bertambah setiap tahun.
Pusat data AI berkembang dengan kecepatan luar biasa.
Industri modern membutuhkan energi dalam jumlah yang semakin besar.
Namun produksi energi tidak mampu mengimbanginya.
Akibatnya, harga energi global mulai naik.
Di beberapa negara Eropa.
Tagihan listrik melonjak drastis.
Di Asia.
Beberapa wilayah mengalami kekurangan pasokan energi.
Di Amerika.
Perusahaan teknologi mulai mengkhawatirkan kebutuhan listrik untuk pusat data generasi berikutnya.
Media internasional ramai membahas satu topik yang sama.
Krisis Energi Global.
Di kantor pusat Nova Genesis.
Rapat darurat tingkat internasional sedang berlangsung.
Perwakilan dari berbagai negara hadir melalui konferensi virtual.
Layar utama menampilkan data yang mengkhawatirkan.
━━━━━━━━━━━━━━━
Prediksi Kebutuhan Energi Dunia
10 Tahun Mendatang
━━━━━━━━━━━━━━━
Kenaikan Permintaan:
+240%
Kapasitas Produksi:
+70%
Defisit:
Sangat Tinggi
━━━━━━━━━━━━━━━
Suasana rapat menjadi serius.
Karena semua orang tahu.
Jika masalah ini tidak diselesaikan.
Pertumbuhan ekonomi dunia bisa terhambat.
Elena berdiri di depan layar.
"Situasi lebih buruk daripada yang diperkirakan."
katanya.
"Kita membutuhkan solusi revolusioner."
Beberapa ilmuwan mengangguk.
Namun tidak ada yang memiliki jawaban pasti.
Sementara itu.
Alviano tetap tenang.
Karena ia sudah mengetahui sesuatu yang tidak diketahui orang lain.
Pusat Peradaban Dewa.
Malam hari.
Setelah rapat selesai.
Alviano memasuki ruang sistem.
Ia langsung membuka kategori Teknologi Peradaban Tingkat Tinggi.
Ribuan teknologi muncul.
Namun satu teknologi segera menarik perhatiannya.
━━━━━━━━━━━━━━━
Reaktor Energi Generasi 4
━━━━━━━━━━━━━━━
Status:
Siap Digunakan
━━━━━━━━━━━━━━━
Keunggulan:
• Energi Sangat Besar
• Efisiensi Tinggi
• Ramah Lingkungan
• Stabil
━━━━━━━━━━━━━━━
Potensi Dampak:
Menyelesaikan Krisis Energi Global
━━━━━━━━━━━━━━━
Alviano tersenyum.
Inilah yang ia cari.
Tanpa ragu.
Ia membeli teknologi tersebut.
DING!
━━━━━━━━━━━━━━━
Pembelian Berhasil
━━━━━━━━━━━━━━━
Teknologi Ditransfer
━━━━━━━━━━━━━━━
Keesokan paginya.
Di laboratorium utama Nova Genesis.
Elena menerima paket data penelitian yang sangat besar.
Semakin lama ia membacanya.
Semakin terkejut ekspresinya.
"Mustahil..."
gumamnya.
Tim ilmuwan di sekelilingnya juga tercengang.
Karena desain yang mereka lihat terasa sangat maju.
Namun tetap masuk akal secara ilmiah.
Beberapa jam kemudian.
Elena menemui Alviano.
"Jika teknologi ini benar-benar bisa direalisasikan..."
katanya serius.
"...maka dunia energi akan berubah total."
"Itulah tujuannya."
jawab Alviano.
Nova Genesis segera memulai proyek baru.
Nama resminya:
Project Prometheus.
Tujuan:
Membangun pembangkit energi generasi baru.
Berita mengenai proyek tersebut segera menyebar.
Dan seperti biasa.
Dunia langsung memberikan perhatian penuh.
Karena sekarang.
Setiap langkah Nova Genesis memiliki dampak global.
Di Amerika.
CEO perusahaan energi terbesar mulai mengawasi perkembangan proyek itu.
Di Eropa.
Pemerintah beberapa negara mengirim tim pengamat.
Di Asia.
Banyak investor mulai mempersiapkan diri.
Karena semua orang tahu.
Jika Nova Genesis berhasil lagi.
Maka industri energi dunia akan berubah seperti industri baterai sebelumnya.
Enam bulan berlalu.
Project Prometheus berkembang sangat cepat.
Berkat kombinasi para ilmuwan terbaik dunia dan teknologi yang dimiliki Nova Genesis.
Kemajuan mereka melampaui semua prediksi.
Pada bulan ketujuh.
Pengujian pertama dilakukan.
Seluruh tim menahan napas.
Mesin raksasa mulai aktif.
Indikator energi naik perlahan.
Lalu terus naik.
Dan terus naik.
Hingga akhirnya mencapai angka yang membuat seluruh ruangan terdiam.
━━━━━━━━━━━━━━━
Output Energi:
430% di atas target
━━━━━━━━━━━━━━━
Status:
Sukses
━━━━━━━━━━━━━━━
Beberapa ilmuwan hampir tidak percaya.
Sebagian bahkan bertepuk tangan.
Ada yang sampai menitikkan air mata.
Karena mereka sadar.
Mereka baru saja menyaksikan sejarah.
Ketika hasil tersebut diumumkan ke publik.
Dunia kembali terguncang.
Media internasional langsung menyiarkan berita itu.
"Nova Genesis Kembali Mengubah Dunia"
"Krisis Energi Global Mendekati Akhir"
"Project Prometheus Menjadi Harapan Baru Dunia"
Harga saham berbagai perusahaan energi berubah drastis.
Pemerintah negara-negara besar mulai menghubungi Nova Genesis.
Kontrak bernilai ribuan triliun rupiah mulai berdatangan.
Namun bagi Alviano.
Yang paling penting bukan uang.
Melainkan hasil misi.
Malam hari.
Suara sistem terdengar.
DING!
━━━━━━━━━━━━━━━
Misi Peradaban Tahap 1 Selesai
━━━━━━━━━━━━━━━
Target:
Menyelesaikan Krisis Energi Global
Status:
Berhasil
━━━━━━━━━━━━━━━
Hadiah:
• 10.000 Poin Peradaban
• Teknologi Peradaban Baru
• Upgrade Sistem Tahap 3
━━━━━━━━━━━━━━━
Alviano tersenyum.
Langkah pertama telah selesai.
Namun sistem kembali memberikan notifikasi baru.
DING!
━━━━━━━━━━━━━━━
Misi Peradaban Tahap 2
━━━━━━━━━━━━━━━
Target:
Meningkatkan Kesehatan Global
━━━━━━━━━━━━━━━
Fokus:
Penyakit Kritis
Teknologi Medis
Harapan Hidup Manusia
━━━━━━━━━━━━━━━
Hadiah:
????
━━━━━━━━━━━━━━━
Alviano memandang layar itu beberapa saat.
Energi telah selesai.
Kini giliran kesehatan.
Dan jika semuanya berjalan sesuai rencana...
Peradaban manusia akan memasuki era yang belum pernah mereka bayangkan sebelumnya.
Di luar jendela penthouse.
Lampu-lampu Jakarta bersinar terang.
Dunia masih berjalan seperti biasa.
Tidak ada yang tahu bahwa langkah berikutnya dari Alviano mungkin akan mengubah cara manusia hidup selama ratusan tahun ke depan.
[Tamat Bab 24]