NovelToon NovelToon
Cinta Beda Keyakinan

Cinta Beda Keyakinan

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Berondong / Tamat
Popularitas:85.6k
Nilai: 5
Nama Author: Nai

Menjalin hubungan dengan beda keyakinan tak membuat rasa cinta gadis bernama Tamara Adisti berkurang sedikitpun.
Namun saat Tara membulatkan tekad untuk berhijrah, ia terpaksa harus memutuskan tali cinta yang telah membuncah dihati mereka.

Vano yang sudah terperosok ke dalam lubang cinta dengan sosok gadis sederhana bernama Tara itu tak terima akan keputusan yang Tara berikan atas putusnya hubungan mereka.

"Dua tahun bukan waktu yang sebentar, Tar! Jalan yang kita lalui untuk kita bisa bersama seperti sekarang ini juga tidaklah mudah. Kenapa kamu seperti ini? Bukankah kamu sendiri yang bilang bahwa kamu tidak akan mempermasalahkan keyakinan kita yang berbeda. Terus kenapa sekarang kamu menyerah hanya karena keyakinan? Apakah sepenting itu, Tar. Sampai kamu rela mengorbankan cinta kita!"

Bagaimanakah kisah kedua remaja labil itu?
Mari ikuti kisahnya....

(MASIH DALAM TAHAP REVISI)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 33

Deska menghampiri mereka berdua dengan raut wajah datar dan mata sembabnya.

Setiba di hadapan Tara dan Vano, Deska langsung saja mendudukkan tubuhnya di samping Tara, ia bersandar pada bahu Tara.

Tara tercengang melihat dua orang adik kakak ini yang bersandar di bahunya. Tara hanya diam mematung melihat tingkah dua orang itu.

"Kedua orang tuaku pergi meninggalkanku, Tar. Ku mohon kamu jangan pergi ya, Tar. Aku bener-bener nggak bisa tanpa kamu, aku sayang sama kamu, aku cinta sama kamu Tar," seru Vano pelan.

Tara tak membalas perkataan Vano, ia tak bisa menjanjikan apapun pada pria itu. Sungguh, perpisahan memang bukanlah hal yang ia inginkan, tapi ada hal yang lebih besar yang harus ia perjuangkan.

Keyakinan!

Hari terus berganti, rasa sedih karena kehilangan orang terkasih harus dilalui Vano dan Deska dengan sekuat jiwa. Memang tak mudah untuk melupakan hal semenyakitkan ini, namun berdiam diri dan terus mengurung diri pun tak membuat sesuatu yang telah hilang akan kembali.

Satu minggu setelah kematian kedua orang tuanya, Vano memutuskan untuk berhenti bekerja. Setelah berminggu-minggu melakukan berbagai cara untuk menyembuhkan cidera di kepalanya, kini Vano mulai fokus untuk mengurus bisnis bakery dan salon orang tuanya. Tak mungkin jika ia harus membebani Deska untuk mengurus salah satu bisnis orang tuanya juga. Biarlah adiknya itu fokus dengan kuliahnya terlebih dahulu. Setelah itu, mungkin akan mereka bicarakan lebih lanjut.

Keseharian Vano dengan aktifitas barunya membuat pria berambut hitam itu terlihat sangat sibuk. Memantau para pegawai di dua bidang yang berbeda sekaligus sungguh membuat Vano pusing. Sesekali Vano harus memahami bahan-bahan makanan yang beragam jenis seperti cake, roti, dan cemilan jenis lainnya. Di sisi lain ia juga harus memahami bahan-bahan dan peralatan salon yang sungguh tak ia mengerti.

Ia fikir, menjadi pemilik sebuah usaha hanya bisa perintah sana sini begitu saja pada pegawai yang telah memiliki pengalaman di bidangnya. Namun ternyata semua yang ia fikirkan salah besar. Sebagai pemilik sebuah usaha, kita haruslah mengerti akan usaha yang kita jalani. Mulai dari jenis usaha itu sendiri, permodalan, strategi operasional, promosi, dan masih banyak lainnya.

Beruntung orang tuanya memiliki tangan kanan yang sangat bisa diandalkan. Dengan begitu ia bisa sedikit terbantu dalam mengurus keperluan bakery maupun salon.

Satu bulan penuh Vano belajar mengenai usaha kedua orang tuanya tanpa lelah. Tak ada istirahat jika apa yang ia pelajari belum ia mengerti. Vano benar-benar menyibukkan diri dengan bekerja untuk mengalihkan rasa sedihnya yang masih belum terima akan kematian orang tuanya.

Kesibukannya juga membuatnya jarang bertemu dengan pujaan hatinya. Sepulang kerja atau jika ada waktu luang, Vano akan berusaha menghubungi Tara. Meski wanita itu terus berusaha mengacuhkan atau menjauhinya tapi ia tak perduli, rasa cintanya pada Tara menutup matanya akan penolakan yang Tara berikan.

Seperti biasanya, Vano akan menguhubungi Tara di jam istirahatnya. Namun siang ini sudah hampir dua puluh kali ia menghubungi Tara dalam sepuluh menit sekali, namun nomor ponsel wanita itu tidak bisa dihubungi. Dan terakhir kali ia mencoba menelfon Tara, kini nomornya menjadi tidak aktif, bahkan pesan whatsapp yang ia kirim sedari awal hanya terdapat centang satu.

Vano yang sudah tak seribet pertama kali mengurus bisnis orang tuanya itu kini terlihat lebih santai. Tanpa ragu ia meninggalkan toko bakery untuk menjumpai pujaan hatinya di lokasi kerjanya.

Setiba di sana, Vano dikagetkan oleh perkataan partner kerja Tara yang mengatakan bahwa Tara sudah tidak bekerja disana sejak kemarin. Dua hari lalu saat ia mengunjungi Tara di lokasi kerjanya, Tara tak mengatakan apa pun tentang pengunduran dirinya. Ia sungguh menyesal tak mengunjungi Tara kemarin karena harus meeting mengenai jenis cake terbaru bakery-nya yang akan launching besok sore.

Vano kembali menghubungi Tara, namun semuanya masih sama. Tara tak bisa di hubungi sama sekali. Begitu juga adiknya -Mala- tak bisa dihubungi.

Vano dengan cepat berlalu menuju ke rumah Tara, berharap wanita itu ada di rumah. Namun ia kembali dibuat tercengang saat kedua orang tua Tara mengatakan bahwa Tara sudah pergi sedari pagi tadi dan memutuskan untuk tinggal di kos-kosan.

"Katanya sih mau belajar mandiri," ujar Ibu Tara saat ia menanyakan alasan Tara pergi dari rumah.

"Boleh minta alamat kosnya, Bu?"

"Maaf, Nak Vano. Kita nggak ada yang di kasih tahu Tara alamat kosnya, dia bilangnya sih masih di daerah sini."

Dengan terpaksa Vano pulang dengan menelan pil kekecewaan. Hingga malam tiba pun, nomor telfon Tara masih saja tidak aktif. Deska yang melihat kakaknya tak bersemangat saat makan malam kini memberanikan diri untuk menegurnya.

"Kak Vano." Tak ada sahutan.

"Kak." Masih tak ada sahutan.

"Kak Vanooo," panggilnya dengan menaikkan volume suara namun masih tak membuat Vano menyahut.

Deska melempar tempe goreng ke wajah Vano, membuat pria itu tersadar dari lamunannya.

"Apa sih, Ka?" tanyanya tak suka akan kejahilan adiknya.

"Kakak yang kenapa? Dari tadi bengong terus. Dipanggilin juga nggak jawab-jawab. Makanan cuma di aduk-aduk doang. Kalau nggak enak bilang, kita bisa delivery, Kak. Aku kan udah bilang kalau masakanku nggak enak, kita delivery aja, dari pada terbuang nggak dimakan gitu."

Vano tak menyahuti ucapan Deska, ia memilih menyendokkan makanannya dan mulai memakan makanannya.

Ya, selama mereka hanya tinggal berdua, Deska mulai mencoba untuk belajar memasak, karena tak selamanya juga mereka harus delivery makanan. Meski tak seenak masakan mamanya, tapi mereka selalu menikmati makanan yang dibuat Deska.

Sebelum pergi ke toko bakery atau salon yang letaknya bersebelahan, Vano selalu melaksanakan tugas hariannya untuk mengantar Deska kuliah.

Supir yang biasa dipakai orang tuanya hanya akan mengantar atau menjemput Deska jika Vano sedang sibuk atau pergi mengunjungi Tara.

Vano mengantar Deska hanya sebatas depan pagar kampus, ia tak mau memasuki halaman kampus karena tak mau menjadi perhatian para mahasiswa disana, terlebih teman-teman Deska yang akan selalu menghampirinya jika melihatnya. Vano sangat malas jika berhubungan dengan para wanita-wanita itu. Baginya, hanya Tara yang ada dimatanya saat ini hingga selamanya. Bukan sombong atau terlalu percaya diri, namun itulah kenyataannya.

Mengingat akan Tara, hari ini Vano memutuskan untuk mencari keberadaan Tara. Ia memulai dari kediaman Tara. Ia yakin jika Tara sudah menghubungi orang tuanya dan mengatakan alamat tinggalnya.

Namun apa yang ia fikirkan tak lagi benar, ternyata Tara belum juga menghubungi orang tuanya. Nomor ponsel Tara pun masih juga belum aktif. Ia bingung harus mencari Tara kemana, sedangkan nomor ponselnya saja tidak aktif. Mungkin ia harus menghampiri teman-teman Tara satu persatu, siapa tahu diantara mereka ada yang mengetahui keberadaan Tara.

Vano menanyakan semua teman-teman Tara yang ada di lokasi kerja terakhirnya, wahana anak. Namun tak satupun yang mengetahui keberadaan Tara, bahkan teman dekatnya sekalipun.

Rena and the geng? Ia tak tahu nomor ponsel mereka, dan mereka juga sedang ada di luar kota kecuali Rio. Ya, Rio! Mungkin Rio tahu keberadaan Tara.

Berhubung ia tak tahu rumah Rio, Vano pergi menuju rumah Tara untuk menanyakan rumah Rio pada keluarga Tara. Setelah mengetahui rumah Rio, Vano langsung saja melesatkan kendaraannya kesana.

Lagi-lagi ia harus kecewa karena Rio tak mengetahui keberadaan Tara. Ia meminta Rio untuk menghubungi Nata dan Rena. Mungkin saja salah satu dari mereka tahu, namun semua sama saja, tak ada yang tahu keberadaan Tara.

Vano tak tahu lagi siapa saja teman-teman Tara. Selama mereka berpacaran, Tara sangat jarang mengenalkan teman-temannya pada Vano. Hanya Rena and the geng satu-satunya teman yang Tara kenalkan padanya.

Vano sangat kesulitan mencari keberadaan Tara. Semua yang berhubungan dengan Tara tak dapat membawanya pada wanita itu. Vano bahkan hampir saja melupakan tanggung jawabnya pada usaha mendiang milik orang tuanya jika saja pak Andi -tangan kanan orang tuanya- tak menghubunginya untuk kembali ke toko.

******

1
Bukhori Muslim
keren
Sulaiman Efendy
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Sulaiman Efendy
ENDING YG MMBAHAGIAKN... SMOGA MEREKA SAMAWA DI DUNIA HALUNYA, DN SAMAWA JUGA BUAT YG PRNH ALAMI SPRTI YG DI NOVEL INI..
Sulaiman Efendy
KULIAH JUGA NGGK JAMIN DPT PKERJAAN, BNYK TU SARJANA2 PENGANGGURAN..
Sulaiman Efendy
LO HRSNYA NGERTI SBAGAI UMAT MUSLIM, HARAM WANITA BRSUAMI MNJALIN HUBUNGN, MSKI HNY PRTEMANN DGN LAKI2 YG BKN MAHRAMNYA, KRN UNTUK MNGHINDARI FITNAH, APALAGI LKI2 TRSEBUT MNYUKAI SI WANITA..
Sulaiman Efendy
UDH DIINGATKN DESKA, MSH NGEYEL,, KN DESKA UDH BILANG LO PSTI AKN KECEWA DAN SAKIT HATI..
Sulaiman Efendy
KURANG AJAR SI RAKA, CURI START, SEMOGA TARA MNOLAK LMARAN RAKA
Sulaiman Efendy
KERENNN ABISS DI DESKA YG POSESSIF KE CALON KK IPARNYA SI TARA, RAKA YG GELAGATNYA MMG MNYUKAI TARA, LGSUNG DI SKAK DESKA
Sulaiman Efendy
BAGUS DESKA,, HRSNYA RAKA LBH FAHAM KLO LKI2 TDK BOLEH DUDUK BRDEKATAN DGN WANITA YG BKN MAHRAMNYA
Sulaiman Efendy
ALHAMDULILLAH, AKHIRNYA DESKA JUGA MNDAPATKN HIDAYAH ..
Sulaiman Efendy
BARAKALLAH,, SEMOGA VANO ISTIWOMAH KRN ALLAH, BKN KRN MNGHARAPKN PNGAKUAN MANUSIA, BKN KRN MNGHARAP CINTA MNUSIA, TTPI MURNI LILLAHI TA'ALAA
Sulaiman Efendy
PASTI SI RAKA, SEMOGA TARA TDK MNERIMA RAKA, KRN KYKNYA RAKA SKA MA TARA
Sulaiman Efendy
SIAPA BILANG VANO BSA MLUPAKAN LO, KLO BSA LO PRGI LGI YG JAUH, BILA PERLU KE JOGYA TEMPAT RENA..
Sulaiman Efendy
SKRG HMBATAN TK ADA BUAT VANO UNTUK PINDAH KYAKINAN.. KRN KDUA ORTU NYA SDH MNINGGAL,, TINGGAL KMNTAPAN HATI DN NIATNYA..
Sulaiman Efendy
SEMOGA LEWAT BG MALIK SUAMI FANI, VANO DPT HIDAYAH, DN MAU BLAJAR ISLAM SUNGGUH2, BKN KRN INGIN BSA NIKAH SAMA TARA, TPI KRN ALLAH, DN MNCINTAI JUGA KRN ALLAH...
Sulaiman Efendy
YAA LO JELASIN MASALAH SYARIAT ISLAM, BHWA LO TDK BSA MMAINKN AQIDAH LOO..
Sulaiman Efendy
HRSNYA LO OMONGIN KE VANO, KLO MMG DIA SERIUS KE ELO, TTG VANO UNTUK IKUT KYAKINAN LO, JLSKN KE VANO TTG SYARIAT ISLAM,, LO LIAT, SERIUS GK DY.. JGN SAMPE LO BRBUAT SEMI ZINAH DGN DIPEGANG2 & DIPELUK2 VANO
Sulaiman Efendy
BLM MAHROM KNP MAU DIPELUK2, LO KN SKRG PKE HIJAB, HRSNYA LO KSIH PNGERTIAN KE VANO, BHWA WANITA MUSLIM TDK BOLEH DISENTUH APALAGI DIPELUK2 LKI2 YG BKN MAHRAMNYA..
Sulaiman Efendy
LO KAN UDH SERING IKUT TAUSIYAH, DN LO UDH TTG SYARIAT ISLAM, BHWA WANITA MUSLIM ITU HRS NIKAH DENGN IJAB QABUL DN ADA WALINYA, KLO LO NIKAH DI CATATAN SIPIL, LO NIKAH TNP IJAB QABUL, TNPA WALI, HNY SAH DIHUKUM NEGARA, TNP HARAM DI MATA ALLAH... KONSEKUENSINYA LO TAUKN, LO BRZINAH SEMUMUR HIDUP, INGAT, LKI2 ITU IMAM BUAT WANITA, GMN LO MAU JDIKN VANO IMAM LO, SDGKN VANO NON MUSLIM, HRSNYA LO SHOLAT ISTIKHARAH BUAT MINTA PTUNJUK SAMA ALLAH..
Sulaiman Efendy
LO GK TAKUT NANGGUNG DOSA LO FHAISAL, HRSNYA LO SETUJU DGN SYARAT SI VANO HRS IKUT KYAKINAN KALIAN
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!