NovelToon NovelToon
JANGAN AMBIL ANAK KU

JANGAN AMBIL ANAK KU

Status: tamat
Genre:KDRT (Kekerasan dalam rumah tangga) / Poligami / Obsesi / Keluarga & Kasih Sayang / Selingkuh / Konflik etika / Tamat
Popularitas:65.1k
Nilai: 5
Nama Author: Afriyeni Official

Asyifa yang lugu dan polos, menjadi korban permainan kotor dari sepasang suami istri.

Pernikahan Asyifa dengan Randa, ternyata hanyalah bagian dari rencana busuk Randa dan Nikita untuk segera mendapatkan keturunan.

Setelah Asyifa melahirkan anaknya, Asyifa shock ketika Nikita datang tiba-tiba membuka jati dirinya sebagai istri pertama Randa dan berniat untuk merebut Safina anaknya.

Asyifa berjuang keras mempertahankan anaknya Safina. Segala cara yang dilakukan Nikita, selalu bisa ia gagalkan.

Namun suatu hari, Randa yang sudah dilanda cemburu buta karena melihat Asyifa bersama pria lain, berhasil kabur membawa Safina anaknya dari tangan Asyifa.

Bagaimanakah kisah selanjutnya? Apakah Asyifa dan Safina bisa bertemu kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Afriyeni Official, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 32

Ditempat lain, disebuah cafe yang cukup mewah, Nikita dan Wahyu terlihat berbicara berduaan saja tanpa sepengetahuan Randa. Pembicaraan mereka terdengar serius dan diwarnai pertengkaran kecil.

"Kau memang bodoh! mengurus masalah sepele saja kau tidak becus!" maki Nikita memarahi Wahyu.

Wajah Wahyu seketika memerah mendengar ucapan Nikita yang mengatai dirinya bodoh. Dia terlihat gusar sekali.

"Andai suamimu tidak ikut campur, aku bisa menyelesaikannya dengan mudah." Wahyu mencoba membela dirinya.

Nikita mencibir, menyunggingkan senyuman sinis. Dia mereguk minuman yang ada dihadapannya dengan pelan.

"Jangan katakan kau tergoda oleh kecantikan Asyifa, Wahyu." Sindir Nikita mencoba menerka apa yang ada dalam benak Wahyu.

Wahyu menyeringai. Kegusarannya hilang berganti senyuman penuh arti.

"Kau benar, Asyifa memang menggoda." Seringai Wahyu mengedipkan sebelah matanya pada Nikita.

Nikita merungut sebal. Dia menaruh gelas minuman ditangannya dengan kasar. Api cemburu disertai iri hati dan kebencian yang mendalam terlihat kentara diwajah Nikita saat Wahyu menunjukan ekspresi bejatnya ketika membahas tentang Asyifa.

"Kalian lelaki sama saja, lebih mengutamakan nafsu daripada perasaan seseorang." Ujar Nikita dengan nada dingin menahan amarah.

Wahyu tersenyum menanggapi ucapan Nikita. Dia tahu, Nikita tengah terbakar api cemburu.

"Sekarang, apa lagi rencanamu untuk merebut Safina dari tangan Asyifa?" tanya Wahyu penuh rasa ingin tahu.

"Bagiku Safina hanyalah alat untuk mempertahankan rumah tanggaku dengan Randa. Aku tahu, Randa akan lebih memilih diriku, jika Safina ada di tanganku. Randa butuh hartaku dan Safina sebagai lambang pria sejati. Randa tidak butuh Asyifa." Nikita lagi-lagi tersenyum sinis saat mengucapkan kalimatnya.

Wahyu memandang Nikita dan tersenyum sendiri. Dia sangat mengenal Randa sebagi pria serakah yang ingin memiliki segalanya. Randa tak mungkin melepas Asyifa begitu saja.

"Menurutku, menculik Safina bukanlah ide yang bagus. Aku tak mau lagi berurusan dengan pihak berwajib. Aku sudah kapok." Ujar Wahyu dengan nada kesal.

"Hehehe..., sedari dulu kau memang tak pantas jadi mafia Wahyu. Kau cuma pantas jadi bajing**n yang mengandalkan kata cinta untuk bisa mendapatkan wanita yang kau inginkan." Sindir Nikita ikut kesal.

"hahaha..., kau juga tak layak jadi wanita licik Nikita. Kau hanyalah perempuan polos yang cuma bisa mengandalkan harta demi mendapatkan cinta seorang pria busuk seperti Randa." Tuding Wahyu membalas sindiran Nikita tak kalah sengitnya.

Bibir Nikita langsung bungkam mendengar perkataan Wahyu. Raut wajahnya jadi cemberut masam dengan sorot mata berubah sendu. Kata-kata Wahyu benar adanya. Kadang kala dia tak tega untuk berbuat jahat pada Asyifa. Namun, hatinya terkadang sakit membayangkan suaminya dalam pelukan wanita lain.

"Apa yang harus aku lakukan Wahyu? Aku tak sanggup terus menahan sakit dihatiku." Desah Nikita tak berdaya.

Naluri kewanitaannya yang nyaris memudar karena kepahitan rumah tangga yang ia rasakan kembali datang menyiksa batinnya. Kehancuran rumah tangganya akibat mengikuti keinginan Randa terlalu sulit untuk dia perbaiki lagi.

Randa seolah semakin jauh dan tenggelam dalam kebahagiaannya bersama Asyifa dan Safina. padahal, hampir sebulan ini, Nikita mulai terasa nyaman tanpa adanya Asyifa dan Safina. Namun, sejak Randa kembali membawa Asyifa dan Safina, hidup Nikita seolah kembali terombang ambing.

Wahyu menatap Nikita dengan perasaan iba. Nasib dirinya dan Nikita sebenarnya tak jauh berbeda. Mereka sama-sama dikhianati oleh orang yang mereka cintai. Itulah sebabnya, Wahyu mau membantu Nikita. Namun, rencana mereka gagal karena tuhan mungkin tak mengizinkan mereka untuk berbuat lebih jahat lagi.

"Lebih baik, urus saja perceraianmu dengan Randa. Jangan menyiksa batinmu lebih jauh lagi Nikita." Wahyu memberi saran yang lebih baik dari sebelumnya yang ia lakukan.

Semenjak kedatangan pihak berwajib kerumahnya, Wahyu cukup ketakutan dengan situasi itu. Dia takut berurusan dengan pihak berwajib.

Nikita tercenung mendengar saran yang diberikan Wahyu. Aneh, sejak kapan otak temannya itu jadi waras. Selama ini, Wahyu jarang memberi saran yang baik. Wahyu lebih suka mencela dan merendahkan orang lain ketimbang memberi nasehat.

"Aku belum siap bercerai dengan Randa. Aku tak mau menanggung malu karena menyandang status janda." Ujar Nikita tetap mempertahankan harga dirinya walau harus terluka dan tersakiti.

"Aku harus mendapatkan Safina. Apapun caranya itu!" putus Nikita dengan tekad yang sudah bulat.

Wahyu mengangkat kedua bahunya. Dia menyerahkan segala keputusan yang diambil Nikita dengan berat hati.

"Terserah kau, aku tak ingin membantumu lagi. Aku ingin hidup dengan tenang tanpa ada masalah." tukas Wahyu dengan nada jengkel.

"Apa maksudmu? Apa kau tega membiarkan aku sengsara sendiri?" Nikita mendelik marah mendengar Wahyu yang tak mau berpihak padanya lagi.

"Dari awal, sengsaramu bukan urusanku Niki." Sahut Wahyu terdengar santai dan cuek.

Nikita jadi kesal setengah mati. Tak ada seorangpun yang mau mengerti perasaannya. Tak seorangpun ada yang membela dan membantunya menyelesaikan permasalahan hidup yang ia hadapi saat ini. Dia merasa tak berarti dan tak dihargai sama sekali oleh siapapun termasuk Randa suaminya. Padahal, dia sudah mengorbankan banyak harta demi menjaga keutuhan rumah tangganya. Dia sudah banyak memberi Wahyu uang demi menjaga pertemanan nya. Tapi, apa yang ia dapatkan? Hanya kekecewaan dan pengkhianatan.

"Aku sudah memberimu uang yang banyak Wahyu." Nikita menatap Wahyu nyalang. Hatinya teramat geram.

Wahyu tersenyum hambar. Dia mengambil gelas minumannya dan mereguk minumannya yang hampir habis dengan sekali tegukan.

"Anggap saja aku berhutang padamu. Kelak, jika aku punya uang, akan kubayar sekaligus dengan bunganya." Kata Wahyu tetap bersikap tenang.

"Dasar brengs*k kau, Wahyu!"

Byur!

Nikita menyiram wajah Wahyu dengan air minumannya yang masih tersisa dalam gelas. Darahnya memuncak melihat sikap Wahyu yang telah berubah arah tujuan dengannya.

Sedangkan Wahyu, dia melonjak kaget mendapat serangan tiba-tiba dari Nikita. Dia segera berdiri menepuk nepuk kemejanya yang basah terkena siraman air minuman dari Nikita. Ingin sekali Dia memarahi Nikita. Tapi, Nikita telah lebih dulu bangkit berdiri dari duduknya dan bergegas pergi meninggalkan Wahyu yang telah basah kuyup.

Nikita berjalan cepat, membawa sejuta kekecewaan dalam dadanya. Dia hampir kehilangan segalanya. Harta, suami, dan satu-satunya teman yang bisa ia ajak kerjasama. Wanita itu tak tahu harus kemana lagi mengadukan nasibnya.

***

Di dalam mobil, benak Nikita terus berputar, memikirkan berbagai rencana untuk bisa memisahkan Randa dan Asyifa.

Mendadak pikirannya melayang, teringat dengan seorang pemuda yang cukup membuat dirinya penasaran selama ini.

"Kenzie, mantan kekasih Asyifa. Dia pasti mau ku ajak kerjasama. Bukankah nasib kami sama, dicampakkan oleh orang yang dicintai. Aku tahu, dia bukan pemuda sembarangan. Aku akan mencari tahu keberadaan pemuda itu." Nikita kembali bersemangat dalam hati.

Dia ingin sekali menemui pemuda itu dan meminta bantuannya untuk merebut Asyifa dari tangan Randa. Setidaknya, itu kerjasama yang adil. Dia mendapatkan Randa kembali, dan Kenzie mendapatkan Asyifa kembali.

Tanpa pikir panjang, Nikita menancap gas mobilnya hingga mobilnya melaju dengan kecepatan yang cukup tinggi.

Entah terlalu bersemangat , entah apa yang merasukinya, tanpa sengaja, mobil Nikita menabrak bemper sebuah mobil yang mendadak muncul dari belokan jalan.

Nikita terkejut, dia tak sempat menghindari kecelakaan itu. Bagian pinggir kiri mobilnya terserempet dan mobilnya melintang ditengah jalan.

Riuh jeritan dan pekikan sempat terdengar sesaat di telinganya, sebelum Nikita akhirnya pingsan tak sadarkan diri.

.

.

.

BERSAMBUNG

1
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
👋
☠ ❤️⃟Wᵃfᴀsᴛɪᴀʀᴀᵃʸᵘᵈᶦᵃѕ⍣⃝✰ˢ⍣⃟ₛ
Gak mungkin bisa memilih, karena dia mau ke dua nya🤣🤣
☠ ❤️⃟Wᵃfᴀsᴛɪᴀʀᴀᵃʸᵘᵈᶦᵃѕ⍣⃝✰ˢ⍣⃟ₛ
Mana ada seorang ibu yang mau menyerahkan darah daging nya untuk di asuh orang lain. Emang gampang ya mengandung dan melahirkan, kalo mau anak mah bikin aja sendiri🤣🤣
Oma yeni*🦋: ya ampyuun kamu beneran baca ya say 🤭✌️ makasih sygku, cintaku, kamu udah mampir baca /Kiss//Rose/
total 1 replies
Mr.Arez-Jr
lanjut karya baru 😍
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
semangat terus kak🤗
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
Asyifa astagfirullah deh
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
Halo kak👋
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
semangat terus kak🤗
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
maaf bru mampir lagi kak🤗
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
gara2 lukisan itu hampir aja ketahuan Asyifa
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
smoga ga ktemu
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
syifa harus hati-hati nih
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
bapak2 hdeh
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
niki lgi banyak pikiran
🌺Bunga_Ros⁹⁷
Oma @Afriyeni Official maaf baru sempat mampir lagi..😊😊🙏🏻🙏🏻🙏🏻
☠️⃝ MULIANA ѕ⍣⃝✰
Jika ada alvino, dia pasti berseru bukan muhrim/Grin//Joyful/
Oma yeni*🦋: kalau ada Alvino, novelnya jadi seru 🙃
total 1 replies
☠️⃝ MULIANA ѕ⍣⃝✰
Kenapa tuan arif yang gerak cepat /Facepalm/
☠️⃝ MULIANA ѕ⍣⃝✰
Rasanya aaaa sekali mendengar dan melihat assyifa
☠️⃝ MULIANA ѕ⍣⃝✰
Astaga, kenapa harus di permalukan sih /Facepalm/
☠️⃝ MULIANA ѕ⍣⃝✰
Kenapa sih, demen banget ngosip. Nanya langsung aja sama Assyifa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!