🔥🔥🔥🔥🔥🔥
Sentuh aku, aku mohon!" Olivia lagi - lagi menunjuk kan wajah sayu nya dan membuat Davian semakin resah di buat nya.
" Ibu harus tahu, jika aku memulai nya. Aku tidak mungkin lagi untuk menghentikan nya" tambah Davian dengan wajah yang serius.
Olivia adalah seorang dosen cantik berusia matang namun masih lajang. Di usia nya itu Olivia terpaksa harus mengandung anak dari mahasiswa nya yang bernama Davian karena jebakan yang dia terima dari adik tiri nya yang jahat.
Akan kah cinta tumbuh di antara keduanya, atau malah sebalik nya? Dan bagaimana Davian bisa mendapatkan restu dari ayah mertua nya yang jahat dan sangat membenci nya?
Jangan lewatkan juga kisah masa lalu Davian yang akhir nya akan membuka jati diri nya yang sebenar nya!
Ikuti kisah mereka selanjut nya! Jangan lupa dukungan nya, terimakasih 🙏🥰🥰
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Liest Holiest, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 33
" Bagaimana keadaan nya, dia baik-baik saja bukan?" Tanya Davian pada Elena yang baru saja selesai memeriksa Olivia dengan wajah yang penuh dengan kecemasan.
" Dia seperti nya kelelahan, apa ada sesuatu yang telah terjadi?" Elena menatap Davian dengan tatapan menyelidik. Elena tahu ada hal yang tidak beres yang terjadi pada sahabat nya itu, apa lagi saat tadi Elena datang Elena melihat keadaan apartemen yang sangat kacau dengan vas bunga yang berserakan di lantai seperti habis terjadi sebuah kekacauan yang besar. " Kamu tahu dia sedang hamil, dan dia masih belum melewati trisemester pertama nya jadi dia tidak boleh terlalu lelah ataupun stres" Helena menggerutu kesal pada Davian.
" Sebenarnya" Davian pun menceritakan apa yang terjadi barusan di sana, tentang kedatangan Jason yang merasa marah karena Olivia sudah menikah dengan diri nya. Davian juga menceritakan bagaimana Jason begitu menentang hubungan antara diri nya dengan Olivia sehingga tadi sempat terjadi percekcokan antara Olivia dan ayah nya itu yang sempat membuat Olivia tidak bisa menahan emosi nya.
" Aku pikir kamu bertengkar dengan Olivia, kalau itu yang memang terjadi pantas saja membuat Olivia sampai seperti ini" Elena menatap nanar pada tubuh Olivia yang terbaring lemah di atas tempat tidur. " Kamu tahu hubungan Olivia dan keluarga nya sejak dulu memang tidak baik, apalagi Om Jason lebih mempercayai istri muda nya dan Ayara di bandingkan dengan Olivia sendiri. Sejak dulu Olivia sering mendapatkan perlakuan yang tidak adil dari ayah nya sendiri. Maka dari itu aku harap setelah dia menikah dengan mu dia akan mendapatkan kebahagiaan nya sendiri karena mendapatkan cinta dan kasih sayang yang kamu berikan pada nya" tambah Elena dengan wajah yang sendu.
"Aku memang tidak tahu pasti masa lalu apa yang sudah di hadapi oleh Olivia selama ini, tapi yang pasti aku tidak akan membiarkan Olivia menderita lagi selama dia bersama ku" Davian berkata dengan percaya diri. " Tapi bagaimanapun pak Jason adalah ayah kandung dari Olivia dan aku harus mendapatkan restu dari nya, Bu Elena tahu kan bagaimana penting nya restu dari orang tua? Davian tampak berpikir.
" Kamu benar, tapi asal kamu tahu tidak akan mudah mendapatkan restu dari Om Jason apa lagi beliau selalu memandang orang dari status nya" Elena berbicara dengan wajah kesal nya.
"Aku tahu itu, tapi bagaimana pun aku juga tidak mau meninggal kan Olivia. Apalagi setelah apa yang kami alami selama ini" Davian merasa bingung dengan apa yang harus dia lakukan ke depan nya untuk menghadapi Ayah mertua nya itu
" Kalau seperti itu selamat berjuang!" Elena menepuk pundak Davian dengan cukup keras. " Aku yakin kamu bisa melakukan nya" tambah Elena lagi memberi semangat pada Davian.
" Lalu bagaimana dengan Olivia, tidak ada hal serius yang terjadi pada nya kan?" Davian melangkah kan kaki nya mendekati tempat tidur di mana Olivia terbaring dan mendudukkan diri nya di sana seraya memegang tangan Olivia dengan lembut.
" Sebentar lagi dia akan sadar dan kamu bisa memberi nya makan agar dia tidak terlalu lemah. Dan biarkan dia istirahat hari ini seharian, Jangan biarkan dia pergi bekerja ataupun mengajar ke kampus, kamu tahu dia terkadang keras kepala dan selalu mementing kan pekerjaan nya" Elena mengulum senyum di bibir nya. " Obat ini nanti kamu bisa beli di apotek setelah itu kamu bisa memberikan kepada nya secara teratur!" Elena memberikan selembar kertas pada Davian, itu adalah kertas resep yang harus Davian tebus di apotek nanti untuk Olivia.
" Baiklah terima kasih!" Davian tersenyum tipis.
" Sama-sama, kamu jaga Olivia baik-baik aku harus segera kembali ke klinik sekarang" setelah mengatakan itu Elena pun keluar dari kamar Olivia untuk segera kembali ke klinik nya karena masih banyak pekerjaan yang harus Elena lakukan di sana apalagi beberapa pasien pasti sedang menunggu nya juga untuk segera diperiksa oleh nya.
" Aku berjanji akan berusaha dengan baik untuk membuat mu bahagia" Davian mengusap rambut Olivia dengan lembut.
Beberapa menit telah berlalu Olivia masih belum juga sadar dari pingsan nya, Davian masih tetap setia menemani istri nya itu dengan wajah yang sangat khawatir. Tadi Davian sempat menghubungi pihak kampus untuk menyampaikan bahwa diri nya tidak bisa hadir karena ada kepentingan mendadak, sedangkan untuk izin Olivia Elena yang akan menyampaikan nya pada pihak kampus agar orang-orang tidak curiga dengan hubungan Davian dan Olivia saat ini.
Jangan lupa like, vote dan komen. Jangan lupa juga klik tanda hati untuk menambahkan ke favorit kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🥰
Terkesan bertele2...
Pa ga kepikiran nantinya baik di kampus ato di perusahaan ya??
😆