Ini adalah sebuah kisah seorang ibu yang sangat membenci anaknya kandungan sendiri yang bernama Aprilia seorang gadis cantik dan polos dia sudah menderita sejak kecil .
Dia dijodohkan dengan pria dingin dan sadis , tapi pada akhirnya pria itu yang melindungi Aprilia dari ibunya yang sadis walaupun pada awalnya pria itu sangat membenci Aprilia.
Bagaimana kisahnya dan kenapa ibunya sangat membencinya ?????
Ayo langsung baca cerita nya
happy reading guyss
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss cute, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 33
jam sudah menunjukkan pukul 08.30 pagi itu artinya waktu nya untuk sarapan
mama Santi sudah duduk manis menunggu di meja makan.
'' Aprilia dan Raya kok gak turun - turun sih , biasanya mereka paling semangat jika sudah waktunya hari libur '' pikir mama Santi
Ben tolong panggil kan Raya dan Aprilia untuk turun sarapan perintah mama santi
'' baik nyonya '' pak Ben pergi meninggalkan meja makan menuju kamar Raya .
tok tok tok , pak Ben mengetuk kamar tuannya sambil berkata , '' Tuan Pagi , tuan ''
'' Apakah tuan sudah bangun ? '' teriak pak Ben lagi
tapi tidak ada Jawaban sama sekali dari dalam .
'' kenapa tidak ada jawaban '' ucap pak Ben bingung
sekali lagi pak Ben mengetuk pintu itu
'' Tuan , Nona sudah waktunya sarapan ''
tetap hening tidak ada Jawaban dari dalam
ceklek pak Ben mencoba membuka pintu itu
'' wahh ternyata tidak di kunci '' gumam pak Ben pelan.
Deg jantung pak Ben seakan mau berhenti saat dia memasuki kamar tuannya .
dia melihat tuan nya terkapar di sofa dengan keadaan yang berantakan , barang-barang berserakan , kamar itu hancur lebur seakan telah terjadi peperangan di dalam kamar itu.
mata pak Ben beralih ke lantai kamar mewah itu , pak Ben sangat schok melihat nona nya sudah tergeletak di lantai dengan darah yang hampir menodai seluruh tubuhnya .
Tanpa berpikir panjang pak Ben mengecek keadaan Nonanya dia memeriksa denyut nadi nona nya itu.
'' Ya tuhan denyut Nadi nona sangat lemah ''
pak Ben berlari kebawah dengan tangan yang di penuhi dengan darah Aprilia .
'' Ada apa Ben kenapa tangan mu di penuhi dengan darah , Apa kau terluka ? '' tanya mama Santi
'' saya baik - baik saja Nyonya , Ini darah Nona Aprilia ''
'' Apa maksudmu dengan mengatakan darah menantuku Ben ? ''
'' nona sekarang terluka parah nyonya , detak nadinya juga sangat lemah ''
'' kenapa bisa seperti itu Ben ? jangan bercanda kau Ben '' mama seakan tidak percaya dengan apa yang di katakan oleh pak Ben .
'' saya serius nyonya , saya tidak tau apa yang terjadi dengan Nona , saat saya masuk ke kamar Tuan saya melihat tuan tergeletak di sofa dan nona tergeletak di lantai dengan luka yang parah ''
'' cepat perintahkan supir untuk menyiapkan Mobil dan hubungi assisten Lay untuk mengurus Raya ''
setelah mengucapkan itu mama Santi langsung ke kamar anaknya untuk melihat keadaan menantu kesayangan nya .
mama Santi seakan mau pingsan melihat semua itu , tapi dia harus kuat agar bisa mengurus menantu kesayangan nya itu .
para pengawal datang untuk membawa Nonanya ke mobil dan di ikuti oleh mama Santi .
mobil itu melaju kencang menuju ke salah satu rumah sakit milik Raya .
akhirnya sampailah mereka di rumah sakit dan Aprilia segera di tangani oleh dokter .
untung Raya mempunyai rumah sakit yang tidak terlalu jauh dari mansion mereka jadi Aprilia lebih cepat mendapatkan pertolongan .
mama Santi Sangat gelisah menunggu proses Operasi Aprilia dia terus berdoa agar operasi itu berhasil , mama Santi terus mondar - mandir di depan ruang Operasi Aprilia .
di tempat lain yaitu di mansion Raya
assisten Lay sudah sampai di mansion tuannya , dia langsung menuju kamar tuannya
Assisten Lay menguncang tubuh Raya sambil berucap , '' Tuan bangun tuan ''
Raya meregangkan tubuhnya tapi belum membuka matanya karena dia merasakan kepala nya yang sedikit sakit .
'' tuan ada hal yang harus saya sampaikan , sekarang Nona Aprilia sedang berada di rumah sakit tuan '' ucap Assistent Lay
'' jangan bahas dia lagi Lay ''
'' Tuan istri anda sedang kritis sekarang , kenapa tuan bisa berkata seperti itu '' assisten Lay menaikkan nada suaranya , assisten Lay sedikit kesal terhadap Raya , dia tidak habis pikir tuannya bisa berkata seperti itu saat istri nya sedang mempertaruhkan nyawa di rumah sakit sekarang.
happy reading guys 😘
Dukung aku dengan cara like comment and vote 👍
thank you guys 😘😘😘
have a nice day
Apa kabar, semoga baik-baik saya ya 👍
Mohon dukungannya untuk karya terbaru Author yang berjudul Bintang kecil ku🙏
Yuk cek untuk mendapatkan cerita yang lebih menarik.
Terimakasih atas dukungannya selama ini🙏