Namaku adalah Rida,usiaku 21 tahun.
hidupku selalu penuh dengan cerita yang tak terbaca, penuh kejutan dan misteri yang harus aku jalani.
hingga aku harus tersesat di sebuah dimensi lain dan bertemu dengan beberapa orang asing di sana.
namun yang membuatku merasa debaran aneh adalah sang kaisar yang selalu membuatku menjadi seorang yang acuh karena sikapnya.
mohon bijaksana dalam membaca, karena ini hanyalah cerita fiksi belaka.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shafrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Membuka hati
Setelah kaisar Zain dan Rida menyelidiki kebenaran mengenai guru Gao, hal itu membuat Rida nampak berfikir ingin menyelidiki rahasia tentang guru Gao.
karena Rida berfikir, guru gao sangat aneh, apalagi semenjak Rida tinggal bersama dengan guru gao. pria tua itu selalu memandangnya dengan perasaan seolah pria tua itu jatuh hati padanya, kian hari membuat Rida ingin pindah dari kediaman guru Gao.
Namun dia mengurungkan keinginan itu, karena Rida ingin mengetahui siapa guru Gao yang sebenarnya, setelah beberapa Minggu tinggal di kediaman guru Gao, nampak Rida memikirkan cara untuk membantu kaisar Zain untuk bisa keluar dari kutukan ini.
Suatu ketika saat malam tiba, Rida tidur di kamarnya, dan dia nampak melihat bayangan seseorang yang masuk ke kamarnya.
Kemudian secepat kilat Rida langsung berpura-pura tidur. Terlihat sebuah tangan ter ulur menyentuh pipinya, Rida terus berpura-pura tidur dan memejamkan matanya.
Namun, sedikit demi sedikit dia mulai membuka matanya. Nampak di sana tangan seorang pria mudah, hal itu membuat Rida langsung membuka matanya, karena dia begitu penasaran. benar yang ada di sana seorang pria muda berdiri di depan tempat tidur Rida. sontak hal itu membuat Rida berteriak histeris.
Memang kediaman guru Gao agak jauh dari kediaman Kaisar Zain, namun hal itu tidak membuat Rida patah semangat, dia langsung membanting pria itu hingga mengenai meja. dan dia langsung berlari kencang menuju kediaman Kaisar Zain.
Namun, siapa sangka, belum sampai di kediaman Kaisar Zain, malahan Sang Kaisar berada di perjalanan menuju tempatnya.
Brukkk..
Rida yang menabrak tubuh seseorang.
Kemudian kaisar zain langsung melihat sang gadis.
"Nona Rida? apa yang kau lakukan, malam-malam begini diluar?" tanya Kaisar Zain kepada Rida.
"Yang Mulia, tolong.. Yang Mulia. tadi di kamarku ada seorang pria yang masuk, pria muda masuk kamarku yang mulia!" seru Rida.
Hal itu membuat Kaisar Zain langsung melotot.
"Siapa dia?" tanya Kaisar Zain.
"Mana ku tahu, karena pria itu sudah berada di depan kamarku dan membelai pipiku." jawab Rida yang mulai ketakutan.
"Lalu? di mana dia?" tanya Kaisar Zain.
"Mana kutahu."
Kemudian Rida bersembunyi di belakang punggung Kaisar Zain, dan mengikuti Kaisar Zain yang berjalan menuju kamarnya.
Saat membuka kamar itu.. tidak ada seorang pria pun di sana.
"Pria itu tidak ada di sini, Nona Rida!" seru Kaisar Zain.
"Mungkin dia sudah lari, Yang Mulia." jawab Rida.
"Apakah kau tahu dia memakai baju apa?" tanya Kaisar Zain.
"Mana ku tahu, boro-boro melihat bajunya. Aku langsung lari saat melihat pria itu di kamarku." jawab Rida yang ngos-ngosan mengatur nafasnya.
Sesaat kemudian, guru gao datang ke kamar Rida.
"Ada apa ini? malam-malam kok pada berteriak!." seru guru Gao.
"Guru. tadi ada seorang pria masuk ke kamarku!" seru Rida.
"Apa maksudmu!" seru guru Gao.
"Tadi ada pria muda yang menerobos memasuki kamarku, guru." jawab Rida yang memegang erat baju Kaisar Zain.
"Mana mungkin, ada orang yang berani masuk ke kediaman ku!!" seru Master Gao.
"Aku tak tahu, guru. tapi pria itu tadi membelaiku, dan entahlah apa yang akan dilakukannya karena aku langsung membanting tubuhnya." seru Rida yang masih memeluk erat tangan Kaisar Zain.
Hal itu dilihat oleh guru Gao.
"Lalu? mengapa kau memeluk tangan Kaisar?" tanya guru Gao.
"Aku takut." jawab Rida.
"Tadi perasaanku tadi tidak enak, guru. makanya aku kemari." jawab Kaisar Zain.
"Memangnya apa yang kau rasakan?!" seru guru Gao.
"Entahlah, aku merasa Nona Rida dalam bahaya." jawab Kaisar Zain.
Akhirnya, setelah kejadian itu. Kaisar Zain mulai meminta Rida untuk pindah ke tempat yang lebih aman, di paviliun di dekat tempatnya dan dekat ibu Suri.
Hal itu tidak akan bisa dimasuki oleh orang lain karena tempat itu sangat tertutup, dan penjagaannya juga sangat ketat. terlihat Master Gao tidak menyukai kepindahan Rida. Namun demi keselamatan gadis itu, akhirnya Master Gao memperbolehkan Rida pindah dari kediamannya.
Keesokan harinya, Kaisar Zain berkunjung ke paviliun Rida dan menanyakan kondisinya.
"Apakah kau baik-baik saja, nona Rida?" tanya Kaisar Zain kepada Rida.
"Aku semakin takut saja, Yang Mulia." jawab Rida.
"Mengapa kau takut?" tanya Kaisar Zain.
"Kalau pria itu datang lagi, bagaimana?" jawab Rida.
"Tidak akan mungkin. Karena penjagaan di wilayah ini sangat ketat, karena kau berada di tengah-tengah Paviliun ku dan Paviliun Ibu suri." jawab Kaisar Zain.
"Oh ya, kaisar. sebenarnya Paviliun ini milik siapa?" tanya Rida.
Seketika Kaisar Zain tidak bisa bersuara, karena tidak mungkin baginya. kalau memberitahukan Paviliun itu adalah paviliun yang akan digunakan untuk calon istrinya.
"Yang Mulia! ini sebenarnya paviliun siapa?" tanya Rida lagi.
"Itu milik saudaraku." jawab Kaisar Zain.
"Paviliun ini sangat indah." ucap Rida.
"Tentu, kalau kau betah di sini, tinggal lah selamanya di sini!!" seru Kaisar Zain yang tersenyum.
"Benarkah? apa boleh aku tinggal disini selamanya?!" seru Rida yang tersenyum sambil memeluk tangan Kaisar Zain.
"Tentu," jawab Kaisar Zain.
Entah kenapa Kaisar Zain sekarang perasaannya mulai terbuka dengan Rida, bahkan Sang Kaisar sudah berani menyentuh dan membelai rambut Rida.
"Oh ya Kaisar, kau mau menemaniku?" tanya Rida.
"Memangnya kau mau kemana?" tanya Kaisar Zain.
"Aku ingin memasak sesuatu." ucap Rida.
"Kau memasak apa?" tanya Sang Kaisar.
"Pokoknya... kau ikut saja, nanti kita makan berdua di taman belakang istana, apa kau mau?" tanya Rida.
Hal itu membuat Kaisar Zain tampak tersenyum, bibir Indah sang Kaisar nampak menyiratkan kebahagiaan yang sangat besar.
biar ceritanya bedah dr yg sudah"
kosa katanya kayak terjemahan bahasa Inggris