NovelToon NovelToon
MY CLICK GIRL

MY CLICK GIRL

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:160.1k
Nilai: 4.7
Nama Author: musbich

Kisah seorang gadis bernama ara yang dikhianati kekasihnya, tanpa sengaja dia dipertemukan dengan malaikat tanpa sayap yang ternyata pacar dari selingkuhan kekasihnya. Bagaimana kisah mereka selanjutnya? Apakah ara akan tetap melanjutkan kisahnya dengan kekasihnya? atau akan merelakan kekasihnya begitu saja? ikuti kisahnya di "My CLick Girl" ❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon musbich, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33

🌻🌻🌻

Dari kejauhan Alfa berjalan menuju meja kami bertiga. Senyuman nya yang menawan itu datang hanya sekedar untuk menyapaku. Debby dan Vino sengaja meninggalkan kami berdua.

Akhirnya kami berdua ngobrol lama sekali tentang kehidupan baru nya dan bagaimana perkembangan perusahaan nya. Ternyata dia sekarang uda dapet pasangan yang kata nya sih sama cantik nya, atau lebih cantik dariku.

“Kapan kapan kamu harus bawa pasanganmu itu bertemu denganku,” Kataku tertawa renyah mendengar ucapan nya yang kata nya 'pacar nya lebih cantik dariku'.

“Dia penasaran banget sama kamu, aku nggak mau ngasih tau namamu," Sahut Alfa.

“Kenapa?”

“Takut nya kalo aku cerita tentangmu, dia bakalan semakin cemburu. Dia tipe pencemburu,” kata Alfa.

“Seperti nya kamu bukan tipe orang yang mudah deket ama cewek, kalian kenal dimana?” tanyaku.

“Bisma yang ngenalin kami berdua,” Jawab Alfa.

“Bisma?” tanyaku sedikit nggak percaya.

“Iya, pacarku tuh adek nya bisma,” kata Alfa.

“Setauku dia nggak punya adek, kalo kakak dia punya. Bisma itu dua bersaudara," sahutku.

“Kok kamu tau?” tanya Alfa heran.

“Aku kan mantan sekretaris nya," jawabku terkekeh.

“Kapan kapan aja deh ya lanjut ngobrol nya, aku masih ada acara lain,” Kata Alfa berpamitan padaku.

🌻🌻🌻

Hari ini benar benar melelahkan, mengikuti keseluruhan acara dari pagi sampe malam. Tentu aja sambil ngeliatin bisma yang beberapa hari ini dingin banget sikap nya ke aku.

Bisma dan Mas Daffa juga mengikuti acara ini dari awal sampe akhir. Para tamu sudah pada pulang, ini uda jam 11 malam. Jadi tinggal sahabat dan keluarga dekat saja yang ada di sini. Kami duduk duduk sambil ngobrol, yang jelas aku seperti nya uda ngantuk banget.

 

“Selamat ya, akhirnya nyusul aku juga,” Kata mas Daffa masih menggandeng tangan wanita nya.

“Iyalah, nyusul punya anak juga bentar lagi kayak kamu,” Kevin terkekeh.

“Kamu gimana kabar, bis?” Tanya vino.

“Aku baik. Kalian kapan nikah nyusul kevin?” tanya Bisma pada vino.

“Kita masih nyantai, kamu aja dulu,” Kata vino sambil garuk garuk kepala yang nggak gatel sama sekali.

“Cepet nikah, nunggu apaan sih?” sahut kevin.

“Iya mas, nunggu dia siap,” Kata vino melirik debby sambil tertawa malu.

 

Apa apaan mereka ini, nggak mikirin perasaanku yang masih jomblo apa ya?

 

“Trus adekmu yang cantik ini kapan nikah?” Tanya papa terkekeh melihatku.

“Papa… belum ketemu jodoh nya,” kataku malu banget jadi pusat perhatian mereka.

“Kalo nggak dicari ya nggak ketemu, kapan kamu kenalin calonmu sama papa? Masak kuliah 4 tahun masih jomblo? Kirain kerja bakalan ada cowok, sampe sekarang nggak ada cowok yang dibawa ke rumah. Dia beneran jomblo vin?” tanya papa.

“Papa, cowok ganteng sebelah papa itu calon nya kinara,” Kata kevin melihat Bisma.

 

Apa apaan sih kakakku yang satu ini? Norak banget tau nggak sih. Nggak lucu juga, ngarang cerita banget. Wajahku langsung berubah merah kayak kepiting rebus. Nggak berani mandang wajah Bisma aku tuh.

 

“Oh ini calon menantuku?” kata papa sambil memeluk bisma dan mengajak nya duduk di kursi paling pojok.

“Papa… Mau kemana sih?” kataku sambil mengikuti mereka.

“Mau ngomong sama calon kamu,” Kata papa, kenapa aku punya papa yang norak banget.

 

Mereka duduk bersama dan papa menyalakan rokok. Sedangkan aku bingung mau apa, salah tingkah yang ada. Akhirnya ku pilih duduk di samping bisma.

 

“Siapa namamu?” Tanya papa tersenyum.

“Bisma, Om,” Jawab bisma sopan.

“Kamu kerja apa?” Tanya papa sambil menghisap rokok nya.

“Sedang mengelola perusahaan," Kata bisma.

“Semuda ini uda punya perusahaan?” Tanya papa.

“Perusahaan orangtua sih, Om. Cuma banyak sekali cabang nya jadi mau nggak mau harus mau ikut campur. Termasuk kakak saya juga turut tangan di dalam nya,” Kata bisma tenang.

“Bagus itu, perusahaan saya juga banyak cabang. Hanya saja kekasihmu ini nggak mau tau dengan perusahaan saya. Jadi ya kevin yang ngurus semua nya. Kinara lebih milih jadi karyawan di perusahaan orang,” Kata papa.

“Dia kerja di perusahaan saya," Kata bisma.

“Jadi kamu kerja di perusahaan bisma? Biarkan calonmu ini kerja, kenapa kamu harus memata matai dia? Kamu cemburu? Takut banyak yang cantik di kantor nya?” Tanya papa.

“Papa… Aku tuh dulu uda ngajuin resign, tapi nggak boleh sama dia,” Kataku sambil melirik bisma.

“Brarti dia nggak merasa terganggu kalo kamu di dekat nya, bagus punya suami kayak dia,” Kata papa.

 

Papa ini mau belain siapa sih sebener nya???kenapa aku yang salah terus?

 

“Rencana nya kapan mau nikah?”Tanya papa lagi.

“Papa…” kataku protes.

“Secepat nya, Om. Nunggu proyek di kota B selesai dulu baru bisa ambil cuti. Sebener nya sih bisa ambil cuti kapan aja, Cuma ini proyek besar," Sahut Bisma.

“Baiklah, saya tunggu niat baikmu ya. Kebetulan saya juga tinggal di kota B, nanti mampir ke rumah sama keluarga ya,” Kata papa.

“Pasti, om,” Kata bisma.

“Kinara itu di kota ini sendiri, dia punya rumah sendiri. Nggak ada yang jagain dia. Kevin uda nikah pasti ngurusin istri nya. Aku nitip putri kesayanganku satu satu nya ya,” Kata papa.

“Tenang aja, Om,” Sahut bisma.

“Kamu antar dia pulang ya, anak ini nggak tahan ngantuk,” Kata papa.

“Aku pulang sama papa,” Sahutku.

“Papa masih mau beresin ini semua, trus nganter kakakmu ke rumah nya. Belum nemenin sodara sodara yang nginep di rumah kakakmu,” kata papa.

“Aku anter sekarang," Kata bisma dan berpamitan ke papa.

 

Dia menggandeng tanganku keluar dari gedung, aku bahkan belum berpamitan pada yang lain. Aku duduk di mobil nya lagi dengan segala keheningan yang ada. Kami saling diam dan nggak ada yang ngomong sampe setengah perjalanan.

 

“Kamu tuh bikin sandiwara apaan sih di depan papaku?” kataku sebel.

“Kevin yang bilang gitu,” Jawabnya santai.

“Kan nggak perlu bohong gitu sama papa," Jawabku.

“Kamu pengen aku bilang apa sama papa kamu?” Tanya nya.

 

Aku diem bingung mau ngomong apa. Akhirnya aku Cuma memandang ke jalanan yang sepi itu. Sampai bisma memarkir mobil nya.

 

"Jangan sampai kamu ngajak aku pura pura nikah sama kamu. Aku uda cukup menderita karena kamu,” Kataku tegas.

“Maafin aku,” Kata bisma sambil memegang tangan kananku dengan satu tangan kiri nya.

“Buat apa?” tanyaku dingin.

“Karena uda menderita untuk aku,”

“Uda terjadi, mau gimana lagi?” Jawabku.

“Beri aku kesempatan,”

"Kesempatan untuk apa?” tanyaku.

“Jelasin ke kamu sekarang,”

“Uda malem juga,”

“Sebentar,” pinta nya.

“Baiklah, masuk ke rumahku,” kataku kemudian mengajak nya masuk ke rumahku.

Aku menghidupkan lampu ruang tamu dan membuka high heelsku. Dia melepas sepatu nya dan duduk di sofa. Aku mengambil kaca dan pembersih make up, kemudian mulai membersihkan make up di samping nya.

“Mau dibikinin minum?” tanyaku tetap membersihkan make up.

“Nggak usah, aku mau jelasin kejadian 5 tahun yang lalu. Saat aku menikah dengan citra,” Kata Bisma hati hati.

“Kenapa baru sekarang?” tanyaku sambil meletakkan kapas yang uda kotor.

“Aku saat itu bingung, ra,”

“Bodoh!” celetukku.

“Kenapa aku yang bodoh?”

“Kamu ninggal aku selama itu, gimana kalo aku dinikahin orang lain? Citra uda cerita semua," kataku sebel tingkat dewa.

“Kapan dia cerita?”

“Nggak sengaja aku nonjok marchel waktu itu, aku pikir sepupumu itu nggodain istrimu,” kataku.

“Kamu begitu melindungi hatiku,” Kata Bisma terkekeh.

 

Aku berdiri mau ngambil air minum tapi tangan bisma menarikku hingga aku terjatuh pada pangkuan nya. Dia mencium bibirku lembut lama sekali, memegang lembut rambut dan kepalaku.

Aku membalas ciuman nya dan sangat menikmati ciuman ini. Tanganku memegang leher nya dan sedikit meremas rambut nya.

Ciuman nya semakin panas, entahlah posisiku sudah berada di bawah tubuh nya. Dia tidak memberikanku kesempatan untuk melarikan diri.

Tangan nya sudah kemana mana dan aku masih mencium nya dengan penuh nafsu. Aku benar benar merindukan nya.

Tiba tiba ponselku bergetar, tanganku meraba meja dan menekan tombol terima panggilan, sementara Bisma tetap menciumi leherku.

“Halo,” Jawabku serak.

“Kamu uda sampai kan ra?”Tanya debby.

“Iya, aku uda sampai. Emh…” jawabku sambil menahan geli karena Bisma tetap menciumiku di bagian leher dengan posisi aku masih di bawah tubuh nya.

“Kamu lagi ngapain sih?”

“Nggak ngapa ngapain,” Jawabku senormal mungkin.

“Ya uda, kamu tidur aja dulu,” Kata debby sambil menutup telpon nya.

Setelah itu kami masih melanjutkan ciuman kami di atas sofa. Aku masih memejamkan mataku. Dan sekarang bukan getar hape, tapi hape yang berdering. Bisma melepaskan ciuman ini perlahan dan mulai duduk mengangkat telpon nya dengan loudspeaker.

“Kok lama banget sih nganter nya? Cepet jemput kakak iparmu, aku masih ada urusan setelah ini,” Tanya seorang cowok.

“Iya… gangguin orang pacaran aja sih?” kata Bisma kesal.

“Pacaran tau waktu donk,”

“Iya, Aku jemput sekarang,” Kata Bisma sambil nutup telpon.

“Siapa?” tanyaku.

“Mas daffa. Aku tinggal dulu nggak papa kan?” Tanya Bisma.

Aku hanya tersenyum menganggukkan kepala. Dia memakai sepatu nya, mencium keningku lembut sambil memegang rambutku beberapa kali.

“Jangan lupa kunci pintu nya," Kata Bisma. Sekali lagi aku hanya menganggukkan kepala.

jangan lupa like, comment and vote ya readers 😇

semoga suka ❤️❤️❤️

1
Ran Aulia
Luar biasa
Vindi Anisa
ceritanya mebangongkan,katanya dlu Bisma waktu mutusin Kinara ga akan kembali lagi kekinara???
kavena ayunda
karakter cwek nya menye2 segitu aja luluhh skippp.aja readerrr gk.jelas
kavena ayunda
bisma gk tegas plin plan
kavena ayunda
murahan bgt jd cwek mending ma alfa yg nemenin dr nol.cwek kok suka obral najiss
kavena ayunda
karakternya murahan jijik q
Ar Rasya
baru nemu novel sebagus ini
Erni Fitriana
satu mawar kucicil untukmu thor
Aly'Jawa
pacaran tidak sehat itu gimana kalau keblabasan coba... cepat 2 di halalin harusnya bisa bahaya itu
Aly'Jawa
ouwg gt ya ceritanya.. good idea
Winda Nurmayani
cewek di novel author..tingkat kesabarannya tinggi banget..wlpun sering disakiti..tetap bisa memaafkan lagi..luar biasa..apa hanya di novel aja..kl kejadian ini terjadi padaku..aku mungkin menjauh aja he he
Riska Wulandari
mbok ya bilang si Marsha itu sebenarnya siapa..
Riska Wulandari
enak banget ya jadi Bisma..sak kareppe dewe..
Riska Wulandari
g ada status jelas tapi kamu mau2 aja d cium dia Ra..
Riska Wulandari
tingkahmu yg itu yg kaya g punya mulut..susah banget ngejelasin sesuatu..
Riska Wulandari
mungkin si Marsha sodara Bisma & pacarnya Alfa??
tapi si Bisma juga cueknya kebangetan sama Ara..
Riska Wulandari
bingung???masa setelah cerai juga g nemuin Ara,,dulu juga bilang ke Ara meskipun aku minta balik kamu jangan percaya..
Riska Wulandari
ya iyaaaalah..emang siapa elu Raaa??
Riska Wulandari
bener yg Ara bilang...Ara g pantes buat kamu yg terlalu baik Alfa..Ara pantesnya dapetin yg sama2 bodohnya kaya dia..
Riska Wulandari
udah terjawab misterinya,,tapi tetep terlanjur g suka sifat Bisma yg plin plan g mau jelasin apa2 langsung ninggal nikah & skr mau maksa balik pdhal udah jelas2 ada Alfa yg lebih baik dari dia menjaga Ara,,si Ara juga murahan banget main iya iya aja..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!