NovelToon NovelToon
A DANGEROUS WOMAN

A DANGEROUS WOMAN

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Misteri / Tamat
Popularitas:9.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Lelevil Lelesan

Seorang wanita yang diceraikan oleh suaminya. Ia kehilangan segalanya karena sang suami direbut oleh pelakor.

Bahkan, suami yang gemar melakukan KDRT pada isterinya itu pun tak merasa bersalah ketika sang isteri keguguran anak pertama mereka akibat perbuatan kasarnya.

Sang wanita yang dulunya seorang CEO dan telah yatim piatu itu makin terpuruk, setelah semua hartanya direbut sang suami. Ia menderita, menjadi gelandangan dan hidup di jalanan.

Hingga akhirnya, sebuah takdir merubahnya. Ia bertemu gank motor beranggotakan para gangster yang semuanya beranggotakan wanita, saat ia terpaksa berteduh pada sebuah club malam terbengkalai yang ternyata membawanya ke sebuah kelompok mafia terbesar di Rusia.

WARNING!
💣Cerita ini hanya fiktif belaka
💣Siapkan mental karena novel ini mengobrak-abrik perasaanmu
💣Jangan lupa makan sebelum membaca
💣Jangan lupa dukung author dg like, komen positif, vote poin, koin & vocer yg banyak
Lele padamu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lelevil Lelesan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Angry

Pagi itu kastil Antony di Rusia sudah terlihat sibuk dengan wajah panik para bodyguardnya.

"Bagaimana dia bisa hilang, huh?!" teriak Antony marah besar dengan wajah merah padam.

"Tuan, kami sudah mengecek CCTV seluruh kastil. Gambar yang menampilkan nona Manda hanya terlihat ketika ia keluar dari gerbang utama menuju ke jalanan, tapi setelah itu menghilang," ucap petugas CCTV gemetaran.

PRANGG!! Semua orang tertegun dan merinding seketika.

"Menghilang?? Hah, hahahaha ... kau pikir Manda hantu bisa hilang begitu saja? Pakai otak kalian! Dia pasti masuk ke dalam hutan!" teriak Antony sembari membanting vas bunga di sampingnya.

Semua orang mengangguk cepat dan bergegas pergi.

"Temukan dia! Cari sampai dapat! Jika tak ketemu, ku gantung kalian semua di depan gerbang! Pergi!" teriak Antony murka.

Nafas Antony menderu. Matanya melotot dengan kedua tangan dikepalkan menghajar tembok di sampingnya.

BUAKK! BUAKK!

"F**K! FU*K! Arrgghhhh ... Mandaaaa!" teriaknya menggelegar seperti binatang buas yang di siksa dalam kandang.

Semua penghuni kastil ketakutan setengah mati. Semua bodyguard Antony mengerahkan segala kemampuan untuk mencari Manda. Mereka menggunakan anjing pelacak untuk menyusuri jejaknya. Antony sibuk menelepon ke nomor yang diberikan oleh Monica setelah diketahui, Manda meninggalkan ponsel pemberiannya.

Ternyata ponsel pemberian Antony ada pelacaknya. Tapi, karena Manda meninggalkannya, ia tak bisa mencari keberadaannya. Antony makin mengamuk. Semua barang yang di temuinya menjadi sasaran kemarahannya. Para pelayan ketakutan dan memilih menghindar.

Bahkan salah satu bodyguard Antony sampai menelepon Axton sahabatnya untuk meredam amarah Antony. Axton pun hanya menghela nafas mendengar berita itu.

"Tolonglah tuan Axton. Tuan Antony sudah marah-marah hampir 1 jam lamanya. Semua barang dipecahkan olehnya. Ia bahkan tak segan menendang kami. Bicaralah padanya tuan, please," ucap bodyguard Antony memelas.

"Ya sudah, berikan telepon ini padanya," jawab Axton sembari menghela nafas.

Bodyguard itu dengan ketakutan mendatangi Antony yang sibuk menghajar kedua tangannya ke tembok bahkan melukai dirinya sendiri.

"Tu-tuan Antony. Maaf tuan, ini ... tuan Axton ingin berbicara," ucap bodyguard itu gugup dan gemetaran.

Antony melotot tajam. Ia malah menghajar bodyguard itu hingga babak belur. Ia menginjak wajah, menendang punggung bahkan memukul wajahnya. Axton mendengar bodyguard itu merintih, ia pun mengencangkan suaranya.

"TONY! TONY!" teriak Axton lantang agar suaranya terdengar.

Seketika Antony menghentikan pukulannya. Ia masih duduk di atas perut bodyguardnya yang sudah sekarat dan merintih kesakitan. Ia mengambil ponsel yang masih dipegangnya dengan kasar.

"APA?! Apa orang-orang tak berguna ini yang meneleponmu, huh?!" ucapnya kesal.

"Ya begitulah ... Tony dengar. Aku juga sebenarnya tak ingin menceramahimu, tapi tak ada gunanya kau marah-marah. Dia sudah pergi. Sudahlah, kau lupakan saja dia, jelek begitu. Wanitaku lebih baik darinya," ucap Axton malah memerkeruh suasana.

"Baji**an."

KLEK. TUT ... TUT ... TUT ....

Antony menutup panggilan itu dengan kesal. Bodyguard lain yang melihatnya makin ketakutan. Antony makin geram. Para bodyguard itu mundur selangkah demi selangkah karena Antony mendatangi mereka dengan sorot mata pembunuh. Mereka menelan ludah karena yakin, merekalah sasaran kemarahan Antony selanjutnya.

Dan benar saja, Antony mengejar mereka. Para bodyguard itu lari ketakutan menghindari amukan bosnya. Antony menangkap meraka dan menghajarnya membabi buta.

Ia membenturkan kepala para bodyguard itu ke tembok hingga terluka parah. Ia juga melempar mereka dari atas tangga hingga jatuh bergulung-gulung sampai ke lantai bawah.

Tapi, sebuah keajaiban terjadi. Tiba-tiba, Erik Benedict muncul dari pintu ruang utamanya bersama Martin. Antony tertegun dengan kehadirannya berikut Erik dan Martin sendiri.

Mereka melihat para bodyguard bergelimpangan di lantai dengan luka memar dan darah di wajah mereka. Erik pun spontan mendongakkan pandangannya hingga ia melihat Antony di atas.

"Apa yang terjadi?" tanya Erik heran.

"Hah, apa kau datang kemari juga karena permintaan anak buahku?" tanyanya berspekulasi.

Erik dan Martin saling melirik. Mereka bingung.

"Kau bicara apa? Kami datang mengantarkan pesanan ganja dan narkobamu. Kebetulan aku memang ingin menemuimu. Aku 'kan sudah mengabarimu seminggu yang lalu jika aku akan datang kemari. Kau mulai pikun ya?" tanya Erik heran.

Antony bertolak pinggang dan memejamkan matanya. Ia menghembuskan nafas keras. Ia lalu memberikan kode kepada Erik dan Martin untuk naik dan ikut bersamanya ke ruang kerja. Erik pun mengangguk.

Saat mereka melewati para bodyguard yang terkapar di lantai, Martin berjongkok dan bertanya pada salah satu bodyguard itu karena penasaran.

"Hey, apa yang kalian lakukan hingga Antony marah seperti itu?" tanya Martin sembari menepuk pipi bodyguard itu agar menjawabnya.

"Hah ... hah ... itu, agh ... itu karena wanita tuan Antony kabur dan belum ditemukan sampai sekarang," ucap bodyguard itu menahan sakit.

Erik dan Martin tertegun.

"Wanita? Antony memiliki wanita? Yang benar? Ku kira dia gay," ledek Erik karena tak percaya dengan ucapan bodyguard itu.

Para bodyguard yang mendengar ucapan Erik terlihat kesal dan meliriknya tajam. Erik dan Martin terkekeh. Martin segera berdiri dan mendatangi Erik.

"Sepertinya, kau perlu memberikan les khusus padanya, Erik," ucap Martin sembari menyisir ke belakang rambut gondrongnya.

"Ahhh ... itu mudah." Jawabnya santai sembari berjalan tegap naik ke atas menuju ruang kerja Antony.

Antony masih terlihat kesal. Ia meminum banyak minuman keras di mejanya. Martin dan Erik sampai mau muntah mencium bau alkohol yang begitu pekat di ruangan itu. Martin pun membuka lebar pintu ruang kerjanya.

"Hei, tutup pintunya!" teriak Antony.

"Kau sedang flu ya? Kau tak mencium aroma ruang kerjamu ini? Aku saja sampai mau muntah. Buka saja pintunya Martin," perintah Erik yang masih berdiri di depan meja kerja Antony.

Martin pun setuju. Ia membuka lebar pintu ruang kerja Antony agar sirkulasi udara membersihkan bau di ruangannya. Ia duduk di sofa dekat pintu itu dan Erik duduk di kursi depan Antony. Antony menatap Erik tajam.

"Jadi, mana barangmu?" tanya Antony dengan mata sudah merah.

Erik menyilangkan kedua tangan di depan dadanya dan tersenyum tipis.

"Jadi, dimana wanitamu?" tanya Erik yang terdengar seperti sebuah ledekan bagi Antony.

Dan benar, lagi-lagi Antony terpancing emosi. Ia langsung mencengkeram dan menarik jas Erik hingga wajahnya terpepet hidung Antony. Martin terkejut dan langsung menyiagakan pistol di balik pinggangnya sedangkan Erik malah tersenyum.

"Jika aku bisa membawanya kembali, aku ingin sebuah helikopter," ucapnya mengajak kesepakatan.

Dahi Antony berkerut. Ia langsung melepaskan cengkeramannya. Erik tersenyum miring dan kembali duduk sembari merapikan jasnya yang kusut karena cengkraman Antony. Antony berdiri tegak menatap Erik tajam.

"Jangan menimpuku, Erik. Vesper saja menolakmu, apa kau bisa?" balas Antony menyindir.

Erik tertegun seketika. Ia tak tahu jika Antony sudah mengetahui hal ini. Martin diam saja dan kembali menyarungkan pistol ke balik pinggangnya. Ia pura-pura tak mendengar dan mengambil majalah di meja samping sofa dan membaca.

"Ehem, itu ... bukan urusanmu. Jadi, wanitamu ini, siapa?" tanya Erik mengalihkan pembicaraan.

"Dia anak Theresia." Ucap Antony sembari duduk perlahan di kursi kerjanya. Ia mulai tenang.

Erik diam sejenak mencoba mengingat nama yang disebut Antony.

"Theresia ... Theresia isteri Tuan Lawrence?" tanya Erik memastikan.

Antony mengangguk. Erik tertegun.

"Wow, kejutan! Apa kau tahu? Kedua anak lelakinya, Roberto dan Konstantin mengambil narkoba dan ganja padaku juga. Mereka malah ingin menjadi pemasok. Sepertinya ... keluarga Theresia sudah bosan berkutat di dunia bisnis yang begitu-begitu saja," ucap Erik menilai.

"Aku tak peduli dengan dua saudara lelakinya itu. Jadi, bagaimana kau akan membawa Manda kembali padaku?" tanya Antony tak sabaran.

Erik tersenyum miring.

"Mudah saja. Berikan aku foto pacarmu itu. Tunggu saja kabar dariku," ucap Erik santai sembari menjulurkan tangan meminta foto darinya.

Antony menghela nafas dan membuka ponselnya. Ia mengirim foto Manda ke ponsel Erik. Erik yang mendengar notifikasi di ponselnya pun segera membukanya. Ia penasaran. Tapi, tiba-tiba Erik tertawa terbahak. Martin dan Antony bingung.

"Ada apa? Apa yang lucu?" tanya Antony heran.

"Hahaha ... wah, menjijikan sekali. Jangan bilang kau diam-diam memfoto dia ya? Hahahaha ... Martin lihatlah," ucap Erik tertawa geli sembari memberi kode pada Martin untuk mendatanginya.

Dengan penuh rasa ingin tahu, Martin pun segera bergegas menghampiri Erik. Ia mengamati foto itu seksama dan ikut tertawa. Erik dan Martin malah tertawa bersama.

"Hei! Apa yang salah?" tanya Antony makin bingung dengan sikap keduanya.

"Kau ini, benar-benar memalukan. Kau mengambil foto saat bersama dia diam-diam tanpa sepengetahuan Manda. Apa kau lihat wajahmu yang begitu mesum sedang Manda tertidur pulas dalam pelukanmu. Kau benar-benar sakit jiwa, Tony," kekeh Erik sambil geleng-gelang kepala.

Antony memalingkan wajah dan tetap berusaha terlihat berwibawa.

"Memang tidak boleh?" tanya Antony bingung.

Erik terkekeh begitu pula Martin.

"Ya tidak apa-apa. Hanya saja, sebaiknya kau simpan untuk dirimu sendiri. Buat apa kau pamerkan padaku? Kau berbakat menjadi paparazi," ledek Erik lagi.

Tony kesal. Ia merampas ponsel Erik dan langsung menghapus fotonya.

"Lupakan saja! Aku bisa mencarinya sendiri!" tegas Antony lalu melemparkan kembali ponsel milik Erik.

Erik segera mengecek foto yang dikirimkan Antonya tadi. Ia terkekeh karena benar Antony menghapusnya. Martin berdiri tegak di belakang Erik sembari memasukkan kedua tangan di saku celana panjangnya. Erik dan Martin menatap Tony seksama.

"Kami akan membantumu mencari Manda. Tapi ingat, helikopter. Baiklah, aku lelah dan lapar. Kau tuan rumah yang buruk, tuan Antony. Mana keramahan dan sambutan untuk kami?" tanya Erik dengan senyum liciknya.

Antony menghela nafas dan mengajak Erik serta Martin ke ruang makan. Selama berjalan menuju ruang makan, Erik dan Martin melihat seisi rumah Antony berantakan dan para bodyguardnya terluka. Erik dan Martin saling melirik.

"Jika dilihat dari kondisinya, tuan Antony sangat mencintai wanita bernama Manda ini, Erik." Bisik Martin berspekulasi.

"Tentu saja, sudah terlihat jelas. Hanya saja dia belum bisa mengolah perasaannya. Aku akan menetap sedikit lebih lama di sini, aku ingin membantunya," ucap Erik pelan melirik Martin.

Martin mengangguk setuju.

-----

Vesper eps bonus #3 udh lele setor cuma kykny baru up bsk krn pakai gambar cukup banyak. Jdi sabar ya😁

1
Kartika Wulan Sari
ooooo jdi pertemuan ini setelah kejadian itu,Antoni ditusuk pisau pas pertemuan di mexico bukan sih thor?yang ditempatnya Erick
Mayaloo Molek
Novel yang luar biasa
👑Mr. Cullen💣
lanjuutttt
👑Mr. Cullen💣
pembantaian yg sukses di akhiri dengan berenang 😌
👑Mr. Cullen💣
untung gak ada visual potongan" badanya, masih bisa nafas dan lanjut baca gue le meski aaaaa.. aaanu 🤮🤮
👑Mr. Cullen💣
uuuwooowwwwe aku kembali,, sklinya mulai baca lagi pas adegan motong memotong manusia,, hmmmm lanjutkan aksimu manda aku mendukung mu 😆😆
👑Ajudan Tante Lele💣: wkwkwk welcome back 🔥
total 1 replies
Isna Vania
akhirnya Daniel menikah dgn Lin gadis asia /Kiss/
Isna Vania
akhirnya udah tamat ajj, makasih Thor ceritanya, keren nd seru , bnyak tegang nd gregetnya , suka nd puas dengan novel A dangerous women, semngat trus Thor Untuk berkarya. /Kiss//Rose/
👑Ajudan Tante Lele💣: tengkiyuw ❤️❤️❤️
total 1 replies
Isna Vania
semoga Manda masih hidup,
nd semua nya rekayasa kematian palsu yg di inginkan Manda 🤔🙄
Isna Vania
so sweet nya babang tony nd Manda bikin baper /Kiss/
Isna Vania
ayo semangat Manda , kmu bisa mnghancurkan D the circle 😚
Isna Vania
semngat Manda, kmu pasti bebas dr rmh Adam dan the circle /Smile/
Isna Vania
tegang nya Thor, keren ceritanya
sampqi sport jantung 👏👍😙
Isna Vania
happy wedding mix nd match /Kiss/
Isna Vania
akhirnya Brian menikahi lopez, Manda mengasuh anaknya vesper, Sandara Liu
duh senangnya /Kiss/
Isna Vania
knapa bnyak bawang disini Thor , terharu Aq tuh, kasian babang Tony, menyembunyikan sakit nya, kasian Manda juga
Isna Vania
hadeh Adam, Gk ada kapoknya bikin drama , liciknya menghalalkan segala cara, kasian sia pingsan , harus berpisah dgn Manda nd Daddy Tony nd si kembar adiknya 🤨🥲
Isna Vania
kasian babang Tony , kena serangan jantung
sia diculik , Manda mw melahirkan
rumit semua Thor , mba lele yg bikin cerita Aq yg deg-deg'an
Isna Vania
hareudang euy, Daniel liburan
malah mabok nd ni na ni nu
sm PSK asia 😧😆
Isna Vania
ikutan sedih kl babang Tony sakit, semoga bisa bahagia trus Sm Manda nd keluarga kecilnya nnti 😌😚
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!