Vic Alexander seorang pria arogan dan dikenal kejam tidak memiliki perasaan. suka menyiksa, membunuh, itulah hobinya sebagai seorang psikopat. Akan tetapi ia hanya akan tersenyum dan luluh terhadap orang yang dia cintai. Yakni, seorang gadis yang memiliki wajah cantik natural dan manis, Krystal Olivia.
Karena suatu kejadian Vic Alexander tega menjadikan kekasihnya itu sebagai pemuas ranjang. Krystal yang tak berdaya ditahan oleh pria itu sehingga harus menuruti keinginannya dan melayani nafsunya setiap malam.
Apa penyebabnya mengubah Vic Alexander menjadi benci pada sang gadis tersebut?
apakah hubungan mereka akan kembali seperti dulu atau bermusuhan?"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linda huang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hinaan Vic
Krystal yang ingin bangkit, Akan tetapi ia ditindih oleh tubuh Vic yang kekar sehingga ia tidak mampu bergerak.
Pria itu me.lum*t bibirnya dan memasukan lidahnya ke dalam mulut Krystal. Gadis itu hanya diam dan pasrah tanpa perlawanan.
Vic m*r*mas dua gundukkan yang kenyal sehingga hasratnya semakin mengebu-gebu. bagian bawah tubuhnya bersentuhan dengan mahkota Krystal, tentu saja membuat adik pria itu semakin mengeras dan tidak lama kemudian ia melepaskan ciumannya.
Krystal yang melihat senjata pria itu yang sudah menegang ia hanya bisa pasrah, walau berusaha sekuat tenaga tetap tidak akan berhasil melepaskan diri.
Vic bangkit dan membuka pangkalan paha gadis itu dan kemudian langsung menusuk sedalam-dalamnya ke goa yang bisa memberi dia kenikmatan.
"Aahhh!" Krystal masih kesakitan akibat malam pertama yang dilakukan Vic berkali-kali.
Vic bergerak maju mundur sambil menahan pinggang gadis itu.
Krystal memejam matanya dan menahan perih akibat gesekan yang dilakukan pria itu.
Krystal mengeluarkan air mata atas perlakuan pria yang dia cintai selama ini. ia tidak mampu melawan sama sekali. Dirinya tidak bisa bergerak karena tubuhnya yang ditindih oleh Vic yang bertubuh besar dan kekar.
Sementara Vic sangat menikmati tubuh wanita itu dari atas hingga ke bawah. Saat melakukan gesekan di bawah sana. Tangannya sambil m*r*mas dua benjolan itu sehingga membuat Krystal kesakitan.
"Aaahh!" rintihan Krystal yang ingin melepaskan kedua tangan pria itu dari dadanya, Akan tetapi, ia gagal dan hanya bisa menahan sakit.
Gesekan yang semakin cepat dilakukan oleh Vic akhirnya mencapai puncak kenikmatan. lalu ia melanjutkan gesekan sambil me.lu.mat bibir gadis itu.
Tidak ada kenikmatan yang dirasakan oleh gadis itu di saat berhubungan. Vic melakukannya dengan sedikit kasar tanpa memikirkan perasaan mantan kekasihnya tersebut.
Sakit, perih, kecewa, itulah yang dirasakan Krystal.
Setelah satu jam kemudian Vic menghentikan gerakannya karena sudah puas, puluhan benih telah dimuntahkan ke dalam ra.him gadis itu.
Vic mengeluarkan pusakanya dan kemudian turun dari ranjang, ia menuju ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya. sementara Krystal yang terluka hanya bisa pasrah diperlakukan sebagai pemuas ranjang oleh pria itu.
Dua jam kemudian.
Vic sedang menyantap makanan yang diantarkan oleh petugas. Sejak ia menjadi tahanan para petugas itu sering mendapatkan bayaran untuk melayaninya. Menyediakan makanan dan kebutuhan lainnya.
Krystal hanya duduk diam di ujung ranjang. Tatapannya kosong dan tidak ingin memandang ke arah pria itu.
"Apa kamu ingin duduk mematung di sana dan tidak makan?" tanya Vic yang sedang menyantap makanannya.
"Aku tidak lapar," jawab Krystal dengan menunduk. Secara diam-diam ia meneteskan air mata dan langsung menyeka tanpa ingin diketahui oleh pria itu.
"Kalau begitu, duduk saja di sana sampai kamu mati kelaparan," kata Vic.
"Tuan," seru Mike yang baru tiba.
"Bawa dia pergi dan berikan uang untuknya, Anggap saja dia menjual tubuhnya!" perintah Vic pada asistennya itu.
"Apa maksudmu?" tanya Krystal yang bangkit dari duduknya. Ia menahan emosi dengan ucapan pria itu.
"Aku juga tidak ingin menyentuhmu dengan gratis, Sama seperti saat panggil wanita malam juga harus mengeluarkan uang," jawab Vic.
Krystal yang kesal mengambil gelas yang berisi minuman dan menyiram ke wajah pria itu.
Wajah Vic yang disiram sehingga mengenai bajunya. Ia mengusap wajahnya sambil tersenyum.
"Kau marah? Aku tidak salah bicara, Selama ini Mike memanggilkan wanita malam untukku juga harus membayarnya. Lalu, apa bedanya denganmu? Apakah kamu ingin meminta bayaran lebih dari mereka? Boleh juga. Karena kamu adalah anak baru. Akan tetapi, kamu tidak memiliki pengalaman sama sekali," ujar Vic yang menuangkan minumannya.
"Vic Alexander, Apakah di matamu aku adalah wanita malam?" tanya Krystal yang mengeluarkan air matanya.
"Bukan, Tapi, tidak berbeda. Karena siapa pun yang tidur denganku tidak ada bedanya dengan wanita malam," jawab Vic.
"Untuk apa tuan melakukan ini? Selama ini tidak pernah memanggil wanita mana pun, sedangkan Lyna yang begitu cantik dan seksi saja juga kau tolak, Untuk apa berbohong pada Krystal," batin Mike.
"Kamu adalah pria murahan," ketus Krystal.
"Menangislah sepuasnya, air matamu sama sekali tidak berharga bagiku," ucap Vic.
"Mike, bayar 1 Milliar dollar untuk malam ini, dan 3 Millar dollar untuk malam pertama. Walau dia tidak berpengalaman. Akan tetapi, aku mendapatkan keperawanannya!" perintah Vic.
"Aku tidak butuh uangmu, Aku hanya ingin nenekku," ketus Krystal.
"Tenang saja! Asalkan kamu patuh, Kamu akan bertemu dengannya," kata Vic.
"Vic Alexander, Aku bukan wanita malam. Aku juga adalah korban. Kau tidak bisa melakukan ini padaku," teriak Krystal yang terpukul. Perasaannya semakin hancur setelah pria itu menganggapnya sebagai wanita malam yang akan dibayar.
"Bawa dia keluar! Saat aku makan, aku tidak ingin melihat wajahnya. Kalau tidak, aku akan mual!" perintah Vic yang melanjutkan makan malam.
Tatapan Krystal sangat putus asa terhadap pria itu, Ia hanya bisa menahan emosi saat di hadapannya. Sesaat kemudian dirinya meninggalkan tempat itu.
Setelah Krystal pergi, Vic berhenti makan dan menghabiskan minuman di botolnya. Ia sama sekali tidak bahagia di saat menyindir mantan kekasihnya itu.
"Krystal Olivia, seharusnya kau tidak muncul lagi," gumam Vic.
"Karena kau sudah kembali, Aku tidak akan membiarkanmu pergi ke mana pun. Kau harus mengunakan seumur hidupmu untuk menebus kesalahanmu," ucap Vic.
Perjalanan.
Krystal hanya diam di sepanjang jalan. Ia diantar oleh Mike untuk kembali ke rumahnya.
Mike selalu memperhatikan gadis itu melalui cermin yang di atas.
"Apa kamu baik-baik saja?" tanya Mike.
"Berhenti!" pinta Krystal yang menatap luar jendela.
"Bagaimana kalau aku mengantarmu ke rumah sakit?"
"Aku ingin turun di sini," jawab Krystal.
"Baiklah," jawab Mike yang kemudian menghentikan mobilnya.
Krystal keluar dari mobil dengan wajahnya yang lesu dan matanya yang bengkak.
"Aku akan menemanimu." Mike yang khawatir dengan gadis itu berharap bisa mengawasinya dengan jarak dekat.
"Aku tidak akan kabur, Jangan takut! Nenekku masih di tangannya. Aku hanya butuh udara segar. Kamu pulang saja! Aku bisa pulang sendiri!" kata Krystal yang kemudian berjalan ke seberang jalan sana. Ia kemudian menuju ke jembatan pejalan kaki.
Mike menarik nafas panjang di saat melihat kondisi gadis itu yang terpuruk.
"Selama lima tahun tuan mencarinya, Sekarang dia sudah ditemukan. Tapi, tuan malah sengaja selalu menyakitinya dengan ucapan. Tuan adalah pria berkepala dingin yang tidak mengaku perasaan," batin Mike.
Krystal berdiri di jembatan selama satu jam lamanya. Ia memandang kenderaan yang lalu lalang di bawah sana.
"Betapa bahagianya kehidupan orang lain yang bebas tanpa ikatan, Sedangkan aku, sejak dulu tidak memiliki kebebasan. papaku juga mengabaikan aku. Kini, aku harus hidup dalam pengawasannya," ucap Krystal.
akhirnya beres juga baca nya sampe bgadaaang....maaf tdk d smua bab saya comment krna suka pgn langsung baca ke bab brikutnya saking udh gk sabar buat baca bab brikut nya krna rame bgt ..nyeseel deh buat yg belum baca novel ini...ini keren abiiis..MAKASIH YA THOR UDAH BIKIN CERITA YG BAGUUUUUUUUS INI...TTP SMANGAT BUAT THOOOR KUUUUUUHHH...LOPE LOPE SEKEBOONNNN