aku terlahir kembali...tapi apa ini?! seorang bayi biasa?!
(light novel indonesia)
-------
Update 2 hari sekali
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon seraph rein, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
pasar
"Hey, Lev!" Kei mengetuk-ngetuk pintu kamar Levion yan tertutup rapat.
"Pergi dari sini kalau kau hanya ingin menasehatiku…" Suara dingin Lev terdengar dari balik pintu.
"Jangan menangis, kau itu lebih tua dariku…" Kei meletakan kedua tanganya di dada.
"Aku tidak menangis!" Teriak Lev marah.
"Habisnya… suaramu serak dan sesenggukan…" Kei yang agak kaget dengan teriakan Lev merendahkan nada suaranya.
"Kalian tidak tahu apa-apa tentang mimpiku…"
"Soalnya, kau tidak pernah memberitahu kami…"
Lev diam tidak menjawab.
Kei menghela napas panjang. "Kau tidak mau lanjut makan? Ayamnya untukku, ya?"
"Terserah."
***
"Apa kak Lev baik-baik saja? Dia tidak pernah keluar kamar sejak 3 hari lalu." Aku bertanya pada ibu yang ada di sebelahku. Kami sedang berada di pasar untuk berbelanja keperluan rumah dan… persiapan upacara pernikahan Kak Neira.
Ibu dan Kak Karin pergi ke toko baju. Sedangkan aku dan yang lainnya menunggu filuar
Agghhh, aku tidak percaya ini!! Kak Neira sungguh akan menikah! Tidak, huhu. Aku tidak rela!
"Entahlah. Siapa tahu mungkin dia sudah mati?" Kak Kei ikut bersama aku, ibu, kak Aury, dan Kak Karin.
Kami hampir sekeluarga pergi belanja bersama. Minus ayah yang sedang bekerja, Kak Sean yang sedang mengajar, Kak Lev yang sedang ngambekan, dan Kak Neira yang sedang tidak bileh kekuar rumah.
"Kak Kei," Aku menarik-narik lengan bajunya
"Hm?"
"Kalian sedang musuhan, ya?" Aku menatap Kak Kei dengan tatapan sepolos mungkin.
"Hm? Tidak, kok. Hanya saja…" Kak Kei terlihat melamun lalu dia menggelengkan kepalanya, "Ah, sudahlah ini urusan orang dewasa…" Kak Kei mengusap kepalaku.
Aku mengerucutkan bibir, "Tapi Zeirlyn sudah dewasa!"
Aku bahkan mungkin lebih tua darimu!
"Iya, iya. Adiku sudah dewasa ya," Ucapan dari Kak Kei malah semakin membuatku kesal.
Aku menghela napas. Setiap satu tahun sekali, akan diadakan Seleksi penyihir di kota pusat. Minimal usia untuk mengikutinya adalah 15 tahun. Dari banyaknya peserta dari penjuru negeri Saphirre akan disaring menjadi beberapa.
Tahun ini juga sama. Dalam waktu 5 atau 6 bulan lagi seleksi akan duadakan. Dan Kak Lev sangat ingin menyukainya.
"Kak Kei.., Kak Lev dilarang mengikuti seleksi karena aku, ya..?"
Tidak. Tak usah bertanya pun aku tahu hawaban sesubgguhnya. Karena kekuatan aneh yang berada di tubuhku…
"Itu tidak benar. Ayah melarang Lev mengikutinya karena ayah khawatir terjadi sesuatu pada Lev."
"Hey kalian," Kak Aury bicara dari belakang kami, "Berhenti mengobrol dan berjalanlah seperti orang normal."
"Apanya? Yang seharusnya berjalan seperti orang Normal itu kau! Kau menengok ke kanan lalu ke kiri setiap 3 detik sekali. Apa sedang menunggu gebetanmu?" Kak Kei memprotes.
"Aku tidak menengok kemanapun!"
"Kau kira aku tidak lihat?!"
"Tapi----"
Aku menghela napas melihat mereka yang sedang berdebat. Akhir-akhir kami memang jadi sering bertengkar. Tidak.., biasanya juga kami sering bertengkar, sih.
Aku mencoba melihat sekeliling selagi Kak Kei dan Kak Aury masih sibuk. Tidak terlalu jauh dari mereka.
Disini ada banyak hal, Kain, Obat-obatan, makanan, dan lainnya.
Tiba-tiba saja. Sekumpulan orang dewasa mendorong-dorong ku maju.
"H-hey! Tunggu, jangan dorong!" Aku mencoba memberitahu mereka bahwa ada anak kecil disini.
Akhirnya, aku sudah agak lega.
"Tapi ini dimana ya…?"
Eh, sepertinya ini bukan di pasar lagi?
"Hey, anak manis… kemarilah…"
Aku melihat ke suara yang memanggil ku. Seorang lelaki tua dengan pakaian aneh.
di mana" untuk membekukan air itu pakek elemen es bukan angin ya kan ?
dah lah otak kentangku gak nyampek😓
katanya reinkarnasi tapi bertele2 sdh gitu bodoh lagi🙄🙄🙄