NovelToon NovelToon
CEO Belok Vs Colonel Cantik

CEO Belok Vs Colonel Cantik

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Contest / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Kang anna

Candra adalah seorang CEO yang memiliki orientasi penyimpanan seksual, Candra di jodohkan oleh kedua orang tuanya dengan seorang colonel cantik.

Mereka selalu terlibat perselisihan satu sama lain, mereka selalu bertengkar dan tak cocok dalam berbagai hal.

Namun suatu keadaan membuat keduanya sadar tak mampu berjauhan satu sama lain, dan saling membutuhkan.

Akan kah mereka saling mencintai pada akhirnya? Biarlah takdir menyatukan keduanya di akhir.

*Bebas promosi novel lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kang anna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Prank

Sore harinya Chandra benar benar datang dengan pakaian yang sudah santai, Chandra bahkan kini tengah datang dengan menenteng pizza pesanan Aliya.

"Weh pizza terimakasih calon suami," Aliya ber-lonjak senang, membuat Chandra tersenyum tipis.

Chandra segera berjalan mendekati Aliya, dan meletakkan overbed tabel di atas banker Aliya, kemudian meletakkan pizza pesanan Aliya.

Aliya segera menyantap pizza dengan lahap, nyonya Mona segera memberikan Aliya minum agar tak tersedak.

"Pelan pelan minumnya," kata kakek Rio ketika melihat Aliya yang bersemangat memakan pizza-nya.

Aliya bahkan lupa menawari Chandra, untung saja Chandra tidak mempermasalahkan nya. Chandra hanya menggeleng pelan melihat cara makan Aliya.

"Ya sudah karena Chandra sudah di sini, kami pulang dulu ya," tuan Omer segera pamit pulang kepada kedua pasangan yang sama sekali tak bisa menjadi nominasi of the year.

"Cil tadi siang rame ya yang datang?" Chandra memandang tumpukan sampah yang sepertinya lebih banyak dari yang biasanya.

"Teman teman gue, mereka kangen katanya," Aliya meneruskan makan sorenya dengan pizza. Setelah pizza Aliya telah habis, Chandra kemudian memindahkan overbed tabel ke samping bangker. Chandra mengambil sebuah paper bag yang akan di berikan kepada Aliya.

"Nih gue ada sesuatu buat lo," Chandra segera berbaring di samping Aliya, sembari meletakkan paper bag di atas perut Aliya, Chandra bahkan memainkan rambut Aliya yang tertinggal dari kurungan ikat rambutnya.

"Apaan?" Aliya segera mengeluarkan hadiah dari Chandra dari dalam paper bag, dapat Aliya rasakan itu adalah buku. "Widih buku apa..."

Mata Aliya membulat melihat sampul buku tersebut. Aliya membaca setiap kalimat yang tertera di dalam sampul buku tersebut, yang katanya best seller. "Best seller, kiat menuju malam pertama, syurga dunia bagi pasangan."

"Bagus ga?" Chandra manaik turunkan alisnya. Dengan kepalanya di letakkan di pundak Aliya.

"Bagus pala lo, sarap lo ya, ngapai lo beliin gue ini?" Aliya benar benar kalang kabut di buat Chandra, wajahnya sudah memerah melihat dengan sendirinya hadiah pemberian dari Chandra. Bahkan Chandra ini tengah memeluknya dengan erat, membuat Aliya semakin salah tingkah. Namun Aliya berusaha mendorong kepala Chandra agar menjauh dari lehernya, pasalnya nafas Chandra saat ini terasa di lehernya.

"Buat pengetahuan lah sayang," Chandra semakin sengaja menghembuskan nafas di leher Aliya.

"Apaan sih lo, yang butuh itu lo," bulu kedik Aliya seketika meremang ketik marasakan nafas Chandra di lehernya.

"Ayo buka sayang," suara Chandra di buat sensual mungkin, sembari meniup niup telinga Aliya.

"Ga ga mau gue," Aliya segera mengembalikan buku tersebut, memalingkan wajahnya.

^^^"Dasar gila, dia kira gue mau ngeliat tu buku, udah sembuh apa beloknya? Takutnya putar balik," Aliya mengomel sendiri di dalam hatinya.^^^

"Gue bisa ngelakuin lebih dari ini, kalah lo ga mau buka bukunya," Chandra segera bangkit dari tidurnya dan bersiap untuk menerkam Aliya.

Aliya yang melihat Chandra bersiap untuk menindihnya, kemudian mendekatkan wajahnya. Aliya menjadi panik dan salah tingkah, karena efek buku tadi.

"Iya iya," Aliya sedikit gugup ketikan mengatakannya.

"Kalau gitu ayo dong dekat ke sini, supaya kita bisa baca bersama," Chandra membawa Aliya ke dalam pelukannya. "Buka dong."

Saat Aliya membuka buku tersebut dirinya kembali terkejut, rupanya itu adalah buku kumpulan dongeng anak Indonesia.

"Prank," Chandra terkekeh memandang wajah terkejut Chandra segera menjauh agar tak terkena amukan pasien galak.

"Ih curut lo ngerjain gue ya?" Aliya yang tadi sudah berfikir macam macam, kini hanya bisa menggeram kesal dengan chandra.

"Idih emang lo mau beneran," Chandra justru menggoda Aliya, sembari terkekeh.

"Engga apa apaan lo," Aliya semakin kesal di buat Chandra. Kini tangan yang tak terpasang selang impus mulai aktif hendak memukul Chandra.

Chandra yang melihat Aliya sedikit kewalahan karena ingin memukul dirinya, semakin terkekeh geli, sungguh menyenangkan menggoda gadis ini.

"Kalau mau gue langsung pesan deh, untuk urusan baca biar gue temenin deh, suer," Chandra mengatakannya seolah tanpa dosa.

"Chandra curut sableng," teriak Aliya kesal, kini berteriak mencoba menghentikan Chandra yang benar benar fulgar dalam berbicara.

"Iya sayang," Chandra tergelak melihat wajah kesal Aliya, yang semakin ingin memukulinya.

"Diam lo, gue kesel lo prank," Aliya mengeluarkan uneg inegnyai karena merasa di permainkan.

"Lo beneran mau? Ya udah gue pesan, ini online loh," Chandra justru semakin menggoda Aliya yang terus menatapnya dengan sengit. "Tapi langsung praktek ya, nanti pintu gue kunci."

"Gila lo, belok lo," Aliya semakin kesal membuat Chandra semakin kesal. Bisa bisanya ia di kerjain habis habisan oleh Chandra. Dan yang lebih mengesalkan adalah wajah Aliya yang bersemu merah karena melihat sampul buku tersebut.

"Tapi tadi lo benar benar merah tadi, pasti piran Lo traveling kan?" Chandra semakin menggoda Aliya, berharap gadis itu berteriak sekali lagi.

"Traveling ke mana? ke Bali?" Aliya memutuskan berpura pura tak mengerti.

"Ke mana ya? Ke nirwana mungkin, ah," Chandra semakin menggoda Aliya, membaut Aliya mencoba mendorongnya dengan keras.

Namun Chandra justru menyambutnya dan terus memegangi tangan Aliya, Chandra takut jika tangan Aliya yang tersambung infus akan sakit jika terlalu banyak bergerak.

Saat aksi dorong dorongan terjadi, sikut Chandra tampa sengaja menekan tombol darurat, membuat beberapa suster segera datang ke kamar rawat inap Aliya.

Para suster segera datang dan membuka ruangan Aliya dengan tergesa gesa, karena penekanan tombol tersebut tak hanya sekali, namun berkali kali takut terjadi sesuatu terhadap pasien.

Saat pintu terbuka tampak dua sejoli yang tampak berpelukan, membuat para suster mengalihkan pandangannya.

"Eh kalian kenapa? Ini ga kayak gini kok," Aliya tampak salah tingkah, setelah memperkirakan apa yang di pikirkan para suster tersebut.

"Ah lain kali sedikit jauh dari tombol emergency," seorang suster segera mengalihkan pembicaraan. "Sebaiknya kami pergi dulu, permisi."

Aliya kembali memandang wajah Chandra dengan kesal, karena membuat para suster salah paham terhadapnya.

"Kenapa muka lo cil? Pingin di sosor ya?" Chandra menggoda wajah Aliya yang langsung mengundurkan badannya ke belakang.

"Tau ah," Aliya segera berbaring memunggungi Chandra, membuat Chandra ikut berbaring menghadap Aliya.

"Cil lo marah ya, gue minta maaf deh, gue cuman mau nge_prank lo maaf kalau gue salah," Chandra mencuil cuil pundak Aliya berharap Aliya menghadap ke arahnya.

Aliya tak bergeming membuat Chandra sedikit bersedih, karena niat hati hanya ingin menggoda Aliya namun berujung seperti ini. "Cil, Al maafin gue ya, gue cuman becanda tadi."

"Prank," Aliya tiba tiba membalikkan tubuhnya menghadap ke arah Chandra.

"Al, lo ngerjain gue ya," Chandra segera bangun menghadap ke arah Aliya.

Aliya terkekeh melihat wajah Chandra yang benar benar lucu, kini Aliya membalas perbuatan Chandra.

"Lo ya gue kira lo marah sama gue," Chandra segera memeluk Aliya dan menggelitiki perut Aliya. "Sini gue balas lo."

1
Betty Fatimah
apa habis ya.......
ig: kang_anna_story: hai jangan lupa mampir di cerita baru othor cantik ini, judulnya misteri rumah tua. Ceritanya misteri, horor dan komedi loh
total 1 replies
Rynza
💐💗
Maryana Fiqa
nangis darah tu si Brayen 🤣🤣🤣🤣🤣
Ai_Li: Yuk mampir kak
total 1 replies
Soraya
baru mampir thor lanjut
Maryana Fiqa
bikin ngakak gak bisa diam mulut mereka 😄😄😄
Maryana Fiqa
bikin ngakak gak bisa diam mulut mereka 😄😄😄
zea Aljazeera
syukaaaaaaa luaaarr biasaaaaaa
ig: kang_anna_story: terimakasih telah menjadi bagian dari othor dan bersedia membaca novel othor
total 1 replies
ayu nuraini maulina
kebalik keles nikah dulu baru kawin
ayu nuraini maulina
geleh da
ayu nuraini maulina
ko ak geleh y laki2 mgl syng k sesama lelaki
ayu nuraini maulina
nama Omer ingat kisah cinta elif
ayu nuraini maulina
🤣🤣🤣🤣
ayu nuraini maulina
whattt.....
Efrida
yg cwe tomboy, chandra melambai gk nih 😅😅😅
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
Nenk NOER
Aku suka ceritanya..banyak yang lucunya.. sangat menghibur....Semangat berkarya Thor...💪💪😘
ig: kang_anna_story: hai jangan lupa mampir di karya novel baru othor ya
total 1 replies
Riska Fatihica
ceritanya menarik 👍 semangat terus ya Thor buat karyanya 🥰🥰🥰
zee
menyakini= menyalami
ig: kang_anna_story: mohon maaf typo terimakasih atas koreksinya
total 1 replies
Rabia(bia)
Luar biasa
Carlina Carlina
😅😅😅😅🤣🤣😘🤣🤣🤣🤣🤣😘😘😘😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!