NovelToon NovelToon
Jayde and Wira Stories

Jayde and Wira Stories

Status: tamat
Genre:Mafia / Keluarga & Kasih Sayang / TKP / Tamat
Popularitas:458.5k
Nilai: 5
Nama Author: Hana Reeves

Menceritakan dua saudara sepupu yang paling jarang ikut rusuh keluarga Pratomo tapi bukan berarti mereka diam saja. Jayde, keturunan keluarga Neville dikenal sebagai seorang akuntan kaku dan sangat teliti.

Sadawira, cicit Abimanyu Giandra, mahasiswa kedokteran yang dikenal dingin dan judes, harus berjibaku dengan penjualan organ manusia yang salah satu korbannya adalah anak buah kakak sepupunya, Yakuza Luke Bianchi.

Tanpa disangka, kasus ini juga menyeret Jayde yang dihadapkan menjadi saksi transaksi perbuatan haram itu. Jayde dan Wira harus berjibaku untuk menyelamatkan nyawa mereka dari organisasi kejam itu.

Generasi ke enam klan Pratomo
Spin off My Boyfriend is Not A Transgender

Follow my IG @hana_reeves_nt

Dilarang plagiat, hargai author yang nyari wangsit sampai di bawah pohon mangga Hoshi Reeves

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nelson Datang Menjenguk

Penjara Federal Hongkong

Disaat Leia bertemu dengan Luke saudara kembarnya, pihak agen federal Hongkong membawa Sadawira untuk dibawa ke ruang interogasi. Bayu, Pedro, Gasendra dan Damian menatap kepergian adiknya yang dikawal empat agen federal.

"Kalau mereka macam-macam, hajar saja Wir!" teriak Bayu dengan bahasa Indonesia membuat Sadawira tersenyum smirk.

"Apakah harus diborgol?" protes Pedro. "Dia tidak akan macam-macam!" Namun empat orang yang mengambil Sadawira hanya diam.

"Apa yang bisa dilakukan Wira kalau tidak diborgol?" tanya Lucas ke Bayu dan Radeva.

"Well, kamu mau versi halus atau brutal?" cengir Radeva. "Diam-diam Wira itu menguasai krav maga level tinggi. Hanya dengan tangan kosong, dia bisa membunuh orang."

"Makanya aku setuju dia menjadi dokter forensik mirip Oma buyut Alexandra biar pasiennya tidak ada yang protes" kekeh Bayu. "Apalagi otak psycho Wira bisa membaca cara berpikir seorang penjahat."

"Aku heran, Wira tuh nurun siapa sih? Perasaan Oom Ega dan Tante Anjani nggak aneh-aneh. Opa Nathan juga... Apa jiwa bar-bar Ogan Abi dan Opa Ghani nyasar ke Wira Yaaa?" gumam Radeva.

"Dev, apa kamu lupa kalau Oma Alexandra juga bar-bar dan jika kita nggak bar-bar, bakalan diragukan" kekeh Bayu yang masih satu Ogan dengan Sadawira.

***

Ruang Interogasi

Sadawira menatap dingin ke enam orang yang berada di ruangan berukuran 3x4 yang hanya ada satu meja dan dua kursi. Ada kaca besar di dinding dan itu kaca dua arah. Sadawira tahu di balik kaca itu pasti ada orang lain yang mengawasi nya.

"Mr Yustiono. Sekarang bisa anda ceritakan bagaimana anda dan keluarga anda menyerang gedung milik Triad Wong."

Sadawira hanya memasang wajah tanpa ekspresi.

"Please Mr Yustiono. Anda tidak ada hak untuk mengobrak Abrik Hongkong."

Sadawira menatap tajam ke agen federal itu. "Jadi kalau Triad Wong obrak Abrik Tokyo, boleh? Bawa organ tubuh manusia, boleh? Bahkan sampai Singapura?"

"Bukan begitu... Tapi anda dan keluarga anda sudah membunuh banyak orang lima hari lalu."

"Oh, jadi kalau saya dan keluarga saya membunuh mereka, kami Dilarang? Dengar, Triad Wong mengancam hendak membunuh saya, Jayde, bahkan keluarga saya! Apa saya harus diam saja? Karena kalian a$$hole dan tidak becus bekerja, jadi kami lakukan sendiri! "

"Jaga omongan anda Mr Yustiono..."

"Atau apa? Jangan dikira saya diborgol begini, tidak bisa menghajar anda semua? Silahkan kalau mau dibuktikan!" Mata hitam Sadawira berkilat menandakan dirinya tidak gentar sedikit pun meskipun posisi tidak bisa menggunakan kedua tangannya tapi dia masih punya dua kaki.

Agen federal itu sedikit gentar melihat sikap Sadawira yang sangat mengintimidasi. Sudah banyak penjahat yang mereka hadapi tapi keluarga Pratomo memang tidak mudah dijatuhkan mental nya.

Suara ketukan di dinding kaca membuat keenam agen federal itu menoleh dan ada kode tersendiri yang membuat mereka semua keluar. Sadawira hanya melihat kepergian enam agen itu dengan wajah kembali dingin.

Ditinggal sendirian di ruang interogasi membuat Sadawira bosan dan mulai menggerakkan leher nya kiri dan kanan. Tidur dengan kasur keras membuat punggungnya pegal dan dia butuh pijat!

Tak lama pintu ruang interogasi terbuka dan wajah Sadawira berubah menjadi hangat.

"Oh my God! Kamu diborgol?"

"Yup! Takut aku hajar mungkin?" kekeh Sadawira.

Nelson memeluk Sadawira. "Sabar ya Wir. Lagi diurus Daddy dan Oom Steven."

"Apa pada datang?" tanya Sadawira.

"Papamu nggak datang, soalnya Opa Iwan sempat kaget makanya mereka di Jakarta buat ngawasi Opa dan Oma. Kamu kan tahu, meskipun Opa Iwan diam-diam badass tapi kan tetap saja kaget cucunya dipenjara." Nelson membuka tas mahalnya dan mulai mengambil berkas disana. "Ada kemungkinan kalian semua disidang di Hongkong. FBI, BND, Mossad dan BIN sudah mengirimkan pengacara buat agen mereka masing-masing."

"Kita?"

"Tentu saja Blair and Blair lah! Bagaimana Nadya?"

"Nadya, Chisato dan agen Jaeger dipindahkan ke blok wanita. Mereka dipindahkan dua hari lalu. Padahal sebelumnya masih satu blok dengan kami."

Nelson mengangguk. "Setidaknya Nadya tidak sendirian karena ada dua orang yang dia kenal disana."

"Kami kuat, bro. Don't worry." Sadawira tersenyum manis.

"Aku tahu kalian kuat. Bagaimana dengan Omar? Luka tembaknya?"

"Sudah mengering. Bagaimana dengan Jayde?"

"Lukanya kena 24 jahitan."

Sadawira terkekeh. "Parah! Tapi tidak ada racun di tubuh Jayde kan? Aku takut pedang Mark ada racunnya."

"Nope. Hasil toxicology Jayde tidak ada racun apapun. Malah baton kalian yang ada bisa black mamba! Damn you Wira! What the heck were you thinking?" gumam Nelson gemas.

"Anggap saja preventif supaya nyawaku tidak melayang" jawab Sadawira cuek. "Kans kami keluar Hongkong?"

"85%."

"Apakah para ayah menemukan aib?" tebak Sadawira.

"Well, kita punya Oom Benji dan Tante GM. So?" seringai Nelson. "Memang kalian, main hajar bleh tanpa membuat pe er terlebih dahulu."

"Soal itu kan bagian para ayah, nanti mereka iri tidak dilibatkan. Sudah tahu mereka adrenalin junkie juga" jawab Sadawira kalem membuat Nelson terbahak.

"Keluarga aku tuh memang deh!"

***

Usai kedatangan Nelson, Sadawira pun dikembalikan ke sel nya. Para anggota keluarganya menunggu kabar dari cicit Abimanyu Giandra dan Adara Utari itu.

"Wir, gimana?" tanya Damian.

"Kita semua maju sidang pengadilan Hongkong."

"Whaaattt?" seru semua orang di blok itu.

"Are you serious?" tanya Omar Zidane.

"Well tadi Nelson datang dan mengatakan semua agen federal disini, sudah mendapatkan pengacara dari pihak bureau ( biro ) agensi masing-masing." Sadawira berbicara di depan selnya agar semua orang mendengar.

"Kita?" tanya Radeva.

"The Blairs lah! Yang benar saja! Nadya dipenjara juga, masa Oom Travis dan Nelson tidak turun tangan!" sahut Luke. "Oh Leia dan Dante datang membesuk tadi."

Omar Zidane mendongak ketika Luke bilang Leia datang. Ada rasa yang berdesir tapi mengingat ucapan Nadya bahwa dia harus move on, Omar berusaha menekan perasaan itu.

"Apa Leia menyelundupkan kikir besi?" tanya Bayu.

"Buat apa?" tanya Damian bingung.

"Ngikir jendela lah!" balas Bayu kalem.

"Dikira ini penjara jamannya Dalton Bersaudara nya Lucky Luke apa ya" gumam Gasendra kesal mendengar ucapan asal Bayu.

"Wir, kapan sidangnya?" tanya Pedro.

"Minggu depan. Oh, Gabriel akan bebas dua hari ke depan karena dia harus dideportasi ke Dubai. Garvita sudah ngamuk saja calon suaminya dipenjara" kekeh Sadawira.

"Kayaknya kali ini kamu tidak dicukur pakai gunting rumput saja Gab" ledek Luke.

"Pakai apaan bang Luke?" tanya Radeva.

"Parang!"

Gabriel menatap Damian, Sadawira dan Omar Zidane dengan wajah memucat.

"Mati aku!" ucap pengawal Garvita itu.

***

Yuhuuuu Up Pagi Yaaaaaaa

Thank you for reading and support author

Don't forget to like vote and gift

Tararengkyu ❤️🙂❤️

Angin lisus launching today yaaa

1
Sativa Kyu
👍👍👍
Hana Reeves: mamaciih 🙏🙏🙏
total 1 replies
𝓔𝓵𝓲𝓼Kᵝ⃟ᴸ
ada lanjutan nya ga tor? cerita nikahnya wira
Hana Reeves: insyaallah ada
total 1 replies
𝓔𝓵𝓲𝓼Kᵝ⃟ᴸ
bagus ini ceritanya
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🙏🙏
total 1 replies
𝓔𝓵𝓲𝓼Kᵝ⃟ᴸ
keturunan kandung neville jarang yg exis, yg sering exis anak viviane di bbrp novel
INDRA
👍🏻👍🏻👍🏻
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
Murti Puji Lestari
vampire pusing ngadepin ponakan yang super pinter dan bar bar... 😅😅😅
Murti Puji Lestari
setuju yang mulia, hamba siap membantu.. 😅
Murti Puji Lestari
yang kenceng mukulnya opa, biar benjol..
Murti Puji Lestari
anaknya pak topan, macam opanya tegas dan sadis...
Murti Puji Lestari
aku aku aku... 😅😅😅
mbak hana bisa dipakai lagi nih visualnya kalau pening nyari yang baru.. 😁😁😁
Murti Puji Lestari
ini lagi vampire dua, ngajak kencan macam mau beli donat... 😂😂😂
Murti Puji Lestari
wiraaa kamu itu ngajak pacaran apa ngajak bikin tugas, dasar vampire satu..
yang tabah ya chisato.... 😂😂😂
Murti Puji Lestari
ya ampun ken ken, hebohnya dapat mainan baru... 😂😂😂
Murti Puji Lestari
para polisi hongkong itu nyari perkara bin penyakit..
bikin gegeran jilid 2 ...
Murti Puji Lestari
woaahhh nyari perkara baru mereka...
ngak ada kapoknya meski sudah dikuliti..
Murti Puji Lestari
sesama kampret harus saling tolong ya... 🤣🤣🤣
Murti Puji Lestari
hajar wae luke, hajar alus tapi nampol...
Murti Puji Lestari
woaahhhh makin seru dan menegangkan... 👍👍👍
Murti Puji Lestari
ayooo pak Travis tunjukkan pesonamu....
hajar dan kuliti mereka sampai tuntas...
Murti Puji Lestari
sabar ya pak, aku juga cuma bisa elus dada... 😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!