NovelToon NovelToon
Bangkitnya Laki-laki Impoten

Bangkitnya Laki-laki Impoten

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Cintapertama / Disfungsi Ereksi / Tamat
Popularitas:187.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Nayla arafah

Pagi ini adalah hari pertama Irma masuk kerja di perusahaan ternama,ya walaupun sbagai OB Tpi iya tetap bersyukur
Tekadnya merantau jauh dari keluarga,niatnya mengadu nasib untuk membantu ekonomi keluarganya
Stelah sholat subuh Irma pergi membeli sarapan untuk mengisi perutnya sbelum brangkat kerja
Stelah makan Irma lantas mandi

"Huhhh smangat,hari ini adlah hari prtmaku kerja"ucap Irma sambil brcermin yang terletak tidak jauh dri kasur tmpatnya untuk istirahat lalu Irma keluar mengunci pintu kos2annya .. senyum mengembang
''bismillahirrohmanirrohim"

Irma mengendarai sepedanya,ya Irma mmpunyai sdikit tbungan
Irma pikir,dari pada harus bolak balik naik angkot lebih baik uangnya Irma gunakan membeli sepeda bekas
Selain ngirit,ini juga bisa membantu Irma agar lebih cepat
Namanya ibu kota,pasti sering macet bukan
Sesampainya di tempat Irma kerja,Irma masuk ke dalam ruangan
Irma dengan tlaten mmbrsihkan ruangan hingga ruangan,sbelum para pekerja datang

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nayla arafah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 32

Keesokan paginya...

Irma tengah bersiap untuk periksa ke dokter, sesuai permintaan suaminya. Arka yang melihat istrinya kurang bersemangat lantas bertanya

''Kamu kenapa sayang? Kok kaya kurang semangat gitu''

"Aku takut hasilnya tidak sesuai dengan harapan kita semua mas! Aku takut akan mengecewakan mas dan nenek'' jelas Irma mengungkapkan kegundahan hatinya.

"Sayang... apapun hasilnya, itu sudah kehendak yang kuasa. Bukankah kita bisa mencobanya lagi'' kata Arka menenangkan kegundahan sang istri

"Sekarang kita berangkat ya''

Irma dan Arka turun ke bawah, untuk sarapan terlebih dahulu. Jangan lupa, es kuwut selalu menemani hari-hari Arka sekarang

"Pagi nek,"

"Pagi sayang, kalian mau ke dokter sekarang?''

"Iya nek, setelah sarapan kita langsung berangkat''

"Ya sudah''

Mereka pun sarapan pagi dengan perasaan masing-masing. Arka dengan perasaan bahagianya, sedangkan Irma dengan perasaan gundah gulana tak menentu. Irma takut mengecewakan orang-orang di sekitarnya.

Mereka pun pergi ke dokter obgyn, sesuai saran dokter Jordan

"Nona Irma Sanjaya, silahkan duduk"

"Iya dok" Irma dan Arka pun duduk

"Ada yang di keluhkan?"

"Emmm sebenernya sih tidak ada dok, saya datang kemar karena saran dari dokter Jordan. Katanya saya suruh periksa ke dokter obgyn, saya pun kurang paham dari maksud dokter Jordan. Suami saya yang sakit, kata dokter Jordan dia mengalami kehamilan simpatik'' Irma menyampaikan apa yang di katakan oleh dokter Jordan

Dokter obgyn tersenyum

"Kapan terakhir nona datang bulan?''

"Emmm memang seingat saya sudah 2 bulan ini saya belum kedatangan tamun bulanan saya dok"

"Baiklah, untuk memastikannya kita langsung melakukan USG saja ya nona. Silahkan nona baring dulu!''

Irma pun berbarik di brankar, dan dokter melakukan USG pada perut Irma

Dokter obgyn tersenyum, "Selamat nona, tuan Arka. Nona Irma memang tengah hamil, kemungkinan usia kandungannya menginjak usia 9 Minggu" jelas dokter sembari menggerakkan alat USG pada perut Irma

"Alhamdulillah... Sayang, kamu beneran hamil'' Arka tersenyum sangat gembira, dan mengecup kening istrinya

"Terimakasih sayang, Terimakasih''

"Iya mas," Irma meneteskan air matanya

"Akhirnya, penantian yang kita tunggu itu datang sayang''

Dokter obgyn pun tersenyum melihat pasiennya sangat bahagia.

"Ya sudah, kalau gitu saya resepkan fitamin dan obat dulu buat nona ya!''

"Saya minta fitamin yang terbaik ya dok!"

"Baik tuan,"

Dokter pun menuliskan resep untuk Irma tebus, setelah Arka menebus obat dan fitamin mereka memutuskan untuk pulang

"Hay sayang, anak papa. Kamu baik-baik di sana ya sayang, jangan nakal di dalam perut mama ya sayang'' ujar Arka mengajak anaknya yang masih di dalam perut ngobrol sembari mengelus perut Irma yang masih rata itu.

"Iya papa" jawab Irma menirukan suara anak kecil

"Terimakasih sayang, mas minta kamu jangan terlalu capek-capek ya! Harus banyak istirahat, ingat kata dokter tadi!!"

"Iya mas, aku akan selalu ingat kok"

Arka mengendarai mobilnya dengan sangat pelan, Arka takut terjadi apa-apa dengan istri dan calon anaknya

Arka terus mengelus-ngelus perut Irma, sembari tangan satunya lagi memegang kemudi.

"Mas, kok tiba-tiba aku pengen martabak abang-abang pinggir jalan mas"

"Nggak, jangan yang di pinggir jalan. Kita beli ke resto Fahri aja, kita beli di sana!" Ujar Arka serius

"Huuffhhhh.. ya udah'' ucap Irma pasrah

Arka memarkirkan mobilnya di resto sahabatnya itu

"Hay bro, udah sembuh Lo? Gue denger lo sakit'' sapa Fahri yang melihat sahabatnya itu datang ke resto bersama sang istri

"Ni, gue akan merasa mendingan bila selalu meminum minuman ini'' jelas Arka sembari menunjukan es kuwut yang selalu Arka bawa

"Hahhh.. kok aneh si penyakit lo'' Fahri tercengang, karena merasa heran dengan penyakit yang di derita sahabatnya ini.

"Ternyata istri gue hamil Fahri, trus kata dokter gue yang kena kehamilan simpatik. Makannya yang ngerasain ngidamnya" jelas Arka

"Walahhh wahhh wahh, selamat ya ka. Gue ikut senang dengernya" Fahri memberikan selamat pada sahabatnya itu.

"Semoga anak dan ibunya selalu sehat'' imbuh fahri

"Aamiin.. thanks ri''

"Selamat ya Irma, atas kehamilannya'' ucap Fahri memberikan selamat pada istri dari sahabatnya itu, ''Iya mas Fahri, terimakasih''

"Ri, gue mau pesan martabak spesial 2 ya. Istri gue lagi ngidam martabak''

"Siap!! Mau berapa martabaknya bro?"

"Dua aja, yang keju spesial ya''

"Siap" Fahri mengacungka jempolnya, dan berlalu ke belakang dan memberitahu para koki yang bekerja di sana.

30 menit kemudian pesanan Arka telah selesai, "Nih ka, martabaknya'' Fahri menyodorkan 2 porsi martabak yang di pesan arka.

Saat arka tengah memasukan martabak ke dalam mulutnya, Arka kembali merasakan mual di perutnya

Arka lari menuju ke kamar mandi

"Hooekkk..." Arka memuntahkan semua isi perutnya.

"Udah mas? Masih mual gak?" Tanya Irma yang tengah memijit tengkuk Arka, Arka pun menggeleng. Lalu mereka ke depan

"Udah, mas makan yang lain aja ya! Mas mau?"

"Gak yang, mas mau es kuwut mas aja''

"Tapi es kuwutnya habis mas"

Arka merasakan mualnya lagi, namun tidak keluar

'' Mmphh'' Arka menahan mualnya

Irma pun menjauhkan martabaknya, "Mas, kita pulang aja ya"

"He-em"

"Mas Fahri, kami pamit pulang ya. Mas Arka mulai lagi mualnya, Karena es kuwutnya habis''

"Ya sudah, kalian hati-hati. Semoga Lo segera sehat brader'' Fahri memeluk sahabatnya itu, ia sangat perihatin dengan keadaan Arka yang harus merasakan kehamilan istrinya. Walaupun menurut Fahri itu lucu, Arka yang notebene nya orang yang sangat gagah itu tiba-tiba jadi lemah.

Arka pun melajukan mobilnya menuju ke mansion, Arka ini memberi tahu neneknya akan Kabar bahagia ini.

"Assalamu'alaiikum nek"

"Wa'alaikumussalam, sudah pulang sayang?"

"Iya nek,"

"Dimana hasilnya sayang?"

"Nek, Alhamdulillah nek Irma hamil nek. Nenek sebentar lagi akan punya cicit" jelas Arka dengan memegang kedua tangan neneknya dan sesekali mencium punggung tangan yang sudah keriput itu

"Alhamdulillah ya Allah, terimakasih ya Allah engkau mengabulkan doa hamba. Selamat ya nak, nenek sangat senang mendengarnya" nenek memberi selamat pada cucunya Arka Sanjaya

"Iya nek, terimakasih nek. Makasih juga nenek selama ini selalu mendoakan Arka"

Nenek berlalu menuju ke Irma, nenek memeluk Irma

"Selamat ya sayang, atas kehamilanmu. Semoga kamu dan bayinya selalu sehat hingga proses persalinan nanti''

Irma memeluk tak kalah hangat, "Iya nek, terimakasih ya nek"

"Halo cicit nya eyang, kamu sehat sehat di sana ya. Eyang uyut tidak sabar untuk menunggu kamu keluar dan bertemu denganmu'' ujar nenek Gayatri sembari mengelus perut Irma

"Irma, sebaiknya kamu kasih kabar pada ibumu. Dan ajak mereka ke jakarta, kita adakan syukuran kecil-kecilan atas kehamilanmu"

"Ide bagus nek" ujar Arka menimpali

"Iya nek, nanti Irma memberi tahu ibu"

"Ya sudah, lebih baik sekarang kalian istirahat dulu. Ingat Irma, kamu jangan terlalu capek capek!!''

"Iya nek, Irma naik ke atas dulu ya nek''

Arka dan Irma pun menuju ke kamarnya.

Seperginya Arka dan Irma, nenek meneteskan air matanya

"Semoga kebahagiaan selalu menyelimuti kalian para cucu kesayangan nenek" lirih nenek Gayatri.

BERSAMBUNG

__________________________________

Hay para readers... jangan lupa untuk tinggalkan like, komen, dan vote nya.

Terimakasih sudah membaca

Semoga kalian suka 🤗🤗

1
Mimi Sanah
🥰🥰🥰
Mimi Sanah
aku hadir lagi dan baca lagi Thor 🙂🙏🏻
Ran Tea
Luar biasa
Bilqies
hai kak salam kenal yaaa...
aku mampir niih /Smile/
ijin follow kak, follback yaa
ʕっ•ᴥ•ʔっ𝐇𝐀𝐊𝐔𝐍𝐀🏴‍☠️
Sehat - sehat kakak, up lagi Novel nya.. semangat..
ʕっ•ᴥ•ʔっ𝐇𝐀𝐊𝐔𝐍𝐀🏴‍☠️
Masukin aja tuh dua dua mak lampir biang masalah, 😤
ʕっ•ᴥ•ʔっ𝐇𝐀𝐊𝐔𝐍𝐀🏴‍☠️
Ayo, labrak mamakmu..
ʕっ•ᴥ•ʔっ𝐇𝐀𝐊𝐔𝐍𝐀🏴‍☠️
Gajian itu nomer satu, penyemangat hidup.🤭🤭

Segala lelah dan keluh kesah akan terbayar setelah melihat amplop cokelat, apalagi kalo tebel. 🤣🤣
ʕっ•ᴥ•ʔっ𝐇𝐀𝐊𝐔𝐍𝐀🏴‍☠️
Semangat teroos kak.. 💪🏼💪🏼💪🏼
ʕっ•ᴥ•ʔっ𝐇𝐀𝐊𝐔𝐍𝐀🏴‍☠️
Halo akak.. aku hadir lagi.. 🤭🤭👋🏼👋🏼👋🏼👋🏼
Rinjani Putri
waah kisah nya keren banget kk
💞Amie🍂🍃
Itulah spesialnya orang hamil🤭🤭🤭
💞Amie🍂🍃
Sabar Arka, sahabat kek gitu langkah loh🤭🤭
虞书欣 Vííҽ🦂
lempar bunga buat othor, biar semangat up nya🥰🌹 ka nay mampirin cerita baru Vii yg judulnya Si Empat Mata Reborn sih, biar rame😄jan lpa mampir ya ka nay
虞书欣 Vííҽ🦂
lakiiiii sihhh😄😄pngen
虞书欣 Vííҽ🦂
enaknya kalo bsa kek gni bnran pas hamil😄
虞书欣 Vííҽ🦂
aaaa pengeennn😆😆
Nayla arafah
aamiin ya Allah


makasih doanya Kaka 🙏
Nayla arafah
duhhh


banyak typo nya 😅
Asyatun 1
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!