NovelToon NovelToon
Become A Mother Of My BFF

Become A Mother Of My BFF

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Duda / Cintapertama
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: Mutia Ratnasari

Riana Nina Zara adalah seorang wanita yang baik dan punya pembawaan yang ceria. Ia memiliki seorang sahabat baik bernama Alina Raya Wijaya. Mereka sangat dekat karena berteman baik sejak duduk di bangku SMP. Bahkan Riana sudah menganggapnya seperti saudaranya sendiri. Orangtuanya juga selalu baik kepadanya.

Alina sendiri adalah seorang gadis piatu yang hanya tumbuh besar di bawah pengasuhan ayahnya. Ibunya meninggal dunia setelah setahun melahirkan dirinya. Sejak itu ayahnya tidak pernah menikah kembali karena fokus untuk merawat dan membesarkan dirinya.

Namun suatu hari ayahnya secara tiba-tiba memperkenalkan seorang wanita cantik kepadanya. Dan kedepannya wanita itu akan menjadi ibu sambungnya. Sayangnya ia tak menyukai wanita itu.

Apakah pernikahan itu akan terjadi atau tidak?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mutia Ratnasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kehancuran seorang gadis.

Ervin tiba-tiba tersentak ketika alarm bawah sadarnya memanggilnya untuk bangun lebih awal. Ia membuka mata dengan perasaan yang aneh. Ia mencoba untuk duduk walaupun kepalanya terasa berat. Sekujur tubuhnya terasa sakit seperti baru saja menyelesaikan pekerjaan yang berat.

Ia tampak memijat kepalanya. Mencoba mengingat apa yang terjadi kemarin malam.

Ia hanya ingat sedang mengobrol dengan Riana dan memesan minuman. Setelah itu dia samar-samar mengingat tentang Yasmin yang membuka pakaiannya. Tapi ia tidak bisa mengingat hal yang terjadi setelahnya.

"Kepalaku sakit sekali!" gumamnya sambil menyentuh kepalanya.

"Jam berapa sekarang? Hmm... Tapi, ada dimana aku sekarang? Ini bukan kamarku." ia tampak heran setelah sadar jika dia sedang tak berada di apartemen nya saat ini.

Dia meraba-raba dadanya untuk mencari handphone miliknya. Tapi dia sadar jika dia sedang tidak mengenakan pakaian saat ini.

"K-kenapa aku tidak pakai baju?" ia seketika tampak panik.

Ia lalu membuka selimut yang menutupi area bawahnya. Berharap jika apa yang sedang dipikirkannya saat ini hanyalah sekedar perasaannya saja.

Ia menyingkap selimut itu dengan ragu. Namun ia tampak terkejut ketika menyadari dia juga tidak memakai apapun di bawah sana. Wajahnya seketika tampak panik dan pucat.

"Kenapa aku tidak memakai apapun? Apa yang terjadi sebenarnya? Agrhh... Aku tidak bisa mengingat apapun. Dimana pakaian...." Dia lalu terpana ketika melihat tubuh seseorang di sampingnya.

Itu adalah tubuh seorang wanita. Ia berbaring membelakanginya. Ia memiliki rambut panjang yang menutupi sebagian punggungnya yang terbuka.

"I-itu bukan rambut milik Yasmin!" gumamnya karena mengingat jelas jika rambut Yasmin tidak sepanjang milik wanita itu.

"S-siapa wanita itu?" dia tampak bingung.

Namun ketika memperhatikan tubuhnya dengan seksama, ia malah kaget. Setelah diperhatikan ternyata ada banyak sekali tanda kebiruan di tubuhnya.

"A-apakah aku yang melakukannya?" Ervin benar-benar kaget dan merasa frustasi karena tidak tahu dengan siapa dia tidur saat ini.

Akhirnya karena rasa penasaran, ia memberanikan diri untuk melihat wajah wanita itu. Ia membalikkan tubuhnya dengan hati-hati. Dan betapa terkejutnya dia saat tahu bahwa wanita itu tak lain dan tak bukan adalah Riana.

Ervin tidak tahu kenapa Riana bisa ada di sana. Dan yang lebih mengejutkan lagi adalah kenyataan bahwa dia telah meniduri gadis itu tanpa dia sadar.

"Bagaimana mungkin aku tidur dengan Riana? Sialan! Aku bahkan tidak bisa mengingat apapun sekarang. Bagaimana ini? Aku telah menghancurkan kehidupannya." ia merasa sangat bersalah.

Ia memperhatikan Riana sekali lagi dan dia kembali tak percaya setelah melihat keadaan kedua tangan Riana yang diikat erat dengan sebuah pita.

"Apa aku yang mengikatnya? Sebenarnya apa yang sudah merasuki ku. Kenapa aku seperti binatang buas yang tidak punya belas kasih seperti ini. Apa yang sudah di berikan Yasmin padaku. Aku tidak akan tinggal diam." gumamnya menahan marah.

Ia menarik nafas dan mencoba untuk menenangkan diri sebentar. Ia lalu mencoba untuk membuka ikatan tangannya dengan hati-hati agar tidak membangunkan Riana.

Entah sehancur apa ia ketika bangun nanti. Ervin bahkan tak sanggup membayangkannya. Ia akan bertanggung jawab dan memastikan jika ia akan melakukan apapun untuk menebus kesalahannya. Termasuk menikahinya jika Riana menginginkannya.

Namun ketika ia menyentuh tangannya, Riana tersentak.

Dia terlihat mengerjab sebelum membuka matanya. Riana tampak begitu ketakutan ketika melihat Ervin mendekatinya. Ia dengan cepat bangun dan mundur sejauh mungkin dari Ervin. Dia menempelkan tubuhnya di ujung ranjang sambil mendekap erat selimut yang menutupi tubuhnya.

Dia tampak gemetar dan sangat ketakutan. Apa yang terjadi kemarin malam pasti sangat membekas diingatannya. Itu adalah pengalaman pertamanya dan kehormatannya harus terlepas dengan cara yang begitu menyakitkan.

Pria yang ia cintai telah memperkosa dirinya dengan sangat kejam. Walaupun dia tahu jika Ervin melakukan hal itu karena pengaruh obat dan tidak sadarkan diri. Tapi tetap saja itu adalah malam yang paling buruk dan menakutkan dalam hidupnya.

Wajar jika dia sangat ketakutan pada Ervin saat ini.

"Riana! Om minta maaf! Om benar-benar tidak tahu kenapa om bisa melakukan hal ini sama kamu. Om akan bertanggung jawab dan menikahi kamu. Om benar-benar minta maaf Riana. Walaupun om tahu kesalahan ini tidak akan pernah bisa dimaafkan." Ervin tampak frustasi dan di dera rasa bersalah.

Tapi Riana hanya diam. Tubuhnya bahkan tak berhenti bergetar. Ia benar-benar ketakutan melihat Ervin.

Keadaannya yang seperti itu membuat Ervin merasa cemas. Gadis muda itu hanya seumuran putrinya. Bagaimana dia bisa berakhir dengannya?

Ervin menyentuh tangan Riana yang masih terikat kencang.

"Izinkan om untuk membukanya, ya? Kamu pasti kesakitan. Ha.... maafkan om, Riana!"

Kali ini Riana hanya diam. Dia membiarkan Ervin membuka ikatan tangannya.

Dia masih ingat bagaimana kain itu di ikatkan di tangannya. Itu adalah kain yang menjadi ikat pinggang untuk gaunnya. Ervin mengikat tangannya karena Riana tak berhenti bergerak dan mencoba untuk terus memukulinya. Hal itu cukup mengganggu bagi Ervin.

Ervin lagi-lagi tampak terkejut ketika melihat bekas lilitan kemerahan di kedua pergelangan tangannya. Dia harus menahannya semalaman. Dan semua itu karena pria brengsek di hadapannya itu.

Setelah keduanya saling diam untuk beberapa saat, Riana beranjak dari tempat tidur karena ingin mandi. Ia menyeret selimut yang masih membungkus tubuhnya dengan rapat.

"Arghh!" Ia mengaduh menahan sakit ketika menginjakkan kakinya di lantai.

Ia merasakan sakit yang teramat perih di seluruh bagian tubuhnya, terutama di bawah perutnya. Ketika berjalan, rasa sakitnya kian bertambah. Riana bahkan kesulitan untuk berjalan dan hampir jatuh jika Ervin tidak sigap memegang tubuhnya.

"Apa sangat sakit?" tanya Ervin cemas.

Riana menepis tangannya. Ia menanggapinya dengan diam. Riana terus berjalan ke kamar mandi tanpa menoleh padanya.

Rasanya ia tak sanggup untuk melihat wajah itu saat ini. Kejadian itu setidaknya meninggalkan trauma yang cukup dalam di ingatannya.

Ia bahkan tak tahu bagaimana ia menjalani kehidupannya setelah ini.

Riana menutup pintu kamar mandi. Di kamar mandi itu ada sebuah cermin besar yang memperlihatkan sebagian tubuhnya saat ini.

Ketika ia melepaskan lilitan selimut itu dari tubuhnya. Ia menangis kembali. Masa depannya telah hancur sepenuhnya. Bagaimana ia akan menjalani kehidupannya setelah ini. Dan bagaimana jika hubungan ini menghasilkan seorang anak? Apa yang harus dilakukannya kepada anak itu? Apakah dia harus melahirkannya dan membesarkannya seorang diri atau memilih untuk menggugurkan kandungannya.

Riana tidak bisa memikirkan apapun saat ini. Yang ia tahu hanya menangis sejadi-jadinya.

Mungkin Ervin yang berada di luar kamar mandi bisa mendengar tangisannya dengan jelas.

Hatinya juga tersayat ketika mendengar Riana menangis. Tentu dia tahu penyebab gadis itu menangis seperti itu.

Karena penyebabnya adalah dirinya sendiri.

"Maafkan om, Riana!" gumamnya.

...****************...

1
SANG
Sembilan belas bunga untuk mu dek/Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose/
SANG
Bintang lima untukmu dek semangat terus pantang mundur. Keren habis deh, cocok banget, mantap banget, beken deh...
SANG
Cucok banget💪👍
SANG
Keren habis💪👍
SANG
Mantap banget💪👍
SANG
Asyiknya💪👍
SANG
Makin tambah seru nih💪👍
SANG
Lanjut ya dek💪👍
SANG
Mampir lagi ya dek💪👍
SANG
Semangat ya dek💪👍
SANG
Iklan untuk mu dek💪👍
SANG
/Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//CoolGuy/
SANG
Bunga untukmu dek💪👍
SANG
Berlanjut terus dengan sebuah bunga untukmu Thor/Rose/
SANG
Lanjutkan aksimu Thor💪👍
SANG
semangat terus pantang mundur💪👍
SANG
like iklan plus komen💪👍
SANG
Makin asik, tambah asik💪👍
SANG
Makin tambah seru nih💪👍
SANG
🍒 seru dan menarik💪👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!