NOTE: SEDANG DALAM TAHAP REVISI!
Lala Kamila, seorang gadis berusai 17 tahun yang dinikahkan dengan Ilham Wijaya Saputra, pria tampan dewasa, berusai 32 Tahun, tepat setelah dirinya lulus sekolah SMA. Keduanya menjalani perjodohan. Menikah di usia muda, perlahan membuat Lala mau tak mau harus menjadi dewasa dalam bersikap, maupun memutuskan sesuatu di dalam menjalani pernikahannya. Terlebih, ketika begitu banyak hal tersembunyi dari Ilham yang akhirnya diketahui oleh Lala. Akankah Lala bertahan di tengah rumitnya masalah yang menimpa pernikahannya bersama Ilham?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mahdania, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 30
BRUGH.
Lala tumbang seketika dan pingsan.
andi sekretaris ilhampun langsung dengan sigap menghampirinya dan membuka pintu ruangan ilham hingga membuat ilham terkejut.
"Pak maaf ibu pak" ucap andi gugup.
ilhampun mengernyitkan dahi menatap andi.
"Ibu siapa? ada apa? kenapa kamu gugup begitu?" tanya ilham bingung.
andi pun menelan ludahnya dengan susah payah.
"Ibu, itu maksud saya bu lala istri bapak" ucap andi.
"ada apa dengan istri saya? apa dia sudah datang? tanya ilham.
andipun mengangguk.
"sudah pak, tapi itu ibu sekarang pingsan didepan ruangan bapak" ucap andi.
ilhampun membulatkan matanya terkejut. dan papanya pun ikut terkejut bukan main. ternyata yang sedari tadi diruangan ilham adalah papanya.
"APA???" ilham dan papanya langsung keluar ruangannya dan..
DEG
"apa yang terjadi andi? kenapa istri saya bisa pingsan?" tanya ilham cemas.
"Anu pak, tadi kayaknya ibu mau masuk keruangan bapak tapi ga jadi karena bapak sedang berbicara dengan bapak Wijaya didalam, tadi ibu terus berdiri dipintu ruangan bapak dan tak lama pingsan" ucap andi.
DEG
"lala pasti pingsan karena syok mendengar pembicaraan aku sama papa" bathin ilham.
Ilhampun langsung berkeringat mendengar ucapan andi.
dengan segera ilham mengangkat tubuh lala dan membawanya kerumah sakit.
"Andi tolong siapkan saya mobil dan supir sekarang" ucap ilham.
"baik pak".
15 menit kemudian sampailah dirumah sakit. lala langsung dibawa keruang UGD untuk mendapatkan perawatan.
Ilham menunggu diluar ruangan dengan raut wajah cemas, dia benar-benar merasa bersalah pada lala.
dia sadar suatu saat nanti pasti rahasianya akan terbongkar juga oleh lala.
tapi ia tak menyangka harus dengan cara seperti ini, lala pasti benar-benar terluka.
tak lama dokterpun keluar.
Krieeett..
"Gimana keadaan istri saya dok?" tanya ilham.
"istri anda baik-baik saja, dia hanya syok, tak perlu dirawat inap" ucap dokter.
ilhampun mengangguk dan begegas masuk menemui lala.
dilihatnya lala masih terpejam, tak terasa air mata ilham menetes. apa yang ia takutkan akhirnya terjadi juga. Apa lala akan meninggalkan ilham setelah ini? entahlah, mungkin iya atau mungkin cintanya lala yang terlalu besar akan mengalahkan rasa sakitnya dan memaafkan ilham.
Ilham menggenggam tangan lala, mengecupnya dan mengelus lembut pipi lala.
Tak lama akhirnya lala siuman. lala menatap ilham dalam. hatinya begitu sakit mengingat apa yang tadi dia dengar dari mulut suaminya itu. rasanya ingin menangis tetapi air matanya seperti tertahan. mungkinkah karena dia sudah terlalu sering menangis akhir-akhir ini? sehingga air matanya menjadi kering?. entahah.
FLASHBACK ON.
"gimana kabar lala,apa baik-baik saja? tanya papa ilham.
"iya dia sudah lebih baik, dia mulai membuka dirinya, dia bahkan sudah mulai tersenyum lagi" ucap ilham.
"syukurlah, lalu apa chia masih suka menghubungimu?" tanya papa ilham.
"nggak pernah lagi pah, ya kemarin kemarin sih dia masih menghubungi ilham,tapi sekarang udah nggak lagi. mungkin dia sadar bahwa bercerai adalah cara terbaik, ilham juga ga pengen lala tau kalau ilham punya istri lain selain dia" ucap ilham.
papa ilhampun mengangguk. dan tak lama lala tak mendengar apapun lagi karena ia langsung syok dan pingsan
FLASHBACK OFF.
"sayang,apa ada yang sakit?" tanya ilham cemas.
lalapun diam tak menjawab.
"Lala sakit mas, hati lala sakit, hati lala hancur" bathin lala memejamkan matanya.
lalapun memalingkan wajahnya kearah lain.
"sayang,mas mohon bicaralah" ucap ilham. ilham begitu deg degan menunggu istrinya itu bicara. dia akan terima dengan ikhlas kalau lala mau memakinya.
"lala mau pulang mas, lala mau istirahat dirumah aja" ucap lala.
"baiklah, mas urus administrasinya dulu" ucap ilham. lala hanya diam tak mengatakan apapun. ilhampun beranjak keluar untuk mengurus administrasi.
******
dimobil suasana begitu hening, sepanjang perjalanan lala tak membuka suara begitupun ilham masih ragu untuk mengatakan sesuatu. pasti istrinya itu butuh waktu.
20 menit kemudian sampailah dirumah.
ilham membuka pintu mobil dan saat akan menggandeng lala, lala melengos tak menghiraukannya.
ilhampun menghembuskan nafas kasar. ia sungguh tak nyaman melihat istrinya itu diam. lala memang begitu, dia akan diam saat dia sedang marah. membuat ilham semakin bingung harus melakukan apa.
lala naik kelantai dua menuju kamarnya diikuti ilham. lala mengambil amplop yang tadi pagi dikirimkan oleh kurir. lala mengingat saat pertama kali ia mencium parfum wanita dijas ilham dan lala menjadi berfikir pasti itu adalah parfum dari istri ilham yang lain. lala juga mengingat saat ilham meninggalkannya tengah malam, pasti itu juga karena menemui istri keduanya dan saat tadi pagi ada amplop putih tentang laporan kehamilan atas nama PRICHIA AMANDA lala semakin mengerti, bahwa selama ini ia begitu bodoh karena tak menyadari bahwa ilham telah mengkhianatinya. yang membuat lala tak habis fikir karena selama ini semua baik-baik saja, rumah tangganya bahkan adem ayem tak pernah ada masalah dan begitu harmonis. lala melihat ilham begitu mencintainya, tapi kenyataan ilham memiliki istri lain selain dirinya sungguh membuat dadanya sesak, hatinya begitu hancur.
"apa selama ini aku tidak cukup baik menjadi istrinya? apa aku tak bisa memuaskannya?" bathin lala.
hati lala semakin tercabik saat dia memegang amplop putih itu. lala menarik nafas dalam dan menghembuskannya dengan berat.
masalah seolah tak henti-hentinya menghampirinya. ia sungguh lelah.
"Ini, mungkin mas mau tau tentang ini" ucap lala lirih memberikan amplop putih kepada ilham. hatinya begitu sakit dan hancur, dadanya sungguh sesak. apa benar ilham akan memiliki anak dari wanita lain? kenyataan ini begitu membuat hati lala hancur.
Ilham mengambil amplop itu dengan tatapan bingung. dan ilhampun membukanya dan mulai membacanya.
DEG
Ilham terkejut melihat isi laporan itu. ada nama PRICHIA AMANDA disana, dan itu adalah nama chia, mantan istri sirinya.