"Saling Mengagumi Dalam Diam Eh Tiba-tiba Jodoh ".
sinopsis.
Jatuh cinta pada seseorang yang sudah ada dalam hidup nya sejak kecil adalah Hal yang sangat menyiksa bagi Aliora dimana dia harus menyimpan perasaan yang rasanya sangat tak mungkin serta tak wajar untuk dia sampai kan .
Perlakuan dan sikap Lembut pria itu berhasil membuat Aliora jatuh cinta sampai merasa pria itu adalah milik nya yang tidak boleh diambil orang lain sejak kecil dan perasaan itu tetap sama sampai sekarang.
Tapi Apakah Om nya mau menerima perasaan tak biasa Aliora?.
yuk baca.
Novel ini adalah part² dari novel jebakan cinta si gadis bandel ( baca dulu novel nya biar paham alurnya)
ganre Mafia
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 33 nafkah
Setelah mereka selesai mandi dan berganti pakaian Jho menggendong Aliora yang sudah langsung tertidur saking lelahnya ke sebuah kamar di lantai dua lalu menidurkan nya di sana .
Jho menutup pintu kamar itu lalu meminta bodyguard untuk menjaga nya , barulah Jho kembali masuk ke kamar utama mereka membersihkan beberapa hal yang tak wajar itu sebelum meminta pelayan nya membersihkan kamar utama nya .
Setelah itu Jho kembali masuk ke kamar tadi sambil membawa laptop dan meminta pelayan nya mengantar sarapan .
Jho meletakkan laptop nya diatas nakas lalu naik keatas ranjang duduk bersandar di sebelah istri kecilnya yang masih tertidur pulas .
" Muachh. Kelelahan sekali kamu" tatapan hangat Jho mengecupi wajah istri kecilnya itu lalu mengambil salaf dan mengobati setiap bekas memerah di tubuh Aliora dengan senyuman yang tak pernah lepas tadi bibirnya.
" Ara , bangun, Sarapan dulu " lembut Jho mengangkat Aliora yang masih enggan membuka mata itu ke atas pangkuan nya .
" Mmmm, "rengek Aliora menyembunyikan wajahnya bahkan menyusup kedalam pelukan hangat Jho yang sedang memeluk nya .
" Sayang sarapan dulu yaa nanti tidur lagi " Jho menoel pipi Aliora yang tak mau membuka mata itu .
" Iya" Aliora langsung membuka mulutnya karena merasa lapar tapi matanya terbuka sebentar lalu tertutup lagi .
Jho menyuapi Aliora yang mengunyah Sandwich sambil memejamkan mata saking mengantuk serta sepertinya Bocil itu benar-benar kelelahan hingga butuh istirahat, tapi Jho juga tak bisa membiarkan Aliora tidur dalam keadaan perut kosong .
" Tidurlah lagi" ucap Jho setelah Aliora meminum susu , memeluk Aliora yang duduk diatas pangkuan nya itu agar merasa nyaman .
" Terimakasih Cantik " ucap Jho berulang kali mengecupi pipi Aliora yang sudah kembali tertidur itu .
Jho kembali membaringkan Aliora di samping nya lalu juga sarapan sambil menemani istri kecilnya tidur .
" By jangan pergi" rengek Aliora yang matanya masih tertutup itu berbaring miring lalu memeluk sebelah kaki Jho yang ada di dekatnya.
" By disini Sayang" Jho yang duduk itu mengelus kepala Aliora yang memeluk sebelah kakinya layaknya guling itu .
Aliora tak bergeming dia tetap saja tertidur semakin memeluk kaki Jho erat seolah tak mau di tinggal .
Jho yang duduk itu sejenak berfikir panjang merasakan kemanjaan istri kecilnya, sekarang Jho semakin bingung bagaimana cara menjelaskan tentang kemafiaan pada Aliora.
Aliora memang sudah tau kalau Jho adalah seorang mafia tapi pasti dia akan meminta penjelasan nantinya pada Jho .
...2 jam kemudian ....
Aliora yang sudah terbangun itu menatap suaminya yang tengah fokus pada laptop dengan mata menyipit sampai dia tak menyadari bahwa Aliora sudah bangun .
Aliora memegang tangan Jho agar menatapnya " Ehhh udah bangun cantik ?"
Jho langsung memindahkan laptop di pangkuan ke atas nakas lalu mengelus kepala Aliora yang sudah berpindah keatas pangkuan nya bahkan dengan manja nya Aliora memeluk perut Jho sampai wajahnya terbenam di perut Jho .
" Masih capek " tanya Jho lembut mengelus-elus kepala istri kecilnya dengan kasih sayang menunduk lalu mengecup kening Aliora.
" Mmmh" Anggukan manja Aliora lalu duduk bersandar kepada suaminya.
Jho menatap Aliora dengan dengan tatapan dalam penuh cinta sampai Aliora Baper sendiri bahkan malu saat Jho menatap nya sedetail itu apa lagi saat teringat hal tadi pagi .
" Apa sih By natap Ara begitu?" tanya Aliora dengan ekspresi malu-malu nya sampai Jho tertawa spontan melihat nya .
" masih sakit?" tanya Jho serius mengelus-elus tangan Aliora yang bersandar padanya dengan lembut.
Aliora mengangguk .
" By ganas " senyum menggoda Aliora tiba-tiba menatap Jho sambil mengangkat sebelah alisnya.
Jho melotot saat Bocil itu berani menggodanya secara terang-terangan.
" By terkam lagi ya" ucap Jho yang membuat Aliora langsung ciut dan berhenti menggoda .
" ehhh, iya minum pil nya " Ucap Jho mengambilkan pil juga segelas air putih untuk Aliora.
Aliora menerima pil itu tapi hanya menatapnya dalam diam .
" minumlah Sayang " kata Jho mengelus kepala Aliora yang malah terdiam .
Aliora segera memasukkan pil itu kedalam mulutnya saat Jho terus menatap nya .
" Tunggu sebentar ya By ambil sesuatu sebentar keluar" Jho baru keluar setelah melihat Aliora meminum pil itu .
Melihat Jho telah pergi Aliora mengambil tisu lalu mengeluarkan lagi pil itu dan menghancurkan nya lalu membuang kedalam tong sampah .
Jho kembali masuk dengan beberapa amplop ditangan nya .
" By dari mana?" tanya Aliora setelah memperhatikan sekeliling ternyata mereka di kamar yang berbeda .
" Ini kartu sama uang belanja untuk Ara. Kewajiban atau nafkah dari By" jelas Jho memberikan nya yang dengan senang hati Aliora terima .
" Terimakasih suami nya Akuh" Aliora mengecup pipi Jho dengan centil tak ketinggalan tampang menggoda nya .
" Ara " Jho langsung memalingkan wajahnya dia selalu tak kuat melihat Aliora jika dalam spek menggoda seperti itu , dia sangat mudah Baper sampai salting dibuatnya.
" Ayok temani Ara belanja By kan udah janji" tagih Aliora.
" tapi kamu kan masih sakit sayang" jawab Jho yang membuat Aliora langsung cemberut .
" By sih brutal banget Ara kan jadi nggak bisa jalan " omel Aliora.
" Kau mengakui kebrutalan suamimu?" tanya Jho semakin menggoda Aliora saat diingatan nya masih terbayang-bayang dengan jelas setiap ekspresi Aliora yang membuatnya semakin bersemangat.
" mmmmhmm" Aliora merengek malu sambil memainkan sebelah tangan Jho yang dipeluknya.
" manis Sayang" bisik sensual Jho kedekat telinga Aliora sampai Bocil itu meremas sprei mendengar bisikan suara rada basah itu .
" Byh" suara kecil Aliora merasa tegang sendiri saat ingat hal tadi pagi .
Jho akan terus berusaha membuat Aliora itu benar-benar menginginkan seutuhnya kapan perlu candu agar Aliora yang masih labil itu tak akan pernah berpaling dari nya .
Jho akan terus menciptakan kesan dirinya untuk Aliora yang tak akan pernah dia dapatkan dari pria lain , karena mengingat jarak umur mereka yang cukup jauh Jho merasa sedikit ragu dan takut jika Aliora berpaling dari karena menemukan sosok yang lebih darinya.
" Mau lagi?" bisik Jho mengelus paha Aliora yang membuat Bocil itu semakin tak tenang bahkan Jho terus melakukan hal-hal yang membuat Aliora menjadi tidak tahan .
Pria dewasa itu sangat lihai memperlakukan istri kecilnya yang selama ini tak pernah disentuh pria selain dirinya, jadi itu semakin membuatnya mudah untuk mendapatkan cinta Aliora lewat sentuhan nya .
" Ihhhh ,,, jangan Ara tersiksa " teriak Aliora dengan galak memarahi Jho yang jahat pada nya itu .
" yaudah sini By puasin" senyuman menggoda Jho yang membuat Aliora langsung menjitak kepala nya saking kesalnya.
Next .
Gimana tuan?
..."Rasanya Tuan melihat wanita yang kamu buang seperti sampah kini menjadi berlian di tangan pria lain?"...