NovelToon NovelToon
Rintihan Hati Nadira

Rintihan Hati Nadira

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Tamat
Popularitas:130.8k
Nilai: 5
Nama Author: Amallia

Kehidupan Nadira semakin menderita sejak kejadian malam itu. Mulai dirinya yang ternyata hamil di luar nikah, di keluarkan dari kampus secara tidak hormat. Semua orang mengecapnya sebagai wanita tidak baik. Pupus sudah impiannya selama ini untuk bisa lulus kuliah dan bekerja kantoran. Yang ada dirinya harus hidup penuh penderitaan. Leon yang merupakan ayah dari anak yang di kandungnya pun tak mau bertanggung jawab.

Hingga pada akhirnya kedua orang tua Leon tahu kelakuan anaknya. Mereka terpaksa menikahkan Leon dengan Nadira. Setelah menikah pun kehidupan Nadira jauh lebih menderita dari sebelumnya, karena Leon memperlakukannya dengan buruk.

Suatu hari mantan kekasih Leon yang bernama Vanesa meminta kembali menjalin hubungan dengannya. Hampir setiap hari Leon dan Vanesa bermalam bersama di rumah yang sama dengan Nadira. Hati Nadira semakin sakit saat melihat kemesraan mereka. Biar bagaimana pun Leon adalah suaminya dan tak pantas berselingkuh di depan matanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amallia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kejutan lamaran

Asila menceritakan semuanya kepada Nadira tantang apa yang ia dengar di taman. Tentu Nadira terkejut mendengar penuturan anaknya. Ternyata antara Ningsih dan Devan memang sudah terjadi masalah besar.

“Sayang, lain kali kamu jangan dengarkan pembicaraan orang dewasa ya. Tidak baik kalau Sila sampai mendengarkan karena Sila masih kecil dan belum mengerti.” Nadira menasihati anaknya.

“Baik, Mommy,” jawab Asila.

“Sebaiknya Sila tidur siang dulu ya. Tadi kan habis pergi sama Aunty, pasti Sila capek.”

Asila menurut, kini keduanya pergi ke kamar Asila. Setelah lima belas menit di kamar ternyata Asila langsung tidur pulas. Nadira keluar karena hendak menemui Ningsih. Tepat sekali Ningsih baru keluar kamar. Nadira mengajaknya duduk berdua sambil mengobrol.

“Ning, ada yang ingin aku tanyakan, “ucap Nadira.

“Tanya apa?”

“Sebenarnya ada permasalahan apa antara kamu dan Kak Devan? Aku mendengar dari Asila jika kalian berdebat di taman.” Nadira menatap Ningsih penuh selidik.

Ningsih langsung menundukkan kepalanya. Mungkin ini saatnya ia bercerita kepada Nadira. Mungkin saja Nadira memiliki solusi untuknya.

“Kak Nadira ingat saat aku izin pergi keluar karena bertemu seseorang? Saat itu aku menemui Sean di restoran hotel x. Ternyata Sean merencanakan sesuatu yang jahat kepadaku. Minuman yang aku minum mengandung obat perangsang. Sean membawaku ke sebuah kamar hotel dan hendak melecehkanku. Namun, belum itu terjadi sudah terlebih dahulu Kak Devan tiba-tiba datang dan menghajar Sean. Setelah Sean pergi, malah Devan yang melakukan itu bersamaku,” jelas Ningsih sambil menunduk. Jelas ia begitu malu mengatakan itu semua.

“Apa Devan sengaja melecehkan kamu?”

Ningsih menggeleng.” Aku yang menggodanya. Mungkin karena efek obat perangsang itu.”

Nadira merasa prihatin kepada Ningsih. Ia malah jadi takut kalau Ningsih mengalami apa yang sudah ia alami selama ini. Jujur semua itu tidaklah mudah.

“Apa kamu akan meminta pertanggung jawaban Kak Devan?” tanya Nadira.

“Tidak, aku tidak mau menjadi penghalang kebahagiaannya. Apalagi Kak Devan tidak mencintaiku,” ucap Ningsih.

“Lalu apa yang akan kamu lakukan?”

“Entah, aku hanya ingin melupakan sejenak kejadian itu.”

“Pikirkanlah lagi! Semua ini demi masa depan kamu, Ning. Aku dan Mas Leon siap membantu jika kamu ingin meminta pertanggung jawaban Kak Devan.”

“Terima kasih, Kak. Aku akan memikirkannya lagi.”

Nadira memeluk Ningsih mencoba memberi kekuatan. Hidup memang tak selalu seperti apa yang mereka rencanakan. Bahkan hal yang tak mereka bayangkan sebelumnya bisa saja terjadi.

...

...

Devan mendatangi Leon ke kantor. Ia menceritakan semuanya yang terjadi antara dirinya dan Ningsih. Devan meminta bantuan Leon karena selama beberapa hari ini tidak ada kabar apa pun dari Ningsih. Jujur ia terus dihantui rasa bersalah.

Tanpa persetujuan dari Nadira, Leon mengiyakan semua permintaan Devan. Apalagi Leon tahu jika Ningsih tinggal di rumahnya. Tentu apa yang Devan rencanakan pasti bisa terlaksana dengan mudah.

Hari ini Leon sengaja pulang kantor di jam makan siang. Ia tak berniat kembali ke kantor. Leon juga meminta pembantunya untuk memasak spesial.

“Mas, memangnya di rumah kita akan ada acara apa? Kok kamu meminta Bibi masak yang tak biasanya?”

“Hanya makan bersama keluarga saja, sayang. Mas juga udah telepon mamah biar nanti bisa ikut makan bareng kita,” ucap Leon.

Sore harinya, Leon, Nadira, dan Asila sudah berpakaian rapi. Pakaian yang mereka kenakan senada karena Leon yang membelinya. Bahkan Ningsih pun memakai pakaian pemberian Leon. Seolah hari ini adalah hari yang berbahagia. Beberapa kali Nadira bergelut dengan pikirannya, tetapi menurutnya hari ini tidak ada yang spesial sama sekali. Tidak ada yang berulang tahun, apalagi Anniversary pernikahannya pun masih lama.

Kini mereka duduk bersama di ruang keluarga. Beberapa macam hidangan sudah tersedia di atas meja. Tak lama, mereka mendengar suara seseorang bertamu. Ternyata yang datang itu Bu Salma.

“Apa mamah telat?” tanya Bu Salma yang baru datang.

“Tidak kok, Mah,” jawab Nadira.

Beberapa menit setelah kedatangan Bu Salma, terdengar suara mobil berhenti di depan rumah. Kali ini Leon sendiri yang menyambut seseorang yang membuat acara. Terlihat Devan turun dari mobil dengan pakaiannya yang terlihat rapi. Pakaian yang Devan kenakan senada dengan warna pakaian Ningsih.

“Akhirnya datang juga Bro. Ayo masuk!” ajak Leon.

Leon bersama om dan tantenya mengikuti Devan masuk ke dalam rumah. Kedatangan mereka tentu menjadi tanda tanya besar bagi Ningsih dan Nadira. Namun, keduanya memilih bungkam.

“Maaf jika kedatangan kami mendadak. Sebenarnya saya mewakilkan orang tua Devan yang berhalangan hadir. Saya berniat untuk melamar Ningsih untuk Devan. Terlepas dari masalah antara kalian berdua, sebaiknya kalian memang harus menikah,” ucap Bima om nya Devan.

“Kenapa tidak ada yang memberitahuku kalau aku dilamar?” tanya Ningsih sambil menatap Leon dan Nadira secara bergantian.

“Aku juga tidak tahu, Ning. Malah kaget ini juga ,” ucap Nadira.

“Ini rencanaku dan Devan,” ucap Leon.

“Ning, tolong terima lamaranku ini. Aku benar-benar ingin menikahimu. Kalau kamu menerimaku, nanti aku langsung mendatangi ibumu di kampung dan langsung menentukan tanggal pernikahan kita,” ucap Devan. Sama sekali tidak ada keraguan dengan apa yang ia ucapkan.

“Apa Kak Devan yakin? Bukankah Kak Devan tidak mencintaiku? Jika Kak Devan melakukan ini hanya karena rasa bersalah, lebih baik tidak usah di teruskan.”

“Aku bersungguh-sungguh mencintai kamu, Ning. Kalau tidak cinta, tidak mungkin hari itu aku melakukannya kepadamu.”

Ningsih menatap Nadira, Leon, dan Bu Salma, seolah meminta persetujuan. Mereka semua menganggukkan kepalanya. Apalagi Leon yang memang sudah mengetahui perasaan Devan terhadap Ningsih. Saat Ningsih dekat dengan Sean, memang Devan mulai menyadari jika ia cemburu.

“Baiklah, aku menerima lamaran Kak Devan,” jawab Ningsih.

Mereka semua merasa lega. Apalagi Devan yang tak bisa lagi menyembunyikan raut kebahagiaannya.

1
nisacantik
ko ga terusan kan lucu tentang arsila
Adi Iyem
y banyak benar , demam bayar 50 juta
muhammad affar
jgn bikin lupa ingatan Thor
Sri Fauziahanwar
wihhh...kayakny cila jodoh doni yg tertunda wkwkwkwk....om danteng cuma punya cila yg lain nda boleh!!
Lee Mba Young
kl nadira minta maaf makin besar kepala si Leon udah bohong ma istri gk minta maaf malah istri nya suruh minta maaf ma arini. Gila tu Leon pling clbk ntar itu apa lagi ayah arini ngomong nitip krn sebatang Kara, hai arini bukan bayi kl sebatang Kara gk bisa hidup toh sdh lewat gadis jd bisa hidup sendiri lah ngapain malah wasiat nitip in ma mantan yg sdh punya kluarga gk etis apalagi Leon smp gk jujur ma nadira.
hrs Leon yg minta maaf ma nadira krn bohong
Lee Mba Young
jng mudah luluh nadira lihat suamimu beberapa malam keluar pasti nemui arini dan sudah bohong pake HP di kunci jng lngsung minta maaf tp cek dulu HP suamimu trus yg teges bisa aja itu cm alasan Leon mnjauh kan arini tp ntar tiba tiba nemui. gk mungkin arini gk punya maksud lihat tiba tiba ayah arini minta Leon menjaga trus arini mau jd OG semua pasti punya niat lo. jng mudah percaya apalagi Leon sdh berani bhong itu sdh jd tanda Tanya besar. sekarang pelakor banyak yg macak polos.
Siti Aisyah Aisyah
lnjut up lg thor
Ama: hehe besok
total 1 replies
Sri Fauziahanwar
sabar leon wkwkwkwk...
Azrilali Ali
akhirnya bertemu jg..
Amallia 2
baik
Amallia 3
mantap
Ama
bagus
Azrilali Ali
ceritanya bagus,semangat bt author
Ama: makasih kka
total 1 replies
Azrilali Ali
sabar ya nadira
Azrilali Ali
jahat bgt Dion,
Putri Chaniago
moga diakhir cerita Nadira pisah dari Leon ,
g suka bila lelaki yg sudah selingkuh tetap diterima istrinya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!