NovelToon NovelToon
Kehidupan adalah sebuah permainan

Kehidupan adalah sebuah permainan

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Patahhati / Romansa / Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir / Kehidupan di Kantor / Tamat
Popularitas:21.1k
Nilai: 5
Nama Author: takio-blazk

Novel ini menceritakan seorang bayi kembar yang terlahir dengan perbedaan nya
masing masing. Namun, dengan perbedaan nya justru juga membuat orang lain
memperlakukan mereka dengan berbeda.

sang kaka yang terlahir tanpa keunikan, sering kali di asingkan oleh sang ayah. sedangkan adik nya yang terlahir dengan keunikan, membuat sang ayah jauh lebih menyayangi nya.

Meski sang ayah terus membedakan bedakan kedua nya, sang adik tetap menyayangi sang kaka. ia tak pernah merasa jauh lebih baik dari pada kaka nya.

Mau tahu kisah selanjutnya?? Yukk baca selengkap nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon takio-blazk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Selamat malam dari Rekki untuk Haruko

Mendengar jawaban yang keluar dari mulut gadis itu, membuat Wildan dan Rekki terdiam. Ini bukanlah hal yang asing untuk keluarga ini, namun bukan inilah yang di khawatirkan Rekki. Melainkan cara Haruko menatap tajam ke arah lelaki yang ada di lantai 2 itu. Bagimana bisa seorang yang mabuk bisa memsang tatapan membunuh seperti itu.

“Heii Haruko, sudahlah” Rekki mencoba mengubah suasana suram di sana.

Tanpa respons ataupun sahutan dari gadis itu, Rekki hanya bisa terdiam. Ia tak mengrti harus berbuat apa di saat-saat seperti ini, sebenarnya ia juga merasa bersalah akibat menemani Haruko pergi ke bar.

“kembali ke kamar mu!!” setelah terdiam beberapa saat, Wildan kembali membuka pembicaraan di antara diri nya dengan putri pertama nya.

“E-Ehh- Paman, maaf ini semua salahku. Aku yang menemani Haruko malam ini, ku mohon jangan hu-

“Pergi!!” belum selesai dengan ucapannya, Wildan langsung memotong penjelasan lelaki itu.

“Ta-Tapii Paman,” manik mata Rekki melirik sekilas kearah gadis yang berdidri dengan kepala yang tertunduk kebawah.

“Aku tak akan menghukumnya dan kau, kembalilah kerumah mu.” Ucap Wildan sembari berjalan menuruni anak tangga menuju kelantai dimana Rekki dan Haruko berada.

Masih dalam diam nya, Haruko sama sekali tidak membuka mulutnya. Bahkan sampai Wildan berjalan melewatinya dengan menepuk sekilah salah satu bahu nya. Ada apa? mengapa reaksi yang gadis ini tunjukan begitu cepat berganti, Padahal belum lama ini ia menatap sang ayah dengan tatapan yang sangar.

“Ha-Haruko. Kau baik-baik saja?” dengan perasaan yang cemas, Rekki memberanikan diri dengan bertanya pada gadis itu.

“Dia baik-baik saja, Lupakan dia dan kembali lah kerumah mu” sambung Wildan yang kini telah berdiri di dekat lelaki itu.

Di saat Rekki terdiam melihat Wildan berdiri di hadapannya, tiba-tiba gadis bersurai gelsp yang terus terdiam mulai mengangkat kepala nya. “Aku akan mengantar mu pulang” ucap gadis itu sembari menoleh kearah 2 lelaki di sebelahnya.

Rekki sempat dibuat terkejut saat mendengar ucapan gadis itu, ia berbicara seolah tengah mencemaskan sesuatu. “.....”

“Tidak perlu, kau kembalilah ke kamar mu Haruko!!” sahut Wildan sembari sedikit mengerutkan keningnya.

“Tidak!!”

“Haruko kembali ke kamar mu! Jika kau mencemaskan temanmu ini, Ayah yang akan mengantarnya.”

“Sudah kukatakan aku tidak mau!!!”

“HARUKO!! BELAJARNYA MENDENGARKAN UCAPAN AYAH MU” bentak Wildan dengan suara yang sangat kencang hingga membuat gadis di depannya terdiam.

Suasana semakin kacau, ia tak tega melihat Haruko yang terus di bentak dengan lantang oleh ayah nya sendiri, meski ia tau ia tak ada hak untuk ikut campur dalam urusan keluarga ini. Namun tetap saja, dada nya terus merasakan sakit ketika Wildan meninggikan suaranya saat berbicara dengan gadis di depannya.

“Haruko sudahlah, kembali ke kamar mu dan beristirahatlah. Tak perlu cemaskan aku” ucap Rekki sembari menaruh tangan nya di atas salah satu pundak gadis itu.

“Sudah!! Tak perlu membuang-buang waktu, Ayo aku akan mengantarmu pulang dengan mobil ku” sela Wildan sembari meraih tangan Rekki yang berada di bahu putrinya, lalu membawa berjalan bersama nya.

Rekki yang terdiam saat tangan nya terus tergandeng oleh lelaki itu, namun kepala nya masih tertuju ke arah gadis di belakang nya yang masih saja bereaksi sangat aneh. ‘Harukoo’

Sebelum mereka akan melewati pintu luar, Wildan menghentikan langkah kaki nya. ia juga menoleh ke arah gadis bersurai gelap yang masih berdiri di tempat nya.”Haruko, sebelum kau tidur tidakkah kau ucapkan selamat malam untuk temanmu” kata Wildan sembari tersenyum lembut.

Rekki terkejut hingga ia sepontan menoleh kearah lelaki yang berdiri di sebelahnya ini. “.....”

“Tidak!!” jawab Haruko dengan pelan.

“Eumm?? Kenapa sayang??” setelah mendengar ucapan putrinya, Wildan kembali bertanya sembari sedikit memiringkan kepala nya.

Disaat Haruko kembali terdiam, disaat itulah pandangan Rekki juga kembali pada gadis bersurai gelap itu. “A-Aaa ayah mu benar Haruko. Aku lupa mengatakan selamat malam untuk mu. Kalau begitu Selamat malam Haruko”

“....Sudah? Kalau begitu ayo pulang”

Setelah mendengar kalimat itu, kedua lelaki itu pun kembali berjalan keluar melewati pintu. Tak lupa mereka juga menutup pintu hingga terdengar suara *KLEKKK*

Kini tinggal Haruko yang masih berada di ruang utama, pandangannya masih tertuju ke arah sepatu sekolahnya, tanganya juga terus terkepal kuat seolah ada sesuatu yang tengah ia tahan di dalam dirinya.

“Bodoh”

1
「Hikotoki」
14 bukannya masih smp?
Lina Zascia Amandia
Like n Fav mampir..... smgt...
wndanaomi
Mangat thorr, mampir lagi dikarya aku yaa
wndanaomi
Aku mampir memberikanmu bom like othorrrr
.
semangat ya thorr up nya. maaf gak bisa like karya nya. soalnya tombol like nya gak muncul😭😭 sedih
.
hallo thorr apa kabar😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!