Alea Tevana merupakan seorang karyawati yang bekerja di bagian penjualan dan konsultan lapangan yang membuat perusahaan rugi 10 Miliar.
***
Bagi Alea Tevana suatu kebanggan bisa bekerja di perusahaan Xavinder Crop. Sudah hampir dua tahun dia bekerja dengan hasil yang selalu memuasakan dan berakhir selalu dipuji atasannya. Perusahaan bergensi yang memiliki pengaruh besar di perusahaan Eropa dan Asia ini dikenal karena kesuksesaan pemimpinnya yang tidak pernah Alea lihat.
Wajar saja, dia bukan karyawati yang memiliki ruang khusus di kantor karena tempatnya hanya di area touch down. Namun, kali ini ia bertemu dengan CEO-nya untuk pertama kali karena kesalahan yang membuat dia syok.
Penjualan dress yang dia lakukan di New York menimbulkan kerugian sebesar 10 Miliar. Dia dituduh sebagai mata-mata dan di sinilah Alea harus dihadapkan pilihan sulit yang membuatnya terjebak dengan CEO-nya sendiri.
Mampukah Alea membuktikan tuduhan yang ditunjukkan padanya atau mampukah dia mengganti uang 10 Miliar itu atau pasrah dengan pilihan dari CEO-nya? Bagaimana kehidupan Alea yang kini harus berurusan dengan CEO-nya?
Yuk, baca.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss. Arogan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sebuah Akhir Yang Indah
Pernikahan Athar dan Alea akhirnya digelar begitu mewah di hotel bintang lima. Nuansa gold withe Menjadi pilihan keduanya. Sepanjang jalan menuju pelaminan terdapat karpet merah.
Alea merasa telah disulap menjadi seorang ratu hari ini. Athar sangat memperlakukannya bak hidup di negeri dongeng.
Sejak saat mengucapkan janji suci di atas Altar dan memberinya ciuman tanda resmi hubungan mereka, Alea merasa tidak pernah merasa kupu-kupu di dalam perutnya berhenti terbang.
"Lihat, pengantin kita begitu melebarkan senyumannya," goda Kate saat naik menghampiri Alea.
"Berhenti menggodaku," ujar Alea membuat Kate terkekeh.
"Sebagai Kakak Ipar, kamu harus berbaik hati padaku." Alea mengulum senyum.
Ia tidak menyangka Kate memaksa Athar untuk bergabung ke daftar keluarganya dan menjadi anak angkat dari keluarga Kate.
Kate memang sudah menganggap Athar sebagai kakak laki-laki dan paling tidak bisa melihat Athar sendiri di dunia ini walau kenyataan bahwa pria itu masih memiliki ayah kandung, tetapi semua tahu bagaimana penolakan Rivaro.
Beruntung Willian dan Chatrina mau menjadikan Athar sebagai anaknya. Mereka memang mengenal Athar sangat baik karena pria itu selalu datang bermain di sana.
"Aku sudah penasaran siapa yang menjadi ayah angkatnya dan keluarga barunya, ternyata itu kamu dan Om William," ujar Alea membuat Kate mengangguk senang.
"Aku harus turun sekarang. Selamat menempuh hidup baru, ya." Kate memeluk Alea dan dibalas gadis itu.
Ken melakukan hal yang sama sebelum turun karena antrian mulai panjang akibat ulah mereka berdua yang begitu lama mengajak mempelai pengantin mengobrol.
"Sayang, apa kamu haus?" tanya Athar.
"Hum, aku merasa tenggorokanku kering," bisik Alea.
"Tunggu di sini." Athar segera turun dan mengambil minuman untuk mereka berdua.
Alea menatap ke arah keluarganya sedang bercengkrama dengan tamu. Ada haru menyelimuti perasaannya. Ternyata bahagia itu seperti ini.
Setelah dia menghabiskan waktu untuk bekerja keras mencari uang dan melewati rintangan banyak, kini dia berada di titik puncak atas apa yang dia usahakan.
Memang semua masalah waktu. Selama ada kesabaran dan kemauan serta usaha semua akan didapatkan kelak.
"Apa yang membuatmu termenung?" tanya Athar sambil menyodorkan minuman ke arah Alea.
"Tidak ada. Terima kasih telah mewujudkan impian ini," ujar Alea.
Athar tersenyum lembut dan mengusap pipi Ale.
"Aku yang harus berterima kasih, Sayang. Aku hidup selama ini seperti sebatang kara, lalu, kamu datang memberikan kasih sayang dan kehangatan dalam keluarga yang tidak pernah aku dapatkan sebelumnya. Terima kasih istriku," ucap Athar sambil mengecup dahi Alea.
Tamu-tamu yang menyaksikan itu bersorak melihat adegan romantis mereka. Pipi Alea terbakar saat menyadari bahwa mereka masih ada di pelaminan.
"Hehehe, tidak perlu malu," bisik Athar.
"Sudahlah, berikan aku minum," elak Alea.
Athar menyodorkan minuman yang diambilnya. "Pelan-pelan minumnya, Sayang."
***
Waktu semakin larut dan kini Alea dan Athar sudah bisa istirahat. Mereka berdua memasuki kamar yang menjadi kamar pengantinnya.
Suasana kamar yang tidak kalah romantis. Kelopak mawar merah yang ada di atas kasur berbentuk hati dan lilin-lilin yang menjadi penerang kamar mereka.
"Aku kira hanya ada di dunia novel, hehehe," kekeh Alea sambil memperhatikan kamarnya. Dia sudah menggunakan piyama.
"Suasana ini akan selalu dirasakan pengantin baru," ucap Athar sambil berbaring di atas kasur.
Ia menarik Alea berbaring di sampingnya. Alea tersenyum menatap Athar yang menatapnya seperti memberi kode.
"Aku boleh melakukannya?" tanya Athar.
"Boleh, your mine," balas Alea serak membuat Athar menatapnya dengan kabut gairah.
Selanjutnya mereka mencurahkan kasih sayangnya dan berharap akan ada malaikat kecil di antara mereka sebagai pelengkap kehidupan mereka.
Akan selalu ada bahagia bagi mereka yang tidak pernah berputus asa. Apapun musibah yang menimpa bisa jadi itu adalah rencana Tuhan untuk membuatmu bertemu dengan takdirmu.
Rencana manusia memang terdengar menarik, tetapi rencana Tuhan lebih indah. Jauh dari ilusi dan fatamorgana, tetapi ini adalah cinta yang murni melahirkan kasih sayang yang tidak putus hingga takdir memisahkan.
...****************...
...Tamat .......
kereennn aku suka ceritamu
Ceritanya tdk bertele" sedikit tp bkn orang tegang mewek dan ketawa.. Tdk membosankan singkat padat dan jelas👍👍👍👍
Sukses buatkamu thor semoga ada lg cerita yg lebih keren dan ter Hoooottt 😂😂
Yang sabar yaa
semangat.......💪💪💪💪💪💪
semangattttt ........