NovelToon NovelToon
Dipilih Menjadi Penyelamat

Dipilih Menjadi Penyelamat

Status: tamat
Genre:Time Travel / Konflik etika / Perperangan / Romansa / Ahli Bela Diri Kuno / Fantasi Wanita / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:23.9k
Nilai: 5
Nama Author: zenun smith

Ini cerita antara Nick, Moza, dan sebuah kesepakatan.
Kesepakatan yang lahir di antara mereka mengikat satu sama lain. Moza dengan sakitnya jika menjauhi Nick secara sengaja dan tidak mau membantunya, juga dengan Nick yang memberi syarat pada Moza isinya:

Saat kau sedang membantuku, kau tidak boleh jatuh cinta.

Siapa sangka, kesepakatan tersebut membuat hidup Moza--

Nyok, kita baca saja cerita ini biar tahu hidup Moza berakhir menangis di atas kebahagiaan atau tertawa pilu di atas kesedihan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zenun smith, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tegang

Paman, bibi, apa kabar kalian di sana? Aku baik-baik saja di sini. Dan aku sudah bahagia telah menikah dengan Hugo, lelaki pilihanku sendiri.

Kalian pasti kaget ya dengan pengakuan keponakan kalian ini? baiklah, akan ku beritahu apa yang sedang terjadi padaku dari awal. Apakah bibi ingat pada sosok yang aku ceritakan bernama Nick? iya itu, dia dalangnya. Dia bukan hantu, melainkan sosok dari jaman dahulu yang meminta bantuan pada Moza untuk menyelesaikan kepelikannya. Dia yang telah membawaku hingga mungkin aku tidak sadarkan diri sekarang. Ceritanya memang tidak masuk akal, tetapi inilah yang terjadi. Sulit bagiku mendeskripsikan detail karena ini di luar nalar.

Tadinya aku akan pulang jika sudah berhasil mengatasi masalah Nick, akan tetapi takdir berkata lain. Aku tidak bisa kembali ke tubuhku. Aku dan Nick belum tahu penyebabnya apa, maka Nick akan menemui paman dan bibi untuk memeriksa keadaan.

Namun, seandainya ada cara aku bisa pulang ke sana, apakah aku di ijinkan untuk tidak melakukan itu? paman, bibi, aku sudah menemukan kebahagiaan yang aku inginkan. Kalian juga merupakan kebahagiaanku, tapi percayalah, aku tidak mau terus-menerus merepotkan kalian. Aku nyaman di sini.

Paman, bibi, apakah kalian merestui aku untuk bahagia?

Dua orang yang membaca surat menitikan air mata. Setelahnya menyeka bulir yang jatuh lalu melempar pertanyaan pada Nick.

"Pantas Moza yang ada dengan kami begitu arogan. Siapa dia?" paman bertanya.

"Dia putri dari orang kepercayaan saya, namanya Aurora."

Paman dan bibi teringat sesuatu. Kalimat yang Nick sampaikan seperti ada kaitannya dengan yang Aurora katakan. Oh ya! akhirnya bibi dapat menyimpulkan.

"Jadi kau adalah kaisar?" tanya bibi.

Kepala Nick mengangguk, praktis membuat paman dan bibi menutup mulut dengan telapak tangan mereka masing-masing.

"Maaf, ini semua terjadi karena saya. Karena membantu permasalahan kerajaan Alga, kalian jauh dengan Moza."

Hanya lenguhan nafas yang terdengar seperti jawaban. Mereka bimbang, mau marah tapi ya sudah terjadi. Mau mjnta Moza di kembalikan tapi anaknya sudah bahagia dan tidak mau kembali. Alih-alih menggubris permohonan maaf Nick, paman dan bibi menanyakan tentang laki-laki bernama Hugo.

"Di sini tertulis bahwa Moza telah menikah dengan Hugo, siapa dia? bagaimana orangnya? kami tidak hadir dalam moment kebahagiaan keponakan kesayangan kami itu." Suasana kembali muram setelah bibi berujar.

"Hugo adalah kaisar Alga setelah aku turun tahta. Dia anak yang bertanggungjawab jawab, lembut terhadap cintanya, dan akan selalu berorientasi pada kebenaran. Sekali lagi saya minta maaf telah membuat kalian dan Moza terpisah jauh.

"Kalau Moza sudah bahagia di sana, kami bisa apa selain mendo'akan yang terbaik. Berhentilah menyalahkan dirimu terus-menerus. Kalau aku dengar dari penuturanmu, itu artinya kau adalah besan kami? benarkah begitu?" tanya bibi kembali.

"Iya benar. Aku ayah mertua Moza."

Hening kembali menguasai.

...****...

Zaman kuno.

Di lorong arah menuju kamar putra mahkota, Moza melangkah kadang ragu kadang semangat. Semangatnya karena malam ini gadis itu akan satu kamar dengan Hugo, itu artinya dia memiliki teman tidur dan semakin dekat dengan tambatan hati. Sedangkan ragunya, Moza begidik ngeri membayangkan apa yang akan terjadi pada malam ini.

Saat pelatihan di tempat guru Hong, Moza kerap tidur bersebelahan dengan Hugo. Tidak terjadi apapun, tubuh gadis itu aman-aman saja sampai pagi. Tetapi dengan status yang berbeda di malam ini, Moza merasa jika dia tidur bersebelahan dengan Hugo, tubuhnya akan tercabik-cabik.

Pintu besar nan mewah kamar Hugo sudah menjulang tinggi di hadapan Moza. Gadis itu gemetar, lalu pengawal penjaga pintu memberi salam hormat dan membawa kudapan lezat Hugo masuk ke dalam menemuinya.

"Salam putra mahkota, putri Aurora telah datang."

"Bawa dia masuk."

Pengawal undur diri, Moza masuk di sambut begitu hangat.

"Istriku, kemarilah!"

Moza berhambur memeluk Hugo, membenamkan wajahnya di dada lelaki itu. Sejenak, Moza merasa tubuhnya hangat dan nyaman saat menyelami detak jantung milik suaminya. Hugo mencium kepala Moza.

"Selamat datang di kamarku sayang." Lanjut Hugo lagi, nyaris membuat jantung Moza copot karena sekilas melihat seringaian di bibir suaminya.

"Iya suamiku he he he." Moza menelan ludah kala tawanya beriringan dengan tertutupnya semua akses, termasuk pemandangan luar balkon yang menggelap seperti tertutup tirai. Obor penerangan pun sebagian padam.

Kemudian,

Hugo mendekati Moza yang sedang panas dingin. Pipi gadis itu di bel ai dengan tatapan penuh puja.

"Aku ingin minum arak terenak denganmu, apakah kau mau?"

Moza meneguk saliva dengan susah payah.

"Iya, aku mau."

Arak di tuang ke dalam gelas milik Moza, kemudian juga Hugo menuang arak ke dalam gelas miliknya lalu mengajak Moza untuk bersulang.

Tangan mereka terpaut, memakai cara sulit untuk menikmati miuman di masing-masing gelas mereka.

"Moza, kenapa wajahmu tegang sekali? aku bahkan belum melakukan apapun padamu."

"Ah iya, aku.. aku... " Moza menggigit bibir bawahnya, terus garuk-garuk kening.

"Asal kau tahu, bukan hanya dirimu yang tegang, aku pun juga tegang sayang. Jadi.. maukah kau melakukan ini untukku?"

Moza bingung dengan kata-kata Hugo. 'Melakukan ini', maksudnya itu melakukan apa? tetapi pergerakan tangan Hugo sudah cukup menjelaskan, kalau tangan Moza harus menyapa bagian penting dari tubuh Hugo. Suami berusaha memberitahu senjatanya sebelum masuk ke dalam pertempuran.

Moza menggenggamnya. Yang tadinya gugup perlahan-lahan tumbuh menjadi serakah. Moza menekan, mengurut, mengukur jarak antara ujung sana sampai ke pangkal. Raut wajah Moza menunjukkan frustasi. Kalau Hugo jangan di tanya, ekspresi wajahnya sudah berat sekali.

Mati aku!

Gumam Moza.

.

.

.

Bersambung.

1
Nurul Komaria
lucu cerita akhirnya aq suka/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Zenun: terimakasih kak
total 1 replies
Bilqies
aku mampir nih kak, salam kenal yaa
dewidewie
🌹🌹🌹 untuk kak author 😉
dewidewie
wahhh Nick adalah kaisar tertinggi
Zenun: betuuuul
total 1 replies
dewidewie
wah serasa membaca komik jepang nihhh
Zenun: hehehehe
total 1 replies
dewidewie
aku mampir kakak , salam kenal🙏
〈⎳ FT. Zira
5iklan buat author
〈⎳ FT. Zira
semua berakhir bahagia...
moza dan aurora mendapatka jodohnya..

aahh aku padamu thorr🫰
〈⎳ FT. Zira
menolak kenyataan..😏
〈⎳ FT. Zira
semoga tidak.. kalo sampe iya, aku bakal demo sama authornya🙈
〈⎳ FT. Zira
mantu mertua kelakuannya sama 😅😅
〈⎳ FT. Zira
ini baru pertama kali bertemukah??😅😅😅
Zenun: setelah terpisah 20an rahun😁
total 1 replies
〈⎳ FT. Zira
otakku gagal traveling gegara moza😅😅
〈⎳ FT. Zira: 😅😅😅😅😅
total 2 replies
〈⎳ FT. Zira
yah... jangan gitu dong.. terdengar terlalu kejam
〈⎳ FT. Zira
pemikiran tersimpel ya😅😅
Zenun: yoo man
total 1 replies
〈⎳ FT. Zira
akhir dari Ellona kok gini sihh😢😢
〈⎳ FT. Zira: iya sih... nick nya bucin
total 4 replies
〈⎳ FT. Zira
jawaban nick di anggap gak penting🤭
Zenun: sungguh kasihan😄
total 1 replies
〈⎳ FT. Zira
ada penguntit🫣
Zenun: ada pengentut
total 1 replies
〈⎳ FT. Zira
langsung jujur😅
Zenun: 😄😄😄😄😄
total 1 replies
〈⎳ FT. Zira
benda apaan sihh.. kepo nih
Zenun: semvak mungkin
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!