NovelToon NovelToon
Ketika Kakakku Menyentuhku

Ketika Kakakku Menyentuhku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa / Chicklit / Tamat
Popularitas:35.1k
Nilai: 5
Nama Author: Khansa Ecak

Kisah ini berawal dari sebuah tragedi di mana nafsu seorang kakak terhadap adek kandungnya, dari tragedi itu munculah sebuah kutukan yang mengakibatkan rusaknya hubungan keturunan, banyak sekali masalah ataupun teka-teki yang akan menghancurkan masa depan seorang gadis akibat kutukan mimpi, dan novel ini menceritakan dari lahirnya seorang gadis dari keturunan kutukan yang menghadiahkan seorang kakak pemangsa handal, akankah keturunan gadis ini akan mengakhiri kutukan itu dan mampu menjalani hubungan terlarang dari pernikahan bersyarat.

"Teryata!! Fras anak soni dan mereka berdua memiliki nama samaran seperti empat nyawa yang berbeda.... Hebat!!" ucap furqon di dalam hati tidak percaya akan seperti ini kisah hidupnya.

Jika kalian penasaran dengan alur ceritanya, yuk ikuti alurnya hinga memberikan ending yang tepat untuk kalian komentari trimakasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Khansa Ecak, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 33

_ISAK REFA_

🥀selamat membaca🥀

~2028~

"Reza, siapa?" Ucap Refa menebak, dengan Wajah mengernyitkan dahinya.

"Aku Reza, kakak kelasmu dahulu fa, kita pernah bertemu hanya sebentar" ucap Reza senang, baru pertama kali ini nomor Refa bisa ia hubungi, ia sudah beberapa kali mencoba nomor yang pernah di berikan oleh temannya tetapi nomor itu tidak aktif karena Refa tidak pernah memakai ponselnya jika tidak penting untuknya, dan hari ini seperti keberuntungan ada di pihaknya.

Reza memiliki keinginan untuk menghubungi Refa selama dirinya berada di Amerika karena hanya itu yang Reza bisa lakukan untuk mengobati rasa rindunya terhadap cinta pertamanya dahulu.

"Aku seneng banget, aaaa!! pengen teriak boleh tidak" ucap Reza dengan senyumannya yang merekah di lain dimensi, ia masih menahannya, ia ingin sekali menemui Refa dan mengungkapkan rasa rindunya yang sudah melebihi sepucuk pohon kelapa.

Refa yang masih kebingungan dengan reaksi Reza yang berlebihan kepadanya, ia malah merasa risih dengan Reza yang berlaku seperti orang bodoh di telefon itu.

"Iya" ucap Refa dengan senyuman simpulnya, ia tidak tau harus menangapi Reza seperti apa, dirinya hanya mendengarkan Reza yang kegirangan di dalam telefon.

Reza merasa bahagia dan senang, ia menggulingkan badannya di atas kasur empuknya dan mengigit selimut tebalnya dengan berteriak menekan, ia benar-benar gila karena ini adalah salah satu penantiannya untuk bisa menghubungi Refa yang berada di Indonesia.

Refa hanya tersenyum petis dengan reaksi bodoh itu, ia menunggu Reza untuk berbicara kembali.

"Oke sudah, maafkan aku Refa membuatmu sedikit risih mungkin, aku sekarang di Amerika, btw apa kabarmu, aku sudah beberapa kali menghubungimu tetapi tidak pernah kamu angkat, aku dah sempet ke rumah mu saat ada acara pernikahan itu, aku juga datengin kamu di kamar tidurmu, tapi kamu tidur jadi aku gak bisa ngobrol sama kamu, aku kangen fa" ucap Reza terus terang dengan apa yang ia rasakan.

"Apa? ke rumahku? kapan? Mengapa? Adakah hal penting yang harus kamu ucapkan sehingga mendatangi kamarku, tidak sopan!" Ucap Refa terbawa emosi, ia mengira jika Reza ke kamarnya untuk mengintipnya atau pikiran negatif lainnya, ia merasa kesal dengan ungkapan Reza.

"Tidak seperti itu Refa, aku khawatir saat itu dengan kondisimu, aku mencintaimu, tolonglah mengerti diriku" ucap Reza mengungkapkan, ia tidak bisa menunggu waktu yang baik lagi untuk mengungkapkannya selain di sambungan telefon itu, ia sebenarnya masih memendam rasa curiga nya terhadap baju pengantin yang Refa gunakan saat dirinya berada di kamar refa, tetapi apa salahnya jika ia mengungkapkannya maka dirinya akan mendapatkan jawabannya.

"Apa? Tiba-tiba? Jangan membuatku merasa bersalah kak, sudah dulu aku ada urusan" ucap Refa mengakhiri, ia tidak mengerti dengan hidupnya, nasibnya sangatlah buruk, ungkapan Reza membuatnya terpukul dengan kondisinya saat ini, cinta Reza seperti tidak ada untuknya, ia merasa malu dengan keadaanya yang sudah hamil dengan keadaan haram, apa yang Reza pikirkan tentang dirinya hingga masih saja menginginkannya.

"Refa, jangan mati kan!" Ucap Reza terputus, sambungan telefon itu sudah di matikan oleh Refa, ia merasa sedih dengan tanggapan Refa yang begitu memukul hatinya.

Tut...Tut...Tut...

Refa kembali meratapi nasibnya lagi dan lagi.

"Di mana letak kebahagiaanku ya tuhan, kenapa cinta lelaki itu hanya sebatas ungkapan untukku, aku sudah tidak pantas lagi mendapatkan cinta orang lain, nasibku lebih kejam untuk ungkapan cinta kakriz, dimana hambamu menaruhkan muka di hadapan seorang lelaki yang suci dan tulus mencintaiku ya tuhan, hambamu ini menginginkan seseorang yang begitu tulus kepada hamba, tetapi seperti keinginan yang begitu tinggi yang akan jatuh dan merusak setiap keping-keping jiwa ku, ini sangat menyakitkan untukku ya tuhan, hamba sudah tidak tahan lagi" tangis Refa pecah di dalam kamarnya, ia terduduk di samping meja tempatnya menaruh segala kenangan masa kecilnya.

Refa begitu rapuh saat ini, ia harus tetap menjalani hidupnya yang penuh tantangan dengan adannya anak di dalam kandungannya, anak itu harus Refa pertahankan demi hilangnya kutukan di dalam keluarganya.

NB: Apakah Reza masih tetap mengharapkan Refa? Tetap ikuti alurnya ya teman-teman.

***

Seperti biasa Refa akan turun ke lantai bawah untuk memakan makanannya yang belum ia makan, selama kehamilannya Refa, ia terlihat kurus dan lemas, ia hanya akan keluar rumah jika ada keperluan yang mengharuskannya untuk pergi.

"Nak apa kamu sudah priksa ke dokter? Ayah tidak tega dengan keadaanmu Refa, kamu jangan terlalu memikirkan tentang hal lain, pikirkan anakmu terlebih dahulu ya nak, apa ayah izinkan kamu untuk tidak mengikuti kegiatan kuliah selama anak itu belum lahir, nanti ayah akan pikirkan alasan terbaik untuk perizinanmu" ucap Furqon meminta.

"tidak usah yah, aku masih kuat" ucap Refa santai dengan membawa makanannya ke lantai atas, ia lebih suka memakan makanannya di balkon miliknya sambil memikirkan hal yang tidak seharusnya ia pikirkan, karena itu akan menggangu kesehatannya.

"Refa aku temani ya" ucap Rizal membuntuti langkah Refa dari belakang.

"tidak usah, aku tidak mau di temani" jawab Refa mempercepat langkahnya, entah mengapa Refa lebih sering membenci Rizal, ia tidak mengerti dengan kondisinya, setiap lelaki itu mendekatinya, ia selalu ingin pergi dari hadapannya dan menghindarinya.

"Refa!! kenapa kamu seperti ini padaku? aku tidak akan macam-macam lagi denganmu, aku hanya ingin menjadi ayah terbaik untuk anakku, dia anakku juga Refa!! aku pernah menyentuhmu, dan sekarang aku meminta maaf atas perlakuanku padamu, jangan menyiksa dirimu Refa, aku ada di sini, jangan tolak aku untuk membantumu menghadapi kondisimu, anggap aku kakak kandungmu jangan kamu anggap aku sebagai orang yang paling bersalah di hadapanmu, aku mohon Refa, percayalah, maafkan aku ke sekian kalinya aku meminta maaf kepadamu, ini bukan keinginanku!!" ucap Rizal berteriak untuk menjelaskan isi hatinya, penjelasan itu berhasil membuat langkah kali Refa terhenti dan ia berbalik badan dengan membawa makanannya dan muka sembabnya, ia terharu dan merasa dirinya melayang.

Furqon dan Santi yang mendengar ucapan Rizal segera menghampiri sumber suara itu, mereka juga ikut terharu dengan penjelasan Rizal, apa daya mereka, mereka kira Rizal tidaklah bertanggung jawab atas kondisi Refa, karena di mata mereka Rizal selalu menghindar jika di tanya tentang kondisi Refa, dan selalu sibuk dengan urusannya sendiri, teryata Rizal sudah berusaha keras untuk meyakinkan Refa akan dirinya yang sudah berubah dan tidak berlaku seperti dahulu lagi.

Rizal mendekati tubuh Refa yang semakin lama semakin tidak terkendal.

"REFA!!" teriak Rizal saat melihat kaki Refa goyah seperti ingin jatuh ke lantai, Rizal yang menyadarinya segera menangkap tubuh Refa dan.

BLEK...

tubuh Refa jatuh di pelukan Rizal dengan sempurna.

1
yosh—
bagus...
yosh—
😰😰
yosh—
hadir!!! dukung q juga ya...
Hanisah Nisa
lanjut thor....
Suchy Babylee Nakagawa: ini sebenarnya novel inses ya
total 1 replies
Ayano
Aku mendengar ada suara hati remuk
Ayano
Horror jiir😱😱😱
Bisa-bisa malah terjadi drama baru ini
Ayano
Takdir. Mau digampar ampe garing juga akan tetep kek gitu
Ayano
Ebuset. Renyah bener suaranya wee
Ayano
Mendadak jadi kehidupan pernikahan Indah yak 🤣
Ayano
Kena serangan mental jiiir
Ayano
Aku ijinin dah 🤣🤣🤣
hanafi
ini kok refa gitu aihh
hanafi
ini kok refa gitu aihh
hanafi
oi oi oi... mau lhh😭
hanafi
hihhhhhh gereja thorr, knp hrs terjadii
hanafi
pie sih rizal kiii... ibarat rak gunooo😡
hanafi
wewewewewehhhhh... pie iki
hanafi
sosweet kali looo
hanafi
panjang thorr
hanafi
sebenere rizal pie sih orange
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!