NovelToon NovelToon
WADAL PESUGIHAN

WADAL PESUGIHAN

Status: tamat
Genre:Horor / Roh Supernatural / Mata Batin / Tamat
Popularitas:168.1k
Nilai: 5
Nama Author: Its Zahra CHAN Gacha

Narko tak mengira jika kebahagiaan keluarganya di raih dengan cara yang tidak wajar, ia baru sadar setelah satu persatu saudaranya meninggal sebagai wadal pesugihan sang ayah. Apakah dia bisa melepaskan diri sebagai wadal berikutnya??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Its Zahra CHAN Gacha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kematian ku

*Tok, tok, tok!!

Ku ketuk keras-keras pintu rumah Aditya. Aku tahu ia pasti tidak akan keluar jika melihat aku yang datang.

Karena Tak seorangpun yang keluar untuk membukakan pintu, akupun berinisiatif untuk mendobraknya.

"Brakkk!!"

Aku begitu terkejut saat melihat tubuh Aditya terlempar tepat di depan ku.

Kepalanya pecah dan kedua bola matanya nyaris keluar.

"Bunuh bapakmu jika kamu tidak mau mati seperti ku!" ucapnya lirih

Aku segera mundur menjauh darinya. Aku benar-benar ketakutan melihat mayatnya terbaring di depanku. Dari beberapa mayat yang aku lihat, mayat Aditlah yang paling menyeramkan.

Saat aku hendak pergi meninggalkan rumah itu tiba-tiba, pintu rumah itu tertutup sendiri.

*Brakkk!!

Jantungku terus bergemuruh, aku mengusap dada ku untuk menghalau rasa takutku kala itu. Aku tidak menyangka akan terkurung di rumah ini. Padahal niatku adalah untuk membalas dendam kepada Aditya, namun kenyataannya aku malah terjebak di sini.

Aku bingung kenapa di rumah ini tidak ada jendela. Lalu bagaimana aku bisa keluar dari sini. Saat rasa takutku semakin menggerogoti otakku tiba-tiba aku menemukan sebuah kamar misterius.

Aku segera masuk ke dalam kamar itu. Aroma Wangi kemenyan begitu kuat tercium di ruangan itu. Disana Ada sebuah meja kecil dimana diletakkan sesaji lengkap dengan bunga tujuh rupa dan darah binatang. Bara di tungku masih hangat, aku yakin tungku itu belum lama di buat.

Bahkan darah hewan itu masih terasa hangat.

"Narto?"

Aku segera menoleh ke belakang saat ku dengar seseorang memanggil ku.

Netraku seketika membulat sempurna saat melihat sosok menakutkan di hadapan ku.

"Bunuh bapakmu atau kau akan mati!" serunya

Aku segera berlari meninggalkan tempat itu. Namun sebuah pintu menghantam tubuhku hingga aku terhempas ke lantai.

"Kau tidak akan pernah selamat Narto???"

"Seberapa kuat dirimu, aku pasti akan membunuhmu!"

Kali ini pria itu menarik rambutku dan menyeret ku keluar.

"Arrghhh!!"

Aku mengambil sebuah benda tajam dan menghantamnya kepada pria itu.

*Argghhh!!

Lelaki itu mengerang kesakitan. Aku segera lari dari tempat itu. Namun lagi-lagi ia berhasil menangkap ku.

Ia kembali menyeret ku dan melemparkan aku ke ruangan misterius itu. Seseorang berjalan tertatih keluar dari dalam lemari. Ia terlihat pincang dan menyeringai saat melihat ku.

"Bapak???"

Aku tak percaya melihat bapak ada di sana.

"Terimakasih Nang sudah datang ke sini. Kamu benar-benar ingin menyelamatkan aku??" jawabnya tersenyum menyeringai kearah ku

Ku lihat ia mengambil sebuah golok yang tergeletak di samping meja sesaji.

"Bersiaplah untuk menyusul saudara-saudara mu!"

Lelaki dibelakang ku segera memegangi ku dan menyuruhku untuk membungkuk.

Ia menginjak kepalaku hingga aku tersungkur ke lantai. Saat itu juga ayah segera mengayunkan goloknya kearah ku.

*Jrasss!!

Rasanya begitu perih hingga aku langsung berteriak sekencang-kencangnya menahan rasa sakit yang membuat tubuhku seperti dikuliti.

Saat aku berada dalam sakaratul maut aku melihat seorang wanita cantik berkebaya hijau datang menghampiriku. Ia mengusap kepala ku dan menjilati darah yang mengalir dari leherku. Ia kemudian mengusap dadaku dan mencabut jantung ku hingga aku tak bisa mengingat apapun lagi.

Hingga suara tangis Isak tangis membangunkan aku.

Ku buka mataku perlahan-lahan. Saat itu ku lihat Dewi, ibu, Zidni, dan Anggi menangisi jenazahku.

"Apakah aku sudah mati?"

1
Fitrianti Sutiman
gak jelas ceritanya
kimiatie
narto bodoh tahap dewa...tidak pernah mendengarkan nasihat orang lain seperti dulu anggi membawanya lari dari rumah....warak narto di sini benar² bodoh
kimiatie
makin jauh aku membaca cerita ini makin pusing 7 keliling🤦🤦
N~R
semoga berhasil
N~R
ternyata buapak e g berubah
N~R
kirain adik" dan ibu Narko masih hidup
N~R
iki piye to....jadi semuanya POV gitu?
N~R
tumbal nya koq g ada jedanya.paan sih g jelas
ang sekaya apa tumbalnya koq begitu sering,udah kayak orang nyemil/ makan cemilan aja
N~R
sepanik panik nya,ga gitu juga kali.kalau punya iman kan bisa baca do'a walau dalam hati kan bisa.g mesti lidah yg mengucap
N~R
kakean pitakon narko.tinggal berangkat aja pergi malah banyakan tanya.sebel aku
N~R
kenapa juga ibu nya harus menangis,itu kan sudah keinginan dia dan suaminya.ya trima aja ga usah nangis.
N~R
waduh,mbokne misuh.piye anak e g curiga
N~R
baru baca udah bikin penasaran
Roewina
sebegitunya Thor kalau semua anaknya dh mati trus yg menikmati hartanya siapa? emang yg dipuja bpknya Narto siapa sih Thor kok ada banyak pocong🤔🤔
Wahyu Kasep: pesugihan Buto ijo
total 1 replies
Roewina
katanya orang tua cari uang buat anak kalau anknya ditumbalin trus mati smua, ntar warisannya buat spa?😂
Wahyu Kasep: gwa kira di jaman modern seperti sekarang ini
pesugihan sudah tidak ada
ternyata masih ada dan bertebaran di mana-mana
dari pedagang kecil sampai pengusaha pembisnis naik jabatan juga masih pake pesugihan
total 2 replies
Roewina
maaf Thor ngulangnya jngn kepanjangan🙏😄
☠ kiky ᶜᵒᵒᵏᶦᵉ
aish! narto kau terlalu baik sih
☠ kiky ᶜᵒᵒᵏᶦᵉ
bapa apaan ini!! bukan sebalik nya pak?! klo gk niat jadi bapa gk ush nikah dulu deh, ih menyebalkan!
☠ kiky ᶜᵒᵒᵏᶦᵉ
cih, kirain bapa nya udh berubah! nyatanya masih sama
Yuli Rali
gmn sih ini pusing bcanya udah mah d ulang²
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!