NovelToon NovelToon
Pesona Perawan

Pesona Perawan

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Cintapertama / Nikahmuda / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:219.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: fania Mikaila AzZahrah

Harta, tahta dan wanita menjadi momok tersendiri bagi Seorang anak cucu Adam. Bagi yang tidak mampu untuk mengendalikan hawa nafsunya, maka akan berakibat fatal dan berujung pada ambisi yang tidak berujung dan tidak bertepi.

Hingga membuat seseorang akan menghalalkan segala cara untuk meraih ambisinya itu.

Menikah karena kesalahpahaman, Niat hati hanya sekedar untuk menolong, tapi di mata orang lain mengira jika mereka sedang berbuat hal yang tidak pantas.

Dia hanya berniat untuk membantu pria yang terdampar di bibir Pantai. Tapi, apa dikata semua Masyarakat melihat mereka akan berbuat yang tidak baik. Dari situlah Masyarakat memutuskan untuk menikahkan mereka. Walaupun Azalina sudah terikat pertunangan sebelumnya dengan pria lain. Kata sah pun mengikat mereka.

Status dan identitas Sang Suami yang tidak jelas dan tidak diketahui karena dia tidak mengetahui apa pun tentang jati dirinya menjadi misteri.

Hingga suatu hari, dia tersadar dari amnesianya, tetapi harus memilih untuk hidup dalam kepura-puraan agar bisa membongkar kedok Martin. Memutuskan untuk meninggalkan istrinya yang mulai dia sayangi, Dia kembali ke Ibu kota untuk berjuang merebut kembali tahta kekuasaannya serta menyelematkan Bunda dan adiknya.

Pesona pada istrinya setiap saat, setiap hari hingga membuatnya semakin cinta dan cinta, tetapi harus terpisah jauh disaat sayang-sayangnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fania Mikaila AzZahrah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter. 32. Tamu Tidak Diundang

Semburat merah tercipta di kedua pipinya yang chubby itu. Dia menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya ketika bayangan ciuman mereka yang begitu mesra dan penuh dengan irama dalam balutan kasih sayang.

"Abang, entah kenapa aku merindukan sentuhanmu di sini," cicitnya sambil mengelus bibirnya sendiri yang seakan-akan rasa ciuman hangat dari Raja masih terasa dan membekas.

Hingga lamunannya kembali buyar setelah ketukan pintu di depan rumahnya terdengar dengan cukup nyaring bunyinya. Ketukan berkali-kali itu yang sangat tidak sabaran terpaksa Azalina menyudahi imajinasi dan khayalannya bersama Raja.

"Siapakah bertamu malam-malam begini, semoga saja itu Abang Raja yang balik lagi untuk pamitan," ujarnya sambil cengengesan.

Azalina segera berjalan ke arah pintu,dia berharap orang yang seharusnya diharapkan kedatangannya lah yang mengetuk pintunya. Azalina dengan penuh semangat segera memutar kunci yang tergantung di kenop pintunya.

"Bismillahirrahmanirrahim semoga saja yang datang adalah Abang Ra….," Perkataannya terpotong saat melihat siapa yang datang ke rumahnya lidahnya langsung keluh seketika,dia berdiri mematung di tempatnya.

"Assalamualaikum," ucap salam Anjas.

Ternyata yang datang mengunjungi rumahnya malam itu adalah Anjas, mantan tunangannya. Anjas tersenyum sumringah kehadapan Azalina. Sedangkan Azalina hanya tersenyum simpul saja. Aza sudah berjanji pada dirinya dan menanamkan kesetiaan kepada suaminya yang sudah pergi ke Ibu Kota Jakarta.

"Waalaikum salam Abang," ucapnya Azalina lalu menutup pintu rumahnya.

Azalina mengingat peringatan dan pesan dari Ibu Mina untuk tidak lagi memberikan hati atau terlalu perhatian pada siapa pun jika dia seorang laki-laki. Terutama khusus untuk Anjas.

"Aza apa kamu tidak kasihan pada Abang yang sedari tadi berdiri terus menerus di depanmu?" Tanyanya pada Azalina dengan smirknya.

"Eeehhh maaf Abang, tadi saya kira yang datang adalah Abang Raja suamiku," tuturnya yang tersipu malu.

Senyuman itu mampu membuat Anjas terpukau. Anjas semakin pangling melihat Azalina akhir-akhir ini.

"Emangnya suami kamu ada dimana Aza?" Tanyanya yang jika dia boleh jujur dia sangat tidak ingin mendengar namanya Raja disebut oleh lidahnya.

"Silahkan duduk Abang, kita bicaranya diluar saja, tidak kalau kita berdua berbicara di dalam apa lagi aku sudah menikah dan punya suami, lagian juga sudah malam apa nanti katanya orang Abang," terangnya yang agak risih menerima kedatangan Anjas kali ini.

"Aku sudah tahu kalau suamimu kembali ke tempat asalnya berada, makanya aku datang kemari, aku tidak akan membiarkan kamu hidup tenang dengan pria manapun termasuk suamimu sendiri."

Anjas membatin lalu tersenyum penuh arti ke arah Aza.

"Oohh kalau gitu, kita duduk di bangku itu saja Bang, gak apa-apa kan?" Tanyanya Aza yang memberikan usulan kepada Anjas

Anjas memberikan kode kepada seseorang yang berada di balik pohon yang tidak jauh dari rumahnya Aza. Anjas segera merentangkan kaki bagian kirinya untuk diam-diam menghalangi langkah kakinya Aza, sehingga kakinya tersandung.

"Aaaahhhhh!!!" Teriak Aza yang hampir saja terjatuh untung saja Anjas segera menolongnya sehingga Aza terselamatkan dari hantaman bebas dan langsung dari ciuman dengan lantai.

Anjas menarik tubuhnya Aza kedalam pelukannya, dia memeluk erat tubuhnya Aza. Hingga mereka berpelukan erat dan mesra. Hal itu dimanfaatkan sebaiknya oleh Anjas dan orang yang berada di balik pohon tersebut.

Azalina segera melepaskan dirinya dari pelukan Anjas. Dia tidak ingin gara-gara hal itu, orang-orang yang melihatnya salah paham.

"Maaf, aku tadi tidak sengaja, maaf kakiku tadi kesandung," permintaan maaf dari Anjas dengan penuh penyesalan tapi lirikan matanya tertuju pada sosok orang yang menguntit mereka dari jauh.

"Tidak apa-apa kok Abang itu sudah biasa terjadi apalagi, lampu di sini agak remang-remang," terangnya dengan penuh penyesalan sepenuh hatinya.

"Alhamdulillah, jika kamu menerima permintaan maafku," sahut Anjas lalu mengarahkan pandangannya di sekitar kakinya.

Anjas segera jongkok di hadapan Aza yang sudah duduk di bangku depan teras rumahnya. Azalina yang melihat apa yang akan dilakukan oleh Anjas segera menghalanginya.

Syukur Alhamdulillah makasih banyak atas dukungannya dan bagi Readers yang telah mampir membaca novel recehanku.

Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya:

Dilema Diantara Dua Pilihan

Hasrat Daddy Anak Sambungku

Cinta Yang Tulus

Diantara Dua Pilihan

Cinta dan Benci

Bertahan Dalam Penantian

Tidak Ada Jodoh Yang Tertukar

Makasih banyak untuk Readers yang telah Sudi mampir..

1
debby felcya
knpa suaminya gk di kabari
Dirmayanti Maryam
pantesan azalina tdk mau bergantung pd bibi.y ternyata bibi.y kejam
Dirmayanti Maryam
wah pasti dikira mrk berbuat macam²
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: hehehe 🙈
total 1 replies
Dirmayanti Maryam
wah aq bru mampir nih dicerita ini dan lumayan cukup menguras esmosi jiwa😊
Sri Widjiastuti
hadugh saking polosnya si aza
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: hehehe 🙈✌️
total 1 replies
Sri Widjiastuti
aza, g minta maaf siih klo merasa salah...
Sri Widjiastuti
narciiis bu dokter
Sri Widjiastuti
banyak bagian/alinea yg diulang(ditulis banyak2)
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: belum sempat revisi kak 🙏🙈
total 1 replies
Sri Widjiastuti
mulut/nafasnya kan bau slkohol lhoh
Sri Widjiastuti
mampir akhirnya...
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: makasih banyak kak
total 1 replies
arfan
up
fifid dwi ariani
trus ceris
fifid dwi ariani
trus bahagia
fifid dwi ariani
trus sukses
fifid dwi ariani
trus sehat
fifid dwi ariani
trus semsngat
fifid dwi ariani
trus sabar
fifid dwi ariani
ttus bahagia
fifid dwi ariani
ttus sukses
fifid dwi ariani
ttus dehay
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!