NovelToon NovelToon
Ruang Dihatinya

Ruang Dihatinya

Status: tamat
Genre:Anak Yatim Piatu / Poligami / CEO / One Night Stand / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:23k
Nilai: 5
Nama Author: El Geisya Tin

Alza audah menikah dan memiliki seorang anak, tapi ia bertemu dengan seorang wanita yang sudah membuat pria itu kembali jatuh cinta. Bagaimana perjalanan cintanya setelah itu?

Rumina sudah lama jatuh cinta dengan pria itu, tapi ia menahan diri setelah tahu kalau orang yang dicintai ternyata sudah mendua, bahkan memiliki seorang anak. Bagaimana perjalanan cintanya setelah itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon El Geisya Tin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31

Mau Bicara Apa

“Mami ... aku mau Papi!” seru Isabel penuh permohonan.

Rumina sudah selesai menyelimutinya, saat Isabel memohon manja dengan gaya mengantuk. Ia mengerutkan alisnya karena mami yang dimaksud tidak ada di sana.

“Mamimu sudah tidur, ayo kamu juga tidur!” katanya sambil mengusap kening Isabel.

“Aku mau Papi!”

“Kamu mau ke sana, atau Papi yang harus ke sini?”

“Papi saja yang ke sini!”

“Baik tunggu sebentar!”

Rumina melangkah ke luar dan membiarkan pintu kamar anak itu tetap terbuka. Ia berjalan menuju ruang kerja Alza dan mengetuk beberapa kali.

“Masuk!” seru Alza, ia duduk di kursi kebesarannya, sambil melihat ke arah pintu yang terbuka separuh. Rumina menjulurkan kepalanya dan mereka saling tatap. Alza mengira kalau gadis itu mau membicarakan sesuatu dengannya.

“Kenapa tidak masuk?” tanya Alza.

“Isabel ingin ditemani, dia menanyakan Tuan!”

Kening Alza berkerut tanpa melepaskan tatapannya dari Rumina. Ia beranjak dari tempat duduk dan berjalan menuju kamar Isabel. Kebetulan ia juga ingin memeluk buah hatinya itu. Namun, setelah sampai di sana, gadis kecil itu sudah tidur.

Alza menoleh pada Rumina sekilas karena berpikir wanita itu mengerjainya, lalu ia mencium pipi anaknya lembut.

Rumina yang hanya melihat adegan mesra ayah dan anak itu sambil mengangkat bahu. Ia masih berdiri di sisi pintu.

Setelah Alza ke luar kamar, “Kamu mengerjaiku!” katanya, sambil melotot pada Rumina.

Rumina diam dan menunduk, ia sama sekali tidak mengerjainnya.

“Terserah!” lirihnya, sambil mematikan lampu dan menutup pintu kamar Isabel rapat-rapat.

Ia kehilangan rasa segan pada Alza dan lebih nyaman bersikap cuek-menjadi dirinya sendiri--yang penting baginya Alza tidak marah dengan sikapnya yang begitu.

Rumina bukan asisten rumah tangga, karena ia hanya pegawai sementara, dan menjadi guru bagi Isabel saja.

“Ayo ikut!” Alza berkata sambil berjalan dan memberi isyarat agar Rumina mengikutinya ke ruang kerja. Setelah sampai di sana is menutup pintunya.

Rumina terlihat kesal dan bertanya, “Mau bicara apa?”

Alza tidak menjawab, ia justru melangkah mendekati meja kerjanya. Map yang tadi di berikan Rey pada Rumina, sudah ada di sana.

Melihat Alza hanya diam, Rumuna berkata, “Rey bilang aku boleh mengambil keputusan kapan saja!” langsung pada intinya.

Mendengar ucapan Rumina, Alza menghela napas berat, ia duduk di kursi kerjanya dan membiarkan Rumina tetap berdiri saja. Ia tidak mau mendekati wanita itu lagi, karena setelah miliknya berdiri kemarin, sangat sulit membuatnya tidur kembali.

“Baiklah, tapi jangan lama-lama!” sahut Alza.

“Kenapa? Bukankah ada Megan di sisimu? Apa dia tidak marah kamu menikah lagi?” Rumina protes, sebab ia tahu bagaimana rasanya patah hati ketika cinta dikhianati. Atau bisa jadi perasaan Megan sudah hilang walau ada wanita lain yang mencintai suaminya sendiri.

Megan juga memintanya untuk menikah dengan Alza, tapi ia tetap berpikir kalau pasangan itu sudah gila. Mungkin kemesraan yang mereka perlihatkan hanya sandiwara saja.

“Aku tidak mau jadi orang yang menyakiti wanita lain karena aku juga dulu pernah dikhianati!”

Alza diam sesaat, lalu ia memberondong Rumina dengan banyak pertanyaan dengan semua tindakannya di masa lalu yang sangat berbeda. Ia dulu sangat ingin membalas jasa dengan menggunakan tubuhnya. Namun, pria itu heran dengan semu perubahan sikap wanita yang ada di depannya.

Mendengar semua pertanyaan Alza, Rumina terkekeh, ia memang dulu sangat ingin memuaskan dan rela menjadi pelampiasan Alza. Sebelum ia tahu bagaimana sikap pria itu pada istrinya.

Megan sedang sakit, perasaan wanita yang tidak berdaya seperti itu, hanya terlihat tegar di luar, padahal di dalam hatinya hancur lebur. Ia merasa tidak berharga dan merepotkan saja. Rumina akan menjadi wanita paling kejam jika setuju begitu saja untuk menikahi suaminya.

Lagi pula sekarang Rumina sudah di hukum dengan menjadi guru dan asisiten Isabela. Ia pikir itu sepadan hingga tidak perlu menggunakan tubuhnya untuk balas budi lagi.

“Aku hanya ingin menikah dengan pria yang aku cintai dan dia mencintaiku!” kata Rumina pada akhirnya, lalu pergi dari ruang kerja tanpa permisi.

Namun, saat tangan Rumina menyentuh gagang pintu, Alza berteriak, “Apa kamu nggak pernah jatuh cinta padaku?”

Rumina menoleh sebentar, menatap mata hitam dan dalam milik pria yang juga tengah menatapnya dengan tajam. Ia memang pernah dan hampir jatuh cinta pada Alza, tapi beberapa hari terakhir ia sudah meredam perasaan itu hingga hilang entah ke mana.

Keadaan sering kali tidak berpihak pada manusia, dan saat itu terjadi, orang yang mengalaminya seolah menjadi manusia yang paling menderita di dunia. Ya. Keadaan saat ini tidak berpihak pada Rumina.

Gadis itu menggelengkan kepalanya, lalu keluar setelah menutup pintu ruang kerja.

$$$$$$$$$$$$$

Beberapa hari setelah kejadian itu, Rumina melakukan aktivitas seperti biasa dan seperti biasa pula ia menghindari sepasang suami istri pemilik rumah. Ia sudah hafal kapan mereka keluar untuk sarapan dan kapan Alza pergi atau pulang.

Perkembangan Isabela juga semakin bagus, ia hanya pergi menemui sang ibu sesekali saja di kamarnya. Setelah itu, ia akan selalu bersama Rumina. Bahkan, ia sering kali salah memanggil guru sekaligus asistennya itu dengan sebutan Mami.

Rumina hanya bisa pasrah, karena diingatkan berkali-kali juga, gadis itu masih saja melakukannya.

Pada hari itu, Leni meminta Rumina mengantarkan makan siang untuk Megan di kamarnya dengan alasan sakit perut. Gadis itu menurut dan tidak ada pikiran buruk, kebetulan Isabela sedang tidur.

“Nyonya ...!” kata Rumina, sambil membuka pintu. Ia membawa nampan berisi makanan.

Setelah itu ia meletakkan makanan di meja kecil di samping tempat tidur. Betapa terkejutnya gadis itu saat melihat Megan yang terbaring di tempat tidur dengan bercak darah di pipinya. Ia segera mengambil tisu basah dan membersihkannya dengan lemah lembut sambil berdoa.

Tiba-tiba ia teringat ibunya yang sering dirawatnya dengan susah payah. Namun, akhir-akhir ini ia tidak pernah bicara dengan mereka, sudah hampir satu bulan lamanya mereka tidak bersua.

“Nyonya, apa yang terjadi padamu?” tanya Rumina, sejenak ia berpikir tentang ucapan Megan beberapa hari yang lalu tentang penyakitnya.

“Rumi, kaukah itu?” tanya Megan sambil membuka mata.

“Iya, ini saya, Nyonya!”

“Sudikah kamu membuatku bahagia?”

Rumina tidak menjawab pertanyaan Megan, tapi ia mengeluarkan ponsel tanpa melepaskan tatapannya pada wanita yang tengah terbaring lemah itu. Ia berniat untuk memberi kabar pada Alza agar pria itu pulang dan melihat keadaan istrinya.

“Apa kamu menghubungi suamiku?” tanya Megan sambil menatap Rumina lekat-lekat.

“Ya!”

“Baguslah! Apa kamu mencintainya?”

❤️❤️❤️❤️

1
eleo01
ketidak jujuran itu merepotkan
Elmimar02
luar biasa rekomendasi banget
Elmimar
masa udah end, kan masih banyak cerita yang gantung, gimana masalah Rey, masalah Akila? trus beneran itu orang tuanya gak apa-apa?
El_Tien: Yang jelas mereka baik-baik saja
total 1 replies
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
iya happy ending bagi rumina, alza juga isabel. megan pun sudah tenang. tapi bagi akila?......... siapa yg tau?
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ: karya bagus, pasti ditunggu, kakEL❤❤❤❤❤❤❤
total 5 replies
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
apakah megan kritis?
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
rumina pasti akan melihat sesuatu 🙈
El_Tien: iya, sesuatu yang mengharukan 🥰
total 1 replies
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
rumina keceplosan itu
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ: 🙈🙈🙈🙈🙈... ruminya ngomong
total 2 replies
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
permintaan rumina sederhana sekali ya.
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
inilah saatnya pernikahan itu?
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ: horeeeeeee
total 2 replies
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
mami? wah, mungkin kah isabel juga ingin rumina menjadi maminya?
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
Elara
cerita yang luar biasa
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
akh.... ternyata ruminalah pawang 🪱 alza
El_Tien: hmmm.....ternyata 🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Elmimar02
emang kalo kamu jadi Megan, rela gitu, Thor?
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
ketus banget. siapa itu?
El_Tien: siapa yaa kira2......?
total 1 replies
🥳Lana🥳
semoga kisah ini berakhir bahagia... semangat kaka
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
siapa pasangan alena? austin atau rey?
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ: alena kemarin katanya gak suka rey karena lebih muda ya? mungkinkah itu....
total 2 replies
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
harus selalu semangat, pantang menyerah!
El_Tien: iya ini mendadak malas karena peraturan baru Nt 😭
total 1 replies
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
megan bener2 mempersiapkan rumina menjadi penggantinya
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
jika pakai rencana, buatkan kurikulum nya saja😁
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
itu suara megan ya?
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣.... malah nyanyi..
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!