NovelToon NovelToon
Bos Perkasa Mengejar Istri Nakal yang Kabur

Bos Perkasa Mengejar Istri Nakal yang Kabur

Status: tamat
Genre:Lari Saat Hamil / Penyesalan Suami / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:228k
Nilai: 5
Nama Author: misshel

Demi terbebas dari tekanan Melia—ibunya, Olla memutuskan menikah dengan pria pilihan Melia bernama Alvin. Seorang pengusaha muda yang begitu kaku dan sombong.


Ia memberikan semuanya, agar di hari yang sama dia bisa melarikan diri dan hidup bebas.


Namun, kaburnya Olla setelah malam pertama, justru membawa petaka bagi Alvin Perkasa. Bagi Alvin, Olla adalah syarat mutlak agar dia bisa merebut kembali perusahaan warisan milik ibunya yang kini dikuasai oleh ayah dan kakak tirinya.

Bermacam cara Alvin lakukan, hingga akhirnya dia berhasil menemukan Olla, tetapi wanita itu justru selalu berhasil kabur setiap kali Alvin berusaha membawanya kembali.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon misshel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Membuka Hati

"Rere dimana?" tanya Olla setelah beberapa saat lamanya mereka terdiam. Ia baru ingat, selain kamar ini, ia sama sekali belum tau rumah Alvin secara menyeluruh.

"Mari aku antar." Alvin akhirnya bisa menarik napas lega ketika nada suara Olla kembali normal. Namun pria itu tetap berekspresi datar.

Olla mengangguk dan membiarkan Alvin memandunya.

"A ...." Alvin menutup mulutnya saat sejajar dengan Olla. Ia menatap Olla ramah. "Sekalian aku tunjukkan bagian rumah ini. Kamu belum tau dimana dapur atau meja makan, kan?"

Olla patuh. Ia belum bisa merasa tenang jika belum melihat Rere. Tadi, dia sibuk ngamuk sampai lupa memastikan keadaan anak angkatnya tersebut.

Alvin tersenyum kecil, lalu menyilakan Olla dengan canggung agar berjalan bersamanya.

Keduanya berjalan. Tak ada obrolan, hanya ada jarak yang Olla jaga selalu konstan. Bahkan ia memeluk lengannya sendiri agar tidak sampai bersinggungan dengan Alvin.

"Itu dapur dan meja makan!" Alvin mengejutkan Olla saat mereka keluar dari ruang utama menuju halaman tengah. Pintunya terbuat dari kaca sehingga siapapun bisa melihat beberapa orang sibuk memasak sambil bercanda di dalam ruangan itu.

"Depannya adalah—"

"Aku melihatnya!" Olla tahu, meja makan dibuat tanpa dinding penghalang. Sangat luas dan besar, seakan sengaja dibuat untuk perjamuan besar. "Antik!"

Alvin sedikit mengulas senyum, lalu menunjuk ruangan berpintu kayu, kemudian berhenti pada ruangan yang sepenuhnya tertutup tembok. "Selain itu hanya kamar dan ruangan untuk senang-senang. Ada karaoke dan mini bar jika kamu ingin mencoba minum. Tapi nggak recomend untuk sekarang."

Olla takjub. Ada tempat seperti itu juga di sini. "Aku akan coba secepatnya."

Mereka bertatapan. Dan Alvin tampak kecewa.

Olla mengerti. "Aku tahu, pergi juga nggak akan bikin Rere lepas dari ancaman ayahmu, tapi untuk punya anak dalam waktu dekat, kayaknya belum memungkinkan."

"Terlalu riskan punya anak saat krisis dan orang tuanya belum siap." Alvin mengerti benar. Mungkin dia salah satunya.

"Yang jelas, dari cara kamu menggauli ku, kesempatan hamil agak rendah. Aku minum pil setelah berhubungan pertama dulu, meski nggak menjamin berhasil tapi aku yakin siklus ku akan kacau." Olla jujur. Ia tidak suka orang berharap lebih padanya, apalagi yang sudah jelas pernah ia lakukan tindakan pencegahan.

"Kau lebih tau soal itu, kan? Jadi aku nggak khawatir." Alvin menekan perasaan kecewanya. Tapi ia tahu, mereka dalam tahap menyesuaikan. "Kau bisa tentukan kapan waktu terbaiknya, kapan kau siap. Aku bisa menunggu selama kamu bersedia tenang bersamaku."

"Aku nggak bakal lari, Al!" Olla menarik napas. Ia tahu ini berat tapi Rere butuh tempat aman. Dan disini tempatnya. Oh, dia nyaris tak punya tempat lain.

"Kurasa tempat ini cukup baik untuk Rere!" Olla melihat sekeliling. Hanya bagian luar yang tampak kaku dan mengerikan, tapi di dalam cukup hangat dengan taman terbuka dan kolam renang di tengah-tengah.

"Ini rumah impian Ibu. Dia suka taman dengan kursi panjang, meja kecil dan bunga." Alvin menunjuk apa yang ia sebutkan. "Ibu selalu memikirkan bagaimana ia mengasuh dan membesarkan anaknya."

Olla menangkap perasaan sedih di ucapan Alvin. "Kadang punya Ibu juga nggak menyenangkan."

Oke mari adu nasib, siapa yang paling menderita tentang kepemilikan wanita yang melahirkan mereka.

Alvin tertawa kecil. Olla agak lucu. "Bukan soal itu, tapi perasaan dekat dan hangat yang diberikan oleh Ibu yang aku bicarakan."

Olla mengibaskan tangannya. "Kau secara alami bisa mendapatkan perasaan itu ketika kamu jatuh cinta, Al! Ibu nggak selalu ngajarin kita soal itu! Lihat aku!"

Alvin melakukannya.

"Apa aku terlihat hangat? Hah?!" Olla membuang pandangan ke lain tempat. "Aku sangat kasar dan arogan! Nggak ada hangat-hangatnya sama sekali!"

Alvin tertawa.

"Hei, apa yang lucu?!" Olla berkacak pinggang tak terima ditertawakan begitu keras oleh Alvin.

"Nggak ada!" Tapi Alvin masih tertawa, sehingga Olla manyun dibuatnya. "Yuk jalan, Rere di kamar itu!"

Alvin menarik tangan Olla agar ikut dengannya.

"Hei, Al! Kamu masih ketawa! Katakan apa yang lucu sampai kamu nggak bisa berhenti ketawa begitu?!" Olla protes, tapi sama sekali tidak digubris oleh Alvin sedikitpun. Justru ia menggenggam tangan Olla dan makin kuat menariknya.

Ini seperti di adegan film atau drama, yang Olla katakan adalah sebuah adegan lebay. Ketika kulit mereka bersentuhan, ada sesuatu yang membuat hati Olla berdesir hebat. Olla bisa merasakan itu. Perlahan hatinya menghangat.

Sampai terdengar suara Rere, Olla masih menatap tautan tangannya dengan Alvin. Olla susah mengabaikan ini. Ya ampun. Ini nggak benar, kan?

Ini perasaan yang sungguh baru. Perasaan dalam yang perlahan Olla sadari artinya. Dia bisa menerima Alvin. Sangat bisa menyukai pria yang mentah-mentah ia tolak. Ia bisa membuka hatinya.

"Mami!!"

Olla kaget dan mengerjap. "Ah, ya—mungkin aku bisa suka kamu—hemph!"

Olla membeliak seraya menutup mulutnya. Astaga, Alvin malah menatapnya tak berkedip. Ini memalukan. Apa yang ia pikirkan tadi.

1
YPermana
miss ini kapan dilanjut?? 🥺🥺🥺
Daniah Andini
astagaaa, aku sudah sejauh ini, ternyata Hiatus setahun lamanya?
ada apa dengan kak misshel?
tumben2an ini
Daniah Andini
POV Olla: pegang erat aku vin, jangan pernah lepaskan, kalau kamu melepasku aku yang akan mencengkerammu menemprlimu bagai lintah agar kamu tak mudah melepasku
Daniah Andini
panji semoga berusaha menyelamatkan nyawa ool
Daniah Andini
sukurin sajalah, habis keras kepala bgt
Daniah Andini
Andika tidak waras yah, Alvin bukannya anaknya, sedang Demian hanya anak bawaan
Daniah Andini
Karena tujuan pernikahannya dari awal sudah salah, Ola capek ke ibunya, Alvin untuk syarat mengambil harta warisan ibunya
Sofiyana Sofi
karyamu sungguh bagus banget thor,, dilanjutin aja ceritanya thor,, biar pembacanya senang,, semoga autor selalu sehat, dan dapat update terus ceritanya.. kami para pembaca selalu mengunggu karya² u thor.. lanjutin ya Thor agar tidak menggantung ceritanya.. satu² dulu yg diselesaikan ceritanya thor,,
Rita Tanti
Luar biasa
Ayachi
Thorrr, Lanjutin dong thorr karyanya yang ini, plisss, gantung bangettt😭 udah hmpir setahun loh thorrr karyanya ga up lgi, pliss thorr up lgi😭🙏🥺💞
Ayachi
Thorr udah setahun lohh😭 kenapa ga di lanjuttin?😭 Hubungan Olla dan Alvin Masi dalam kesalahpahaman, Alvin pikir Olla Masi ingin bebas sperti saat olla belum mencintainya dulu, TPI Alvin ga TW Olla udah ada rasa sama dia, teruss Olla pake lupa lgi taruhan yg dia buat sama Alvin mengenai Wika, jdinya Olla mikir Alvin ga butuh dia lgi... Waduhh stidaknya jangan gantungin disaat mereka hubungan mereka belum baik² sja dong thorrr 😭 mana Alvin Masi belum sadarkan diri lgi, dihh gantung banget... mana udah setahun lagi, ini beneran ga mw dilanjutkan Thorr?😭 ceritanya lebih menarik dari kisahnya Dinka jujur😭💞
Ayachi
sindrom Stockholm klo ga salah
Ayachi
ANJIRRttt sakit jiwa, gada hati. Rill udah gada hati, ga tau diri, ga tau malu lagi. HEYY! Andika is just Grace's driver! Cuma gelandangan yg di angkat derajatnya dan apa? bukannya bersyukur dan berterimakasih malah ngelunjak, membunuh, bahkan tanpa belas kasih menyiksa anak kandung hanya karena lahir dari wanita yg dia ambil harta dan nyawanya, udah gitu tiap peringatan kematian Grace malah berpesta pora. GILAAA Rill sih GILAA. Rumah sakit jiwa atau penjara harusnya tempatnya
Ayachi
Jelas Olla emosi pas tahu, Damian dan Andika dengan tega meracuni orang² di desa demi mempertahankan harta yg bukan milik mereka, entah gimana Olla bisa tahu
Ayachi
Jika di logika kan, Cinta tidak ada kaitannya dengan bisnis, bisnis yah bisnis itu hal material yg tidak bisa di hubungkan dengan perasaan pribadi seseorang yg bersifat privasi, dalam bisnis jika memakai perasaan tanpa melihat keuntungan yah bukan bisnis menguntungkan malah merugikan dan hanya orang bodoh yg melakukan bisnis tapi mau merugi.

Hanya karena wasiat harus memiliki pasangan baru dapat mewarisi bisnis tersebut, bukti nyata seperti buku nikah sudah cukup untuk memenuhi syarat. Hal seperti cinta tidak dapat dijadikan syarat karena sesungguhnya perasaan adalah suatu hal yg tak bisa di lihat, bisa dibuktikan tapi tetap tidak diketahui bukti tersebut tulus atau tidak.

Jadi, si tua Andika dan Damian kalian yg tidak memiliki perasaan dan hanya dibutakan harta harusnya lebih paham hal tersebut tapi malah sok² bijak/baik + sok tau menilai pernikahan seseorang demi mempertahankan yg bukan milik kalian. Sudah Jelas Tololnya + tak Tau malunya deh😏
Ayachi
Si Alvin mau sok²an kuat nahan gitu, emng Lo Cassanova, yg pro? Rasain tuh lemes dibuat olla
Ayachi
Oll, brani Skali kmu😭 Polisi loh itu yg kamu ancemm😭😭
'Nchie
ya kalian memang serasi. Olla Alvin ..sama di curangi keluarga sendiri
'Nchie
jangan metong dong Olla kasian Alvin...meskipun sama2 gilanya tapi kalian cocok😂
'Nchie
cerita Olla malah seru banyak ngakaknya...Sony . Sony ..kasian banget kamu 🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!