Qyara, seorang primadona di kampusnya. Wajah cantik dengan body seksi mampu membuat kaum pria selalu terpesona dengan dirinya, termasuk Gael, pria yang menjadi incaran para gadis di kampus mereka.
Qya yang selalu berpenampilan mewah dan seksi, dianggap sebagai sugar baby pria beristri. Apalagi dia juga selalu dikelilingi oleh pria-pria tampan dan kaya.
Apa Gael akan mendapatkan primadona itu, di saat sang gadis dekat dengan pria lain? Konflik apa yang akan mengisi kehidupan mereka?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ROZE, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
33 Masalah Di Perusahaan
Tiga orang pria, yang berada di tempat berbeda, sama-sama menghela nafas berat. Merasa jenuh dengan segala rutinitas, memperluas perusahaan, meningkatkan perkembangan saham, dan segala yang berhubungan dengan perusahaan.
Pintu ruang kerja Erlan terbuka, orang kepercayaan masuk dan memberi hormat.
"Bagaimana?" tanya Erlan.
"Maaf, Tuan, tapi saya belum mendapatkan informasi apa-apa."
Erlan menghela nafas berat. Di usianya yang sudah tua ini, dia ingin hidup tenang, tapi rasanya itu masih sulit untuk dia rasakan.
...🌸🌸🌸...
"Kamu lagi apa?" tanya Qya, yang melihat Gael sibuk di depan laptopnya.
"Oh, aku sedang bekerja."
Qya lalu duduk di sebelah Gael, bersandar pada pria itu sambil memainkan ponselnya.
"Kamu enggak belajar, sebentar lagi kan ujian tengah semester."
"Tadi sudah, sekarang aku mau santai dulu."
"Aku mau ambil minum dulu." Gael lalu beranjak dari duduknya.
Qya masih sibuk memainkan ponselnya, berkirim pesan pada teman-temannya. Begitu Gale datang, dia langsung menghapus pesan-pesan yang dia kirimkan pada Vano.
Malam harinya, Qya tidur di kamar Gael. Pria itu juga tidur di samping gadis itu. Hanya tidur saja, tanpa berbuat lebih.
Tidak bisa seperti ini terus menerus. Aku harus segera menikah dengan Qya. Tapi ... kalau aku menikah dengan keadaan masih kuliah, opa dan papa pasti tidak akan mengijinkannya.
Gael ingin memiliki Qya seutuhnya, tapi juga tidak mau merusak gadis itu. Tidak mau Qya direbut oleh pria lain.
Rasa cintanya kepada Qya begitu tulus, apa pun akan dia lakukan untuk Qya.
...🌸🌸🌸...
Apa Gael merasa heran, karena anak laki-laki dia sekarang sangat serius membantu di perusahaan. Tanpa diminta, Gael akan datang dengan sendirinya ke perusahaan. Pria itu juga semakin rajin mengerjakan tugas-tugas kuliah. Dia ingin cepat lukis dengan hasil terbaik. Setelah lulus nanti, dia akan langsung melamar gadis itu.
Di perusahaan
"Kenapa bisa begini?"
"Maaf, Tuan. Terjadi kebocoran data. Produk yang akan kita luncurkan, sudah dikeluarkan lebih dulu oleh pesaing kita."
"Tapi ... bagaimana bisa?"
"Saya masih mencari tahu semuanya."
"Berapa kerugian yang kita peroleh?"
"Hampir dua puluh milyar."
Edward—papa Gael—meremas kertas yang ada di depannya. Bagaimana bisa dalam satu malam, dia mengalami kerugian sebanyak itu.
"Pasti ada pengkhianat di sini. Cepat cari tahu siapa orangnya!"
"Baik, Tuan."
Gael yang mendengar masalah di perusahaan, segera ke sana. Padahal pagi ini dia ada kuis, tapi baginya, irisan perusahaan lebih penting.
Gael mengemudikan mobilnya dengan cepat, sebelumnya sudah mengirimi Qya pesan agar gadis itu tidak mencarinya. Ya walaupun selama di kampus, mereka tetap saja terlihat seperti orang yang tidak pernah dekat.
Gael segera turun dari mobil begitu tiba di depan lobi perusahaan.
"Pa, sebenarnya apa yang terjadi?"
"Kita kecolongan! Produk yang akan kita luncurkan hari ini, sudah lebih dulu diluncurkan oleh pesaing kita."
"Apa, tapi bagaimana bisa?"
"Gael, pergilah ke Australia dan urus masalah di sana. Papa akan menghandle masalah di sini."
Apa? Ke Australia? Itu berarti aku harus meninggalkan Qya dalam waktu yang cukup lama.
"Gael, apa kamu mendengar papa?"
"Ya, Pa."
"Papa senang kamu sekarang sudah lebih fokus di perusahaan, tidak hanya sibuk dengan hobi-hobi kamu itu. Setidaknya saat masalah ini terjadi, ada kamu yang bisa papa andalkan."
"Apa opa sudah tahu masalah ini?"