NovelToon NovelToon
My Fierce Sugar Baby

My Fierce Sugar Baby

Status: tamat
Genre:CEO / Percintaan Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Tamat
Popularitas:249.1k
Nilai: 5
Nama Author: Maciba

Memiliki kecantikan sempurna dan putri dari pengusaha ternama tidak membuat hidup Stephanie berjalan mulus.

Dia dijebak oleh seseorang, dituntut melunasi semua hutang dalam waktu singkat dan jumlahnya sangat besar.

Tanpa sengaja Stephanie mencuri dengar seorang pria membutuhkan teman bicara dan menawarkan bayaran fantastis. Tidak berpikir panjang, menawarkan diri sebagai sugar baby.

Tidak diduga, hal ini membawanya pada seorang pria yang telah lama mencari keberadaannya. Dylan Manassero jatuh hati pada Stephanie sejak pandangan pertama.
Sekarang keduanya dipertemukan dalam hubungan rumit.

Bagaimana tidak rumit?
Bagi Stephanie hubungan bersama Dylan atas dasar manfaat.
Sementara Dylan, telah bertunangan dengan perempuan pilihan keluarga, tapi hatinya terpaut pada Stephanie.

Mampukah Dylan sang mantan casanova menaklukan hati Stephanie?
Atau Dylan tetap menjalani hubungan dengan tunangannya?

Simak kisahnya di
My Fierce Sugar Baby

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maciba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33 - Usaha Pertama

BAB 33

“Pagi Baby. Bukannya hari ini ada kelas? Aku antar, ah ya sarapan untuk Nyonya Muda sudah siap.” Dylan mengecup pipi gadisnya yang sedang terlelap dalam mimpi.

Pria itu bangun lebih pagi dari biasanya, sebab ia ingin memberikan sesuatu istimewa untuk kekasihnya. Dylan benar-benar melakukan semua demi mendapat kepercayaan dari kekasih hati, kalau dia serius untuk menjalin hubungan dengan Stephanie.

Dibantu kedua maid, Dylan menyiapkan sarapan untuk Stephanie. Walaupun sempat gagal dan membuat oven berasap tapi tidak mudah menyerah. Sampai keringat bercucuran pun ia rela, selama itu membuat senyum sepanjang hari di bibir Stephanie. Menebus hari kemarin yang benar-benar menjengkelkan.

“Oh Ayolah sayang, kamu mau terlambat masuk kelas? Aku ingin istriku pintar dan cerdas, mungkin ke depannya bisa membantu mengelola perusahaan. Bangun sayang!” ucap Dylan penuh perasaan, terus menciumi rambut kekasihnya.

Stephanie hanya melenguh, dan meregangkan otot tubuhnya, masih enggan membuka mata. Tetapi Dylan tidak kehilangan akal, akhirnya pria itu menggendong dan membawa masuk ke kamar mandi setelah menyiapkan air untuk berendam.

“Argh … Daddy apa yang kamu lakukan?” Pekik Stephanie saat tubuhnya tiba-tiba melayang di udara.

“Tentu saja membantumu mandi, memangnya apa lagi? Buka bajunya, atau aku yang membuka paksa. Kamu jangan lupa Baby, lekuk tubuhmu pernah aku lihat.” Kata Dylan sembari mengedip nakal, terus mendekati kekasihnya.

“Eh jangan mendekat ya, aku bisa melakukan semua sendiri tanpa mendapat bantuan apapun. Kamu keluar dari sini sekarang.” Stephanie menutupi kedua asetnya, ia tidak menyangka bisa menjalin hubungan sepasang kekasih dengan pria mesum seperti Dylan.

Dylan keluar kamar mandi sembari tertawa puas, sebab menggoda Stephanie adalah kegiatan menyenangkan menurutnya.

Dalam kamar mandi gadis ini menatap Jacuzzi yang dipenuhi busa sabun dan aroma terapi. Dylan memang susah ditebak, inilah yang membuatnya sempat ragu ia ayah dari bayi dalam kandungan Chloe Martinez.

Ya Dylan memang selalu menggodanya dan membuat darah berdesir hebat, tapi tak pernah sekalipun memaksa melakukan hal yang tidak diinginkan. Ok Dylan memaksa Stephanie tetapi sebelum terjadi, pria itu kembali mendapatkan kesadarannya.

Setelah selesai mandi selama tiga puluh menit. Stephanie menggunakan bathrobe sangat rapat, tidak mengizinkan celah sedikitpun.

Mata birunya melirik ke kamar, memastikan ruangan luas ini benar-benar kosong, jangan sampai ketika memakai baju Dylan muncul.

“Pakai bajumu cepat, jangan diam terus di sana.” Suara tegas Dylan sedang berdiri di balkon menyesap minuman dalam gelas kecil.

“Bagaimana mau pakai baju kalau kamu masih ada di dalam kamar? Bisa keluar lebih dulu?” Tanya Stephanie sekaligus perintah, sebenarnya membutuhkan tindakan sebagai jawaban.

Semula Stephanie pikir Dylan ingin keluar dari kamar, karena pria itu berjalan mendekati pintu kaca, tetapi malah menutup pintu dan memerintahkan kekasihnya mengunci dari dalam, agar yakin tidak mengintip apapun.

“Jangan lupa setelah selesai buka lagi kuncinya, ingat pacarmu masih di sini.” Teriak Dylan, tentu saja ia tidak mau seharian di balkon dan terpapar panasnya sinar matahari.

Tidak membutuhkan waktu lama, Stephanie keluar dari walk in closet sangat rapi dan cantik. Membuka kunci balkon, dan tanpa aba-aba Dylan meraih pinggul kekasihnya membawa ke balkon untuk menikmati suasana pagi NYC.

Dylan memeluk dari belakang membelai perut Stephanie, dan mencium bahu yang sedikit terbuka, menampakkan keindahan kulit serta harumnya wanita ini.

“Kapan di sini hadir buah hati kita?” pertanyaan gila seorang Dylan Manassero, sontak mendapat reaksi luar biasa. Cubitan dan pukulan di tangannya, hadiah pagi dari Stephanie.

“Aku mau sarapan, kamu  menyebalkan.” Stephanie masuk, menghentak sebelah kakinya, sebal mendengar ocehan Dylan pagi ini.

“Kenapa marah sayang? Tidak salah kan? Aku hanya ingin kita menikah dan tidur denganmu lalu kita melakukannya sampai kamu hamil. Salahnya di mana?” Dylan ikut duduk di atas kursi, mengambil makanan dalam piring.

Stephanie tidak menjawab, meladeni Dylan sama saja dirinya seperti orang bodoh karena pria itu benar-benar terobsesi akan resminya hubungan mereka.

Gigitan demi gigitan masuk ke dalam mulut, mengunyah secara perlahan. Merasakan ada yang salah, sesuatu tidak biasa, Stephanie berhenti menelan makanannya, melihat Dylan tersenyum.

“Enak kan? Pasti kamu suka.” Bangga seorang Dylan Manassero.

“Ini semua kamu yang masak? Ok Aku akui rasanya lumayan tapi bagian isi cukup pahit, kamu tidak membakar dapur kan?” tatapan penuh selidik diberikan kepada Dylan yang menggaruk tengkuk secara spontan.

“Ya ampun Tuan Dylan, anda pasti merepotkan para maid. Kenapa harus masak? Kamu ini tidak ada kerjaan sekali.” Gerutu Stephanie tetapi terus menghabiskan sarapan yang di masak oleh Dylan. Setidaknya harus menghormati sedikit dan menghargai atas usaha yang dilakukan.

“Justru karena aku ada kerjaan, harus bangun lebih pagi. Kamu tahu? Semua aku lakukan untuk membuat pacarku terkesan dan bangga. Maaf kalau rasanya tidak sesuai ekspektasi.” Ucap Dylan sedikit murung, gagal sudah memberi kejutan istimewa karena sarapan yang benar-benar tidak sesuai harapan.

Tanpa diduga tangan lembut, halus dan harum mendarat di janggut tipis, membelai rahang tegas dari atas ke bawah, beberapa kali, sampai ibu jari menghapus makanan yang tersisa di sudut bibir pria ini.

Dylan hanya bisa menelan saliva, sungguh sentuhan Stephanie membangkitkan sisi petualangannya di atas ranjang, tapi sebisa mungkin ia tahan.

Dylan menangkap tangan kekasihnya dan menciumi punggung tangan Stephanie.

“Aku sangat mencintaimu sayang. Jangan pernah pergi lagi Stephanie.” Ujar Dylan, satu tangan berusaha meraih pipi manis dan merona, namun gadis itu lebih dulu bangkit berdiri menggagalkan ciuman yang ingin Dylan berikan.

“Terima kasih untuk sarapannya. Mungkin besok aku ingin makan lagi.” Stephanie tersenyum manis, lalu keluar dari kamar.

Jantung Dylan berdegup kencang dan napasnya sesaat terhenti, apakah jatuh cinta seperti ini? Benar-benar luar biasa.

“Sayang tunggu, jangan pergi sendirian.” Dylan beranjak dari tempat, setelah mendapat kesadaran penuh kalau gadisnya keluar kamar.

Sebelum keluar penthouse, Dylan menggandeng tangan gadis ini. Mereka tersenyum berjalan keluar unit apartemen.

Pagi yang membahagiakan.

Dalam mobil pria tampan mantan casanova ini selalu memandangi keindahan yang terpampang di sebelahnya.

Akhirnya perlahan impian Dylan untuk memiliki Stephanie terkabul, sungguh berbeda rasa ketika menjalani hari bersama Chloe.

Bersama Stephanie, Dylan merasakan kesempurnaan sebagai seorang pria. Dia membayangkan menikahi gadis ini dan hidup dengannya, melakukan perjalanan bisnis ke berbagai negara sekalian bulan madu.

Dylan pun ingin memamerkan Stephanie kepada mantan rivalnya, bahwa ia bisa mendapatkan cinta sejati yang diimpikan selama lebih dari tiga tahun.

Dalam mansion dikelilingi anak-anak mereka berlari ke sana kemari, Stephanie benar-benar membuat Dylan gila dan hampir mati memikirkannya.

“Sayang aku ... Stephanie? Baby ... kamu?” Dylan tercengang melihat ke sisi, gadisnya itu mendadak menghilang.

“Han, kemana calon istriku? Bukankah dia duduk di sini?” bingung Dylan, terlalu lama larut dalam bayangan indah akan masa depan, membuatnya tidak sadar bahwa Stephanie telah turun dari tiga puluh menit yang lalu.

“Tuan melamun, tadi Nona pamit. Tapi Tuan hanya diam saja.” Jawab Han sedikit takut.

“WHAT? Dia … argh STEPHANIE” teriak Dylan dalam mobil.  

TBC

 

1
Berlin Pasalli
🤣🤣🤣 kirain nyata !
Ririn Nursisminingsih
ini juga bapaknya stevi kmna anakya lagi kena masakah dibiarin aja...klau terjadi sama stevi baru mnyasal kok gedek a
Ririn Nursisminingsih
ini stevi kok boding banget seh saharusnya dia waspada dong...
Ririn Nursisminingsih
cocok visualnya kereennn
Kartika Tika
kenapa ada orang tua yg kaya raya, membiarkan anak gadisnya seperti itu, menghukumpun harusnya di awasi,... jd gemes
Kikan dwi
kaylin itu hidung nya patah 😂
coba aja papa nya Dylan tau Stevi anak nya tuan Adam 🤨
Kikan dwi
Leon anaknya brp kak ? BKN nya 4, El, Ed dan yg kembar ? ada lanjutannya kah cerita Leon kak ?
Kikan dwi
cocok 😝
Kikan dwi
Dylan sekarang sabar bgt ya , insyaf beneran kaya nya
Kikan dwi
ngehalu ternyata 😂🤣😂 ,
Kikan dwi
udah susah payah ngomong ngorbanin gengsi , taunya pake earphone hahhaa🤣🤪😂
Kikan dwi
jeng jeng jeng tunangan nya 🤣
Kikan dwi
Dylan seolah dunia mendukung mu utk bersama Stephani
Kikan dwi
takdir yg menyenangkan utk Dylan 😂
Kikan dwi: enak bgt si Dylan kak dapat perawan
total 2 replies
Kikan dwi
ini cerita kedua mu yg aku baca kak , jatuh cinta bgt sama ceritanya Leon Pamela Dann berlanjut ke Dylan...
nacl di Goodnovel: makasih kaka 🥰🙏🙏
total 1 replies
Lailly Muzdalifah
ceritanya bagus....tdk bertele tele
Defi
🌹
Defi
benar2 casanova Dylan
Defi
Stephani, udah mengaku aja cemburu 😄
Defi
Dylan kenapa kamu jadi lemah, dulu kamu begitu gencar berusaha mendapatkan Pamela
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!