Novel ini. Sekuel dari Novel (Mengejar Cinta Istri Yang Kabur)
Yang berfokus pada kehidupan anak-anak dari pada Tokoh-tokoh utama di Novel Mengejar Cinta Istri Yang Kabur.
Terutama Arga.
Dengan semua dendam yang menumpuk di dalam hatinya, karena suatu peristiwa yang merenggut seseorang yang ia sayanginya.
Arga pun terjebak dalam Cinta yang salah, semakin membuat rumitnya kehidupan yang harus ia jalani.
Arga juga memiliki kepribadian yang sama persis seperti Papahnya yaitu Kaisar. Kejam dan Sadis!
💮💮
Bagi yang belum membaca cerita Mengejar Cinta Istri Yang Kabur. Ntor sarankan untuk membacanya terlebih dahulu ya, agar tahu asal mula Arga dan seperti apa kehidupan waktu kecilnya.
Terimakasih 🙏
Tolong koreksi jika ada Kesalahan dalam tulisan ini.
Mohon dukungannya 🤗🤗
Love banyak-banyak untuk semuanya ❤️❤️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon acih Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tidak Akan Pernah Melepaskannya.
Selamat! Membaca 🤗
Setelah berbicara dengan Jessie, dan Shi rasa gadis itu mulai terpengaruh.
Ia memilih kembali kedalam Kamarnya.
Dalam hatinya terus memanjatkan doa agar Jessie bisa membuat atau memaksa Arga untuk melepaskannya.
🕊️🕊️🕊️🕊️
Tepat sekali.
Seperti apa yang menjadi harapan Shi, Jessie segera mendatangi Arga yang berada di Kamarnya.
Arga pun ikut masuk ke dalam Kamarnya setelah mendengar semua pembicaraan Shi dan Jessie.
Ia terus saja bergumam dalam hatinya yang terasa panas seperti terbakar,
bahwa ia tidak akan pernah melepaskan Shi sampai kapanpun.
"Lihat saja, aku akan memberimu pelajaran yang berharga,"kata Arga, di iringi dengan senyuman jahat di kedua sudut bibirnya.
Tok.
Tok.
"Arga! Buka pintunya, aku ingin bicara."
Suara Jessie terdengar sangat jelas dari dalam Kamar, Arga sangat tahu jika wanita itu pasti akan menemuinya dan Arga juga tahu apa yang akan dibicarakan Jessie padanya.
"Ada apa?"tanya Arga setelah ia membuka pintu kamarnya.
"Aku ingin bicara denganmu, Ga?"
"Aku sibuk, banyak pekerjaan. Jadi lebih baik kau pulang sana,"kata Arga yang mengusir Jessie.
"Tidak bisa seperti ini Ga,"Jessie menahan pintu yang Arga tutup,"Aku ingin bicara denganmu."
Arga pun menyerah dan kembali membuka pintunya, Jessie senyum bahagia. Dan ia melangkahkan kaki ingin masuk ke dalam Kamar Arga.
"Kau mau apa?"kata Arga, sambil mendorong tubuh Jessie yang memasuki Kamarnya.
"Kan aku sudah bilang, aku ingin bicara denganmu Ga."
"Apakah harus di dalam Kamar?"
"Aku rasa di dalam Kamar tempat yang aman untuk kita berbicara."
Arga menggelengkan kepalanya, dan ia menarik Jessie sampai keluar dari Kamarnya, dan lelaki itu segera menutup pintu.
"Katakan ada apa, aku tidak punya banyak waktu untuk mengurusi sesuatu yang tidak berguna." Kata Arga.
'Sesuatu yang tidak berguna! tega sekali dia bicara seperti itu.' Batin Jessie.
"Cepat!"kata Arga yang sudah meninggikan suaranya.
"Aku ingin bicara soal Shi,"kata Jessie.
"Ada apa dengannya?"tanya Arga yang pura-pura tidak tahu.
Padahal dia sangat tahu apa yang akan dikatakan Jessie padanya.
"Dia tidak menyukaimu Ga."
"Lalu?"
"Ya kau harus meninggalkannya, kalian tidak saling menyukai dan mencintai kan Jadi untuk apa kalian menikah dan hidup bersama?"
"Memangnya apa urusannya denganmu?"
"Arga, kau jangan seperti ini, jika kau tidak mencintai Shi untuk apa kau menikahinya? Lebih baik kau tinggalkan saja dia, karena dia pun sama sekali tidak menyukai dan mencintaimu, dia ingin sekali bercerai denganmu. Shi mengatakan itu secara langsung padaku."
"Apa dia mengatakan itu padamu?"
Jessie mengangguk cepat.
"Iya, dia mengatakan itu dengan lantang padaku, bahkan dia memintaku untuk membujuk mu agar kau segera menceraikannya dan membebaskan dia dari Mansion ini."
Arga yang sejak tadi sudah merasa kesal ketika mendengar pembicaraan Jessie dan Shi, kembali dibuat kesal dengan penuturan Jessie yang kembali mengulangi kata-kata yang menjadi harapan dan keinginan Shi.
"Apa sekarang kau tengah menuruti permintaan wanita itu?"
"Iya,"sahut Jessie dengan cepat.
"Apa kau pikir aku akan mengabulkan permintaanmu?"
"Tentu saja kan?"
Arga tertawa terbahak-bahak mendengar keyakinan Jessie.
Dan secara bersamaan,
Arga melihat Shi yang hendak keluar dari Kamarnya.
Kamar Arga dan Shi bersebelahan.
Shi, yang terkejut melihat Arga dan Jessie tengah berdiri di depan pintu Kamar.
Mengurungkan niatnya yang ingin keluar Kamar.
Namun belum sempat ia memasukkan kembali badannya, langkah kakinya lebih dulu terhenti, karena mendengar suara Arga yang cukup lantang dan terdengar sangat jelas di telinganya.
"Dengar, aku tidak akan pernah melepaskan dia sampai kapanpun. Bahkan jika ia memohon dan bersujud di kakiku, aku tidak akan pernah melepaskannya. Sampai mati ia akan tetep berada di sini."
Itulah kata-kata Arga yang terdengar di telinga Shi,
Arga bukan hanya bicara dengan lantang dan tegas penuh benci, tapi ia juga menatap Shi yang secara tidak sengaja menatap matanya.
Bersambung.....
🕊️🕊️🕊️🕊️
Terima kasih sudah berkunjung ke cerita ini 🙏
Minta dukungannya ya 🙏
Tolong koreksi jika ada Kesalahan dalam tulisan ini 🙏
Lope banyak-banyak untuk semuanya ❤️❤️❤️
tp up nya lambat bgt sih Thor ...
semoga bisa normal LG ya bisa up tiap hari LG
semoga cerita nya bisa sampe end
tp ko tumben dikit bngt ya Thor 🤭
padahal seru bgt nih cerita Arga dewasa