Ini lanjutan Hello Mr Mafia.
Lucifer Xylander Zweihander, Tuan muda dari keluarga Zweihander yang sangat di takuti dan dihormati di negara tersebut.
Memiliki sifat dingin dan datar tidak membuatnya menyesal, justru dengan begitu membuat para wanita semakin berlomba-lomba untuk mendapatkannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Saling merindukan
5 hari berlalu....
Besok adalah hari ulang tahun Yoora, kemungkinan sekarang Lucifer dan sahabat sahabat nya sudah sampai dan menetap di salah satu hotel yang ada di sekitar sini.
Berbagai hiasan dan dekorasi yang di buat begitu mewah, semuanya nampak bersinar. Yoora tak sabar untuk menunggu besok karena Yoora ingin segera bertemu dengan Lucifer.
"Putri" Sapa pelayan Yun.
"Hmm?" Balas Yoora dengan membalikkan tubuhnya.
"Yang mulia sudah menunggu anda di ruangannya" Jelas pelayan Yun.
"Baiklah"
Yoora bangkit dari duduknya dan berjalan keluar dari kamarnya menuju ruangan Raja Elmeryx yang berada tak jauh dari ruang Aula.
Tok tok tok tok
"Masuk"
Yoora masuk kedalam dan melihat Raja Elmeryx tengah duduk dengan meminum teh nya, Yoora menunduk sebentar dan ikut duduk di samping Raja Elmeryx.
"Ada apa Dad?" Tanya Yoora penasaran.
"Kau pasti sudah tahu bahwa teman-teman mu sudah datang kemari" Ucap Raja Elmeryx santai.
"Tidak Dad, aku hanya mengira ngira saja" Jawab Yoora pelan.
"Baguslah, mereka menginap di villa yang ada di seberang kota. Dady melarang mereka untuk menginap di hotel karena itu sangat bahaya" Jelas nya dengan menatap Yoora dalam.
"Bahaya? Kenapa?" Heran Yoora.
"Hhhh..... Kemungkinan besar besok banyak sekali wartawan dan paparazi yang akan datang, mereka berkeliaran di sekitar kota dan memantau orang-orang yang berasal dari luar. Mereka sudah melihat sosok mu saat di Indonesia dulu, wartawan tersebut sangat penasaran dengan sosok Lucifer" Jelas Raja Elmeryx dengan menyerahkan sebuah amplop pada Yoora.
Yoora membuka amplop tersebut dan terkejut melihat Poto nya bersama Lucifer yang sedang berciuman di atas panggung saat acara from night itu.
"Dady ini?...." Kaget Yoora.
"Benar, salah satu dari mereka sudah tahu bahwa kau seorang putri dan melaporkan hal tersebut pada wartawan Inggris. Dady sudah meredam semua berita tersebut dari kemarin malam" ucap nya dengan menghela nafas berat.
"Lalu apa yang harus kita lakukan?" Cemas Yoora, Yoora tidak ingin membuat Raja Elmeryx cemas dan khawatir tentang semua ini.
"Terpaksa, mereka harus mengenakan penyamaran sampai berita tersebut hilang dengan sendirinya dan para wartawan bosan mencari berita tersebut. Meskipun orang tua Lucifer sudah ikut meredam nya"
"Tapi mereka akan tetap datang kan?" Harap Yoora.
"Ya, mereka akan menggunakan topeng. Dady sudah mengumumkan para tamu undangan untuk mengenakan topeng saat acara mu besok" Ucap Raja Elmeryx dengan tersenyum tipis.
"Tapi aku takut mereka akan terlibat Dad, Dady tahu sendiri bukan bagaimana mereka itu?" Panik Yoora dengan memegang tangan Raja Elmeryx.
"Tenanglah sayang, Dady sudah menyusun rencana. Tak ada yang bisa mengacaukan acaramu besok" Ucap nya menenangkan Yoora.
"Baiklah Dad" Pasrah Yoora.
•••••••••••
"Bagaimana bisa berita ini sampai ke Inggris?" Marah seseorang dengan ekspresi yang kesal.
"Entahlah, gue juga heran!"
"Untung saja uncle Raja sudah menghandle semuanya"
"Benar"
Mereka adalah Lucifer, Gavin, Aldo, Lolita dan Rosa. Mereka sudah sampai 2 jam yang lalu di villa milik Raja Elmeryx.
Mereka juga terkejut saat rombongan Raja Elmeryx datang menjemput mereka dan langsung menyuruh mereka masuk kedalam mobil.
Namun setelah Reza menjelaskan nya barulah mereka mengerti, mereka tidak percaya bahwa berita tersebut akan sampai kesini.
Meskipun hanya sekedar ciuman namun bagi anggota kerajaan terutama seorang putri, sebuah ciuman merupakan hal yang wajib seorang putri jaga setelah mahkota nya.
Jika seorang putri terlihat berciuman dengan laki-laki selain suaminya maka putri tersebut akan di cap sebagai wanita yang tidak pantas menjadi seorang putri yang suci.
Itulah kenapa Yoora sangat takut jika akan merusak reputasi Raja Elmeryx, Jika berita tersebut sampai tersebar maka Yoora tidak bisa menjadi penerus kerajaan Elmeryx untuk kedepannya.
"Gue takut ini semua akan berakibat fatal, jika saja berita tersebut sampai tersebar.... Maka Yoora akan di cap sebagai putri rendahan dan akan di asingkan dari negaranya" Ucap Rosa dengan ekspresi yang rumit.
"Benar, bahkan uncle Raja juga akan terkena imbasnya" Sambung Lolita.
"Lalu apa yang harus kita lakukan sekarang?" Tanya Aldo pada mereka semuanya.
"Gue ga tahu, Dad menyuruh kita untuk tetap tenang dan bersikap biasa saja agar tidak mengundang perhatian mereka" Balas Lucifer.
"Baiklah, sebaiknya kita sekarang istirahat. Besok kita harus pergi ke kerajaan" Ucap Elang yang langsung di angguki oleh mereka.
Rosa tidur dengan Lolita, Lucifer tidur dengan Gavin, sedangkan Elang dia tidur sendiri karena dia tidak ingin tidur dengan Aldo yang sering ileran saat tidur.
••••••••
Yoora duduk termenung di taman dekat kediamannya, ia memegang Poto tersebut yang memperlihatkan Poto nya yang sedang berciuman dengan Lucifer.
Yoora mengelus Poto tersebut dan tersenyum tipis, ia sangat merindukan Lucifer. Ia pikir, ia bisa memeluk Lucifer besok dan menghabiskan waktunya bersama namun sepertinya tidak bisa.
"Apa kau juga merindukan ku?" Tanya Yoora dengan menatap Poto tersebut.
"Hiks...Awas saja jika kau tidak merindukan ku..." Isak Yoora dengan sesenggukan.
Pelayan Yun yang mendengar itu tak kuasa untuk tidak meneteskan air matanya, ia paling mengerti tentang Yoora setelah Raja Elmeryx.
Begitupun dengan beberapa pengawal yang berjaga di sana, mereka ikut sedih mendengarnya. Dari dulu Yoora tidak pernah merasakan kehidupan bebas, sekali nya merasakan....Yah begini, pasti ada isu yang beredar.
Di tempat lain, Lucifer duduk termenung di dekat jendela kamarnya. Entah kenapa Lucifer menangis padahal selama ini ia tidak pernah menangis.
"Aku merindukan mu....." Gumam Lucifer dengan menatap langit.
"Aku berharap kau baik-baik saja di sana" Sambungnya dengan tersenyum manis.
Gavin yang melihat itu tahu bagaimana perasaan Lucifer, akhirnya Gavin memilih untuk membiarkan Lucifer sendiri dan langsung pergi tidur.
••••••
Pagi ini, Yoora sudah bangun karena akan di rias semewah mungkin. Yoora nampak tak bersemangat tapi ia tidak ingin mempermalukan Raja Elmeryx.
"Putri, anda sangat cantik sekali. Mahkota mana yang ingin anda kenakan?" Tanya pelayan Yun dengan tersenyum manis.
"Terserah bibi saja" Balas Yoora dengan tersenyum tipis.
"Ehh... Baiklah" Sambung pelayan Yun dengan tersenyum hambar, ternyata Yoora masih belum semangat.
Para tamu satu persatu mulai datang, wartawan sudah berdiri di tempatnya masing-masing. Mereka memiliki kesibukan nya sendiri, Raja Elmeryx juga mengundang beberapa Raja dan putri dari kerajaan lain.
Semua tamu menatap dekorasi itu dengan kagum dan terpesona, semua terlihat seperti mutiara dan berlian yang menempel di setiap bunga.
Rombongan Lucifer kini sudah datang, mereka bersikap biasa saja agar tidak menimbulkan kecurigaan, setelah menunjukkan surat undangan nya mereka akhirnya di perbolehkan untuk masuk.
"Ini......Luar biasa" Ucap Rosa dengan kagum.
"Benar, ini seperti yang di drama drama" Tambah Lolita.
"Hmm" Balas pra laki-laki dengan acuh.
Jangan lupa like dan komen yahhhhhh❤️❤️❤️❤️❤️
ceritamu the best thor... aq dh ksih bunga ya thor