NovelToon NovelToon
Kupu Malam Sang Ajudan

Kupu Malam Sang Ajudan

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Cinta Terlarang / Kehidupan Tentara / KDRT (Kekerasan dalam rumah tangga) / Disfungsi Ereksi / PSK / Tamat
Popularitas:309.3k
Nilai: 5
Nama Author: NaraY

Cinta adalah sebuah anugerah dari Sang Pemberi Hidup namun terkadang manusia bisa salah melabuhkan cinta. Tapi bagaimana jika sebuah kesalahan fatal malah bisa mengartikan kata cinta?

Dalam sebuah tugas.. sang ajudan menemani istri muda sang jenderal yang ternyata adalah seorang 'kupu malam'.

A. Kesalahan dari pertemuan itu akhirnya membuatnya memahami arti hidup yang sesungguhnya dan dari kehidupan baru ini pula dirinya mengenal arti cinta dan sabar

B. Kisah masa lalunya yang tiba-tiba saja kembali benar-benar menghantam rumah tangganya di saat sang istri tengah mengandung buah hatinya. Mampukah situasi kembali membaik atau akan terpisah karena hadirnya sang mantan.

***
Tidak membawa unsur SARA saat berkomentar, apalagi membawa instansi tertentu, harap mengikuti alur cerita dan bagi yang tidak tahan konflik harap SKIP.

Cerita hanya rekayasa dalam karya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NaraY, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

33. Adaptasi belum sempurna.

Rasanya Shena ingin menangis, rasanya malu sekali saat Bang Ghazzal kembali membenamkan tubuh padanya.

"Ada apa? Masih sakit? Abang kasar??" Tanya Bang Ghazzal terus memperhatikan raut wajah istri kecilnya.

Shena menggeleng, perasaan nya campur aduk tak karuan.

Bang Ghazzal kembali mendekapnya kemudian melanjutkan lagi pekerjaan yang beberapa saat lagi akan segera tuntas. Bang Ghazzal sedikit mengubah posisi agar Shena merasa nyaman dan akhirnya benar saja, Shena bisa mengikutinya. Naf_su prianya semakin meledak saat Shena membalas bahkan meninggalkan jejak di punggungnya.

Tak lama Bang Ghazzal memilih menyerah dan menyelesaikan segalanya hingga tuntas. Semua terasa lepas dan melegakan.

Si cantik Shena masih memandangi wajah suaminya.

"Ada apa sih, dari tadi kamu lihat Abang seperti itu." Tegur Bang Ghazzal.

Shena menggeleng tapi jelas saja kini ada sepercik rasa aneh yang tidak pernah ia pahami.

Merasa tak ada jawaban dari Shena, Bang Ghazzal pun menarik diri tapi siapa sangka Shena menarik tengkuk Bang Ghazzal. "Jangan pergi dulu, Shenaa...."

Senyum Bang Ghazzal mengembang sempurna, kesempatan mungkin tidak akan datang dua kali. Nampaknya istri kecilnya sedang ingin di manjakan olehnya. "Okeee.. tapi minta dulu baik-baik. Abang harus kerja keras cari bagian oli mana yang bocor."

Shena cemberut memonyongkan bibirnya tapi kemudian ia memeluk Bang Ghazzal. "Tolong perbaiki ya Pak Montir, ada yang nggak jelas di bagian tengah, sedikit sering ke kiri..!!"

Bang Ghazzal terkikik karena Shena sudah bisa menguraikan apa keinginan nya. "Siaaap Bu, di kerjakan sekarang juga..!!"

//

"Nggak mau, nggak mauu, nggak mauuu..!!! Bisa nggak sih Mas Al jangan paksa..!!"

"Dosa kamu dek. Nggak boleh lho nolak suami. Kamu tau banyak perempuan liar di luar sana yang bisa masuk dalam hubungan rumah tangga kita. Tugasmu itu termasuk meladeni keinginan suami. Apa saya salah meminta nya dari kamu???"

"Kalau Mas Al mau tidur sama perempuan lain ya terserah, apa peduliku??? Pokoknya Nadilla nggak mau buka baju lagi di depan Mas Al."

Bang Alden tak menyangka ucapan Nadilla sangat menyakitkan, di saat dirinya berusaha untuk setia dan memantapkan hati pada satu wanita tapi istrinya ini tak mendukungnya sama sekali. Hatinya terasa patah dan terasa begitu sakit.

"Baik kalau memang itu maumu..!! Saya berusaha keras menjadikanmu satu-satunya wanita di dalam hidup saya, bahkan kakak perempuan mu sudah saya tepikan jauh di dalam lubuk hati saya hanya demi kamu. Lea begitu dewasa, dia anggun dan lembut, tidak seperti mu..!!" Jawab Bang Alden kemudian keluar kamar meninggalkan Nadilla yang masih terpaku di tempatnya.

...

"Tumben ajak aku kesini pot??" Bang Ghazzal melihat ke sekeliling, ini kali pertama dirinya kembali menginjakkan tempat maksiat setelah lama dirinya bertobat dan tidak lagi 'menggoda perempuan' dan mabuk-mabukan.

"Kesal sekali aku bicara sama Nadilla, dia nggak mau ku ajak tidur..!!" Kata Bang Alden terang-terangan.

"Kau pikir Shena mau????"

Bang Alden menoleh mendengar jawaban sahabatnya.

"Kalau istrimu kamu bentak terus, setiap saat kamu omeli ya jelas dia membangkang dan nggak akan mau nurut. Keras kamu lawan keras ya pecah. Ingat ya Al, sekesal-kesalnya kamu.. Jangan pernah kamu main tangan dan membandingkan istrimu dengan wanita lain. Sesekali keras untuk memberi syok terapi masih boleh lah, tapi jangan dua hal itu..!!!" Pesan Bang Ghazzal yang sudah mencoba dan membuktikan sendiri hasilnya.

Bang Alden meneguk minumannya. Ia menyadari kekeliruannya namun semua sudah terlanjur dan ia pun tak tau bagaimana keadaan Nadilla setelah kejadian tadi.

"Pulang sono Al. Coba lagi..!! Ya masa kita imam rumah tangga tapi nggak bisa momong bini, malu jadi pejantan Al." Kata Bang Ghazzal. "Sekali ini aja kamu ambil hati Nadilla, kalau sudah kena pasti anteng Al."

//

"Iihh.. Aku yakin Bang Al nggak ada maksud bicara begitu Nad. Lagian kamu sendiri kenapa segitu nya nolak Bang Al sih??"

"Memangnya kamu nggak nolak Bang Zal??" Tanya Nadilla.

"Tadinya aku nolak, tapi Bang Zal bujuk aku nggak pakai marah. Terus kita lakuin lagi seperti waktu itu." Jawab Shena.

"Kamu nyerah??? Kamu termakan bujuk rayu om-om mata keranjang Shen. Mereka itu terlalu tua untuk kita yang masih ABG. Gara-gara mereka juga kita hamil begini. Mereka pasti juga punya wanita di luar selain kita."

Mendengar itu semua Shena sedikit terpengaruh, ia meraba perutnya yang masih rata. "Apa Papa sejahat itu dek?? Papa naksir perempuan lain??" Gumam Shena.

"Iya lah, kau jadi perempuan jangan bodoh Shena. Kita itu tidak bisa menyenangkan om-om makanya mereka pun kasar dan menyakiti kita." Kata Nadilla kemudian menegak minuman keras di hadapannya.

Hati yang sedikit nyeri membuat Shena ikut menyambar minuman itu dan menegaknya sampai habis.

Jauh di sudut sana, mata Bang Ghazzal melihat ada sedikit keributan. Bang Alden pun ikut memicingkan mata melihatnya.

"Ya Tuhan.. Shenaaa..!!!"

Bang Alden ikut terkejut melihat Nadilla pun ikut berada di sana.

...

"Bangun dek, shena..!!!! Muntahkan semua..!!" Bang Ghazzal membantu Shena memuntahkan isi perutnya. Istrinya itu terus mengoceh.

"Abang pasti punya perempuan lain."

"Nggak ada dek. Kamu saja perempuan dalam hidup Abang." Bujuk Bang Ghazzal. Matanya sudah memerah, sedih melihat keadaan Shena.

"Om-om nggak mungkin seleranya bocah. Pasti maunya yang cantik khan??"

"Siapa yang bilang begitu?? Biar Abang tampar mulutnya..!!" Bentak Bang Ghazzal sudah menggelegar di toilet pria. "Buang rokoknya..!!!!" Emosi Bang Ghazzal semakin menjadi melihat sang istri mabuk berat.

"Ayo kita bawa pulang saja Zal, ini bini sudah nggak karuan..!!" Ajak Bang Alden.

"Ini karena kebodohanmu Al..!! Nggak becus amat lu momong bini. Kalau sampai anak istriku ada apa-apa. Jangan harap kau akan menghirup udara dengan tenang..!!" Ancam Bang Ghazzal penuh emosi.

Bang Ghazzal segera membopong Shena keluar dari club dan membawanya pulang ke rumah.

Tinggalah Bang Alden sendirian merawat Nadilla. Dengan telaten ia mengurus istrinya yang tengah hamil muda. Hatinya tak kalah sakit melihat Nadilla. "Hukumlah aku sesuka hatimu, aku selalu berbuat salah tapi sungguh bukan itu maksudku..!!" Bang Alden mengecup kening Nadilla lalu juga segera membawanya keluar dari club.

.

.

.

.

1
Ghiffari Zaka
AQ sukaaaaaa bngt semua novel mbk Nara,semangat mbk ....💪💪
Wahyu Kasep
hei Thor kalau gak mau di protes mending gak usah bikin cerita

sue looo
Surati
semangat thor 💪🙏🏻
Surati
bagus ceritanya 👍👍 sangat suka dgn ceritamu thor🙏🏻🙏🏻
Tiffany_Afnan
Allahu kariimm.. jadi Nobar adegan biru 😆🤣🤭
Tiffany_Afnan
ngeyel teroooss... 🤣🤣🤣🤣 "Langka" emang kalian tu..
❤Rainy Wiratama Yuda❤️
🤣🤣🤣🤣🤣
Mira Lusia
njelei tenan ko bocah 2 iki🤪🤪
Mira Lusia
iki wedok do ngopo sih..bukane terpelajar kok kekanak2an ya..
Mira Lusia
cium aja kenapa bang al
Mira Lusia
gek kroso yo bang
Mira Lusia
janji beneran gak nih baanngg
Mira Lusia
semangat ya leaa. 🥰
Mira Lusia
hubungan macam bang al dan syandrina inilah yg dulu tetsaji didepan mata..jadi ya percaya aja nek ada pak tentara yg mendua hati
Mira Lusia
hanya napsu bang al..
Mira Lusia
mau terus baca takut ikut sakit hati..tapi penasaran juga..bismilah aja laahh..😁
Mira Lusia: lanjut dong mbakk🥰🥰
total 2 replies
Lilin Ratna
cerita Kk Nay selalu KEREN THE BEST LAH
Ersa
Luar biasa
syamsul anam
cerita kehamilan e kok podo ae karo lea..
Yana Septiana
ceritanya menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!