Perjalanan hidup Meisha yang berasal dari keluarga biasa yang berpetualang di dunia lain.
"Persahabatan gadis dari dunia lain yang menyelamatkan dunia sihir"
mampukah Meisha menemukan sahabatnya dan menyelamatkan dunia sihir??
pantengin terus cerita Meisha ya jangan lupa buat ditaro di Favorite ♥
IG : @hanamei21
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Merry mei, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CHAPTER 30 ( Meisha hilang?! )
Cuplikan Chapter sebelumnya……
Setelah keluar dari badai. Ia baru menyadari jika putri Meisha tidak ada di atas karpet terbang bersama dengannya.
“astaga dimana putri polos itu…. Jika Kei tahu bahwa adiknya hilang.. apa yang harus aku katakan kepadanya.” Ucap Natasya kaget sambil berfikir keras.
“sebaiknya aku pergi mencari Kei dan member tahukan perihal adiknya yang hilang. Jika tidak Kei bisa saja marah kepadaku. “ ucap Natasya yang telah memutuskan keputusan yang akan diambilnya.
Ia pun segera pergi dengan Magic Carpet mencari keberadaan Kei.
.
>>>>>>>>>>
.
Setelah beberapa waktu pencari keberadaan Kei. Natasya akhirnya menemukan keberadaannya yang berada tidak jauh dari hutan sihir. Saat ingin menghampirinya, ia dibuat cemburu oleh kemesraan Kei dan juga Misa.
While ditempat Kei dan juga Misa.
Saat sedang terbang, Kei tanpa sadar selalu melihat kearah Misa. Misa yang menyadari tatapan Kei yang terus menerus melihat kearahnya merasa bingung dan gugup.
Sementara Kei yang melihat wajah Misa yang memerah pun bingung.
“eh?? Putri Misa? Ada apa? Mengapa wajahmu memerah? Apa kau sedang tidak enak badan?” Tanya Kei yang tanpa sadar telah bertingkah berlebihan.
“ee.. eehh tii tidak aa.. ak.. akuu aku hanyaa..” jawab Misa yang terpotong karena perbuatan Kei.
“dahimu sedikit hangat. Apa kau baik baik saja? Sebaiknya kita berjalan saja mulai dari sini.” Ucap Kei sambil memeriksa dahi Misa dengan mendekatkan dahinya sendiri.
Misa yang mendapat perlakuan seperti ini dari Kei pun membuatnya semakin malu dan wajahnya semakin memerah.
“se.. senior aku benar benar tidak apa apa..” ucap Misa gugup.
“sudahlah sebaiknya mulai dari sini kita berjalan saja.” Ucap Kei memutuskan.
“baiklah senior.” Ucap Misa lalu menurunkan spirit beastnya.
Tak lama mereka berjalan, datanglah badai pasir. Mereka berdua yang tidak tahu akan adanya badai tentu saja sangan tidak siap dengan badai itu.
Kei mencoba untuk melindungi Misa dengan menjadikan tubuhnya sebagai tameng.
Lumayan sakit lah yahh terkena pasir yang terbawa angin yang sekencang itu. Namun ia berusaha untuk menahannya untuk menjaga imagenya di depan Misa.
Ia bahkan tidak mengerti kenapa ia bisa melahukan hal seperti itu, ia merasa seolah olah tubuhnya bergerak sendiri untuk melindungi Misa.
Saat badai pasir selesai, mata Misa justru kemasukan debu.
Mata Misa yang tidak sengaja kemasukan debu membuat ia tidak berhenti menggosok matanya sampi membuat matanya memerah.
Melihat Misa yang sedang kelilipan sampai metanya memerah membuat Kei khawatir dan membantunya untuk meniupi matanya.
>>>>>>>>>
Saat ia sedang meniupi mata Misa. Natasya datang dari langit dan melihat kejadian ini.
“be…. Beraninyaa… anak itu mencuri kesempatan dengan pangerankuu.” Ucap Natasya geram melihat kejadian itu sambil menggertakkan giginya.
Saat Natasya mendarat didekat tempat berdirinya Kei dan juga Misa. Mereka berdua terkejut melihat kedatangan Natasya.
Tetapi mereka lebih terkejut lagi melihat kedatangan Natasya yang hanya seorang tanpa adanya eksistensi dari Meisha. Kei yang melihat ini mengerutkan dahinya dan langsung bertanya kepada Natasya dimana keberadaan adiknya.
“ dimana Meisha? Mengapa kau sendiri disini bersama dengan pusakaku?” Tanya Kei mengerutkan dahi. Ia merasa ada sesuatu yang telah terjadi kepada adiknya.
“………. “ hening….. tidak mendengar adanya jawaban dari Natasya. Melihat Natasya yang tidak bergeming membuat Kei semakin gelisah.
“APA YANG TERJADI DENGAN ADIKKU?!! DIMANA DIA SEKARANG?” ucap Kei membentak Natasya.
Natasya yang terkejut dengan Kei yang membentaknya tanpa sadar tersentak kaget dan menjawab dengan terbata bata.
“ii.. it… ituu tadii Meishaaa..” ucap Natasya yang terpotong karena ucapan Kei yang sudah tidak sabaran mendengar kabar mengenai adiknya itu.
“CEPAT KATAKAN.” Bentak Kei yang lagi lagi membuat Natasya tersentak kaget. Ia sangat kaget melihat Kei yang begitu emosi.
Misa yang melihat ini merasa kasihan kepada Natasya dan mencoba untuk menenangkan seniornya itu.
“tenanglah senior, putri Natasya tidak akan bisa mengatakan apapun jika senior tidak memberinya kesempatan untuk berbicara.” Ucap Misa yang mencoba untuk menenangkan senior Kei yang sedang emosi.
Natasya yang melihat Misa bersikap seperti itu pun meremas bajunya kuat.
“beraninya mencari perhatian pangerankuu…. ” pikirnya.
“huuuhhh baiklah… cepat katakan.”ucap Kei yang sudah dapat memelankan suaranya.
“tadii… saat kami sedang mencoba untuk melacak bandit itu, tiba tiba datang badai pasir. Pada saat itu, karena aku sedang sibuk menyeimbangkan diri agar tidak terjatuh dan juga saat itu sedang sangat bising jadi aku tidak dapat mendengar apa apa. Aku mencoba untuk keluar dari badai itu. Namun saat setelah terbebas dari badai, aku tidak melihat putri Meisha di sampingku. “ jelas Natasya panjang lebar.
“ senior, sepertinya putri Meisha terjatuh karena tidak bisa mempertahankan keseimbangannya saat badai itu berlangsung.” Ucap Misa pada senior Kei.
“sepertinya begitu. Natasya saat itu terjadi kalian sedang berada dimana?’ Tanya Kei yang sudah mula panik akan keadaan adiknya.
“saat itu yang aku tahu kami berada si hutan sihir. Tetapi aku tidak tahu pasti dimana tempatnya.” Ucap Natasya menjawab pertanyaan senior Kei.
“APAA? HUTAN SIHIRR?” amarah Kei meledak saat ia tahu adiknya jatuh di hutan sihir.
PLAKKK terdengar suara tamparan dari tangan Kei yang mendarat ke wajah Natasya.
“DASAR TIDAK BERGUNA. INI SEMUA SALAHMU!!” bentak Kei kepada Natasya.
“ssa sabar senior, mungkin saat itu putri Natasya sedang panik , sehingga ia tidak sadar bahwa putri Meisha tidak berada si sampingnya.” Ucap Misa menenangkan Kei walau ia sendiri juga takut.
“aahh memang tidak seharusnya aku membiarkannya pergi tanpa pengawasanku.” Kesal Kei pada dirinya sendiri.
“lebih baik kita segera mencari keberadaan putri Meisha senior, kita tidak tahu apa yang sedang terjadi kepada putri Meisha sekarang.” Ucap Misa mengusulkan kepada Kei.
“iya, ayo kita segera menuju hutan sihir. Kauu kembali ke menara sihir.” Ucap Kei yang menyetujui usulan Misa lalu menyuruh Natasya untuk kembali ke menara sihir.
“taa tapi senior” ucap Natasya yang ingin membantah Kei di potong oleh Kei yang sudah geram kepadanya.
“aku bilang KEMBALI KE MENARA SIHIR.” Bentak Kei.
Natasya yang mendengar bentakan Kei yang ditunjukkan kepadanya pun merasa sakit hati. Tetapi di dalam hatinya bertambah dendam dan kemarahan terhadap Misa.
Kei dan Misa pergi ke hutan sihir denga'n menaiki spirit beast Misa untuk mencari keberadaan Meisha dan meninggalkan Natasya yang masih terdiam ditempatnnya.
“awas saja kau Misa. Aku pasti akan membalas semua ini.” Batin Natasya sambil menggertakkan giginnya dan menggenggam bajunya erat.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Visual Kei yang pake baju senior nih. Gantengnya maksimal 😍
.
.
.
.
.
.
.
.
Spirit Beast Misa Windsky
.
.
.
.
.
TO BE CONTINUE…..
JANGAN LUPA UNTUK KASIH LIKE 👍 DAN COMMENT NYA YA~~
nanti aku mampir lagi yah
aku dah kasih hadiah bunga
beri aku juga yah sayang....
jangan lupa mampir di Petualangan TINA AYU