NovelToon NovelToon
Membungkam Kejulitan Mertua

Membungkam Kejulitan Mertua

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Mengubah Takdir / Wanita Karir / Ibu Mertua Kejam
Popularitas:54.2k
Nilai: 5
Nama Author: Harni zulesta

Pernikahan yang tidak mendapat restu dari kedua belah pihak keluarga seringkali menjadi konflik batin bagi menantu.

Zakia, gadis yang menikah dengan seorang pria yang meminangnya dengan penuh cinta harus menghadapi liku-liku hidup yang membuat ia begitu tertekan setiap hari karena perlakuan ibu mertuanya yang sangat kejam.

Akankah Zakia bisa menaklukkan ibu mertuanya? Akankah Zakia bisa membungkam Kejulitan ibu mertuanya?

Yuk! Ikuti kisah Zakia selanjutnya..!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Harni zulesta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32 Inikah Akhirnya?

Zakia sudah kehilangan batas kesabarannya, selama ini ia sudah menuruti semua keinginan dari ibu mertuanya dan selalu berusaha sabar hidup dalam tekanan ibu mertua beserta hinaan dan ejekan dari kakak iparnya.

Zakia sudah sampai di puncak batas itu, dan sekarang ia tidak mau lagi diperlakukan semena-mena oleh mereka, apalagi sebentar lagi ia akan mempunyai bayi dan ia tidak mau anaknya nanti akan bernasib seperti dirinya, selalu menjadi bahan hinaan dan ejekan dari keluarga mertuanya.

"Ohh, Sekarang kau sudah berani menjawab ya wanita udik! Memang dasar menantu tidak tahu terima kasih! Selama ini aku sudah menampungmu di rumahku dan juga sudah menanggung semua biaya sehari-hari kalian. Dasar tidak tahu diri! Sekarang kau malah berani menjawab perkataanku." Bu Siska berkata dengan emosi yang berapi-api, melihat menantunya itu sudah berani menjawab perkataannya.

"Maaf, Ma! Tapi selama ini juga semua uang Mas Bryan Mama yang mengendalikan, bahkan aku saja sebagai istrinya tidak tahu berapa gaji suamiku perbulan. Semuanya murni Mama yang mengatur, bahkan aku tidak diperkenankan untuk memegang uang sepeserpun. Jadi menurutku sudah sangat wajar kalau sebuah biaya ditanggung oleh Mama, karena uang yang Mama dapatkan itu adalah uang dari suamiku," jawab Zakia, membuat Bu Siska semakin geram.

"Diam kau, Wanita Sun**l! Kau ini benar-benar wanita kampungan! Apa kau tidak tahu, kalau seorang anak laki-laki itu bertanggung jawab kepada ibunya sampai kapanpun dan tidak ada batasan untuk itu. Jadi kau tidak seharusnya berkata seperti itu, karena sudah sewajarnya kalau Bryan memberikan uang kepada ibunya," sahut Bu Siska lagi.

"Seorang anak laki-laki memang selalu bertanggung jawab kepada ibunya sampai kapanpun, Ma! Akan tetapi beda cerita kalau laki-laki itu sudah menikah, karena tanggung jawabnya yang lain sudah ada, dan bukan hanya ibunya saja yang akan ia tanggung jawabi sekarang. Semua pendapatan Mas Bryan murni di pegang bulat-bulat oleh Mama, bahkan itu pun Mas Bryan anak kandung Mama sendiri sering mendapat hinaan di rumah ibu kandungnya sendiri," balas Zakia.

Tangan Bu Siska sudah mengepal, sekarang ia sudah sangat murka. Beraninya menantunya itu memojokkan dirinya.

"Kia! Cukup, Dek!" lerai Bryan, Bryan tidak mau masalah semakin berlarut-larut karena ada mulut antara ibunya dan juga istrinya.

"Untuk apa, Mas? Tidak ada gunanya juga aku terus diam seperti biasanya, karena dengan diam seperti itu maka aku akan semakin dihina di rumah ini. Lagi pula sebentar lagi aku sudah diusir dari rumah ini, jadi tidak ada salahnya aku mengungkapkan semua rasa sakit hatiku selama ini, Mas!" sahut Zakia, ia sudah sangat sulit mengendalikan emosinya.

Setiap kali Zakia mencoba meredam amarahnya, tetapi ia malah semakin merasa kesal. Zakia juga tidak tahu mengapa seperti itu, kemarahan begitu saja tiba-tiba menghampiri dirinya saat dia mendengar sesuatu yang buruk terucap dari mulut ibu mertuanya.

"Sudahlah, Bryan! Tidak ada gunanya juga kau melerai wanita keras kepala ini, karena yang ada dia malah akan semakin melawanmu nantinya. Turuti saja kata-kata Mama jika kau masih ingin tinggal di rumah ini dan dianggap sebagai anak. Ceraikan wanita pembawa sial ini dan usir dia dari sini, agar dia mengetahui betapa kerasnya hidup di luar sana. biarkan wanita ini hidup terlunta-lunta di jalanan. Kalau untuk masalah wanita, jangan khawatirkan itu, Mama akan mencarikan wanita yang seribu kali lebih baik dari wanita kampung ini!" ucap Bu Siska.

"Benar, Bryan! Mbak..."

"Tolong diam, Mbak Clara! jangan selalu ikut campur urusan rumah tanggaku dan juga Zakia, karena status Mbak di rumah ini juga tidak lebih dari sekedar menantu. Jangan bersikap berlebihan seolah Mbak Clara adalah ratu di rumah!" potong Bryan, ia juga sudah mulai emosi melihat Clara ingin ikut campur.

Clara mencibir ke arah Bryan dengan wajah yang sangat kesal bercampur malu.

"Jangan kau bentak Clara gara-gara wanita ini, Bryan! Karena yang dikatakan Clara itu memang benar, Mama dan juga Clara akan mencarikan jodoh terbaik buatmu, yang nantinya bisa menaikkan derajat keluarga kita. Tidak usah kau pertahankan terus wanita pembawa sial ini lagi," ucap Bu Siska lagi.

Wajah Clara kembali cerah mendengar ibu mertuanya membela dirinya, sedangkan Zakia sudah kembali melanjutkan memungut barang-barangnya yang tercecer. Hatinya sudah terlanjur sakit mendengar semua hinaan yang dilontarkan oleh ibu mertuanya kepada dirinya. Zakia sudah memutuskan untuk pergi dari rumah itu dengan adanya Bryan atau tidak.

"Ma! Tolong dengarkan aku kali ini saja, Ma! Aku mohon berikan satu kesempatan lagi untuk kami tinggal di rumah ini, karena saat ini Zakia sedang mengandung cucu Mama. Aku yakin tidak ada niat Zakia untuk sengaja melawan Mama, itu murni faktor dari hormon kehamilannya, itu sebabnya Zakia jadi lebih sensitif, Ma!" ucap Bryan.

"Tidak ada kesempatan lagi, Bryan! Sekarang kau harus memilih!" tegas Bu Siska.

"Tapi, Ma! Aku..."

"Cukup, Mas! Jangan lagi merendahkan harga dirimu dengan memohon-mohon seperti itu, Mas! Aku juga sudah terlalu capek menghadapi hinaan dari keluarga ini. Sekarang aku juga memberikan dua pilihan kepadamu, Mas! pergi bersamaku dan kita membuka lembaran baru untuk keluarga kecil kita nantinya, atau Mas tetap tinggal di sini seperti yang diminta oleh Mama dan itu berarti Mas sudah bersedia berpisah denganku. Maaf, Mas! Tapi itu adalah keputusan terakhirku! Aku akan pergi dengan adanya Mas ataupun tanpa Mas!" putus Zakia.

Dilema besar dihadapkan lagi pada Bryan.

"Dasar sombong! Kau pikir dirimu itu siapa? Sehingga Bryan akan memilih dirimu daripada keluarganya sendiri. Kalau mau pergi silakan pergi, jangan mempengaruhi anakku lagi!" sahut Bu Siska dengan percaya diri.

"Baiklah, Mas! Kalau Mas memutuskan untuk tetap tinggal di sini, aku pergi, Mas! Selamat tinggal," ucap Zakia sambil memungut barang terakhir yang tergeletak di lantai.

Sekarang Zakia sudah membungkus barang-barangnya di dalam kantong kresek yang kumuh, kantong kresek itu adalah tempat barang-barangnya dilempar ke teras rumah oleh ibu mertua dan kakak iparnya.

Dengan derai air mata Zakia berbalik arah, sekarang ia sudah memunggungi keluarga suaminya itu. Apakah itu akhir kisah rumah tangganya? Rumah tangga yang selalu ia impikan sejak dulu akan berjalan harmonis dan juga bahagia, nyatanya sekarang menjadi duri yang menusuk dagingnya secara beruntun.

"Husss, pergi jauh-jauh benalu!" teriak Clara dengan girang, sekarang ia benar-benar bahagia karena sudah menang dengan peringkat teratas.

Zakia tidak menghiraukan itu lagi, ia terus berjalan menuju gerbang rumah.

"Zakia, Tunggu!!"

1
Sit Sum
sudah selesai kah??
yulia nisma
ini niat atau enggak sih bikin novel..updatenya lama dan dikit...mana critanya ngebosenin...ya udahlah...good bye...
Harni: Maaf, Kak. Kebetulan author akhir2 ini kurang fit, jadi update sebisanya saja. Maaf kalau kurang nyaman
total 1 replies
Ratna Syam
kapan up episode selanjutnya?
Harni: Hari ini update, Kak. Di tunggu yaa❤❤❤
total 1 replies
Venus Venus
pgn nagis.terharu..
Timaa Azzahrah M.A
dih ibu durhaka.. biarkan sja bryan tinggalkn tuh nenek peot biar tau rasa..thor buat zakia dn bryan nya sukses.. trus jngan ingat sma kluarganya lagi.. biar kluarganya tuh yg ngemis2 mnta di tampung
Harni: Siap kak. Aku juga greget sama ibunya😁😁😁
total 3 replies
evita vita
lanjut thor,,gantung
Timaa Azzahrah M.A
aduh thor.. biarkan bryan dn kia kluar dri sana.. jngan pisahkan.. biar tau rasa tuh orang tua durhaka tdk ada yg ksih uang lagi
Timaa Azzahrah M.A: haha benar thor😅
total 2 replies
Timaa Azzahrah M.A
thor buat bryan pergi aja sama istrinya.. trus buka usaha gtu.. jngan ingat lagi orang tua durhaka itu ck
Timaa Azzahrah M.A: sipp thor hehe
total 2 replies
💞Erra Tarmizi💞
dari awal cerita ini mengingatkan aku pada novel hinaan dari keluarga suami
Harni: Semoga peminatnya juga bisa seperti novel itu 🥰🥰 Mkasih kak udah setia mampir
total 1 replies
💞Erra Tarmizi💞
ada aja cara Clara mefitnah
Cut ida Suryani
sulit cari istri sesabar Zaskia
d2h_verluthver
recommended.. bagus banget ceritanya. bikin ketagihan
Harni: mkasih kak🥰🥰🥰
total 1 replies
d2h_verluthver
Bu Siska sukses bikin aku darah tinggi Thor😤😤😤.. sebel ah sama Bu Siska.
d2h_verluthver
ini si Ronald jangan jangan suka sama Zakia.
Coky Pasaribu
Mantap sekali alur ceritanya thor, seperti kisah nyata dalam rumah tangga.
Laila Rifah
lemes banget sih Bu Siska ini 🥺
Harni: sama ehhh😄😄🥰🥰
total 1 replies
Timaa Azzahrah M.A
buat bryan prgi dri rumahnya bersama istrinya thor.. emosi aku liatnya,apa lg ada si ipar laknat
Harni: Sama, Aku juga emosi. Ikuti part selanjutnya ya, Kak.🌹🌹🌹
total 1 replies
Timaa Azzahrah M.A
semogah bryan dn zakia kali ini hidupnya bahagia.. di hindari dri orang tua/orang2 benalu tdk tau diri ya thorr🙏🙏
Harni: Iya kak. Ibunya mertuanya bikin gemes pen jitak, semoga Bryan dan Zakia segera dberi kbhagiaan. Terus ikuti eps berikutnya ya kak🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
dewi patmawati
lanjut
Timaa Azzahrah M.A
semogah bryan dn zakia sllu bahagia.. jngn pisahkan mereka thor plasee🙏🙏🙏
Timaa Azzahrah M.A: siapp thorrr😁
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!