NovelToon NovelToon
GET MARRIED With Uncle Arkhan

GET MARRIED With Uncle Arkhan

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Beda Usia / CEO / Dijodohkan Orang Tua / Cintamanis / Romansa / Tamat
Popularitas:24.4k
Nilai: 5
Nama Author: Indah Mawarni

"Om, mau makan apa? Biar aku buatkan", jawab Rayla yang sebenarnya tidak tega pada Arkhan.

"Om? Emangnya saya Om kamu apa?", celetuk Arkhan kesal.

"Tapi, Omnya Lisa kan? Nah, aku ini sebaya Lisa berarti kalau Lisa panggil Om, otomatis aku panggil Om juga dong", jawab Rayla tidak mau di salahkan.

Jawaban Rayla itu semakin membuat Arkhan kesal. Ya, dia paham jika umur mereka jaraknya agak jauh. Tapi, kan rasanya gimana gitu jika di panggil Om sama calon istri. Begitulah pemikiran Arkhan.

"Ya udah deh nggak usah jadi! Aku mau tidur aja!", ucap Arkhan ngambek dan langsung memiringkan tubuhnya membelakangi Rayla.

Rayla menggigit bibir bawahnya yang hampir mengulum senyum. Rasanya lucu juga melihat pria dewasa masih mau ngambek begitu. Rayla tidak bilang apa-apa lagi dan langsung keluar dari kamar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Indah Mawarni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 32. Pertemuan Horor

Zein sudah mengantar Lisa hingga ke rumahnya. Lisa mencoba mengajak Zein untuk masuk ke rumahnya dan menemui orang tuanya. Ternyata Zein langsung setuju.

Lisa begitu senang sekaligus merasa deg-degan karena akan mempertemukan Zein dengan papa dan Mamanya.

"Assalamualaikum", ucap keduanya.

"Wa'alaikum salam", terdengar sahutan dari jauh.

Lisa mengajak Zein untuk duduk di sofa. Dan sesosok putih-putih tiba-tiba muncul.

"Astaghfirullah!", ucap Lisa dan Zein terkejut.

Mereka melihat sosok menyeramkan dengan lingkaran mata hitam dan wajah yang seperti di bedaki pakai bedak bayi putih semua. Mana baju yang di pakai juga baju daster berwana putih. Benar-benar mirip mbak Kunti. Asli.

"Eh, tumben bawa jantan Lis! Eh, maksud mama cowok. Hehehe", ucap Sarah nyengir.

"Ya ampun Ma? Mama cosplay jadi mbak kunkun?", tanya Lisa tercengang ternyata itu mamanya.

"Enak aja kamu. Ini tuh masker corkol yang hitam itu loh.."

"Charcoal Ma...", sahut Lisa agak geram.

"Ah sama aja. Di padukan sama masker bengkoang", ucap Sarah sambil memegangi wajahnya. "Yah, tuh kan kebanyakan ngomong sih, jadi pecah-pecah deh. Ih!", lanjutnya kesal sendiri.

Zein sudah hampir mau buang angin sejak tadi karena menahan tawanya melihat tingkah ibu pacarnya itu. Lisa juga merasa malu karena Sarah bukannya dandan yang cantik biar kelihatan elegan, malah kesan pertama jadi horor kan?

Sarah buru-buru berbalik dan jalan meninggalkan pasangan itu. Tapi saat sosoknya menghilang dari pandangan, kepalanya nongol lagi dari Bali tembok. Jelas membuat Lisa dan Zein terkejut kembali. Horor kan cuma nampak kepala doang mana tuh muka masih serem.

"Makan yuk. Mama barusan aja selesai masak. Nggak usah nunggu malam deh. Itung-itung diet nggak makan malam. Hehehe", ajak Sarah setelah itu ia menghilang lagi.

"Wah, aku kira bertemu dengan calon mertua itu horor. Eh... Taunya beneran horor. Xixixi", ledek Zein cekikikan.

"Ih, kamu apaan sih!", jawab Lisa dengan manja.

"Eh, tunggu dulu! Tadi Zein bilang apa? Calon mertua? Berarti...", Lisa berpikir dengan pikirannya sendiri.

Dengan tersipu malu-maluin Lisa mengajak Zein ke meja makan. Zein pun langsung beranjak dari duduknya dan mengikuti Lisa.

Di meja sudah tersedia berbagai makanan. Sarah dan Bik Nem yang mempersiapkannya. Menu utama sore ini adalah SOP buntut. Aromanya saja sudah membuat air liur mengalir.

"Ayo silahkan duduk", kata Sarah yang sudah mencuci wajahnya.

Zein tersenyum lalu duduk di salah satu kursi. Tidak lama, Ardi datang dari lantai dua. Ia heran melihat seorang pria yang tidak di kenalnya.

"Eh, ada tamu ya?", tanya Ardi sambil berjalan ke meja makan.

"Iya nih Mas. Oh ya namanya siapa?", tanya Sarah yang baru sadar belum berkenalan dengan pria yang di bawa oleh Lisa.

"Om, Tante, perkenalkan nama saya Zein. Pacar Lisa", ucap Zein dengan mantap sambil sesekali melirik ke arah Lisa yang sedang tertunduk malu.

"Oh, calon mantu toh", ceplos Ardi.

Lisa menatap tajam ke papanya. Agak malu dengan Zein karena Ardi terlalu nyeplos. Lisa takut Zein menjadi ilfeel pada keluarganya yang sakinah mawadah warahmah ini.

Kemudian Sarah mempersilahkan semuanya untuk makan. Mereka pun makan dengan lahap. Lagi pula masakan Sarah memang sangat enak.

"Oh ya Lis. Nggak mau ngajak Rayla ke sini?”, tanya Sarah sambil menghisap-hisap tulang buntut.

"Hah, nggak Ma. Sebenarnya, kami lagi marahan", jawab Lisa sedih.

"Loh kenapa?”, tanya Sarah lagi.

Lisa pun mengambil napas dalam-dalam. Lalu ia menceritakan kejadian yang dialami olehnya dan Rayla.

"Wah, benar-benar si Rayla. Apa perlu Mama samperin dia? Biar mama kasih pelajaran!”

Lisa menganggukkan kepalanya dengan wajah yang sedih, bibir di memble-memblein dan lubang hidung di kempas-kempisin.

Zein yang mendengarnya langsung panik. Kira-kira apa yang bakal di lakukan Sarah pada Rayla? Namun, Zein sadar hanya dia seorang yang panik dan bingung di sana. Sedangkan Ardi tetap menikmati makanannya tanpa memperdulikan omongan kedua wanita itu.

"Syruuuup Ah...", Ardi menghabiskan kuah terakhirnya di mangkuk.

Ia pun menenggak air segelas penuh. Lalu mengelap mulutnya dengan tisu. Saat selesai, ia pun melihat yang lainnya sedang menatapnya dengan mulut ternganga. Kemudian ia pun tersenyum sambil menggaruk-garuk kepalanya.

"Oh iya Lis. Berarti Rayla juga marah dong sama Arkhan?" tanya Ardi mengalihkan.

"Hm, sepertinya", jawab Lisa malas.

"Tapi, pernikahan mereka tetap lanjutkan?”, tanya Ardi lagi.

"Pernikahan? Jadi Rayla mau nikah sama Om kamu?”, tanya Zein yang dari tadi menyimak pembicaraan mereka. "Tapi, bukannya Rayla..."

Saat itu kaki Lisa menyenggol kaki Zein serta menggelengkan kepalanya pelan ke arah Zein. Zein mengerti jika ia harus berhenti berbicara.

Ketika itu keheningan datang. Dan tidak lama mereka pun menyelesaikan makannya.

"Kalau begitu papa lanjut kerja lagi ya", ucap Ardi kemudian beranjak dan naik anak tangga.

"Mama juga ya mau ke belakang. Mau mandiin bebek", kata Sarah lalu beranjak.

"Hah? Mandiin bebek Ma? Emang kita melihara bebek?", tanya Lisa bingung.

"Iya dong. Itu loh bebek roda dua", jawab Sarah tanpa bersalah.

Gubrak!

"Itu motor Ma... Lagian rajin bener sih. Tumben!” jawab Lisa yang kepalanya udah berdenyut.

Kadang ketika marah seramnya minta ampun, ini mungkin karena salah minum obat jadi aneh dan ngeselin luar biasa. Tapi, baik ya baik banget. Lisa jadi pusing sendiri memikirkan Mamanya yang Random itu.

"Maaf ya Zein, keluargaku memang agak lain", ucap Lisa segan.

"Seru tau!", sahut Zein. "Eh tapi beneran mama kamu mau kasih Rayla pelajaran?"

Lisa tersenyum. Pasti Zein kira mama Sarah orang yang kejam jika marah. Walau terkadang memang iya sih.

"Mama itu sayang banget sama Rayla. Kalau dia marah sama Rayla, aku yakin itu bentuk kasih sayangnya. Yah seperti ibu dan anak jika bertengkar itu gimana? Jadi, kamu nggak perlu khawatir Zein", jelas Lisa.

"Kamu sendiri bagaimana? Masih marah sama Rayla?" tanya Zein lagi.

"Marah dan kecewa banget sama Rayla. Entah apa yang terjadi sebenarnya. Tapi, tau dia tidak percaya sama aku rasanya sakit luar biasa", Jawab Lisa sedih.

Zein pun mengelus kepala Lisa. Ia mengerti bahwa 2 sahabat ini tidak bisa benci satu sama lain.

"Kamu berdoa aja ya Lis. Semoga ada jalan keluarnya dan Rayla bisa cepat sadar bahwa dia salah telah menuduh sahabatnya ini", ucap Zein memberi semangat dan di akhiri dengan memencet gemas hidung Lisa.

Lisa sangat senang mendapat perlakuan manis dari Zein. Seketika ia melupakan kemarahan dengan Rayla. Ternyata Zein sangat peduli dan membawa kebahagiaan dihatinya.

***

Dahlah

Capek nyeritain Lisa dan Zein mulu.

Jangan bosan kalian ya . Hehehe

Abis ini kita ke Rayla lagi kok dan bakal menemukan orang yang telah membocorkan rahasia perusahaan Rayla.

Jangan lupa Like dan iklannya gais. Jangan bosan ya gais

1
Indah MB
arkhan jadi Adam
Indah MB
rangga di ganti arkhan
Indah MB
rayla di ganti Vio
Indah MB
mengerutkan diganti mengetuk
Indah MB
hapus kata "akan"
Indah MB
rasa diganti harus
Indah MB
alsa di ganti alya
Indah MB
awalnya seharusnya nama ben
ⁱˡˢ ᵈʸᵈᶻᵘ💻💐
cepat hiatusnya ya kak In. udah gak sabar mau lihat Rayla dan Arkhan nikah🥰🤗
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Semangat Arka kejar trs Rayla sampai dpt
Om Ocong Vs Mbak Kunti ngasih Iklan
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Seharusnya Rayla memberitahukan kepada kedua ortu kalau mau pergi jgn buat panik kyk gini
Om Ocong Vs Mbak Kunti ngasih Iklan
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Makin Sulit buat Arkan bisa bersama Rayla
Om Ocong Vs Mbak Kunti ngasih Iklan
Indah MB: iya Ry.. makasih Ry
total 1 replies
ⁱˡˢ ᵈʸᵈᶻᵘ💻💐
bunga dan iklan mendarat kak in 🥰
semangat terus ya kak ❤️💐
ⁱˡˢ ᵈʸᵈᶻᵘ💻💐
Untung aja Aisyah baik ya orangnya. apalagi yang ditolong mantan Suaminya loh.
mudah2an secepatnya Rayla dinikahi Arkhan. 🤭
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Alhamdulillah kalau Ray tdk kenapa2
Om Ocong Vs Mbak Kunti ngasih Iklan
Indah MB
iya Ry..
makasih ya Ry
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Kyk tdk terjadi apa2 sama Rayla
Makin sulit Buat Arka utk bersama Rayla
Om Ocong Vs Mbak Kunti ngasih Iklan
Sarah Yuniani
nggantung ya
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Semoga Arkan lekas menyelamatkan Ray Dr Gilang
Om Ocong Vs Mbak Kunti ngasih Iklan
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌: Jadi itu bnr Ben bukan halu Ray aja
total 2 replies
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Wah obat laknat yg dikasih ke Ray tuh
Om Ocong Vs Mbak Kunti ngasih Iklan
Indah MB: Iya Ry. Kasian Rayla
makasih ya Ry
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!