NovelToon NovelToon
Istri Arogan Milik Dokter

Istri Arogan Milik Dokter

Status: tamat
Genre:Cintapertama / CEO / Cinta Seiring Waktu / Dokter / Tamat
Popularitas:510.7k
Nilai: 5
Nama Author: Maciba

Dewa Bagas Darka seorang dokter umum yang memiliki perbedaan status sosial dengan istrinya.

Dwyne Juliete Bradley seorang wanita cantik, memiliki jabatan tinggi di perusahaan keluarganya tidak serta merta menerima Dewa sebagai suaminya apalagi status sosial keduanya terlampau jauh.

Hari-hari yang dijalani Dewa sangat sulit apalagi istrinya selalu bersikap arogan.

Baca kisah lengkapnya di Novel Istri Arogan Milik Dokter

IG maciba_18

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maciba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33 - Perhatian

BAB 33

Pukul 6 pagi Dewa terbangun dengan badan sakit akibat tidur dalam posisi duduk, sebenarnya ia terbangun malam hari tapi karena melihat hujan masih mengguyur deras akhirnya memilih memejamkan mata kembali.

Pemilik rumah yang di sewa Dewa datang bersama pria muda yang ternyata seorang montir dari salah satu bengkel, membantu Dokter Dewa mengganti salah satu ban dan membawa ban satunya untuk di ganti, memerlukan waktu memang sampai hari cukup terang barulah kendaraan beroda empat itu bisa digunakan dengan aman.

“Terima kasih Pak atas bantuannya”, ucap Dewa ramah tidak lupa memberi tip pada pemilik kontrakan rumah yang juga pegawai di kliniknya.

“Terima kasih dokter, maaf saya datang pagi karena kemarin semua bengkel tutup ditambah hujan deras”

“Tidak masalah, saya permisi Pa”, Dewa bergegas dan segera menancap gas menuju rumahnya, kalau saja ia masih bujangan pasti memilih tak kembali ke rumah karena siang nanti pun harus praktik di klinik. Namun, pikirannya kini hanya tertuju pada Dwyne Bradley, istri angkuhnya yang pasti menunggu.

Sepanjang perjalanan pun terus terbayang-bayang wajah cantik sang istri, Dewa tak menanggapi perutnya yang menagih untuk diisi karena sejak malam dan pagi ini dirinya melewatkan makan.

Tiba di rumah Dewa berlari menaiki anak tangga, membuka pintu kamar dan kecewa tak mendapati istrinya di ranjang . Tidak mungkin Dwyne pergi ke perusahaan karena ini akhir pekan, suara gemericik air pun tidak ada. “Dwyne”, Dewa mendengus kesal tak menemukan wanitanya.

Turun ke lantai 1 akhirnya menemukan wanita berambut coklat itu sedang duduk menikmati jus sembari melihat ikan di taman samping rumah, namun hati Dewa tercubit manakala Dwyne membuang wajah ke arah berlawanan, padahal jelas istrinya itu melihatnya. Perlahan Dewa berjalan mendekat, “Dwyne, maaf aku tidak pulang”, duduk di sisi kursi kosong.

“Hem, ya”, tanggapan dingin diberikan istri angkuhnya.

“Dwyne maafkan aku, ban mobilku kempes dan ponselku mati, maaf”, Dewa mengulurkan tangan tapi tetap tak ditanggapi, ia pun berjongkok dengan satu lutut menahan pada lantai. “Dwyne, maaf membuatmu menunggu. Aku tidak bermaksud, kalau saja tidak kempes pasti aku terobos hujan tidak peduli, tapi keadaan memaksa aku menunggu sampai pagi, begini saja kamu bisa menghubungi pemilik rumah yang aku sewa, tanya saja apa yang ingin kamu ketahui”, Dewa berusaha meyakinkan istrinya.

“Ck, kamu terlalu percaya diri Dewa, siapa yang menunggumu?”, Dwyne berdiri masuk ke dalam rumah tanpa memedulikan suaminya yang baru saja sampai.

Dewa memijat pelipisnya yang terasa pusing, memilih membersihkan tubuh lebih dulu baru dirinya membujuk Dwyne. Dewa yakin jika istrinya ini menunggunya semalaman, terlihat dari wajah Dwyne yang kurang tidur.

“Dwyne, aku tidak pernah membohongimu, maafkan aku sayang”, ucap Dewa lemah lembut, dirinya pun kesal kenapa kejadian kemarin harus menimpanya. Belum juga memiliki cinta sang istri sudah mendapat ujian bertubi-tubi.

“Kamu itu berisik Dewa”, menutup buku di tangannya dan menghindari suaminya, “Aku mau ke rumah papa”, Dwyne melangkah keluar kamar tanpa menunggu persetujuan dari Dewa.

“Huuuuh”, Dewa menghembuskan napas kasar, “Tunggu Dwyne, aku antar”, mencekal tangan sang istri sebelum menuruni anak tangga.

Selama di mobil Dewa hanya bisa menatap istrinya dari kaca spion, kenapa? Karena Dwyne duduk di kursi belakang, tidak menemani suaminya, rasanya Dewa sudah seperti supir pribadi Dwyne. Wanita itu pun tak melirik sedikitpun pada Dewa.

“Ehem”, Dewa mencoba mencairkan suasana, “Dwyne, apa kamu sudah sarapan? Tidak lupa minum vitamin kan?”, tanyanya sesekali melihat spion.

“Hem”, tanggapan dingin diberikan Dwyne.

“Nanti malam aku jemput, jangan pulang sendiri. Tunggu aku Dwyne”

“Hem”

Rasa kantuk, lapar, pusing menghadapi istrinya bercampur jadi satu namun dirinya harus tetap sabar menghadapi situasi meski ingin marah sekalipun tidak akan menyelesaikan masalah.

Dewa hanya duduk santai di rumah megah mertuanya, ditemani Papa Rayden dan Dariel yang sedang bermain catur. Sementara Dwyne langsung masuk kamar dan mengunci pintu tidak mengizinkan suaminya masuk. Dokter tampan ini tidak bisa berlama-lama karena harus segera kembali membuka praktik di Depok dan Bogor.

Ketika menantu Mama Nayla melangkahkan kaki keluar rumah, seorang kepala asisten rumah tangga memanggilnya dan membawa sesuatu untuk Dewa.

“Tuan tunggu”, panggilnya.

“Iya ada yang bisa dibantu?”, ucap Dewa sangat sopan.

“Ini tuan, bekal dari nona muda. Tuan belum makan, jadi nona meminta saya menyiapkan bekal untuk tuan”, paparnya yang memang diperintahkan oleh Dwyne Bradley.

“Terima kasih”, Dewa membawa kotak makan itu dengan perasaan sangat senang, ternyata istrinya perhatian meski bukan ia yang menyiapkan tapi setidaknya Dwyne menyadari jika suaminya ini belum makan apapun dari pagi bahkan sejak malam.

Sebelum memasuki kuda besi, Dewa melihat ke atas di mana kamar istrinya berada, berharap Dwyne menampakan diri walau sebentar saja, “Aku berangkat sayang”, ucap Dewa tanpa suara.

.

.

Hari semakin sore, Dwyne sedang menyandarkan kepala di bahu adiknya menatap tidak suka ke arah pintu masuk karena Dayana seolah tiada mengenal kata jera tetap menyambangi rumah kedua orang tuanya.

“Untuk apa dia kesini?”, kesal Dwyne.

“Hey, kau itu kenapa Dwyne?, bukankah sudah biasa Dayana menginap di sini?, dia juga selalu menjaga kita sejak kecil”, jelas Dariel sangat menyayangi Dayana seperti kakak kembarnya.

“Ck, aku itu saudara mu”, ketus Dwyne

“Kalian berdua juga saudaraku, kau dan Dayana kakak perempuan yang aku sayangi dan lindungi”, balas Dariel yang tak mengerti apa maksud saudarinya ini.

Dayana menghampiri kedua saudara kembar yang menikmati senja, menyapa keduanya tetapi berbeda saat melihat Dwyne senyumnya sedikit memudar dan tatapan mata tidak suka pada adik sepupunya.

“Dariel, aku mengantuk”, Dwyne berdiri dan melangkahkan kaki, namun siapa sangka Dayana mengikutinya sampai ke lantai 2, tiba-tiba menarik tangan Dwyne menahannya untuk tidak memasuki kamar.

“Ada apa?”, nada suara angkuh ciri khas Dwyne dan mengangkat dagu.

“Aku tahu kamu tidak mencintai Dewa, menerimanya sebagai suami pun tidak, benar kan?”, tanya Dayana.

“Apa masalahnya denganmu?”

“Kamu tahu Dwyne, aku mencintai Dewa sebelum kalian dijodohkan, aku.....aku yang mencintainya lebih dulu, kamu merampasnya begitu saja”, Dayana menahan air mata yang ingin mengalir.

“Kau itu di besarkan untuk menjadi perempuan baik-baik dan memiliki harga diri, jangan sia-siakan waktu dan tenaga Papa Mama”, jawab Dwyne malas.

“Bisa kamu relakan Dewa untuk ku? Kalian tidak saling mencintai, aku tahu kamu selalu menekan Dewa untuk membayar hutangnya”, Dayana tak gentar memaksa Dwyne melepas pria pujaan hatinya.

“Apa pantas kau, kakak sepupuku meminta adikmu ini berpisah dari suaminya?, dengar Dayana, aku istri Dewa Bagas Darka apapun yang aku lakukan tidak ada hubungannya dengan mu”, Dwyne menghempas kasar tangan Dayana dari pergelangan tangannya.

Tbc

...*******...

Ku tunggu like, komen, vote, hadiahnya ya

Makasih banyak

Happy weekend 😁

 

1
chaaa
makanya Dwyne lo punya suami ganteng, jgn dianggurin. ada yg suka sama suami lo. hati2 aja.
chaaa
lo jg istri gak tau diri Dwyne. menerima hak, tp gak melakukan kewajiban lo sbg istri ke Dewa.
chaaa
uang.. harta.. itu terus yg ada di otak si Dwyne ini. org kaya tp sifatnya 👎👎 ok lo emang kaya, cantik. tp yg lebih dr lo pastinya ada di dunia ini. jadi gausah terlalu sombong!
chaaa
kurang ajar ya istrinya
Woro Wardani
Luar biasa
nacl di Goodnovel: makasih ya Kak 🙏
total 1 replies
Sulastrie Herlina
kenapa nama denver enggk pake nama terahir dewa,, malah nama terahir dwyne,,,
Efrida
tunggu2 doang dr td....huhhhh terlanjur dah sampe sini bc 😅😅
Efrida
jd laki bego bgt, sok baik
Efrida
paling benci org laki sok baik embel2 krn dokter
Efrida
jd laki goblok bgt
Efrida
mamposss
Efrida
yg cwe arogan yg cwo sok baik. gk bs jga perasaan istri tau tuh cwe demen sm dia
Efrida
udah tau rasanya gas trsssss
Efrida
biarin aja jd sampah dia klu diperkosa.
Efrida
biar sana perkosa aja sok bgt
Efrida
lm2 eneg jg gw sm wadon satu ini
Efrida
jgn terll lama konflik ini say krn cm gini2 doang,supaya pembaca tdk hilang minat ya,,, sori cm masukan aja sih
Efrida
ini dayana otaknya kmn ya....duhhh
Efrida
ngomong mak lwt mulut 😄
Efrida
pst mkn manisan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!