NovelToon NovelToon
Kisah Cinta Arumi

Kisah Cinta Arumi

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Patahhati / Dosen / Romansa-Percintaan bebas / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:215.1k
Nilai: 5
Nama Author: istimariellaahmad

Semua akan mengejar kita termasuk dunia, ketika kita sudah mengejar ridha Allah SWT.

kau yang membuat janji, kau yang memberikan ku mimpi, tapi kau juga yang mengingkari juga menghianati.

[Apapun yang menjadi takdirmu, akan mencari jalannya menemukan mu. Ali bin Abi Thalib]

Arumi zyakana ramadhani
gadis cantik dan cerdas, alumni pondok pesantren yang disukai oleh kyai dan nyai nya agar bisa menjadi menantunya.
Yusuf teman sekaligus yang menjanjikan akan menikahi Arumi, meminta abah untuk melamarkan nya, namun tidak memberitahukan bahwa yang akan di lamar adalah Arumi.
abah kyai yang tidak mengetahui bahwa wanita itu Arumi, melamar sahabat Yusuf yang sering bersama, yaitu Zahra.

Abyan fakhri abrar
seorang gus dosen muda dan tampan. Abahnya melamar kan wanita untuk nya, yang baru dirinya lihat beberapa kali.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon istimariellaahmad, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Abyan dan Najib

"Mas sama teman-teman, ke masjid sholat ashar. Kamu siap-siap, setelah dari masjid kita langsung ke pesantren." Abyan yang sudah lengkap membawa sajadah ditangannya, memberitahu Arumi, bahwa ia mengajak ke pesantren.

"Terus Widya gimana?" tanya Arumi.

Karena temannya tidak mungkin ia tinggal, apalagi diusir. Widya yang saat ini berada di kamar tamu.

"Suruh ikut aja sekalian, teman mas juga sekalian diajak kesana."

"Nanti Arumi tanya Widya dulu."

"Mas berangkat dulu, assalamu'alaikum."

"Wa'alaikum salam."

Setelah Abyan dan ketiga temannya berangkat, Arumi menghampiri Widya di kamar tamu, untuk memberitahukan kalau Abyan mengajak ke pesantren.

"Widya," Arumi mengetuk pintu kamar.

Widya membuka pintunya, setelah mendengar ada ketukan pintu dari luar. "Arumi, ada apa?"

"Tadi, mas Aby bilang-

"Apaan?" tanya Widya.

Belum juga Arumi menyelesaikan ucapannya, Widya sudah memotong nya.

"Kebiasaan deh calon pengacara ini, memotong pembicaraan." Widya hanya cengengesan.

"Aamiin, terusin ibu dokter."

"Aamiin ya Allah, semoga kita bisa menggapai cita-cita kita Wid."

"Iya mi, aku akan bersungguh-sungguh belajar nya." Arumi mengangguk tersenyum.

"Kata mas Aby. Tadi, aku di suruh bersiap, katanya aku juga kamu di ajak ke pesantren, gimana?"

"Ada apa di pesantren?"

"Ada santri, abah dan ummi juga."

Widya menghela nafasnya berat, bukan karena marah. Namun, bagaimana bisa sahabat nya ini menjawab sesuatu yang sudah di ketahui Widya.

Memang benar, namun juga salah menurut Widya. Karena, bukan itu yang di tanyakan.

"Ibu Arumi, maksud saya bukan orang yang ada di pesantren. Tapi, ada acara atau apalah gitu disana, sampai kita akan kesana."

"Oh begitu maksud anda ibu Widya. Maaf, saya sedikit lola dalam berpikir."

Widya tersenyum, "Gak apa, untung aku sayang. Aku sholat dulu yah, tapi aku gak ada bawa baju ganti."

"Tidak masalah, semua yang anda butuhkan tersedia di tempat saya," di sertai kekehan Arumi.

"Sombong sekali."

"Anda hanya membutuhkan baju dengan hijab saja bukan? saya masih ada yang belum di pakai sama sekali. Silahkan ikuti saya dan ambil yang anda butuhkan, setelah itu saya akan sholat, agar nanti kita langsung berangkat."

"Kenapa seperti mbak-mbak SPG, kamu pernah kerja sebagai SPG, ya mi?"

"Kok kamu gak tau sih Wid?"

"Kok kamu tau, bukan gak tau."

"Lah kamu memang gak tau, buktinya salah."

Widya memaksakan dirinya untuk tersenyum, niat hati ingin meng-gombal, tapi sahabat nya selalu salah mengartikan.

Akhirnya Widya mengiyakan saja, dari pada tidak selesai.

...******...

"Sepi banget nih rumah, kemana penghuninya?" tanya Najib.

Melihat rumah Abyan yang sepi, tidak seperti tetangganya yang ada suara anak-anak.

"Iya emang mau ngapain? gak mungkin teriak, kan?"

"Bukan gitu juga maksudnya. Dosen ngeselin juga ya, ternyata."

Mereka tertawa mendengar nya.

"Kalian, jadi ikut kan ke pesantren?"

"Iya, udah lama gak ke pesantren, aku mau ikut kesana."

"Kamu, gimana rid?"

"Aku ikut juga. Oh iya by, Arumi kan fakultas kedokteran, kalau nantinya jadi, gampang lah masalah rumah sakit, di rumah sakit aku aja."

"Alhamdulillah. Insyaa Allah, do'akan saja."

...******...

Ke pondok pesantren, Arumi bersama Widya, mereka di ikuti tiga mobil di belakangnya.

Abyan dan Najib satu mobil, mobil Najib di kemudi oleh Farid yang berangkat nya bersama Akbar.

Mobil Farid ternyata di parkir jauh dari komplek rumah Abyan.

Najib memang sengaja satu mobil dengan Abyan, karena ingin membuktikan sesuatu.

"By, kamu sama ning Arumi, sebenarnya gimana?"

"Maksudnya, gimana apanya?" Abyan melirik Najib di sebelah nya.

"Hubungannya, apa sudah bisa saling menerima, atau kamu tidak mencintainya?"

"Saya memang pernah mengatakan nya pada Arumi, tapi itu hanya saya tidak ingin membuat nya sakit hati, sebenarnya saya belum mencintainya."

Najib nampak terkejut, jika dilihat dari perlakuan Abyan pada Arumi yang seperti sangat mencintai. Namun itu hanya perlakuan, bukan rasa cintanya yang sudah tumbuh.

"Kenapa kamu tidak mencintainya by? apa ada wanita lain selain ning Arumi?"

"Tidak ada wanita lain, saya hanya belum mencintai jib, bukan tidak."

"Gimana kalau sampai ning Arumi tau? kalau kamu belum mencintainya?"

"Tidak akan tau, kalau kamu tidak mengatakan nya."

"Kalau sadar, kalau tidak, bagaimana?"

"Salah banget aku bilang sama Najib, yang suka gak sadar bicara apa sama orang," batin Abyan.

"Berarti, kalau misalnya Yusuf tetap mendekati Arumi, kamu tidak masalah?"

Abyan melirik Najib dengan tatapan tajam.

"Aku hanya nanya by, kalau misalnya gitu."

"Tentu saya marah, karena Arumi istri saya."

Najib tersenyum sambil menggelengkan kepalanya, bagaimana bisa punya sahabat seperti ini, yang tidak mengerti dengan perasaan nya sendiri.

Mengatakan mencintai pada istrinya, hanya karena kasian dan takut istrinya kecewa. Padahal, karena memang dirinya sudah mulai tumbuh benih cinta di hatinya.

Abyan menyetir mobil nya dengan fokus, tidak lagi menghiraukan Najib di samping nya.

pikiran nya hanya tertuju pada Arumi.

Selalu dukung othor bebu sayang, annyeong love.

1
falea sezi
makanya klo ada pelakor itu hindarin lah lu kayak ngebet ma janda baru bee sampek bawa ke rmh segala g tau malu skg malah sok berasa korban kejahatan itu karena ada kesempatan bi. lu uda buka kesempatan buat nayla mendekati lo soalnya
falea sezi
bner mending pisah dr awal abian kayak. gmna ma janda gatel kayak memberi peluang gt
falea sezi
di kasih tau ngeyel itu janda ngebet ma qm eh qm masih dket ya qm. aja munafik klo kayak. gini km ngemis maaf dgn istri. enak aja
falea sezi
g menyukai tp kasih kesempatan dket woy dia janda. lu beristri. paham. agama tp oon
falea sezi
karakter wanita goblok. menye semua. di pendam sendiri ngomong woy jangn kayak orang bisu oon gt
falea sezi
klo dia poligami ya cerai aja kayak g ada laki. lain aja emank enak berbagi batangan
falea sezi
katanya tau agama tp berduaan di ruangan ma janda abian ne munafik ya
falea sezi
lah knp do wong hamil ada suami banyak kok anak kuliah nikah hamil. gpp sama pihak kampus
falea sezi
lah belom mencintai yg minta di kamar ini siapa sih Thor bukannya abiyan yg minta di lamarin arumi apa salah lamar jg kah abian ini
falea sezi
kn bner emank zahra gatel
falea sezi
slaah sendiri goblok mana bapak mu tau yg qm suka siapa
falea sezi
😵‍💫zahra temen apaan dia tau arumi yusuf saling suka tp. kesannya kayak. gatel. aja sama yusuf
Putri Sela
Luar biasa
Aulia Afni
ada lanjutannya ga nih bebu...
jangan bikin penasaran dong....
Isti Mariella Ahmad: Ada kak, tap aja profil judul Sajadah merah
total 1 replies
Sri Nuryati
bagus ceritanya
Asmadi
yah tamat, di tunggu kelanjutan nya bebu
Asmadi
semoga cepat hamil mira biar nambah cucunya ummi dan abah
Kawaakibul Qalbii Asy - Syariifah
kak kata yg d gunakan jangan do kalau do lebih k drop out berarti dkeluarkan... pakainya skorsing aja...
Isti Mariella Ahmad: ah maksudnya memang dikeluarkan beb, tapi terimakasih masukannya 😘
total 1 replies
Vera Uni
bagus
Marul Kamarul
jgn kelamaan ya Thor,,g sabar nunggu kelanjutan nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!