NovelToon NovelToon
(Bukan) Perebut

(Bukan) Perebut

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Poligami / Tamat
Popularitas:52.2k
Nilai: 5
Nama Author: Dhevy Yuliana

Bagaimana Jadinya, jika yang di sebut Pelakor, justru Istri sah? itulah yang harus dialami oleh seorang Wanita Cantik bernama Azalia Veronica Larasati. seorang wanita dan juga seorang istri dari laki-laki yang bernama Danu Maheswara Abraham.

Karena Suatu hal, membuat pasangan suami istri itu, sempat terpisah beberapa tahun lamanya.

Hingga mereka dipertemukan kembali sebagai penjual dan pembeli. karena Azalia mempunyai usaha kedai lumpia yang sangat terkenal di kota itu.

Azalia tidak pernah menyangka, jika dirinya dipertemukan kembali dengan laki-laki yang memberikan cinta, dan juga luka secara bersamaan itu. walaupun itu sepenuhnya bukan salah dari sang suami.

mampukah Azalia bertahan, saat sebuah kenyataan pahit, terkuak di depan matanya? dan apakah mereka bisa bersatu? setelah suatu hal yang sangat rahasia terungkap?

stay tune di novel aku ya,....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dhevy Yuliana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pergi

Beberapa minggu setelah kejadian itu, kondisi hubungan Azalia dan Danu, masih sama dingin dan juga renggang. wanita cantik yang tengah berbadan dua itu, selalu saja menghindar saat suaminya hendak menemuinya untuk menjelaskan sesuatu.

Namun demikian, wanita itu sama sekali tidak ingin bertemu dengan suaminya. berapa kali, bahkan laki-laki itu mencoba untuk mendatangi rumah mereka namun tidak pernah berhasil menemui wanita itu.

Yap saat ini, Danu berada di rumah kedua orang tuanya bersama dengan Keyla. dengan terpaksa, itu harus meninggalkan istrinya yang tengah hamil agar semua tidak terbongkar. bukan untuk menutupi kesalahannya, melainkan mengutamakan keselamatan anak dan istrinya.

Karena jika kedua orang tuanya mengetahui tentang kebenaran itu, bukan tidak mungkin keselamatan wanita kesayangannya itu akan terancam.

"di mana Azalia?"tanya Danu. saat laki-laki itu, baru saja tiba di kediamannya.

stementara Natalie yang mendengar itu, hanya menundukkan kepala. karena wanita paruh baya itu, juga merasa bingung akan menjawab Seperti apa pertanyaan dari majikannya.

"di mana Azalia?"tanya laki-laki itu sekali lagi dengan menyentuh pundak Natalie.

"ma..maaf tuan, nyonya dan nyonya besar, sudah pergi meninggalkan tempat ini."ucap wanita paruh baya itu dengan suara yang sangat lirih.

deg

Seketika itu pula, jantung Danu seakan ingin lepas dari tempatnya." ma.. maksudnya bagaimana?"tanya laki-laki itu dengan nada terbata-bata dan juga tubuh yang sedikit gemetar.

Natalia yang melihat itu, semakin menundukkan kepala. karena wanita paruh baya itu, merasa sangat takut jika laki-laki yang ada di hadapannya saat ini, akan mengamuk seperti orang gila.

"Bu, jawab!"sentak Danu tanpa sadar. membuat tubuh Natalie semakin gemetar dibuatnya.

"Nyonya sama nyonya besar, memutuskan untuk pergi dari sini. dan nyonya Azalia menitipkan surat ini kepada Tuan."ucap wanita paruh baya itu Seraya menyerahkan selembar kertas kepada Danu.

Dan setelahnya, wanita paruh baya itu segera pergi meninggalkan tempat itu. dan tak lama berselang, Natalie keluar membawa beberapa pakaiannya.

"maaf tuan, saya memutuskan untuk berhenti bekerja. saya akan kembali ke kampung saya."ucap wanita paruh baya itu pada Danu.

Dengan segera, dan dengan perasaan kalut, laki-laki itu segera menganggukkan kepala. dan mengeluarkan beberapa lembar uang kertas berwarna merah. Setelahnya, memberikan uang itu kepada wanita paruh baya itu.

"Tuan, apa ini tidak kebanyakan?"tanya Natalie dengan raut wajah terkejut. pasalnya wanita paruh baya itu, mendapatkan begitu banyak kertas berwarna merah itu. tentu saja hal itu membuat Natalie yang melihatnya, merasa sedikit gemetar.

"tidak itu tidak kebanyakan. terima kasih atas waktu kamu terhadap keluarga saya. kalau begitu, kamu boleh pergi."setelah mengatakan hal itu, laki-laki tampan itu segera masuk ke dalam rumahnya dan menutupnya rapat-rapat.

Sementara Natali, wanita paruh baya itu akhirnya menganggukkan kepala dan langsung pergi dari sana. walaupun dengan ekspresi wajah yang tampak sangat kebingungan.

"semoga dia tidak nekat."gumamnya Soraya melangkah pergi menjauh dari tempat itu.

Sementara itu, di dalam rumah, Danu seketika luruh di atas lantai marmer rumahnya. dengan tangis yang terdengar sangat pilu dan menyayat hati. bagi siapapun, orang yang mendengarnya.

"kenapa kamu pergi meninggalkanku sayang?"tanya laki-laki itu dengan suara serak dan air mata yang tak henti-hentinya menangis membasahi wajah rupawannya itu.

"aku datang ingin meminta dirimu agar tidak pergi meninggalkanku. tapi ternyata, aku sudah terlambat. karena wanita yang aku sayang, telah pergi meninggalkanku."air mata itu masih saja mengalir.

Setelah puas menangisi keadaan, perlahan-lahan laki-laki itu bangkit dari tempat duduknya. dan dengan segera, berjalan dengan cepat masuk ke dalam kamar.

Dan tak berselang lama, Kembali keluar dari dalam kamar itu dengan membawa kunci mobilnya."aku harus segera mencari keberadaan wanitaku. aku tidak ingin, kembali kehilangan wanita yang aku sayangi."setelah mengatakan hal itu, laki-laki tampan itu segera melangkahkan kakinya dengan tergesa-gesa dan masuk ke dalam kendaraan pribadinya itu.

Di sepanjang perjalanan, laki-laki itu tak henti-hentinya berhenti untuk menanyakan foto istrinya kepada beberapa orang yang ada di tempat itu. hingga sore menjelang, laki-laki itu belum juga menemukan Di mana keberadaan istrinya. tentu saja hal itu membuat Danu, begitu merasa sangat frustasi.

"aaaakkhh!"teriak laki-laki itu Seraya memukul setir mobil. tak berselang lama, laki-laki itu menyandarkan kepalanya di sandaran kursi.

"aku harus mencari keberadaannya kemana?"tanya laki-laki itu pada dirinya sendiri. setelah mengatakan hal itu, Danu kembali mengendarai kendaraannya membelah padatnya jalan raya.

Laki-laki itu kembali menanyakan keberadaan sang istri pada beberapa pengguna jalan. berharap salah satu diantara mereka, mengetahui keberadaan istrinya.

****

Sementara itu di tempat lain, terlihat dua orang wanita berbeda generasi tengah berjalan menyusuri trotoar.

"apa Kita istirahat saja?"tanya Kintania menatap ke arah putrinya.

Azalia yang mendengar itu, seketika menggelengkan kepalanya."tidak kita langsung jalan saja. aku tidak ingin, Mas Danu menemukan kita."ucap wanita cantik itu Sarah yang mengusap air matanya dengan pasar.

Membuat Kintania yang mendengarnya, hanya menganggukkan kepala. walaupun wanita paruh baya itu belum mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, Namun sepertinya kesedihan itu masih tampak jelas di wajah putrinya. dan Hal itu membuat dirinya, urung untuk menanyakan sesuatu.

"apa kita kembali ke rumah?"tanya Kintania menatap ke arah putrinya. dan dengan segera Azalia menggelengkan kepalanya dengan cepat.

"jangan kita jangan kembali ke rumah. Mas Danu pasti sudah mengira kita akan di sana."ucap wanita cantik itu Seraya menggelengkan kepalanya.

"lalu kita mau ke mana?"tanya Kintania kepada putrinya.

Azalia yang mendengarnya, menggelengkan kepalanya. "aku juga tidak tahu, yang terpenting saat ini, kita harus segera keluar dari tempat ini dan pergi sejauh Mungkin."ucapnya dengan lirih.

Kintania hanya menganggukkan kepala saja. dengan segera, Mereka melanjutkan perjalanan.

***

"di mana suamimu?"tanya Megan menatap darah menatap kesayangannya itu.

"dia belum pulang Bu. aku juga merasa khawatir."wanita itu dengan sedikit merajuk. berharap Ibu mertuanya akan mengerti apa yang ia mau.

"kenapa jam segini belum pulang?"tanya wanita paruh baya itu dengan raut wajah keheranan.

Keyla yang mendengarnya, hanya dapat menggelengkan kepala."Ya sudah kalau begitu, nanti ibu akan bicara sama suami kamu itu."setelah mengatakan hal itu, megang segera beranjak dari tempat duduknya dan melangkahkan kakinya untuk menuju ke dalam kamar.

Sementara Keyla, wanita itu hanya tersenyum penuh dengan kemenangan."kau akan terus menjadi milikku."ucap wanita itu dengan nada sombong dan juga angkuh.

1
monsoonblooms
Kalau kata nak jaman sekarang sih karya thor-nim damage-nya ga nahaaaan! Alias ah duh aku kebawa suasana banget
TexasTiger
Kak author semangat!! jangan lupa istirahat dan liat yang seger-seger biar ga pusing nulis next bab!
Garden Rose
masyaAllah suka banget novelnya padahal udah lama ga baca novel,tiba2 mau baca ini ternyata seru banget
Siti Koyah
Danu peak gk punya otak
Melisa Author
Hai kak! Aku udah mampir ya? 🙏
HotCupid
Kelanjutan cerita author itu kayak hujan ditengah kemarau thor.. alias ditunggu-tunggu!
and.ochre
Keren kak 🤩🤩 Semangat terus...
SizzlingTeapot
lanjut up trus thorr
moonjuice
Hiiii.. makasih loh thor karena udah bikin aku baper parah sama ceritanya hiks
SugarGenius
Seharian ini mumet dan ternyata author kesayangan aku update :) Aku tak jadi mengeluh
SnuggleKitty
hwaaaa lanjut g thorrr...klo g aku nangisss😭😭
mamak e adam
boleh nyekek Kayla gk sih😒😒😒 geregetan aq
Garang Anggriawan
aku rela begadang demi nungguin karyamu, thor!
girlganggoodies
Katanya galau itu obatnya cuma satu thor. Tungguin aja lanjutan cerita author. Kamu segalanya untukku, Thor *uhui
floufrouu
Thor, kamu tahu artinya setia kan? Iya, aku dan kamu. Makanya tetap lanjut ya ceritanya:)
Manah Dabukke
Aku udah mampir nih! Kayaknya sih bakal menetap buat nungguin bab baru! *ahem*
LilCutie
Thor, ceritamu bikin moodku seperti pelangi wkwkw
mama oca
mampir kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!