NovelToon NovelToon
PERNIKAHAN 2 RAHASIA : Antara Ceo Dan Bos Mafia

PERNIKAHAN 2 RAHASIA : Antara Ceo Dan Bos Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Mafia / Identitas Tersembunyi
Popularitas:941
Nilai: 5
Nama Author: indah yuni rahayu

Kinan dan Darwin bertemu pada malam hujan yang penuh bahaya. Untuk menghilang dari masa lalu mereka, keduanya pindah ke sebuah desa dan berpura-pura menjadi suami istri.

Di balik kehidupan sederhana sebagai guru TK dan petugas kebersihan puskesmas, mereka menemukan berbagai kejanggalan yang merugikan warga. Saat berusaha mengungkap kebenaran, perasaan yang awalnya hanya sandiwara mulai berubah menjadi nyata.

Namun tidak ada yang tahu bahwa Kinan adalah bos mafia yang ditakuti, dan Darwin adalah CEO yang sengaja menghilang dari dunia bisnis.

Ketika rahasia mereka terbongkar, mana yang lebih sulit dipertahankan: penyamaran, atau perasaan yang terlanjur tumbuh?

Pernikahan 2 Rahasia: Antara CEO dan Bos Mafia

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon indah yuni rahayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perempuan yang Kehujanan

Hujan turun sejak sore. Tidak terlalu deras, tetapi cukup untuk membuat jalanan di depan apartemen tampak lengang. Lampu toko di seberang jalan sudah mulai padam satu per satu. Hanya minimarket yang masih buka di sudut jalan, dengan beberapa motor terparkir di depannya.

Darwin keluar dari minimarket sambil membawa kantong plastik berisi mi instan, kopi, dan dua botol air mineral.

Malam yang biasa. Tidak ada yang istimewa. Ia bahkan sudah merencanakan menghabiskan sisa malam dengan menonton pertandingan sepak bola yang tertunda sejak minggu lalu.

Saat melangkah menuju apartemen, ponselnya bergetar. Nama seseorang muncul di layar.

Ayah.

Darwin hanya menatapnya beberapa detik sebelum menekan tombol diam. Panggilan itu langsung berhenti.

Beberapa saat kemudian masuk pesan baru. "Kapan kau akan berhenti bermain-main?"

Darwin menghela napas pelan tanpa membalas pesan ayahnya. Lalu memasukkan ponselnya kembali ke saku.

Tidak semua orang mengerti bahwa terkadang seseorang pergi bukan karena lemah. Melainkan karena lelah.

Ia terus melangkah hingga sebuah suara membuatnya menoleh. Decitan rem yang mendadak memecah jalanan dan menghentikan langkah orang-orang di sekitarnya.

Darwin melihat sebuah mobil hitam berhenti tidak jauh dari mulut gang.

Empat pria turun. Tidak ada yang aneh sebenarnya. Kalau saja salah satu dari mereka tidak terlihat membawa sesuatu yang menyerupai tongkat besi.

Darwin memperlambat langkah. Instingnya mengatakan ada sesuatu yang tidak beres.

Dugaan itu terbukti beberapa detik kemudian.

Seorang perempuan muncul dari arah gang. Berlari menembus hujan. Rambutnya basah dan menempel di pipi. Jaket hitam yang dikenakannya tampak kusut. Ia bergerak cepat, sesekali menoleh ke belakang. Seperti seseorang yang sedang dikejar.

Empat pria itu langsung bergerak dan salah satu pimpinan mereka berteriak. "Jangan sampai lolos!"

Darwin berhenti. Perempuan itu melintas tidak jauh di depannya. Bahu kirinya turun sedikit setiap kali berlari. Salah satu tangannya terus menekan bagian atas jaket. Saat itulah Darwin melihat cairan gelap merembes di sela jarinya.

Perempuan itu menoleh. Tatapan mereka bertemu sesaat. Hanya sekejap. Namun ada sesuatu yang membuat Darwin mengernyit.

Perempuan itu tidak terlihat takut. Terluka, iya.

Lelah, jelas. Tapi tidak takut. Seolah apa pun yang mengejarnya bukanlah hal yang paling mengkhawatirkannya saat ini.

Mata perempuan itu justru terlalu tenang untuk seseorang yang sedang diburu. Lalu ia kembali berlari menuju pintu apartemen. Empat pria itu menyusul.

Darwin berdiri diam beberapa saat. Seharusnya ia tidak ikut campur. Apa pun masalah mereka, itu bukan urusannya.

Namun ketika salah satu pria tadi mendorong seorang ibu yang kebetulan lewat hingga hampir jatuh, rahangnya mengeras. "Dasar gila," gumamnya.

Ia membuang kantong plastik ke kursi dekat pos keamanan yang kosong. Lalu berjalan menuju apartemen. Tidak cepat. Tidak lambat. Seolah ia hanya pulang seperti biasa.

Ketika masuk ke lobi, perempuan tadi sudah tidak terlihat. Yang terdengar hanya suara langkah kaki tergesa dari arah tangga darurat.

Darwin mendongak. Mereka naik semuanya. Ia menatap lift yang mati. Kemudian menghela napas panjang. "Malam yang menyebalkan."

Dengan malas ia mulai menaiki tangga. Lantai dua. Lantai tiga. Lantai empat.

Suara langkah di atas masih terdengar. Seseorang berteriak dan mengumpat. Lalu semuanya kembali sunyi. Saat sampai di lantai lima, Darwin melihat sesuatu di koridor. Bercak darah itu masih baru.

Ia mengikuti jejak itu sampai ke depan unit apartemennya. Dan di sanalah ia melihat perempuan tadi. Perempuan itu sedang mencoba membuka pintu unit tetangga. Terkunci. Ia mencoba pintu lain. Terkunci lagi. Napasnya mulai tidak beraturan. Sementara suara langkah kaki dari tangga semakin mendekat.

Perempuan itu menoleh.

Jarak diantara mereka tinggal beberapa langkah. Darwin akhirnya bisa melihat wajah perempuan itu dengan jelas. Cantik. Bukan cantik yang lembut. Melainkan cantik yang membuat orang berpikir dua kali sebelum mendekat. Mata tajam. Rahang tegas. Dan entah kenapa terlihat sangat tidak cocok menjadi korban.

Mereka saling memandang beberapa detik. Lalu Darwin mengeluarkan kunci apartemennya.

Klik. Pintu terbuka.

Perempuan itu masih berdiri diam. Waspada dan mencurigainya. Masuk akal juga sih sebagai orang asing yang baru bertemu.

Kalau berada di posisinya, Darwin mungkin akan melakukan hal yang sama. Lalu ia membuka pintu lebih lebar. "Kau mau berdiri di situ sampai mereka datang?"

Perempuan itu tidak bergerak. Tatapannya menyapu wajah Darwin, lalu turun ke tangannya, seolah memastikan pria itu tidak membawa senjata. "Kau selalu mengundang orang asing masuk rumahmu ?"

Darwin terkekeh pelan. "Biasanya tidak." jawabnya santai.

"Lalu kenapa repot-repot menolongku?"

Darwin berpikir sejenak mencari jawaban yang masuk di akal . "Lorong ini baru dipel. Kalau kau pingsan di sini, aku harus membersihkannya lagi."

Kinan mengembuskan napas pendek. Entah karena lelah atau karena ucapan pria itu memang terdengar konyol.

Lalu dari arah tangga terdengar suara langkah yang semakin dekat.

Kinan mendecih pelan. "Kalau ternyata ini jebakan, kau yang pertama kubunuh." Ia masuk ke apartemen. Darwin hanya mengangkat sebelah alis sebelum menutup pintu.

Di luar, suara langkah kaki di koridor berhenti tepat di depan unit, lalu berlalu lagi beberapa saat kemudian.

Di dalam apartemen, Kinan berdiri beberapa langkah dari pintu. Pisau kecil masih tersembunyi di telapak tangannya.

Darwin menuju dapur. "Kau mau air minum?"

Kinan tidak menjawab. Pisau kecil masih tersembunyi di tangannya.

Darwin membuka lemari dapur, mengambil gelas, lalu menuangkan air minum. Punggungnya tetap menghadap Kinan. "Dingin atau biasa?"

Bersambung...

1
Kayla Rane
tambah seruuu lihat aksi Kinan. kak indah mau masuk grup author gak. kalau mau chat japri yuk. tukeran no wa
Kayla Rane
lanjutt Thor tmbah seru
Kayla Rane
tuh kan bener. keukehh waeee... 🤨
Kayla Rane
huuuh dsr Roni rese. mau nyulik Sasa, ntar jd jaminan lagi nyuruh Linda kudu nandatangani surat lahan 😤
Kam1la: terimakasih kak...sudah berkomentar 👍👍
total 1 replies
Kayla Rane
Yee Kinan pahlawan wanita. gak nyangka ih Thor Kinan trnyata ahli bela diri /Joyful//Bye-Bye/
Kam1la: kan bos dia...😄
total 1 replies
Kayla Rane
Kinan ayo bantu Sasa! kasian ibunya
Kayla Rane
kesel si Roni, maksa pisan heuuh
Kayla Rane
bagus Linda lawan aja suamimu yg TDK tanggungjawab tapi sok tanggung jawab 😤
Kayla Rane
kasar ih s Roni, GK tau diri ga tau malu🤨
Kayla Rane
🥺 ya kasian linda
Kayla Rane
Andika siapa tiba2 Dateng, jahat apa baik ga ya orangnya /Scream/
Kayla Rane
yee keren banget kinan🤭💪
Kayla Rane
lanjut seru 🤭
Kayla Rane
haha lucuu/Joyful/ darwin
Kayla Rane
keren lanjutkan k😇
Kam1la: siap..
total 1 replies
SANG
Lanjut ya dek💪👍
Kayla Rane
lanjutkan k😍
Kayla Rane
😍🤭 Darwin kapan jatuh cinta sama Kinan nya?
Kayla Rane
yeey udah nikah juga 😍
SANG
Keren 💪👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!