NovelToon NovelToon
Suamiku Pria Kejam

Suamiku Pria Kejam

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Balas Dendam / Mafia
Popularitas:134.9k
Nilai: 5
Nama Author: Caramelyouuu3

Sebuah kecelakaan tragis telah merenggut nyawa adiknya. Zion pria yang tengah bertekad membalaskan dendam atas kematian adiknya. Butuh bertahun tahun lama baginya hingga akhirnya ia menemukan orang itu.

Rasa benci yang amat membara di hatinya menjadikan adik dari sang musuh menjadi korban atas kekejaman nya. Aluna, gadis yang tidak tahu apapun itu selalu tersiksa dengan semua perlakuan kejam Zion. Terlebih, ia harus ikut terikat dalam sebuah pernikahan yang membuatnya semakin tersiksa.

"Ini saja belum cukup untuk membalas perbuatan kakakmu itu!." Tekan pria itu dengan mata dingin serta senyum devil nya.

Seiring berjalannya waktu, apakah Aluna sanggup untuk bertahan dengan sikap kasar pria kejam itu?

Simple Story...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Caramelyouuu3, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 32

Flashback on...........

"Setelah kepergian papa, hidup aku jadi kayak gini.. mama gak pernah perduli sama aku, dia hanya menginginkan harta papa saja dari awal. Aku sudah tau hal itu akan terjadi, tapi papa tidak pernah mau mendengarkan ku.."

Kesal seorang gadis pada dirinya sendiri di dalam kamar bernuansa klasik dan modern..

"Semua harta papa jatuh ke tangan wanita sialan itu.. aku sangat membencinya!! Dia telah menyingkirkan mama dan sekarang semuanya telah menjadi miliknya. Dasar wanita tidak tahu maluu..." Umpat gadis cantik itu..

"Aycel sayang...

siapa wanita yang tidak tahu malu itu?" tanya seorang wanita paruh baya yang tiba-tiba masuk ke dalam kamar gadis yang bernama Aycel ituu...

Gadis yang tengah membaca buku itu membulatkan mata, ia terlihat gugup.. sungguh selama ini ia hanya berani membicarakan ibu tirinya itu di belakang, Aycel sungguh tidak tahu jika ibunya tersebut mendengar ucapan nya tadi.

"Bukan apa-apa kok ma......."

ucap Aycel gugup..

Wanita yang bernama Linda itu tersenyum menatap Aycel,

"Baiklah kalau begitu,

sayang...... hari ini mama ada pertemuan dengan clien mama, kau mau menemani mama bertemu dengan clien mama di hotel?" tanya Linda..

Aycel tampak menggaruk tengkuknya yang tidak gatal itu,

"Emmm........ bagaimana y ma? Sebenarnya Aycel lagi sibuk banget.." jawab Aycel mendapat rautan kekecewaan di wajah Linda..

"Padahal mama berharap kau bisa datang menemani mama, soalnya mama ingin memperkenal kan Aycel sama teman-teman mama.. mama juga uda siapin baju untuk Aycel, sayang kalau misalnya gak di pake. Tapi.. mama juga tidak bisa memaksa Aycel."

Ucap Linda menampilkan raut sedihnya berusaha membujuk agar Aycel mau ikut dengannya...

"Aku membencinya tapi aku juga tidak tega melihat wajah menyedihkan nya itu..." Batin Aycel,

"Mama jangan sedih gitu, Aycel akan temani mama bertemu sama clien mama.."

kata Aycel seraya tersenyum manis,

"Makasih sayang... sekarang, Aycel ganti baju dulu. Mama akan tunggu di bawah," Aycel hanya mengangguk,

Beberapa menit kemudian,

Aycel menatap dirinya sendiri di cermin panjang yang memantulkan tubuhnya dari atas sampai bawah. Ia tampak begitu sangat cantik dengan gaun merah muda yang tidak begitu mencolok, terlihat sangat menawan.. bibirnya tak luput dari olesan lipstik merah muda senada dengan warna gaun nya. Rambut coklat miliknya tampak menampilkan leher jenjangnya kala rambutnya ia sanggul ke belakang...

Aycel berjalan perlahan menuruni tangga, di lihatnya Linda yang sudah menunggu dirinya di sofa..

"Eh anak mama cantik banget,"

Puji Linda hanya mendapat senyuman tipis dari Aycel yang tampak ragu..

"Emang mama mau jumpa sama clien mama dimana?"

"Di hotel sayang.. dia uda nunggu mama dari tadi. Marii..." Linda menarik tangan Aycel pelan menuju mobil...

Setelah menempuh beberapa menit perjalanan, mobil yang mereka tumpangi akhirnya sampai di sebuah hotel yang cukup mewah.. Linda langsung mengajak Aycel masuk ke dalam kamar hotel yang sudah di pesan tersebut terlebih dahulu.

Aycel yang tampak bosan hanya bisa mengumpat, tenggorokan nya pun terasa begitu haus.. beruntungnya ada segelas jus yang tersedia khusus untuknya di meja. Aycel meneguk jus tersebut sampai habis dan tidak tersisa... namun entah mengapa, Aycel merasakan kepalanya terasa berat dan pusing sebelum seketika ia pingsan..

***

Perlahan Aycel membuka kedua matanya, merasakan sedikit pusing di kepala nya.. matanya melirik kesana-kemari. Aycel seketika terlihat panik saat melihat ia sedang tidur di kamar asing. Ia bertanya-tanya dimana mamanya, bukankah tadi siang ia baru saja berada di hotel bersama mamanya?

Aycel tampak sangat ketakutan, ia melirik jam yang ada di samping nakas.. Aycel membulatkan mata saat mengetahui jam sudah sangat malam..

"Berapa lama aku tertidur? Dimana aku sebenarnya?" tanya Luna pada dirinya sendiri..

Aycel tersadar kalau ia sudah tidak mengenakan gaun yang sama lagi, ia sudah berganti pakaian yang terbilang cukup seksi yang menampilkan lekuk tubuhnya..

Aycel tampak sangat ketakutan, ia mengingat kalau ia meninggalkan ponsel nya di dalam mobil.

Aycel semakin ketakutan kala pintu kamar terbuka, menampilkan seorang pria yang berjalan sempoyongan ke arahnya..

Aycel menangis sejadi-jadinya di pojok tempat tidur, wajah nya sangat ketakutan.. air matanya tidak bisa berhenti mengalir kala melihat pria tersebut..

"DIAMMMMM?"

"Kenapa kau sangat bising sekali?"

tanya pria tersebut sambil mengunci pintu kamar,

"Siapa kau? Apa yang kau lakukan? Jangan berani mendekat, atau aku akan berteriak!!" Jerit Aycel sekuat tenaga..

"Silahkan jika kau ingin berteriak, tidak ada satupun orang yang akan mendengarmu. Aku sudah membayar mu dengan harga mahal, jadi kau harus melayaniku dan jangan sampai kau mengecewakan ku." ucap pria itu membuat Aycel bertambah bingung..

"Apa yang kau katakan? Melayani apa maksudmu?"

Aycel semakin bertambah takut kala pria itu mendekatinya dengan senyum sumringa dan terlihat menakutkan bagi Aycel,

"Aku bilang menjauh dariku!!"

Aycel mendorong pria itu dengan sekuat tenaga hingga pria tersebut terjatuh tersungkur ke lantai..

"Sialan!! dasar gadis bodoh!! Kau sudah berani membuatku marah!!"

Teriak pria itu marah...

Aycel berlari ke arah pintu, dan berusaha membuka pintu tersebut dengan sekuat tenaga namun sayang nya hal tersebut tidak membuahkan hasil.. pria tersebut menarik tangan Aycel dan mendorong Aycel ke dinding dengan sangat keras hingga Aycel terduduk di lantai dengan air mata yang tidak mampu lagi ia bendung..

"Kau tidak akan bisa lari dariku gadis kecil!! Kau adalah milikku malam ini.. kita akan habiskan malam istimewa itu, dan kau tidak akan bisa melupakan nya. Jangan membuatku kecewa dan lakukan tugasmu dengan baik."

Ucap pria itu dengan menyentuh pipi mulus Aycel..

Aycel mampu merasakan aroma alkohol di tubuh pria tersebut, wajahnya tampak ketakutan namun matanya tidak mampu beralih dari wajah pria tersebut.. sangat tampan meskipun dengan rambut yang berserakan. Namun tetap saja Aycel semakin bertambah takut jika melihat wajah tampan bak pangeran milik pria itu..

"Aku mohon lepaskan aku tuan......

biarkan aku pergi dari sini, aku tidak tahu apapun tentang semua ini tuan.. aku mohon," Pinta Aycel memohon agar pria itu melepaskan nya..

Entah mengapa hati pria itu tersentuh kala melihat wajah Aycel yang ketakutan, pria tersebut seketika memeluk hangat tubuh Aycel.. yang membuat Aycel bingung dengan sifat gadis itu...

"Tenanglah...

Aku mohon jangan menangis, aku akan membawamu pergi dari sini." ucap pria itu di telinga Aycel..

"Dengarkan aku, ini kunci kamar ini.. pergi dari sini sebelum ada yang melihatmu. Ini adalah tiket hotelmu, setelah keluar dari sini jangan lupa kau harus ke hotel tersebut dan kau akan aman disana."

Aycel bingung dan tidak mengerti dengan sikap pria itu yang seketika berubah..

"Tapi tuan? Kenapa.. kau tiba-tiba berubah seperti ini?"

"Jangan banyak bertanya!! Sekarang cepat pergi dari sini," Aycel mengangguk, dan melakukan apa yang pria tersebut katakan...

"Terima kasih tuan, meskipun aku tidak tahu kenapa kau tiba-tiba berubah seperti itu? Tapi aku benar-benar berterima kasih padamu, aku harapa kita bisa bertemu lagi dan aku dapat berterima kasih denganmu secara langsung..." Batin Aycel.

.

.

.

Bersambung...

Jadi disini masih Flashback tentang bagaimana Aycel bisa bertemu akhirnya dengan Luna...

1
Yuniarti Yuni
terlalu lama up nyaa
Arumi Cantika
sangat kecewa ceritany hny setengah 2
Iya Hayuk
keren
nuryanie pakott
ga gini juga tbor
nuryanie pakott
jangan terlalu jahat thor
nuryanie pakott
sudah nikah saja yaa🤔
nuryanie pakott
baru baca thor
Hikmah Araffah
kapan up nya lagi ka
Hikmah Araffah
lanjut ka
Hikmah Araffah
kapan up lqgi
Hikmah Araffah
bagus juga aku punya suami kejam😭😂
Hikmah Araffah
bagus juga aku punya suami kejam😭😂
Hikmah Araffah
Luna keras kenapala yah
Hikmah Araffah
hihi kejammm bgt kamu thorrrr
Hikmah Araffah
Luna Luna udah di ingetin jangan kabur ,malah kabur
Hikmah Araffah
kasian ditampar terus😭
Hikmah Araffah
terlalu kejam
Hikmah Araffah
kapan nikahnya thorrr😂
Hikmah Araffah
kejammmmm
Hikmah Araffah
lumayan hehe
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!