NovelToon NovelToon
Bibit Miliarder Sang Mafia

Bibit Miliarder Sang Mafia

Status: tamat
Genre:Mafia / One Night Stand / Tamat
Popularitas:547.5k
Nilai: 5
Nama Author: febyanti

Menjadi incaran gadis-gadis yang ingin memiliki keturunan darinya membuat Rayyan Smith sangat menjaga sekali bibit unggulnya. Hidup bergelimang harta selalu menjadi sorotan semua wanita.

Lalu, bagaimana kalau kejadian tak terduga menimpanya?

Akankah Rayyan mampu menolak setiap godaan wanita yang mengincar hartanya dan menukarnya dengan tubuhnya?

Yuk, simak dicerita BIBIT MILIANDER SANG MAFIA
Cerita ini hanya haluanku semata ya, jadi jangan komentar tak mengenakan karena ini hanya sebuah hiburan saja 🙏🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon febyanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32

Said dinyatakan tewas di tempat. Plat nomor mobil yang dikendarainya atas nama Rayyan Smith, sehingga pria itu pun akhirnya ikut diintrogasi karena insiden kecelakaan itu. Apa lagi dengan kondisi mobil yang memang bermasalah dengan rem-nya.

Jika Smith di rumah sakit, tapi tidak dengan Rayyan. Ia tengah berada di kantor polisi karena kasus ini membawa namanya terseret. Rayyan ditanya mengenai kondisi mobil, dan pria itu mengatakan bahwa mobil memang sedang bermasalah. Polisi menerangkan bahwa itu kecelakaan murni, tapi Rayyan mengatakan tak hanya itu saja. Said memiliki niat buruk kepada putranya karena adanya kereta bayi itu di dalam mobil.

Kasus ini membuat polisi semakin yakin dengan dugaan Rayyan tentang om-nya yang berniat jahat. Setelah urusannya selesai, Rayyan pun pergi ke rumah sakit untuk menyusul papanya di sana. Said sudah terbujur kaku di ruang mayat, dan Smith tengah melihat jasad kakaknya.

Tak berselang lama, Rayyan pun tiba. "Lihatlah, prinsip konyol itu sampai memakan korban. Apa Papa masih ingin prinsip itu tetap diadakan?" tanya Rayyan tiba-tiba. "Aku yakin akan ada korban berikutnya, keserakahan om Said membuatku tidak menyukainya. Apa Papa rela jika korban berikutnya adalah putraku? Om Said ingin melenyapkan putraku, tapi dia malah celaka sendiri," jelas Rayyan.

Smith terdiam, prinsip keluarganya bukan untuk melenyapkan, melainkan memisahkan dalam jangka yang panjang sebagai pelajaran agar anggota keluarga yang lain tetap bisa mengontrol diri. Tidak seenaknya menabur benih ke setiap wanita. Ia sendiri tidak tahu dengan niat Said yang ingin melenyapkan cucunya.

Kepergian sang kakak membuat Smith terdiam dan tidak tahu harus berbuat apa. Sebetulnya ia tak ingin ada masalah dengan istrinya apa lagi sampai saat ini istrinya masih merajuk padanya.

"Papa tidak tau niat jahat Said," terang Smith kepada putranya.

"Apa pun akan aku lakukan demi melindungi keluargaku, dan om Said sudah masuk perangkapku. Terbukti, dia ingin menculik Zaen. Aku sengaja menaruh kereta bayi itu, saat aku lengah om Said membawa mobilku sampai akhirnya dia sendiri yang celaka," jelas Rayyan

"Orang serakah sepertinya memang tidak pantas berada di dunia ini." Setelah mengatakan itu, Rayyan langsung pergi. Maura sudah berpesan padanya, jika masalah sudah selesai ia harus segera pulang.

***

Maura tengah menyuapi ibu mertuanya makan, ia berhasil membujuk mertuanya itu. Dengan mengiming-imingi bahwa ia akan membawa baby Zaen kemari. Elena sangat lahap saat disuapi, dan kejadian itu disaksikan langsung oleh Smith juga Rayyan.

Sayang, Rayyan langsung mengajak istrinya untuk segera pulang. Karena masalah ini membuat ia dan ayahnya tidak lagi seperti dulu. Smith sendiri masih kecewa pada anaknya karena memang telah mencoreng nama baik. Memiliki anak di luar nikah tentu menjadi omongan orang. Apa lagi keluarga mereka adalah keluarga terpandang.

Maura langsung beranjak karena memang harus segera pulang. Meski Elena melarang mereka, tapi tetap saja anak dan menantunya pergi dari sana. Elena kembali sedih akan hal itu, ia sedih karena tak bisa bertemu dengan cucunya. Smith melarangnya untuk menemui Rayyan, kecuali anaknya sendiri yang menemuinya.

Sama-sama keras kepala membuat mereka tak ada yang mengalah. Akhirnya, Rayyan benar-benar mengilang dalam pandangan Elena. Wanita itu kembali murka dan tak ingin melihat suaminya.

***

"Aku kasihan pada mamamu, dia sebenarnya baik dan ingin sekali bertemu dengan baby Zaen. Aku sudah berjanji akan mengajak anak kita untuk menemui mamamu," terang Maura yang dalam perjalanan pulang.

Rayyan diam bukan tak peduli pada mamanya, tapi sang papa masih bersi keras dengan prinsipnya. Ia tetap pada pendirian, selama papanya belum menerima anaknya, maka ia pun tak akan menemuinya.

Melihat suaminya diam saja, membuat Maura tak lagi bercakap. Itu urusan suaminya dengan orang tuanya. Keselamatan baby Zaen lebih penting dari apa pun, ia juga tidak akan memaafkan siapa pun yang akan mencelakai putranya. Seperti Said, om dari suaminya yang kini telah meninggal. Kabar itu sudah terdengar olehnya. Namun, Maura enggan untuk menanyakan perihal itu.

Ia tidak peduli dengan Said yang telah mati, ia malah bersyukur. Berarti orang yang ingin mencelakai anaknya berkurang satu. Yang menjadi bebannya sekarang tinggal Alex, pria itu pun berniat mencelakai anaknya. Alex memang harus mendapatkan ganjaran yang setimpal atas kematian nenek Merlin.

Alex terus bersembunyi dan menghindari polisi. Meski hidupnya menjadi buronan, tapi anak buahnya tetap membuat kekacauan. Karena pria itu sudah berani mengusik hidupnya, Rayyan pun tidak akan tinggal diam. Said sebagai omnya pun sudah ia buat mati, apa lagi dengan Alex.

Sepertinya, ia ingin bermain-main terlebih dulu dengan Alex sebelum pria itu dijebloskan ke penjara.

Rayyan dan Maura sampai di rumahnya. Maura langsung menemui putranya itu. Baby Zaen sangat anteng bersama Lisia, gadis itu sangat menyayangi putranya. Maura beruntung memiliki sekretaris sekaligus sahabat sepertinya. Lisia tulus menjaga baby Zaen, hampir satu tahun ia mengenal gadis itu.

Lisia tersenyum saat Maura telah kembali. Ia langsung saja memberikan baby Zaen kepada ibunya.

"Kalian sudah pulang?" tanya Leon tiba-tiba. Pria itu membawa kue sebagai cemilan.

"Apa itu?" tanya Maura pada Leon. "Kamu yang buat?" tanyanya lagi.

Leon malah tertawa, mana bisa ia membuat kue. Kue itu buatan Lisia, ia hanya mengambilkan. "Ini buatan Lisia, aku hanya bisa makan," jawab Leon.

"Sebenarnya, kalian sudah cocok berkeluarga," kata Maura. "Kenapa kalian tidak mencoba menjalin hubungan saja?" tanya Maura lagi. "Jangan menunggu yang belum pasti, Sa. Yang ada di depan mata saja," godanya kemudian.

Lisia hanya tersenyum tipis, ia tidak begitu menanggapi omongan Maura. Ia tetap cinta pada Nolan, meski sering kali pria itu mematahkan hatinya.

Leon pura-pura tidak mendengar, pria itu sedang memakan kue buatan Lisia. Padahal ucapan Maura sangat jelas di pendengarannya. Beruntung, bosnya mengajaknya pergi ke ruangannya. Dan itu menyelamatkannya dari ejekan istri bosnya.

***

Di ruang kerja Rayyan.

"Sekarang apa rencanamu, Bos?" tanya Leon.

"Temukan Alex, sepertinya aku bermain-main dengannya pasti seru," jawab Rayyan.

Leon mendapat tugas baru, dengan baik ia akan menjalankan tugasnya. Orang-orang serakah memang harus dimusnahkan. Leon sendiri geram dengan sikap Alex yang selalu membuat kekacauan. Apa lagi membuat Lisia tidak nyaman. Tunggu, ada apa dengannya? Kenapa ia begitu peduli pada gadis itu? pikirnya.

Leon menggelengkan kepala, menepis semua yang ada dalam benaknya. "Yang dicintai Lisia itu Nolan," batinnya. Tapi, melihat ketulusan gadis itu membuatnya tidak rela jika Lisia sakit hati karena cintanya bertepuk sebelah tangan.

"Apa yang kamu lamunkan? Aku menyuruhmu untuk mencari Alex, bukannya melamun soal Lisia," tebak Rayyan.

Leon langsung menoleh ke arah bosnya, dari mana pria itu tahu soal pikirannya?

1
Nurul Aeni
apa kbr dg Nolan thoorr??
Namira Puja Najya
kan baru beberapa hari Thor ko udah jd aja, biasanya nunggu 1 bln😁
🌸ReeN🌸
baru mampir thor
Yuni
/Heart//Heart/
Maya Ratnasari
berfoya-foya
fantastis

eleuh eleuh, author nya Sunda pisan euy, heheheee
Maya Ratnasari
memfasilitasi
Ryan Jacob
semangat Thor ditungggu karya-karyanya
Rhmad Flash
Angga asyik ceritnya
Rhmad Flash
aku sngt sk gds cantik pintar d glk.meskipun miskin TPI tdk BS d injak
Rhmad Flash
aku jg sk cek umr d b2h 20 thn,d cek diatas 30. dan cek ya orang mskin
Erlinda
aq stop sampai disini. aq pikir awal nya bagus ternyata aq kecewa
Erlinda
si rayyan ga cocok jadi mafia dia cocok jadi anak mama terlalu lembek seperti ayam sayur. ganti judul aja Thor jadi MAFIA AYAM SAYUR ini baru pas
Erlinda
terlalu bertele tele cerita nya si nenek Merlin dan Nolan sudah tau klo si Alex itu jahat dan ingin membunuh Maura dan anak nya tapi tidak mengambil tindakan tegas lagian si rayyan yg katanya mafia hebat kok ga membunuh si Alex padahal dia sudah melihat sendiri aksi si lintah darat itu yg aq tau ttg mafia Thor biasa nya dia terganggu dikit aja lansung menghabisi org itu .disini terlihat ga sesuai dgn judul cerita
Erlinda
ga sesuai dgn gelar nya raja mafia
Erlinda
kok Nolan ga membekali Maura ttg bisnis dll nya ya biarpun Maura bukan cucu asli nenek Merlin biar kerjasama nya ga ketahuan oleh rayyan
Ryan Jacob
Luar biasa
Qaisaa Nazarudin
Lagi bagus kalo Lusiana yg menikah dgn Zaen, biar harta Zaen jatohnya juga buat Lusiana anaknya Leon, Anggap aja Zaen balas budi papi Leon yg tlah bersusah payah menjaga dan menyelamatkan nya dr bayi sampai gede..
Qaisaa Nazarudin
Waah udah hede aja Zaen, Aku gak rela mereka cepat banget gede nya..😂
Qaisaa Nazarudin
Udah deh gak usah di jodoh jodohin deh, yg menjalani nya nanti mereka,Biarkan mereka memilih pasangan hidup mereka masing2..
Qaisaa Nazarudin
Lah aku pikir Lisia yg muntah2,Ternyata Maura..😀😀
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!