Dimana di dunia ini, mempunyai elemen adalah dasar dari setiap manusia. Tapi, berbeda dengan Zhang Feng, dirinya terlahir tanpa elemen, membuat dirinya di usir dari Klanya sendiri.
Pada saat, pemuda itu pergi dari Klan. Tidak sadar, jika dirinya masuk kedalam hutan terlarang.
Pemuda tersebut, di kejar beruang iblis tingkat 3. Pada saat durihya berlari, pemuda itu menemukan sebuah gua. Lalu, dirinya masuk ke dalam gua tersebut.
Di dalam gua, pemuda itu menemukan pedang yang menancap di sebuah batu besar. pada saat kritis. Pemuda itu berlari ke arah pedang tersebut, kemudian mencabut pedang yang menancap di batu.
Mau tau kelanjutan ceritanya?...
Ikutin terus, Pedang 7 Elemen ya.
Semoga kalian suka😁😁😁
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon REQSU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Misi Ular Api.
"Sebenarnya, Shan Li kabur dari rumah 1 tahun lalu". Ucap permaisuri, lepas kembali tangisanya.
Khu Shi mendengar hal tersebut, dirinya tidak percaya dengan apa yang di katakan Bibinya. Khu Shi sudah mengenal Shan Li sejak kecil, apalgi mereka sering bersama. Khu shi tau, bagaiamana sifat Shan Li. Tidak mungkin, teman sepermainannya itu, kabur begitu saja.
"Bibi, jika boleh tau. Apa yang menyebabkan Shan Li, bisa kabut?". Tanya Khu Shi.
"Paman mu, menjodohkannya dengan pengeran dari kerajaan Li". Jawab Ibu Shan Li.
"Bi, pengeran itu sangat tidak baik. Bagaiamana bisa, paman ingin menjodohkan Shan Li dengan pangeran seperti itu". Ucap Khu Shi.
Khu Shi, karena dirinya sempat mendengar, beberapa hal buruk tentang pangeran Li. Pangeran sangat terkenal dengan Playboy. Padahal semua orang tau, seorang pengeran harus menjaga martabatnya. Tapi, ini berbeda dengan pangeran Li. Pangeran tersebut tidak memperdulikan semua itu, pengeran Ki hanya mementingkan kebutuhan nafsunya saja.
Kerajaan Li juga, terkenal dengan mempunyai raja yang seenaknya saja. Raja Li tidak memperdulikan rakyatnya, raja hany mementingkan dirinya sendiri. benar kata pepatah, buah yang jatuh tidak akan jauh dari pohon nya.
Khu Shi sangat tidak terima, dengan perjodohan yang dilakukann pamannya. Khu Shi menatap pamannya, tidak lain adalah ayah Shan Li.
"Paman, kenapa paman melakukan itu?". Tanya Shan Li.
"Paman tau sendiri, Shan Li memang penurut. Tetapi, soal pribadinya, biarkan Shan Li sendiri yang memutuskannya sendiri". Lanjut Khu Shi.
Raja Shan Yang di marahi Khu Shi, Raja Shan juga merasa bersalah. Karena, dirinya terlalu mengikuti egois nya sendiri.
"Khu Shi, paman tau itu salah. Tapi, itu demi kebaikan Shan Li juga. Dengan menjodohkan Shan Li dengan pangeran Li, membuat Shan Li menjadi lebih terjamin keselamatannya". Ucap Raja Shan.
"Demi kebaikan Shan Li, atau demi egoisan paman sendiri". Balas Khu Shi yang tidak terima.
"Aku tau, jika paman ingin melakukan perluasan wilayah bukan?". Tanya Khu Shi.
Raja mendengar perkataan Khu Shi, memang semuanya itu benar. Bagaimana pun, dirinya sekarang lagi berusah menemukan keberadaan putrinya itu.
Karena tidak ingin terlalu lama berdebat dengan Khu Shi, Raja Shan Pun pergi dari sana bersama Ibu nya Shan Li.
"Bibi yang tenang ya, aku yakin Shan Li baik-baik saja". Ucap Khu Shi menenangkan ibunya Shan Li.
"Kau benar". Balas Ibunya Shan Li.
Tidak lama setelah itu, mereka pun pergi dari sana dan pergi menuju ke tempat lainnya.
****
Sedangkan di sisi lain, Rombongan Qio Feng sudah sampai di kota Gu. Kota, menjadi tujuan mereka.
"Tunjukan tanda pengenal kalian" Ucap Sang penjaga.
Ketiganya langsung menunjukan kartu petualang mereka, setelah itu ketiganya pun masuk.
"Li Zhang, apa yang akan kita lakukan di sini?". Tanya Qio Feng.
"Saya juga belum tau tuan, lebih baik kita mencari informasi terlebih dahulu". Jawab Li Zhang.
Qio Feng dan Shan Li pun, hanya bisa menyetujui perkataan Li Zhang. Kemudian, Li Zhang mengajak mereka berdua ke guild petualang. Tetapi, mereka datang ke sana hanya mencari sebuah informasi.
Tidak lama setelah itu, ketiganya telah sampai di sebuah bangunan. Bangunan tersebut, tidak lain adalah Guild petualang. Setelah itu, ketiganya masuk ke sana. Di tempat guild tersebut, juga menyediakan makanan dan minuman. Karena, selalu banyak petualang pulang dari misi, dan minum-minum di sana.
Setelah ketiganya masuk dan duduk di salah satu meja di sana, tidak lama setelah itu datang seorang pelayan.
"Tuan Dan nona, apa yang akan kalian pesan, ini menunya". Ucap pelyan itu, sambil menyerahkan kertas menu ke meja.
Shan Li langsung mengambil menu tersebut, tidak lama setelah itu. Shan Li pun, memesan Tiga minuman dan makanan. Setelah selesai memesan, Shan Li mengembalikan menu itu pada pelayan. Pelayan melihat apa yang di pesan ketiganya, lalu pelayan itu pergi. Tidak lupa, pelayan itu membungkukkan setengah badanya dan beranjak pergi dari sana.
Ketiganya yang berada di meja yang sama, kemudian Qio Feng berkata.
"Apa benar, kita akan mencari informasi di sini?" Tanya Qio Feng.
"Iya tuan, aku yakin pasti ada sesuatu informasi di sini". Jawab Li Zhang.
Qio Feng yang mendengar jawaban dari Li Zhang, dirinya hanya bisa pasrah saja. Pada saat yang sama, Qio Feng tidak sengaja melihat beberapa pengawal menghampiri papan misi.
"Kenapa misi tingkat A ini, masih saja ada?"
"Iya benar, padahal waktu itu sudah ada yang mengambil misi ini. Grup mereka juga berada di peringkat A, apakh mereka gagal?"
"Iya kau benar, Kalau tidak salah petualang yang mengambil misi ini. Grup yang berasal, dari guild petualang ibu kota kerajaan Li"
"Apakah ada yang salah dengan informasi tersebut".
Di sebuah meja, tidak terlalu jauh dari orang-orang yang berkumpul di papan misi. Ada tiga orang, yang mendengarkan pembicaraan itu, tidak lain adalah Qio Feng, Shan Li dan Li Zhang.
"Li Zhang". Ucap Qio Feng.
"Itu benar tuan, mungkin yang mereka maksud adalah grup ku". Jelas Li Zhang.
"Informasi tentang misi tersebut, juga tidak terlalu jelas. Pada saat mereka tau, jika tidak satu ular api saja, tetapi ada banyak sekali. Aku yakin misi itu pasti akan menjadi misi tingkat S". Lanjut Li Zhang.
Li Zhang berkata seperti itu, karena dirinya sendiri yang pernah mengambil misi tersebut. Apalagi, tentang tidak lengkap nya informasi yang di berikan.
Pada saat itu, sang resepsionis menjelaskan. Bahwa, misi terbut hanya terdapat 5 ekor api. Tetapi, pada saat sampai di tujuan. Ular tersebut, tidak ada habisnya sama sekali. Seperti tidak ada habisnya, seperti air yang mengalir.
"Bagaiamana, kalau kita ambil saja misi itu". Saran Qio Feng.
"Hah!!!". Ucap terkejut Shan Li dan Li Zhang.
"Aku juga belum jelas akan pergi kemana, lebih baik kita menjalankan misi saja". Ucap Qio Feng.
"Tuan, Itu sangat berbahaya. Ular api itu tidak asa habisnya, apalgi aku sudah mencoba menghabisi mereka. Tetapi, tetap saja mereka kembali berdatangan". Balas Li Zhang.
"Itu benar Qio Feng, lebih baik kita tidak melakukan hal tersebut". Timpal Shan Li.
Qio Feng sendiri, mendengar kekhawatiran mereka. Kemudian, pesanan yang mereka pesan pun datang. Karena perut mereka pun lapar, mereka bertiga langsung memakan makanannya.
Setelah beberapa menit kemudian, Qio Feng lalu beranjak dari kursinya. Shan Li dan Li Zhang masih asik memakan makanan mereka, tidak menyadari Qio Feng telah tiada dari sana.
Karena rasa penasaran Qio Feng, Qio Feng memutuskan mengambil misi yang gagal di jalankan oleh Li Zhang. Sedangkan di meja makan, keduanya bingung dengan ketidak beradaannya Qio Feng.
Qio Feng?...
****
...Jangan Lupa Like,Vote dan Komennya ya....
...Terima kasih...